wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Perbaikan TF Negosiasi

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 2mins

Name
Class
Date
1.

Sansan : “Maaf, Bu. Bisa meminta waktu sebentar?” (1)

Bu Lita : “Ada apa, ya, San?” (2)

Sansan : “Saya ingin mengajukan cuti kerja.” (3)

Bu Lita : “O, ya. Pasti karena kehamilanmu itu, kan?” (4)

Sansan : “Betul, Bu.” (5)

Bu Lita : “Sudah berapa bulan kandungannya?” (6)

Sansan : “Sudah delapan bulan, Bu.” (7)

Pernyataan maksud negosiasi dinyatakan dalam nomor....

a)

(1)

b)

(3)

c)

(4)

d)

(5)

e)

(2) dan (3)

2.

Sansan : “Maaf, Bu. Bisa meminta waktu sebentar?” (1)

Bu Lita : “Ada apa, ya, San?” (2)

Sansan : “Saya ingin mengajukan cuti kerja.” (3)

Bu Lita : “O, ya. Pasti karena kehamilanmu itu, kan?” (4)

Sansan : “Betul, Bu.” (5)

Bu Lita : “Sudah berapa bulan kandungannya?” (6)

Sansan : “Sudah delapan bulan, Bu.” (7)

Percakapan yang dianggap menyimpang dari maksud utama negosiasi adalah....

a)

(1) dan (2)

b)

(3) dan (4)

c)

(2) dan (3)

d)

(4) dan (5)

e)

(6) dan (7)

3.

Sansan : “Maaf, Bu. Bisa meminta waktu sebentar?” (1)

Bu Lita : “Ada apa, ya, San?” (2)

Sansan : “Saya ingin mengajukan cuti kerja.” (3)

Bu Lita : “O, ya. Pasti karena kehamilanmu itu, kan?” (4)

Sansan : “Betul, Bu.” (5)

Bu Lita : “Sudah berapa bulan kandungannya?” (6)

Sansan : “Sudah delapan bulan, Bu.” (7)

Berikut contoh kalimat yang berstruktur lengkap dalam percakapan tersebut....

a)

Betul, Bu.

b)

Sudah delapan bulan, Bu.

c)

Bisa meminta waktu sebentar?

d)

Saya ingin mengajukan cuti kerja.

e)

Pasti karena kehamilanmu itu, kan?

4.

Mina : “Pindahkan saja jadwal tugas ke Bandung itu. Memang tidak bisa, Del?”

Dela : “Terus terang saya tidak bisa menolak kalau ada tugas dari Pak Hasan. Takut tersinggung. Kalau dengan kamu pasti tidak, kan? Makanya saya meminta jadwal kunjungan ke Bima Sakti itu yang digeser.”

Mina : “Yah, kamu. Saya bukannya tidak memahami persoalan kamu itu. Kalau kunjungan kita digeser akan merembet pada jadwal-jadwal yang lain. Belum lagi kita harus konfirmasi ke Bima Sakti. Itu, kan, sebuah persoalan. Belum tentu mereka menyetujuinya.”

Contoh kalimat penolakan dalam cuplikan di atas adalah....

a)

Terus terang saya tidak bisa menolak kalau ada tugas dari Pak Hasan.

b)

Makanya saya meminta jadwal kunjungan ke Bima Sakti itu yang digeser.

c)

Saya bukannya tidak memahami persoalan kamu itu.

d)

Kalau kunjungan kita digeser akan merembet pada jadwal-jadwal yang lain.

e)

Belum lagi kita harus konfirmasi ke Bima Sakti.

5.

Mina : “Pindahkan saja jadwal tugas ke Bandung itu. Memang tidak bisa, Del?”

Dela : “Terus terang saya tidak bisa menolak kalau ada tugas dari Pak Hasan. Takut tersinggung. Kalau dengan kamu pasti tidak, kan? Makanya saya meminta jadwal kunjungan ke Bima Sakti itu yang digeser.”

Mina : “Yah, kamu. Saya bukannya tidak memahami persoalan kamu itu. Kalau kunjungan kita digeser akan merembet pada jadwal-jadwal yang lain. Belum lagi kita harus konfirmasi ke Bima Sakti. Itu, kan, sebuah persoalan. Belum tentu mereka menyetujuinya.”

Contoh kalimat yang mengandung argumentasi adalah....

a)

Takut tersinggung.

b)

Itu, kan, sebuah persoalan.

c)

Pindahkan saja jadwal tugas ke Bandung itu.

d)

Makanya saya meminta jadwal kunjungan ke Bima Sakti itu digeser.

e)

Kalau kunjungan kita digeser akan merembet pada jadwal-jadwal yang lain.

6.

Mina : “Pindahkan saja jadwal tugas ke Bandung itu. Memang tidak bisa, Del?”

Dela : “Terus terang saya tidak bisa menolak kalau ada tugas dari Pak Hasan. Takut tersinggung. Kalau dengan kamu pasti tidak, kan? Makanya saya meminta jadwal kunjungan ke Bima Sakti itu yang digeser.”

Mina : “Yah, kamu. Saya bukannya tidak memahami persoalan kamu itu. Kalau kunjungan kita digeser akan merembet pada jadwal-jadwal yang lain. Belum lagi kita harus konfirmasi ke Bima Sakti. Itu, kan, sebuah persoalan. Belum tentu mereka menyetujuinya.”

Kalimat yang menyatakan kekecewaan adalah....

a)

Yah, kamu.

b)

Takut tersinggung.

c)

Memang tidak bisa, Del?

d)

Kalau dengan kamu pasti tidak, kan?

e)

Belum tentu mereka menyetujuinya.

7.

Nana : “Maaf, Pak. Kalau boleh tahu, deadline pekerjaan itu memang berapa hari?” (1)

Pak Eko : “Ya, 2-3 hari, Na. Makanya..”(2)

Nana : “Nah, berarti ada satu hari untuk menyelesaikannya. Saya sanggup, Pak.” (3)

Pak Eko : “Kalau tergesa-gesa, nanti pekerjaannya tidak sempurna, Na.” (4)

Nana : “Saya maksimalkan, Pak. Nanti hasilnya bisa Bapak lihat.” (5)

Kalimat yang menyatakan keraguan ditandai nomor....

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(5)

8.

Nana : “Maaf, Pak. Kalau boleh tahu, deadline pekerjaan itu memang berapa hari?” (1)

Pak Eko : “Ya, 2-3 hari, Na. Makanya..”(2)

Nana : “Nah, berarti ada satu hari untuk menyelesaikannya. Saya sanggup, Pak.” (3)

Pak Eko : “Kalau tergesa-gesa, nanti pekerjaannya tidak sempurna, Na.” (4)

Nana : “Saya maksimalkan, Pak. Nanti hasilnya bisa Bapak lihat.” (5)

Kalimat berikut bertujuan untuk memengaruhi mitra bicara. Kalimat yang dimaksud adalah....

a)

(1) dan (2)

b)

(2) dan (3)

c)

(3) dan (4)

d)

(3) dan (5)

e)

(4) dan (5)

9.

Pak Agus : “Gini saja. Kamu tidak boleh pindah kerja. Biar saya yang membereskan orang-orang yang suka memfitnah kamu itu.”

Hana : “Ya, nanti masalahnya menjadi pelik, Pak, karena susah untuk membuktikannya.”

Pak Agus : “Iyalah, saya punya cara tersendiri untuk menyelesaikan masalah kamu ini. Pokoknya, kamu tetap bekerja di bagian keuangan dan jangan dengarkan ocehan orang. Di bidang pekerjaan apapun, orang berpikiran negatif pasti ada saja.”

Hana : “Baik, Pak, kalau begitu. Saya akan berusaha tetap bertahan.”

Kalimat yang menyatakan penawaran adalah....

a)

Kamu tidak boleh pindah kerja.

b)

Biar saya yang membereskan orang-orang yang suka memfitnah kamu itu.

c)

Ya, nanti masalahnya menjadi pelik, Pak, karena susah untuk membuktikannya.

d)

Iyalah, saya punya cara tersendiri untuk menyelesaikan masalah kamu ini.

e)

Pokoknya, kamu tetap bekerja di bagian keuangan dan jangan dengarkan ocehan orang.

10.

Parmin : “Lagi santai tidak, Man?” (1)

Maman : “Lumayan, nggak terlalu banyak pekerjaan seperti kemarin. (2) Ada apa, Min?” (3)

Parmin : “Begini, Man. Besok saya harus ngantar istri ke rumah mertua, sedangkan saya harus giliran jaga gudang. (4) Nah, bisa tukar jadwal nggak dengan kamu?” (5)

Pernyataan kepentingan ditandai dengan nomor....

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(5)

11.

Parmin : “Lagi santai tidak, Man?” (1)

Maman : “Lumayan, nggak terlalu banyak pekerjaan seperti kemarin. (2) Ada apa, Min?” (3)

Parmin : “Begini, Man. Besok saya harus ngantar istri ke rumah mertua, sedangkan saya harus giliran jaga gudang. (4) Nah, bisa tukar jadwal nggak dengan kamu?” (5)

Pernyataan yang mengandung alasan adalah nomor....

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(5)

12.

Parmin : “Jadi, bisa kita tukar, kan.” (1)

Maman : “Ternyata bisa, tapi dengan syarat.” (2)

Parmin : “Apaan tuh syaratnya? (3)

Maman : “Dua per tiga oleh-oleh dari mertuamu untuk saya. Deal, ya!” (4)

Parmin : “Ya, dasar matre. Itu mah gampang. Bisa diatur. Sip, deal! (5)

Kesalahan penggunaan tanda baca terdapat dalam pernyataan....

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(5)

13.

Parmin : “Jadi, bisa kita tukar, kan.” (1)

Maman : “Ternyata bisa, tapi dengan syarat.” (2)

Parmin : “Apaan tuh syaratnya? (3)

Maman : “Dua per tiga oleh-oleh dari mertuamu untuk saya. Deal, ya!” (4)

Parmin : “Ya, dasar matre. Itu mah gampang. Bisa diatur. Sip, deal! (5)

Pernyataan persetujuan dinyatakan dengan nomor....

a)

(1), (2)

b)

(2), (3)

c)

(3), (4)

d)

(4), (5)

e)

(5)

14.

Parmin : “Jadi, bisa kita tukar, kan.” (1)

Maman : “Ternyata bisa, tapi dengan syarat.” (2)

Parmin : “Apaan tuh syaratnya? (3)

Maman : “Dua per tiga oleh-oleh dari mertuamu untuk saya. Deal, ya!” (4)

Parmin : “Ya, dasar matre. Itu mah gampang. Bisa diatur. Sip, deal! (5)

Contoh kosakata percakapan dalam cuplikan di atas benar, kecuali....

a)

kan

b)

jadi

c)

ya

d)

mah

e)

sip

15.

Rita : “Seperti yang ada di iklan itu, motornya dijual enam juta.”

Lina : “Itu harga untuk orang lain. Harga persahabatan, lima juta, ya!”

Rita : “Yaah, jauh banget. Gak, ah! Itu sudah murah, Lin. Bisa kamu banding-banding. Tahun segitu rata-rata yang lain mah harganya enam juta lebih.”

Lina : “Jadi, benar nih tidak geser harganya?”

Rita : “Gimana, ya? Bisa turun, tapi cash, ya bayarnya!”

Konflik yang terjadi di dalam cuplikan tersebut berkenaan dengan....

a)

Perbedaan harga

b)

Peningkatan harga

c)

Perbandingan harga

d)

Pergeseran harga

e)

Penetapan harga

16.

Rita : “Seperti yang ada di iklan itu, motornya dijual enam juta.”

Lina : “Itu harga untuk orang lain. Harga persahabatan, lima juta, ya!”

Rita : “Yaah, jauh banget. Gak, ah! Itu sudah murah, Lin. Bisa kamu banding-banding. Tahun segitu rata-rata yang lain mah harganya enam juta lebih.”

Lina : “Jadi, benar nih tidak geser harganya?”

Rita : “Gimana, ya? Bisa turun, tapi cash, ya bayarnya!”

Ringkasan untuk cuplikan di atas adalah....

a)

Rita menginginkan harga motornya enam juta, tapi Lina ingin rendah lagi.

b)

Harga motor Lina terlalu mahal, jadi Rita tidak jadi membelinya.

c)

Rita menjual harga motornya di bawah harga pasar, namun tetap tidak laku.

d)

Rita perlu membanding-bandingkan harga motor sehingga tahu harga sebenarnya.

e)

Perbedaan harga motor menyebabkan timbulnya perselisihan antara penjual dan pembelinya.

17.

Rita : “Seperti yang ada di iklan itu, motornya dijual enam juta.”

Lina : “Itu harga untuk orang lain. Harga persahabatan, lima juta, ya!”

Rita : “Yaah, jauh banget. Gak, ah! Itu sudah murah, Lin. Bisa kamu banding-banding. Tahun segitu rata-rata yang lain mah harganya enam juta lebih.”

Lina : “Jadi, benar nih tidak geser harganya?”

Rita : “Gimana, ya? Bisa turun, tapi cash, ya bayarnya!”

Kata yang tidak baku dalam kutipan di atas benar, kecuali....

a)

harganya

b)

gak

c)

banding-banding

d)

banget

e)

gimana

18.

Fitri : “Seperti yang ada di iklan koran, saya ingin beli laptop tersebut. Masih ada?”

Penjual : “Masih ada, Mbak.”

Fitri : “Berapa harganya dan apa saja fitur yang tersedia dalam laptop tersebut?”

Penjual : “Harganya Rp4.500.000,00 Mbak. Fiturnya ada wifi, bluetooth, slot memory card, dan webcam.”

Fitri : “Kalau spesifikasi laptopnya bagaimana?”

Penjual : “Memori 14 GB, processor Intel Core i7, kapasitas harddisk 1 TB, dan layar LED 14 inci.”

Fitri : “Cukup bagus juga. Ada diskon tidak Mas?”

Penjual : “Kebetulan untuk produk laptop sedang ada promo diskon 15% Mbak, jadi harganya Rp3.825.000,00 saja Mbak.”

Fitri : “Yaah mahal banget. Bagaimana kalo Rp3.500.000,00 saja Mas?”

Penjual : “Kalau Rp3.500.000,00 belum bisa Mbak. Paling harga pasnya Rp3.650.000,00. Bagaimana?”

Fitri : “Biar pas bagaimana kalo Rp3.600.000,00 saja ya Mas?”

Penjual : “Baik Mbak boleh saja.”

Fitri : “Baik Mas nanti saya transfer uangnya.”

Penjual : “Baik, terima kasih Mbak.”

Kata yang tidak baku dalam percakapan negosiasi di atas adalah....

a)

Kalo dan banget

b)

Kalo dan inci

c)

Diskon dan harga

d)

Diskon dan laptop

e)

Kalo dan laptop

19.

Fitri : “Seperti yang ada di iklan koran, saya ingin beli laptop tersebut. Masih ada?”

Penjual : “Masih ada, Mbak.”

Fitri : “Berapa harganya dan apa saja fitur yang tersedia dalam laptop tersebut?”

Penjual : “Harganya Rp4.500.000,00 Mbak. Fiturnya ada wifi, bluetooth, slot memory card, dan webcam.”

Fitri : “Kalau spesifikasi laptopnya bagaimana?”

Penjual : “Memori 14 GB, processor Intel Core i7, kapasitas harddisk 1 TB, dan layar LED 14 inci.”

Fitri : “Cukup bagus juga. Ada diskon tidak Mas?”

Penjual : “Kebetulan untuk produk laptop sedang ada promo diskon 15% Mbak, jadi harganya Rp3.825.000,00 saja Mbak.”

Fitri : “Yaah mahal banget. Bagaimana kalo Rp3.500.000,00 saja Mas?”

Penjual : “Kalau Rp3.500.000,00 belum bisa Mbak. Paling harga pasnya Rp3.650.000,00. Bagaimana?”

Fitri : “Biar pas bagaimana kalo Rp3.600.000,00 saja ya Mas?”

Penjual : “Baik Mbak boleh saja.”

Fitri : “Baik Mas nanti saya transfer uangnya.”

Penjual : “Baik, terima kasih Mbak.”

Berikut ini yang tidak termasuk kalimat negosiasi adalah....

a)

Yaah mahal banget. Bagaimana kalo Rp3.500.000,00 saja?

b)

Kalau Rp3.500.000,00 belum bisa Mbak. Paling harga pasnya Rp3.650.000,00. Bagaimana?

c)

Biar pas bagaimana kalo Rp3.600.000,00 saja ya Mas?

d)

Cukup bagus juga. Ada diskon tidak Mas?”

e)

Kalau spesifikasi laptopnya bagaimana?

20.

Berikut ini yang merupakan kalimat penolakan dalam sebuah negosiasi adalah....

a)

Aku ingin pergi bersama keluargaku besok, tetapi sepertinya tidak akan bisa.

b)

Kalau kau pergi, pekerjaan ini tidak akan selesai. Apa kau tidak memikirkannya?

c)

Bagaimana kalau kau undur saja jadwal keberangkatanmu itu?

d)

Harusnya sih aku bisa memberimu izin, tetapi tidak bisa hari ini.

e)

Aku harus pergi karena kakekku sedang sakit keras. Izinkan aku ya?

21.

Berikut ini yang bukan merupakan kaidah dalam bernegosiasi adalah....

a)

Negosiasi selalu disampaikan melalui argumentasi.

b)

Negosiasi selalu melibatkan dua pihak atau lebih.

c)

Negosiasi diselesaikan melalui tawar-menawar.

d)

Negosiasi bermuara pada sepakat atau tidak sepakat.

e)

Negosiasi menyangkut rencana yang belum terjadi.

22.

Berikut ini yang tidak termasuk kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang negosiator adalah....

a)

Menentukan prioritas.

b)

Berkomunikasi dengan baik.

c)

Mempersiapkan segala sesuatu dengan baik.

d)

Mencari kemungkinan dari beberapa pilihan yang ada.

e)

Menentukan tujuan.

23.

Berikut kalimat yang mengalami pelesapan adalah....

a)

Benar, nih?

b)

Akan disediakan makanan.

c)

Nanti malam aku yang datang ke rumahmu.

d)

Makanan apapun yang kamu inginkan akan aku sediakan.

e)

Kamu mau kerupuk, gorengan, atau lalapan?

24.

Yusuf : “Iya, betul. Jadi, berapa lama Ibu mengijinkan saya cuti?” (1)

Bu Nia : “Seminggu saja, ya? Tapi, itu pun kamu harus menyelesaikan dulu pekerjaan yang Ibu kasihkan tadi pagi. Saya kira sore ini pun bisa selesai. Besoknya kamu bisa mulai cuti.” (2)

Yusuf : “Tampaknya harus lembur sampai malam, Bu. Tidak bisa selesai sore ini juga.” (3)

Kata yang tidak baku dalam cuplikan teks di atas adalah....

a)

betul, berapa

b)

tapi, mengijinkan

c)

pun, tampaknya

d)

lembur, bisa

e)

kita, cuti

25.

Yusuf : “Iya, betul. Jadi, berapa lama Ibu mengijinkan saya cuti?” (1)

Bu Nia : “Seminggu saja, ya? Tapi, itu pun kamu harus menyelesaikan dulu pekerjaan yang Ibu kasihkan tadi pagi. Saya kira sore ini pun bisa selesai. Besoknya kamu bisa mulai cuti.” (2)

Yusuf : “Tampaknya harus lembur sampai malam, Bu. Tidak bisa selesai sore ini juga.” (3)

Pernyataan yang mengandung penolakan ditandai dengan nomor....

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(1) dan (2)

e)

(2) dan (3)

26.

Yusuf : “Iya, betul. Jadi, berapa lama Ibu mengijinkan saya cuti?” (1)

Bu Nia : “Seminggu saja, ya? Tapi, itu pun kamu harus menyelesaikan dulu pekerjaan yang Ibu kasihkan tadi pagi. Saya kira sore ini pun bisa selesai. Besoknya kamu bisa mulai cuti.” (2)

Yusuf : “Tampaknya harus lembur sampai malam, Bu. Tidak bisa selesai sore ini juga.” (3)

Berikut contoh kalimat lengkap dalam percakapan di atas adalah....

a)

Seminggu saja, ya?

b)

Tidak bisa selesai sore ini juga.

c)

Jadi, berapa lama Ibu mengijinkan saya cuti?

d)

Saya kira sore ini pun bisa selesai.

e)

Tampaknya harus lembur sampai malam, Bu.

27.

Yusuf : “Jadinya, tentang permohonan cuti saya, bagaimana, Bu?” (1)

Bu Nia : “O, iya. Berapa lama maunya memang, Suf?” (2)

Yusuf : “Kalau boleh, ya, dua minggu, Bu.” (3)

Bu Nia : “Itu terlalu lama. Di perusahaan kita kan lagi banyak-banyaknya pekerjaan.” (4)

Yusuf : “Iya, betul. Jadi, berapa lama Ibu mengijinkan saya cuti?” (5)

Kalimat yang merupakan ringkasan dari kutipan di atas adalah....

a)

Bu Nia tidak memperbolehkan Yusuf mengambil cuti.

b)

Yusuf mendesak Bu Nia agar ia mendapatkan cuti selama dua minggu.

c)

Permohonan cuti Yusuf ditolak Bu Nia karena waktunya terlalu lama.

d)

Yusuf menginginkan mendapat cuti selama dua minggu, tetapi Bu Nia mengatakan itu terlalu lama.

e)

Kutipan percakapan itu menceritakan perselisihan paham antara karyawan dengan pemimpinnya.

28.

Yusuf : “Jadinya, tentang permohonan cuti saya, bagaimana, Bu?” (1)

Bu Nia : “O, iya. Berapa lama maunya memang, Suf?” (2)

Yusuf : “Kalau boleh, ya, dua minggu, Bu.” (3)

Bu Nia : “Itu terlalu lama. Di perusahaan kita kan lagi banyak-banyaknya pekerjaan.” (4)

Yusuf : “Iya, betul. Jadi, berapa lama Ibu mengijinkan saya cuti?” (5)

Bentuk tak langsung dari pernyataan (1) adalah....

a)

Yusuf mengatakan bahwa ia memohon untuk bisa cuti.

b)

Yusuf mengutarakan keinginan untuk cuti pada Bu Nia.

c)

Yusuf berkata bahwa ia ingin memperoleh cuti dari Bu Nia.

d)

Yusuf bertanya pada Bu Nia atas tanggapan tentang permohonan cutinya.

e)

Yusuf memohon pada Bu Nia atas cuti yang disampaikannya.

29.

Siswadi : “Pagi, Ton. Saya dengar laptop kamu akan dijual. Benar, tidak?”

Tono : “Iya. Kamu tahu dari siapa? Memangnya kamu berani beli berapa?”

Siswadi : “Kata Badu. Ya, kamu buka harga berapa?”

Tono : “Aku sih maunya Rp. 2.500.000.

Siswadi : “Waduh, tidak bisa kurang? Kan laptopmu sudah tidak bagus lagi.”

Tono : “Ya, kamu mau nawar berapa?”

Pada kutipan teks tersebut terdapat penulisan jumlah uang yang tidak sesuai EYD. Penulisan yang benar adalah....

a)

Rp. 2.500.000,00

b)

Rp2.500.000,00

c)

Rp2.500.000,-

d)

Rp2.500.000

e)

Rp.2.500.000,-

30.

Siswadi : “Pagi, Ton. Saya dengar laptop kamu akan dijual. Benar, tidak?”

Tono : “Iya. Kamu tahu dari siapa? Memangnya kamu berani beli berapa?”

Siswadi : “Kata Badu. Ya, kamu buka harga berapa?”

Tono : “Aku sih maunya Rp. 2.500.000.

Siswadi : “Waduh, tidak bisa kurang? Kan laptopmu sudah tidak bagus lagi.”

Tono : “Ya, kamu mau nawar berapa?”

Unsur negosiasi yang tidak terdapat pada kutipan tersebut adalah....

a)

Penawaran harga

b)

Pengajuan barang

c)

Permintaan barang

d)

Persetujuan

e)

Orientasi

31.

Siswadi : “Pagi, Ton. Saya dengar laptop kamu akan dijual. Benar, tidak?”

Tono : “Iya. Kamu tahu dari siapa? Memangnya kamu berani beli berapa?”

Siswadi : “Kata Badu. Ya, kamu buka harga berapa?”

Tono : “Aku sih maunya Rp. 2.500.000.

Siswadi : “Waduh, tidak bisa kurang? Kan laptopmu sudah tidak bagus lagi.”

Tono : “Ya, kamu mau nawar berapa?”

Ungkapan buka harga pada kutipan teks tersebut berarti....

a)

Membuka harga

b)

Harga penawaran

c)

Harga jadi

d)

Harga pasar

e)

Menaikkan harga

32.

Penjual : “Selamat pagi, bu.”

Pembeli : “Selamat pagi.”

Penjual : “Mau beli apa?”

Pembeli : “Ada patung garuda wisnu kencana yang terbuat dari kayu?”

Penjual : “Ada. Mau yang besar atau yang kecil?”

Struktur yang tampak pada kutipan negosiasi tersebut adalah....

a)

Pembuka dan isi

b)

Orientasi dan penawaran

c)

Orientasi dan permintaan

d)

Permintaan dan pengajuan

e)

Penawaran dan persetujuan

33.

Penjual : “Selamat pagi, bu.”

Pembeli : “Selamat pagi.”

Penjual : “Mau beli apa?”

Pembeli : “Ada patung garuda wisnu kencana yang terbuat dari kayu?”

Penjual : “Ada. Mau yang besar atau yang kecil?”

Kekurangan dialog pada kutipan teks negosiasi tersebut adalah....

a)

Orang yang pertama memberi salam seharusnya pembeli.

b)

Kalimat “Mau beli apa?” sebaiknya diganti dengan “Ada yang bisa saya bantu?”

c)

Kalimat “Mau beli apa?” sebaiknya diganti dengan “Mari ambil saja!”

d)

Pembeli tidak perlu menjawab salam penjual.

e)

Antara penjual dan pembeli tidak bersalaman.

34.

Penjual : “Selamat pagi, bu.”

Pembeli : “Selamat pagi.”

Penjual : “Mau beli apa?”

Pembeli : “Ada patung garuda wisnu kencana yang terbuat dari kayu?”

Penjual : “Ada. Mau yang besar atau yang kecil?”

Pada kutipan tersebut terdapat kesalahan ejaan, yaitu pada penulisan....

a)

Selamat pagi, bu. Seharusnya, Selamat pagi, Bu.

b)

Selamat pagi, bu. Seharusnya, Selamat Pagi Bu.

c)

Selamat pagi, bu. Seharusnya, Selamat pagi, ibu.

d)

garuda wisnu kencana seharusnya Garuda Wisnu Kencana.

e)

Mau yang besar atau yang kecil? Seharusnya, Mau yang besar apa mau yang kecil?

35.

Karyawan : “Tidak bisa, Pak. Ini Jakarta. Semua kebutuhan terus naik setiap tahun. Saya mohon diusahakan bagaimana caranya agar kami hidup layak. Paling tidak, kami mendapat gaji tiga juta rupiah.”

Manajer : “.......................”

Karyawan : “Usahakan tiga juta rupiah, Pak. Kami akan bekerja lebih giat lagi untuk perusahaan ini.”

Manajer : “Baiklah, akan saya coba. Tolong kendalikan teman-teman Saudara agar menghentikan aksi demo dan segera aktif bekerja lagi.”

Karyawan : “Baik, Pak. Terima kasih. Saya mohon diri.”

Manajer : “Ya, silahkan.”

Karyawan : “Selamat siang, Pak.”

Manajer : “Ya, selamat siang.”

Tuturan yang paling tepat untuk melengkapi dialog negosiasi tersebut adalah....

a)

Nanti, saya akan coba mengusulkan kepada direksi.

b)

Nanti, saya akan coba mengusulkan kepada direksi sebesar tiga juta rupiah.

c)

Nanti, saya akan coba mengusulkan kepada direksi sebesar dua juta tujuh ratus ribu rupiah.

d)

Wah, itu terlalu besar, tapi perusahaan bisa memenuhinya.

e)

Kamu tahu tidak, keuangan perusahaan sedang tidak bagus.

36.

Karyawan : “Tidak bisa, Pak. Ini Jakarta. Semua kebutuhan terus naik setiap tahun. Saya mohon diusahakan bagaimana caranya agar kami hidup layak. Paling tidak, kami mendapat gaji tiga juta rupiah.”

Manajer : “.......................”

Karyawan : “Usahakan tiga juta rupiah, Pak. Kami akan bekerja lebih giat lagi untuk perusahaan ini.”

Manajer : “Baiklah, akan saya coba. Tolong kendalikan teman-teman Saudara agar menghentikan aksi demo dan segera aktif bekerja lagi.”

Karyawan : “Baik, Pak. Terima kasih. Saya mohon diri.”

Manajer : “Ya, silahkan.”

Karyawan : “Selamat siang, Pak.”

Manajer : “Ya, selamat siang.”

Hal yang dinegosiasikan pada kutipan teks negosiasi tersebut adalah....

a)

Besar upah minimum nasional

b)

Tuntutan hidup layak

c)

Karyawan agar menghentikan demo dan kembali bekerja

d)

Kenaikan upah karyawan

e)

Kesejahteraan kaum buruh di Jakarta

37.

Karyawan : “Tidak bisa, Pak. Ini Jakarta. Semua kebutuhan terus naik setiap tahun. Saya mohon diusahakan bagaimana caranya agar kami hidup layak. Paling tidak, kami mendapat gaji tiga juta rupiah.”

Manajer : “.......................”

Karyawan : “Usahakan tiga juta rupiah, Pak. Kami akan bekerja lebih giat lagi untuk perusahaan ini.”

Manajer : “Baiklah, akan saya coba. Tolong kendalikan teman-teman Saudara agar menghentikan aksi demo dan segera aktif bekerja lagi.”

Karyawan : “Baik, Pak. Terima kasih. Saya mohon diri.”

Manajer : “Ya, silahkan.”

Karyawan : “Selamat siang, Pak.”

Manajer : “Ya, selamat siang.”

Pada teks tersebut terdapat penulisan kata yang tidak baku, yaitu....

a)

manajer

b)

silahkan

c)

saudara

d)

aktif

e)

gaji

38.

Topik negosiasi: membeli sepeda motor.

Bagian yang tidak perlu dinegosiasikan adalah....

a)

Harga motor

b)

Siapa yang membayar

c)

Jumlah cicilan

d)

Besar cicilan

e)

Cara pembayaran

39.

Andi : “Jadi, bagaimana tentang permohonan saya, Pak?”

Lurah : “Permohonan yang mana?”

Andi : “Yang kemarin saya ajukan. Saya mohon diizinkan meminjam kursi untuk hajatan di rumah saya, Pak.”

Lurah : “Oh, itu. Butuh berapa kursi?”

Andi : “Kalau bisa semua kursi, Pak.”

Lurah : “Wah, itu terlalu banyak. Kan di kelurahan juga ada acara dan butuh kursi. Bagaimana kalau sebagian saja?”

Andi : “Tambah 25 kursi lagi lah, Pak.”

Lurah : “Ya, sudah, ambil saja. Minta bantuan hansip. Hati-hati jangan rusak, ya!”

Andi : “Baik. Terima kasih, Pak. Selamat siang.”

Lurah : “Ya, selamat siang.”

Struktur yang terdapat pada negosiasi tersebut adalah....

a)

Pengajuan-penawaran-persetujuan-penutup

b)

Pengajuan-penawaran-persetujuan

c)

Pengajuan-penawaran-penutup

d)

Orientasi-pengajuan-penawaran-kesepakatan

e)

Orientasi-permintaan-pemenuhan-penawaran-persetujuan-pembelian-penutup

40.

Andi : “Jadi, bagaimana tentang permohonan saya, Pak?”

Lurah : “Permohonan yang mana?”

Andi : “Yang kemarin saya ajukan. Saya mohon diizinkan meminjam kursi untuk hajatan di rumah saya, Pak.”

Lurah : “Oh, itu. Butuh berapa kursi?”

Andi : “Kalau bisa semua kursi, Pak.”

Lurah : “Wah, itu terlalu banyak. Kan di kelurahan juga ada acara dan butuh kursi. Bagaimana kalau sebagian saja?”

Andi : “Tambah 25 kursi lagi lah, Pak.”

Lurah : “Ya, sudah, ambil saja. Minta bantuan hansip. Hati-hati jangan rusak, ya!”

Andi : “Baik. Terima kasih, Pak. Selamat siang.”

Lurah : “Ya, selamat siang.”

Pasangan tuturan yang tidak terdapat pada negosiasi tersebut adalah....

a)

Memberi salam - membalas salam

b)

Mengajukan - menerima

c)

Menawar - menerima

d)

Memerintah - menolak perintah

e)

Bertanya - menjawab