NEW
Font size
WorksheetsPH_4R
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
============================
Sudut pandang pengarang pada penggalan cerita tersebut adalah ... .
Kutipan di bawah ini yang menggunakan sudut pandang pengarang sebagai orang pertama pelaku utama adalah ...
Sudah seminggu ini aku gelisah. Balasan surat dari sahabatku tak kunjung datang. Padahal, balasan surat itu sangat berarti bagiku. Sampai kapan aku harus menunggu, aku tak tahu.
Ia datang tepat waktu. Memang selama ini ia yang ditunggu-tunggu oleh keluarganya. Tak ada satu pun yang berani mengambil keputusan tentang hal ini. Semua menyerahkan kepadanya. Aku hanya akan menerima apa saja yang menjadi keputusannya.
“Aku harus datang ke rumahmu?” tanya Rokhayah kepada sahabatnya melalui telepon. Terdengar suara Rokhayah sangat terkejut ketika Romly meminta ia datang ke rumahnya. Rokhayah tak pernah membayangkan jika akhirnya Romly meminta ia datang ke rumahnya.
Tyas memang sahabat yang telah lama dikenl oleh Ryan. Mereka selama ini dikenal sebagai sahabat karib. Seakan di mana ada Tyas, di situ pasti ada Ryan. Begitu pula sebaliknya, di mana ada Ryan pasti di situ ada Tyas. Akan tetapi, teman-temannya agak heran ketika melihat Tyas berjalan tidak bersama dengan Ryan. Tanda tany pun mulai muncul dalam pikiran teman-temannya. Hanya saja, mereka sungkan untuk menanyakan keheranannya itu kepada Tyas. Mereka hanya berpikir bahwa saat ini sedang ada masalah antara Tyas dengan Ryan.
(2)“Mana mungkin aku begitu...!” Mata Airin terasa panas oleh gumpalan air yang mendesak keluar. Ia terharu melihat keadaan Dayu, sementara semangatnya tetap berkobar walaupun dengan kondisi seperti itu. “Aku tetap sahabatmu, Dayu. Bahkan aku akan tambah sayang padamu setelah bertemu.”
(3)“Sudahlah,” Dayu memegang tangan Airin. “Kenalkan, ini Pamanku.”
(4)Airin mendorong kursi Dayu, berjalan di atas pasir putih yang lembut. Matahari hampir mencelupkan tubuh emasnya ke laut yang tampak kecoklatan karena langit mulai redup. Rambut Airin yang cepak tak bisa berkibar-kibar seperti rambut Dayu.
==============================
Latar pada kutipan cerpen tersebut adalah ….
===================
Latar tempat pada kutipan cerpen tersebut adalah di ....
“Tari, perasaan dari tadi pagi lo makan cokelat terus. Apa enggak takut gemuk?” tanya Wery, sambil berbaring di tempat tidur yang terletak di samping kanan tempat tidurku.
“Iya, gue heran deh sama Lestari. Padahal kalau makan cokelat nggak tanggung-tanggung. Sekali makan bisa habis dua batang.” Hanny ikut melibatkan diri dalam obrolan. Aku hanya tersenyum.
=====================
Penggambaran watak tokoh Aku pada kutipan cerpen tersebut melalui cara ....
(2)“Mana mungkin aku begitu...!” Mata Airin terasa panas oleh gumpalan air yang mendesak keluar. Ia terharu melihat keadaan Dayu, sementara semangatnya tetap berkobar walaupun dengan kondisi seperti itu. “Aku tetap sahabatmu, Dayu. Bahkan aku akan tambah sayang padamu setelah bertemu.”
(3)“Sudahlah,” Dayu memegang tangan Airin. “Kenalkan, ini Pamanku.”
(4)Airin mendorong kursi Dayu, berjalan di atas pasir putih yang lembut. Matahari hampir mencelupkan tubuh emasnya ke laut yang tampak kecoklatan karena langit mulai redup. Rambut Airin yang cepak tak bisa berkibar-kibar seperti rambut Dayu.
================
Pengarang menggambarkan watak tokoh dengan cara ….
Namun pengemis itu tetap diam tak beranjak dari tempatnya. Kemudian ia berkata, “Tak mau memberikan sedekah pada manusia melarat macam aku? Hm ... sungguh terkutuk hidupmu Nyi Endit! Kau tega berpesta pora di tengah-tengah rakyat kelaparan dan sekarat karena darahnya setiap hari kau hisap. Betul-betul kau lintah darat terlaknat!”
=========================
Amanat cerita tersebut adalah …
===============
Amanat yang terdapat dalam kutipan cerita tersebut adalah ...
================
Konflik pada kutipan cerita tersebut adalah …
Tapi sekarang, segala kata-kata itu lenyap musnah dari benaknya. Tidak tahu dia ke mana perginya. Tidak pula akan sanggup dikumpulkannya kembali. Sebagai gantinya, timbul perasaan cemas dan gelisah. Mengapa dia tidak datang? Mengapa? Mengapa?
==============
Konflik dalam kutipan cerita tersebut adalah …
=============
Perbaikan kalimat tersebut adalah ...
====================
Kalimat tersebut akan efektif bila dihilangkan kata ….
============
Perbaikan penggunaan tanda baca yang tepat pada kalimat tersebut adalah ...
==============
Perbaikan penulisan huruf kapital pada kalimat tersebut yang tepat adalah ...
=================
Perbaikan penggunaan huruf kapital dalam kalimat tersebut yang tepat adalah ...
===============
Perbaikan penulisan tanda baca yang tepat terdapat dalam paragraf ...
================
Perbaikan pilihan kata pada kalimat tersebut yang tepat adalah ....
Banyak buku-buku di perpustakaan itu yang belum dibaca.
================
Penggunaan kata banyak pada kalimat tersebut salah karena ...
Kata ulang buku-buku sudah bermakna banyak.
Kalimat tidak dapat didahului oleh kata bilangan.
Kata banyak tidak menunjukkan jumlah yang pasti.
Kata banyak tidak dapat diletakkan di awal kalimat.
