wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

latihan soal gasal

Total questions: 25

Worksheet time: 1hrs 1mins

Name
Class
Date
1.

Sebanyak 18 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 180 gram air (Mr = 18) pada suhu 29 , bila tekanan uap air pada suhu tersebut sebesar 31,90 mmHg maka hitunglah tekanan uap larutan

a)

0,319 mmH

b)

3,19 mmHg

c)

6,39 mmHg

d)

31,581 mmHg

e)

31,9 mmHg

2.

Diketahui 9,6 gram lilin dilarutkan dalam 40 gr CCl4 pada suhu 25oC sehingga tekanan uap larutan turun sebesar 0,014 atm. Jika diketahui tekanan uap CCl4 murni pada suhu 25 = 0,131 atm dan Mr CCl4 = 154. Berapa Mr lilin tersebut?

a)

309,7

b)

316,3

c)

320,2

d)

340,5

e)

360

3.

8 gr dilarutkan dalam 60 gr air. (Mr =342, Kb air = 0,512 dan Tb air = 100 ). Hitunglah titik didih larutan

a)

100,2 oC

b)

101,2 oC

c)

102,2 oC

d)

103,2 oC

e)

104,2 oC

4.

Bila 50 gr etilen glikol (Mr = 62) dilarutakan dalam 100 gr air. Hitunglah titik beku larutan tersebut! (Kf air = 1,86)

a)

-12,99oC

b)

-13,99oC

c)

-14,99oC

d)

-16,99oC

e)

-17,99oC

5.

Berapa tekanan osmosis larutan naftalen dalam benzena yang mengandung 10 gr naftalen (Mr = 128) tiap 1 liter larutan pada suhu ? (R = 0,082 L atm/mol K)

a)

1,84 atm

b)

2,84 atm

c)

2,92 atm

d)

3,84 atm

e)

4,84 atm

6.

Kedalam 1 liter larutan ditambahkan 1,82 gr etilen glikol pada suhu tekanan osmosisnya sebesar 0,68 atm. Hitung Mr etilen glikol tersebut! (R = 0,082 L atm/mol K)

a)

42,75

b)

60

c)

62,75

d)

66

e)

72

7.

Tekanan osmosisi larutan MgCl2 adalah 0,6 atm dan larutan glukosa 0,25 atm. Apabila kedua larutan molaritasnya sama, hitunglah derajat ionisasi MgCl2

a)

0,6

b)

0,7

c)

0,85

d)

0,9

e)

0,95

8.

Penambahan 5,4 g suatu zat nonelektrolit ke dalam 300 g air ternyata menurunkan titik beku sebesar 0,24°C. Jika Kf air = 1,86 °C/molal, maka Mr zat tersebut adalah ….

a)

124

b)

128

c)

130,6

d)

134,8

e)

139,5

9.

Suatu zat nonelektrolit (Mr = 40) sebanyak 30 gram dilarutkan dalam 900 gram air. Penurunan titik beku larutan ini adalah 1,550°C. Berapa gram dari zat tersebut harus dilarutkan ke dalam 1,2 kg air agar diperoleh larutan dengan penurunan titik beku yang setengahnya dari penurunan titik bekunya diatasnya!

a)

20

b)

21

c)

22

d)

23

e)

24

10.

Titik beku 0,1 molal NH4Br = –0,3627 °C, Kf air = 1,86°C. Berapakah derajat ionisasi NH4Br

a)

0,95

b)

0,90

c)

0,85

d)

0,82

e)

0,80

11.

Larutan yang mengandung 20 gram zat non­elektrolit dalam 1l air (massa jenis air 1 g/ml) mendidih pada suhu 100,052°C. Jika Kb air = 0,52°C, maka Mr zat nonelektrolit tersebut ada­lah…

a)

40

b)

80

c)

120

d)

200

e)

320

12.

Dalam 250 gram air dilarutkan 1,9 gram MgCl2, ternyata larutan membeku pada –0,372°C. Jika tetapan titik beku molal air = 1,86°C/m, derajat ionisasi garam MgCl2 adalah …. (Ar Mg = 24, Ar Cl = 35,5)

a)

0,70

b)

0,75

c)

0,80

d)

0,90

e)

0,95

13.

16 gram gas Oksigen (M = 32 gr/mol) berada pada tekanan 1 atm dan suhu 27oC. Tentukan volume gas jika diberikan nilai R = 8,314 J/mol.K

a)

0,0125 m3

b)

0,125 m3

c)

1,25 m3

d)

12,5 m3

e)

125 m3

14.

Gas bermassa 4 kg bersuhu 27oC berada dalam tabung yang berlubang. Jika tabung dipanasi hingga suhu 127oC, dan pemuaian tabung diabaikan tentukan massa gas yang tersisa di tabung

a)

0,003 kg

b)

0,03 kg

c)

0,3 kg

d)

3 kg

e)

3 gr

15.

Gas bermassa 4 kg bersuhu 27oC berada dalam tabung yang berlubang. Jika tabung dipanasi hingga suhu 127oC, dan pemuaian tabung diabaikan tentukan perbandingan massa gas yang keluar dari tabung dengan massa awal gas

a)

1 : 4

b)

1 : 3

c)

1 : 2

d)

2 : 3

e)

3 : 4

16.

Silinder A dan B dihubungkan dengan suatu pipa sempit. Suhu gas di A adalah 127oC dan jumlah partikel gas di A tiga kali jumlah partikel di B. Jika volume B seperempat volume A, tentukan suhu gas di B!

a)

25oC

b)

27oC

c)

30oC

d)

35oC

e)

37oC

17.

Gas dalam ruang tertutup memiliki suhu sebesar T Kelvin energi kinetik rata-rata Ek = 1200 joule dan laju efektif V = 20 m/s. Jika suhu gas dinaikkan hingga menjadi 2T tentukan:

a) perbandingan energi kinetik rata-rata gas kondisi akhir terhadap kondisi awalnya

a)

1 : 4

b)

1 : 3

c)

1 : 2

d)

2 : 1

e)

3 : 1

18.

Gas dalam ruang tertutup memiliki suhu sebesar T Kelvin energi kinetik rata-rata Ek = 1200 joule dan laju efektif V = 20 m/s. Jika suhu gas dinaikkan hingga menjadi 2T tentukan energi kinetik rata-rata akhir

a)

4800 J

b)

2400 J

c)

1800 J

d)

1500 J

e)

600 J

19.

Didalam sebuah ruangan tertutup terdapat gas dengan suhu 27oC. Apabila gas dipanaskan sampai energi kinetiknya menjadi 5 kali energi semula, maka gas itu harus dipanaskan sampai suhu …

a)

900 K

b)

1200 K

c)

1500 K

d)

1800 K

e)

2700 K

20.

Di dalam ruang tertutup suhu suatu gas 27°C, tekanan 1 atm dan volume 0,5 liter. Jika suhu gas dinaikkan menjadi 327°C dan tekanan menjadi 2 atm, maka volume gas menjadi....Liter

a)

1 Liter

b)

0,5 Liter

c)

0,25 Liter

d)

0,125 Liter

e)

0,0125 Liter

21.

Gas dengan volume V berada di dalam ruang tertutup bertekanan P dan bersuhu T. Bila gas mengembang secara isobarik sehingga volumenya menjadi 1/2 kali volume mula-mula, maka perbandingan suhu gas mula-mula dan akhir adalah...

a)

1 : 4

b)

1 : 3

c)

1 : 2

d)

2 : 1

e)

3 : 1

22.

Gas ideal yang berada dalam suatu bejana dimampatkan (ditekan) maka gas akan mengalami...

a)

Penurunan laju partikel

b)

Penurunan suhu

c)

Kenaikan suhu

d)

Penurunan partikel gas

e)

Kenaikan partikel gas

23.

Sepuluh liter gas ideal suhunya 127oC mempunyai tekanan 165,6 N/m2. Banyak partikel gas tersebut adalah...

a)

2 . 1019 partikel

b)

3 . 1019 partikel

c)

2 . 1020 partikel

d)

3 . 1020 partikel

e)

5 . 1019 partikel

24.

Sebutkan Parameter yang menentukan keadaan gas...

a)

Suhu dan volume

b)

Tekanan dan volume

c)

Volume

d)

Suhu dan tekanan

e)

Suhu, tekanan dan volume

25.

Jika P = tekanan, V = volume, T = suhu mutlak, N = jumlah partikel, n = jumlah mol, k = konstanta Boltzmann, R = tetapan umum gas, dan N0 = bilangan Avogadro, maka persamaan gas berikut benar, kecuali...

a)

PV = nRT

b)

PV = N/N0 RT

c)

PV = nkT

d)

PV = NkT

e)

PV = nN0Kt