NEW
Font size
WorksheetsSoal TRY OUT UN SOSIOLOGI SMAN 11 DEPOK
Total questions: 40
Worksheet time: 2hrs 0mins
Sosiologi dapat digunakan kajian yang lebih luas yaitu meliputi perencanaan suatu program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dari uraian tersebut maka fungsi sosiologi adalah membantu dalam merencanakan
Penelitian dan Kontrol social
Pembangunan dan analisis
Penelitian dan analisis
Pembangunan dan control social
Pembangunan dan penelitian
Perhatikan Gambar Berikut
Material
Dominan
Vital
Religius
Internalisasi
Melompat pagar sekolah dan membolos pada jam pelajaran sering dilakukan oleh salah seorang siswa, oleh karena itu pihak sekolah memberi sanksi tegas sesuai tata tertib yang berlaku. Contoh tersebut menunjukkan fungsi norma sebagai alat untuk
Menjaga solidaritas antarwarga sekolah
Mengarah perilaku yang benar dalam kehidupan
Memberi gambaran mengenai kepantasan berperilaku
Memberi batasan perilaku agar sesuai aturan yang berlaku
Mendorong individu berbuat kebaikan dalam kehidupan
Kepatuhan Ibu Rahmat untuk selalu minum obat sesuai anjuran yang diberikan oleh dokter Ivan adalah contoh interaksi social antara dokter dengan pasien. Faktor yang mendorong terjadinya interaksi mereka adalah
Motivasi
Sugesti
Imitasi
Simpati
Identifikasi
Keretakan hubungan anntartetangga berakhir setelah mereka menandatangani kesepakatan atas batas tanah yang mereka sengketakan disaksikan ketua RT. Masing-masing pihak menyaradi kekeliruannya, sehingga bias saling memaafkan. Bentuk akomodasi pada ilustrasi tersebut adalah
Mediasi
Konsiliasi
Toleransi
Arbitrasi
Kompromi
Seorang siswa pemenang lomba hafal al Qur’an di salah satu stasiun tv, ternyata berasal dari keluarga yang dibesarkan di lingkungan pesantren. Kakeknya seorang pimpinan pondok pesantren di daerah mereka dan ayahnya juga seorang yang hafal Al-Qur’an. Kemenangan yang diraih siswa tersebut termasuk bentuk achieved status yang ditentukan oleh factor
Pemberian orang lain
Kemampuan individu
Proses interaksi social
Keturunan dari orang tua
Simpati dari masyarakat
Sebelum memulai kegiatan belajar di dalam kelas, para siswa selalu melakukan doa. Unsur pembentuk keteraturan social tersebut adalah
Tertib
Ajeg
Pola
Order
Perilaku
Beberapa anak laki-laki sedang bermain perang-perangan, ada yang berperan sebagai penjahat ada yang berperan sebagai pembela kebenaran. Ilustrasi tersebut menunjukkan proses sosialisasi terjadi pada tahap game stage yaitu
Telah mampu memahami peran-peran orang lain dalam masyarakat
Kecenderungan individu hanya berinteraksi dengan orang tertentu
Telah memahami peran orang lain yang berinteraksi dengannya
Individu telah dapat menilai perilaku orang lain yang terdekat
Memiliki pendapat sendiri dalam memecahkan masalah
Cermati Pernyataan berikut:
(1) Seseorang memaknai ajaran agama tidak secara menyeluruh sehingga tumbuh menjadi ekstrimis
(2) Di masyarakan terdapat aliran suatu agama yang diikuti oleh sebagian warga, meski oleh pemerintah sudah dinyatakan sebagai aliran sesat
(3) Terlalu sering menonton tayangan sinetron di televisi, remaja menjadi bergaya hidup konsumtif
(4) Sekelompok pelajar melakukan tawuran dengan kelompok pelajar lain di lingkungan sekolah karena sekolah tidak memiliki aturan yang tegas tentang tawuran
(5)Buruh pabrik suka bolos kerja karena supervisornya selalu tidak mengawas
Penyimpangan social yang disebabkan oleh sosialisasi tidak sempurna adalah
(1) , (2), dan (3)
(1), (2), dan (4)
(1), (3), dan (5)
(1), (4), dan (5)
(3), (4), dan (5)
Gerakan dari kelompok anti kemapanan seperti punk yang berupa melawan tatanan dalam aspek berpakaian dan pemakaian aksesoris merupakan sikap anti social karena berusaha berbeda dengan nilai dan norma yang ada di masyarakat.
Faktor penyebab terjadinya penyimpangan tersebut adalah
Keinginan menularkan paham punk kepada masyarakat luas
Rasa ketidakpuasan terhadap keadaan secara situasional
Perbedaan cara pandang sebagai perkembangan masyarakat
Dorongan kelompok tertentu unntuk melestarikan budaya punk
Bagian dari gaya hidup sederhana dan anti kemapanan
Melarang anak bergaul dengan geng liar merupakan bentuk pengendalian social yang dilakukan oleh orang tua. Tujuan pengendalian social tersebut adalah
Mengurangi beban tugas aparat kepolisian
Orang tua sebagai pelaksana pengendali keamanan
Memberdayakan masyarakat sebagai penjaga keamanan
Menciptakan kepatuhan pada norma social
Menjamin terpelihara ketertiban lingkungan
Perhatikan pernyataan berikut ini!
1. Masyarakat terdiri dari suku bangsa yang sama
2. Kelompok yang memiliki kepercayaan sama
3. Masyarakat tradisional dengan kebutuhan hidup sederhana
4. Anggota masyarakatnya berasal dari kota yang sama
5. Menempati daerah yang terpencar di pulau-pulau kecil
Kelompok social di atas yang termasuk struktur masyarakat homogen ditunjukkkan nomor
1,2, dan 3
1,2, dan 4
1,3, dan 5
2,4, dan 5
3,4 dan 5
Masyarakat pedalaman di Indonesia seperti suku badui, suku anak dalam dan lain-lain umumnya bersifat tertutup terhadap masyarakat di luar kelompoknya. Mereka berbeda dengan suku lain dalam budaya sehingga membentuk struktur majemuk. Faktor penyebab terjadinya kondisi tersebut adalah
Perbedaan adat istiadat karena isolasi alam
Pemimpin tidak tabu terhadap hal yang asing
Letak geografis di daerah daratan rendah
Memiliki sumber kehidupan sendiri
Kekuasaan yang bersumber pada kewibawaan
Stratifikasi social pada masyarakat di atas, dibentuk karena
Meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat Indonesia
Mempertahankan strata social masyarakat kolonial di Indonesia
Mendiskriminasi masyarakat Timur Asing di Inndonesia
Menciptakan peran pedagang di antara komunitas masyarakat
Pengaruh kekuasaan colonial di Indonesia terhadap pendidikan
Seorang pelajar yang berprestasi di sekolahnya mengikuti pemilihan siswa teladan tingkat kabbupaten. Hasilnya pelajar tersebut terpilih sebagai pemenang dan berhak mewakili daerahnya ke tingkat provinsi.
Cara memperoleh status pada contoh tersebut adalah melalui
Keberuntungan yang diperoleh
Pemberian kepercayaan dari sekolah
Kemampuan dalam berprestasi
Pola interaksi social yang dilakukan
Kemampuan dalam berorganisasi
Berikut ini yang sesuai dengan stratifikasi sosial terbuka, yang menunjukkan intragenerasi naik adalah
Ali yang berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain
Ibu rumah tangga yang juga bekerja sebagai supir angkutan kota
Seseorang yang tidak berpunya(miskin), tapi malas untuk berusaha
Seseorang menjadi kaya dengan bekerja keras dan menuntut ilmu
Seorang suami yang menjadi pemimpin dalam rumah tanngganya
Perhatikan ciri-ciri pelapisan social berikut!
(1) System kehidupan berkelompok dengan system kekeluargaan
(2) Bersifat homogeny dalam mata pencahariaan sehari-hari
(3) Kepemilikan lahan produktif sebagai ukuran posisi social
Berdasarkan ciri di atas masyarakat pendukung yang sesuai adalah
Kelompok petani
Kelompok buruh
Masyarakat perkotaan
Masyarakat pedesaan
Masyarakat tradisional
Sebuah perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang pertambangan melakukan pengeboran di wilayah Sidoarjo Jawa Timur. Akibat pengeboran tersebut, muncul cairan lumpur dengan volume yang sangat banyak sehingga berdampak pada tenggelamnya beberapa desa. Sebagai korban, Warga menuntut ganti rugi lahan dan hilangnya mata pencarian kepada perusahaan. Konflik antara warga dengan pengusaha tersebut disebabkan oleh
Ulah manusia yang tidak mengindahkan teknologi
Bencana alam yang mempengaruhi kondisi piskologis
Bencana alam yang memicu terjadinya konflik social
Perbedaan kepentingan antara warga dengan pengusaha
Perubahan kebudayaan dapat disebabkan oleh bencana alam
Setelah melakukan demonstrasi untuk menuntut pengangkatan guru bantu sebagai guru tetap (PNS), maka para guru bantu bergabung membentuk suatu organisasi yang bernama IGBI (Ikatan Guru Bantu Indonesia). Contoh kasus tersebut menunjukkan bahwa salah satu dampak konflik adalah
Adanya perbedaan kepentingan antar guru bantu
Menguatnya solidaritas antar guru bantu
Terjadi dominasi guru bantu atas kelompok lain
Terbentuknya akomodasi social oleh pemerintah
Tuntutan guru bantu dapat memenangkan pengadilan
Mahkamah Konstitusi (MK) mengambil keputusan setelah terjadinya konflik hasil pemilihan kepala daerah di daerah tertentu. Bentuk akomodasi yang dilakukan MK dalam menyelesaikan konflik tersebut adalah
Kompromi
Koersi
Ajudikasi
Konsiliasi
Arbitrasi
Ada kecenderungan keluarga muda pada dewasa ini merasa berat jika memiliki anak lebih dari dua. Hal ini menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menanamkan norma keluarga kecil melalui program Keluarga Berencana. Hal tersebut menunnjukkan telah terjadinya integrasi social masyarakat akibat adanya peraturan yang berlaku, yang secara sosiologis termasuk bentuk integrasi
Normative
Fungsional
Koersif
Operasional
Segmentasi
Dari bagan di atas dapat disimpulkan bahwa terjadi mobilitas social
Antargenerasi naik
Intragenerasi naik
Antargenerasi turun
Intragenerasi turun
Antargenerasi horizontal
Beberapa gejala social :
(1) Sifat tradisional yang kuat
(2) Sifat terbuka terhadap inovasi
(3) Diskriminasi terhadap suku tertentu
(4) Terhapusnya system kasta
(5) Menerima keadaan sebagai kodrat yang tepat
Faktor yang menghambat mobilitas social vertical adalah
1,2, dan 3
1,2, dan 4
1,3, dan 5
2,4, dan 5
3,4, dan 5
Konsekuensi dari globalisasi adalah masuknya bank asing ke pelosok daerah di hampir wilayah tanah air untuk mencari nasabah. Tantangan bagi bank nasional menghadapi permasalahan tersebut adalah
Meningkatkan pelayanan masyarakat baik kualitas maupun kuantitas
Menjaring nasabah di desa atau di perkotaan untuk meningkatkan modal
Meminta pemerintah untuk melarang prakterk bank asing di tanah ai
Meminta bank asing untuk membeli sebagian saham bank nasional
Melarang masyarakat untuk menjadi nasabah bank asing
Ketika masih bermukim di pinggir rel kereta terdapat persahabatan antar dua anak yang sehari-harinya bekerja sebagai pemulung botol plastic. Namun,setelah salah seorang diadopsi oleh pasangan hartawan, ia tak lagi bias leluasa berhubungan dengan sahabat lamanya. Ilustrasi tersebut menunjukan adanya hubungan antara
Struktur social dengan daya beli individu
Mobilitas social dengan perubahan social
Mobilitas social dengan status social
Status social dengan pekerjaan individu
Status social dengan persahabatan individu
Perhatikan hal-hal bberikut!
(1) Berstruktur dan berkaidah.
(2) Bersistem dan berproses.
(3) Factor dan tujuan yang sama.
(4) Spontan dann tidak terencana
(5) Berkerumun dan tidak terarah.
Di antara gejala-gejala social di atas, yang termasuk syarat terbentuknya kelompok social formal adalah
1,2, dan 3
1,2, dan 4
1,3, dan 5
3,4, dan 5
2,4, dan 5
Keterangan:
A : Kelompok Sunda, Petani, Islam
B : Kelompok Flores, Pedagang, Khatolik
Pada gambar struktur majemuk di atas berpotensi terjadinya
Interseksi antaretnis
Konsolidasi berdasarkan identitas
Asimilasi pekerjaan
Akulturasi agama
Adaptasi perbedaan
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Saling ketergantungan dalam bidang ekonomi di masyarakat.
(2) Tersegmentasi ke dalam kelompok-kelompok yang komplemen,
(3) Sulit mencapain consensus terhadap nilai yang bersifat mendasar
(4) Memiliki banyak factor yang menyatukan identitas social.
(5) Adanya integrasi politik satu kelompok dengan kelompok lainnya.
Yang termasuk karakteristik masyarakat multicultural ditunjukkan nomor
1,2, dan 3
1,2, dan 4
1,2, dan 5
2,4, dan 5
3,4, dan 5
Adanya pengakuan kesenian Reog Ponorogo oleh Negara Malaysia mendorong pemerintah Indonesia bersama masyarakat dari berbagai kalangan bergabung mempertahankan keaslian budaya. Faktor pendorong terjadinya integrasi social sesuai dengan ilustrasi adalah
Difusi unsur-unsur budaya ke Negara Indonesia
Adanya musuh bersama dari luar dilihat sebagai tantangan
Perbedaan asal usul budaya Indonesia dengan Malaysia
Revolusi budaya sebagai program prioritas pemerintah
Hubungan bilateral kedua Negara semakin erat.
Perhatikan beberapa kondisi social berikut!
(1) Tingkat kesuburan tanah di kepulauan Indonesia tidak merata
(2) Adanya perbedaan jenis agama dalam masyarakat
(3) Perbedaan iklim mendorong terjadinya keragaman mata pencaharian
(4) Adanya vested interest di antara kelompok yang bermodal besar.
(5) Terjadinya bencana alam sehingga mempengaruhi struktur social.
Berdasarkan kondisi social di atas yang termasuk latar belakang terbentuknya masyarakat multicultural adalah
1,2, dan 3
1,2, dan 4
1,2, dan 5
2,4, dan 5
3,4, dan 5
Konflik antar kelompok mudah terjadi pada masyarakat multicultural. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan masyarakat multicultural yang harmonis melalui
Penyediaan lembaga khusus untuk tiap kelompok etnis
Penyatuan kelompok etnis oleh factor ekonomi
Penyilangan keanggotaan dalam berbagai kelompok
Perlakuan yang berbeda terhadap identitas budaya lain
Penerapan hokum yang progresif pada kelompok lain
Perhatikan realitas social budaya berikut!
(1) Anggota partai politik hanya boleh diikuti oleh salah satu unsur tertentu.
(2) Ketua partai politik harus dipilih dari unsur tertentu yang dominan
(3) Anggota partai politik dipilih secara demokratis oleh seluruh anggota
(4) Ketua partai politik dipilih secara demokratis oleh seluruh anggota
(5) Pengurus partai politik ditentukan oleh anggota tanpa memandang unsur tertentu.
Dari realitas social budaya di atas, yang mencerminkan manfaat adanya masyarakat multicultural ditunjukkan pada nomor
1,2, dan 3
1,2, dan 4
1,2, dan 5
2,4, dan 5
3,4, dan 5
Krisis minyak bumi mendorong masyarakat Indonesia melakukan perubahan. Masyarakat berhasil mengganti minyak gas yan gbahan bakunya dari sisa kotoran hewan dan dapat dimanfaatkan untuk mengganti minyak tanah yang semakin mahal. Contoh tersebut menunjukkan perubahan social yang disebabkan oleh factor
Perubahan fisik
Adanya peperangan
Lingkungan alam
Perubahan penduduk
Penemuan baru
Bagan penemuan baru yang mengakibatkan perubahan social terlihat pada penemuan
Pesawat terbang, kereta api, dan kapal laut memudahkan transportasi
HP, Faksimili, dan kartu pos memudahkan dunia komunikasi
Laptop, computer, dan mesin ketik modern memudahkan administrasi
Pesawat tempur mempengaruhi system pertahanan dan persenjataan
Helicopter, pesawat jet, dan tempur memudahkan angkutan pasukan
Kesenjangan social ekonomi adalah suatu keadaan yang tidak seimbang di bidang social dan ekonomi dalam kehidupan masyarakat. Hal ini terjadi karena kurang adanya kesempatan untuk memperoleh sumber pendapatan, kesempatan kerja, dan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan. Contoh dampak yang muncul akibat kesenjangan dalam bidang tersebut adalah
Lahirnya kelompok-kelompok social tertentu dalam masyarakat
Munculnya kelas-kelas social terbuka bagi seluruh anggota masyarakat
Terjadinya masalah social dalam keluarga karena orang tua sibuk bekerja
Menimbulkan kecemburuan social yang dapat meresahkan masyarakat
Menurunnya pendapatan per kapita akibat rendahnya produktivitas
Masyarakat merupakan suatu organisasi yang terdiri dari unsur-unsur yang merupakan satu kesatuan. Jika salah satu unsur tidak berfungsi dengan baik maka terjadi ketidak seimbangan yang menyebabkan timbulnya disorganisasi social yang kemudian berubah menjadi disintegrasi social. Contoh dampak terjadinya perubahan social tersebut adalah
Memudarnya nilai dan norma yang dijunjung tinggi masyarakat
Meningkatkan kewibawaan para tokoh dan pimpinan masyarakat
Meningkatnya solidaritas dalam kelompok-kelompok masyarakat
Masyarakat ikut serta berpartisipasi dalam pembangunan
Melemahnya lembaga pengendalian social dalam masyarakat
Perkembangan yang pesat di bidang tekonologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat dalam bidang ekonomi dan kesejahteraan secara umum yang berdampak pada daya beli masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa di masyarakat telah
Terjadi perubahan budaya secara total
Terjadi pergeseran peran dan status
Muncul budaya baru yang disukai remaja
Terjadi pergeseran tata nilai masyarakat
Terjadi peningkatan pola konsumsi
Masuknya pengaruh music mancanegara telah menyebabkan sebagian pemuda dan remaja Indonesia cenderung meninggalkan kesenian asli Indonesia. Ilustrasi tersebut menunjukkan salah satu dampak negative globalisasi yang disebabkan factor
Alih teknologi dari Negara maju semakin mudah
Semakin terbukanya komunikasi internasional
Intensitas komunikasi dengan dunia maya
Dapat mempertemukan seni budaya antar bangsa
Tingginya migrasi penduduk antar Negara
Proses pertumbuhan lembaga social secara terencana timbul melalui suatu perencanaan yang matang oleh seorang atau kelompok yang memiliki kekuasaan dan wewenang. Berikut ini yang merupakan contoh lembaga social yang proses pembentukannya dilakukan secara terencana adalah
System perkawinan
System perekonomian
Lembaga transmigrasi
System perdagangan
System mata pencaharian
Untuk mencukupi kebutuhan hidup dan menyekolahkan anaknya, Pak Andi bekerja sebagai peternak ayam. Usaha ternak ayam dapat dipandang sebagai lembaga ekonomi. Fungsi yang paling penting dari lembaga tersebut adalah
Menyediakan barang jadi
Pemenuhan kebutuhan
Penyediaaan lapangan kerja
Menanggulangi kemiskinan
Pemberdayaan sumber daya
