wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Thermal Desalination

Total questions: 20

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Air laut yang meninggalkan sistem setelah menjadi tinggi konsentrasinya akibat penguapan merupakan pengertian dari :

a)

Condenser

b)

Blowdown

c)

Condensat

d)

Brine Heater

2.

Condukivity merupakan :

a)

Penunjukan pH suatu air apakah bersifat asam, netral, atau basa

b)

Daya hantar listrik suatu larutan karena adanya kandungan ion –ion

c)

Derajat kekeruhan dari air karena adanya pengotor

d)

Garam – garam yang terbentuk di dalam air

3.

Peralatan untuk menjaga agar titik-titik air laut tidak terbawa (Carry over) bersama uap dalam Evaporator adalah :

a)

Desuperheater

b)

Demister

c)

kondenser

d)

Brine heater

4.

Fungsi dari ejector condenser adalah

a)

Untuk mengembunkan uap pemanas air laut

b)

Untuk mengembunkan uap air laut dalam evaporator

c)

Untuk mengembunkan uap pembuat vacuum

d)

Untuk mengembunkan air distillate

5.

Brine Heater adalah alat penukar kalor, dimana :

a)

Air laut menguap karena dipanasi

b)

Uap mengembun karena didinginkan air laut

c)

Air laut menguap sementara uap mengembun

d)

Tidak ada penguapan atau pengembunan di dalamnya

6.

Penguapan air laut terjadi karena :

a)

Temperatur air laut mencapai titik jenuhnya

b)

Temperatur air laut terlalu rendah

c)

Temperatur air laut terlalu tinggi

d)

Tekanan air laut terlalu rendah

7.

Air hasil pengembunan uap air laut disebut :

a)

Air kondensat

b)

Air brine

c)

Air distillate

d)

Air murni

8.

Fungsi dari siklus venting adalah :

a)

Membuang NCG (non condensable gas)

b)

Membuang kabut – kabut air

c)

Membuang udara

d)

Membuang kabut – kabut uap

9.

Air kondensat tidak disimpan ke dalam Condensate Water tank karena :

a)

Impurity (pencemaran) terlalu tinggi

b)

pH air terlalu rendah

c)

alkalinity (kesadahan air) kondensat belum mengizinkan

d)

conductivity tinggi

10.

Sistem thermal desalination one trough ditingkatkan menjadi sistem brine recirculation dengan tujuan :

a)

Untuk meningkatkan efisiensi panas

b)

Untuk menghemat pemakaian air laut

c)

Untuk mempercepat penguapan air laut karena sudah panas

d)

Untuk menghemat uap pemanas, sebab air laut sudah panas

11.

Acid Cleaning system bertujuan :

a)

Untuk membuang scale (kerak) pada tube

b)

Untuk membuang buih – buih

c)

Untuk membuang kotoran/ deposit

d)

Untuk membuang buih dan deposit

12.

On-load sponge ball cleaning system bertujuan :

a)

Untuk membuang scale (kerak) pada tube

b)

Untuk membuang buih – buih

c)

Untuk membuang kotoran/ deposit

d)

Untuk membuang kotoran/ deposit

13.

Flash chamber tingkat pertama, tekanannya :

a)

Sama dengan tekanan Flash chamber tingkat terakhir

b)

Lebih besar dari tekanan Flash chamber tingkat terakhir

c)

Lebih kecil dari tekanan Flash chamber tingkat terakhir

d)

Tergantung desain, bisa lebih besar, bisa lebih kecil

14.

Injeksi anti-foam agent mencegah :

a)

Pembusaan pada Brine Heater

b)

Pembusaan pada bagian depan flash chamber

c)

Pembusaan pada bagian belakang flash chamber

d)

Pembusaan pada Flash Evaporator Chamber

15.

Besarnya uap yang mengalir ke brine heater dikendalikan oleh :

a)

Temperatur Control Valve

b)

Level Control Valve

c)

Pressure control valve

d)

Flow control valve

16.

Desuperheater pada Brine Heater bertujuan untuk :

a)

Menurunkan temperatur uap agar sesuai yang diinginkan

b)

Mencegah terbentuknya kerak dalam tube pemindah kalor

c)

Mengatur temperatur uap agar kondensasi tidak kekurangan atau kelebihan

d)

Menurunkan temperatur uap agar temperatur air laut tidak terlalu tinggi

17.

Urutan shut down pada desalt MSF tipe One Trough adalah :

a)

Distillate pump, Condensat pump, Brine blowdown pump,Chemical Injection

b)

Brine blowdown pump, Condensat pump, Distillate pump, Chemical Injection

c)

Chemical Injection, Condensat pump, Distillate pump, Brine blowdown pump

d)

Condensat pump, Distillate pump, Brine blowdown pump, Chemical Injection

18.

Urutan start desalat MSF brine recirculation yang benar adalah :

a)

Sea water supply, Sea water filling, Blowdown pump, Hogging Ejector,Recirculating pump

b)

Sea water supply, Sea water filling, Hogging Ejector, Blowdown pump, Recirculating pump

c)

Sea water filling, Sea water supply, Blowdown pump, Hogging Ejector, Recirculating pump

d)

Sea water supply, Blowdown pump, Sea water filling, Hogging Ejector, Recirculating pump

19.

Cooling down evaporator diperlukan saat Desalination plant di stop secara tiba-tiba karena kegagalan atau trip, tujuanya :

a)

Mempermudah re-start

b)

Mengurangi vacuum agar produksi uap bertambah

c)

Memperbesar vacuum agar produksi uap bertambah

d)

Mempersulit re-start karena sistem ejector harus mengevakuasi sejumlah besar uap yang dihasilkan oleh air laut panas ketika vacuum bertambah

20.

“ Top brine temperatur “ adalah :

a)

Temperatur tertinggi yang diizinkan untuk air laut

b)

Temperatur tertinggi saat air laut meninggalkan desalt plant

c)

Temperatur tertinggi air laut dalam brine heater

d)

Temperatur dimana air laut menguap