wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PENILAIAN RISIKO

Total questions: 20

Worksheet time: 19mins

Name
Class
Date
1.

Dari keseluruhan tahapan penilaian risiko, tahapan mana yang memakan waktu yang lebih banyak sekaligus sebagai tahapan yang paling krusial?

a)

A. Pemetaan risiko

b)

B. Evaluasi risiko

c)

C. Analisis risiko

d)

D. Identifikasi risiko

2.

Berikut ini adalah pengertian dari risk tolerance atau toleransi risiko, kecuali:

a)

A. Tingkat risiko yang dapat diterima

b)

B. Selera risiko, yakni jumlah dan jenis risiko yang siap ditangani atau diterima oleh organisasi

c)

C. Batas toleransi risiko dengan mempertimbangkan aspek biaya dan manfaat

d)

D. Kesiapan organisasi atau pemangku kepentingan untuk menanggung risiko setelah perlakuan risiko dalam upaya mencapai sasaran.

3.

Yang tidak termasuk dalam ketiga komponen yang digunakan dalam penilaian risiko adalah?

a)

A. Skala untuk menjelaskan tingkat konsekuensi atau dampak risiko jika risiko terjadi

b)

B. Skala untuk menjelaskan kemungkinan (likelihood) terjadinya risiko

c)

C. Komponen kualitatif, semi kuantitatif, dan komponen kuantitatif

d)

D. Penetapan tingkat risiko atau peringkat prioritas yang merupakan gabungan konsekuensi dan kemungkinan

4.

Inti dari penetapan konteks adalah?

a)

A. Penetapan tujuan

b)

B. Penetapan indikator kinerja kunci (key performance indicators)

c)

C. Kriteria keberhasilan

d)

D. Kriteria evaluasi pencapaian tujuan

5.

Pelaksanaan penilaian risiko instansi dapat dilakukan pada …., kecuali:

a)

A. Tingkat strategis

b)

B. Tingkat instansi dan program

c)

C. Tingkat kegiatan/proyek

d)

D. Tingkat internal dan eksternal

6.

Proses menetapkan apa, dimana, kapan, mangapa dan bagaimana sesuatu dapat terjadi, sehingga dapat berdampak negatif terhadap pencapaian tujuan diartikan sebagai:

a)

A. Evaluasi risiko

b)

B. Identifikasi risiko

c)

C. Analisis risiko

d)

D. Pemetaan risiko

7.

Yang bukan termasuk tujuan dari penilaian risiko adalah:

a)

A. Mengidentifikasi dan menguraikan semua risiko potensial yang berasal, baik dari faktor internal maupun faktor eksternal

b)

B. Memberikan suatu masukan atau rekomendasi untuk meyakinkan bahwa terdapat risiko-risiko yang menjadi prioritas paling tinggi untuk dikelola dengan efektif

c)

C. Memetakan hanya risiko-risiko yang dapat mengancam eksistensi suatu instansi, dan menindaklanjutinya

d)

D. Memeringkat risiko-risiko yang memerlukan perhatian manajemen instansi dan yang memerlukan penanganan segera atau tidak memerlukan tindakan lebih lanjut.

8.

Sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2008, bagian ketiga, Pasal 13 ayat (1), penilaian risiko terdiri atas:

a)

A. Penetapan konteks, identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, dan penanganan risiko

b)

B. Identifikasi risiko dan analisis risiko

c)

C. Identifikasi risiko, analisis risiko dan evaluasi risiko

d)

D. Lingkungan internal, penetapan tujuan, identifikasi peristiwa, penilaian risiko, respon risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan

9.

Berdasarkan PP Nomor 60 Tahun 2008, Pasal 16 huruf (b) dan (c), disebutkan bahwa risiko dapat berasal dari:

a)

A. Risiko keuangan dan risiko operasional; risiko murni dan risiko spekulatif

b)

B. SDM (man), anggaran (money), peralatan (machines), sisdur informasi (methods), sarpras (materials); kegiatan manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan)

c)

C. Risiko murni dan risiko spekulatif

d)

D. Faktor eksternal, faktor internal, serta faktor lain

10.

Manakah di bawah ini yang bukan merupakan definisi risiko:

a)

A. Risiko diartikan sebagai segala sesuatu yang belum terjadi

b)

B. Risiko adalah kemungkinan kejadian yang mengancam pencapaian tujuan dan sasaran Instansi Pemerintah

c)

C. Risiko sebagai ketidakpastian yang telah diketahui tingkat probabilitas kejadiannya

d)

D. Risiko adalah ketidakpastian yang dapat dikuatifikasi, yang dapat menyebabkan kerugian atau kehilangan

11.

Proses untuk menentukan prioritas risiko, dengan membandingkan tingkat risiko yang diperoleh selama proses analisis dengan kriteria, tingkat target risiko, atau target lain yang ditetapkan sebelumnya saat tahap penetapan konteks/tujuan dinamakan:

a)

A. Prioritas risiko

b)

B. Evaluasi risiko

c)

C. Daftar risiko

d)

D. Analisis risiko

12.

Tiga metode atau pendekatan dalam analisis risiko yang dapat digunakan untuk menetapkan tingkat risiko, yaitu:

a)

A. Kualitatif, semi kuantitatif, dan kuantitatif

b)

B. Semi kualitatif, semi kuantitatif, dan kuantitatif

c)

C. Kualitatif, semi kualitatif, dan kuantitatif

d)

D. Semi kualitatif, semi kuantitatif, dan kualitatif

13.

Tahapan akhir dalam pelaksanaan analisis risiko adalah

a)

A. Pemetaan risiko

b)

B. Penanganan risiko

c)

C. Levelisasi risiko

d)

D. Pengendalian risiko

14.

Jika sebuah instansi cenderung membatasi risiko kebakaran, seperti tidak memperbolehkan adanya peralatan atau benda/material yang mudah menimbulkan kebakaran di lingkungan kantornya dinamakan:

a)

A. Risk appetite

b)

B. Risk taker

c)

C. Risk Avoidance

d)

D. Risk Acceptance

15.

Jika sebuah instansi lebih banyak mengalokasikan sumber daya yang dimiliki untuk menghadapi suatu risiko setelah mempertimbangkan toleransi instansi terhadap risikonya dinamakan:

a)

A. Risk appetite

b)

B. Risk taker

c)

C. Risk Avoidance

d)

D. Risk Acceptance

16.

Yang tidak termasuk pengertian dari selera risiko (risk appetite) adalah:

a)

A. Tingkat dampak risiko yang akan dapat diterima oleh pimpinan instansi

b)

B. Selera risiko mencerminkan sikap instansi terhadap risiko

c)

C. Jumlah dan jenis risiko yang siap ditangani atau diterima oleh organisasi

d)

D. Kesiapan organisasi atau pemangku kepentingan untuk menanggung risiko setelah perlakuan risiko dalam upaya mencapai sasaran.

17.

Level risiko merupakan hasil kali antara, kecuali:

a)

A. Likelihood x Impact

b)

B. Probabilitas x Dampak

c)

C. Konsekuensi x Kemungkinan

d)

D. Penyebab x Akibat

18.

Tahap persiapan analisis risiko merupakan kelanjutan dari:

a)

A. Tahap penetapan konteks

b)

B. Tahap identifikasi risiko

c)

C. Survei pendahuluan

d)

D. Pengendalian dan penanganan risiko

19.

Berikut ini adalah tidak termasuk tujuan dari dilakukannya analisis risiko, kecuali:

a)

A. Untuk menetapkan level risiko (status risiko) dan sifat risiko

b)

B. Untuk menetapkan sumber risiko dan penyebab terjadinya risko

c)

C. Untuk menetapkan dampak risiko dan kemungkinan terjadinya risiko

d)

D. Untuk menetapkan faktor-faktor yang mempengaruhi dampak dan kemungkinan

20.

Proses penilaian terhadap risiko yang telah teridentifikasi, dalam rangka mengestimasi kemungkinan munculnya dan besaran dampaknya, untuk menetapkan level atau status risikonya diartikan sebagai:

a)

A. Evaluasi risiko

b)

B. Analisis risiko

c)

C. Identifikasi risiko

d)

D. Selera risiko