NEW
Font size
WorksheetsThermal Desalination
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Air laut yang meninggalkan sistem setelah menjadi tinggi konsentrasinya akibat penguapan merupakan pengertian dari :
Condenser
Blowdown
Condensat
Brine Heater
Condukivity merupakan :
Penunjukan pH suatu air apakah bersifat asam, netral, atau basa
Daya hantar listrik suatu larutan karena adanya kandungan ion –ion
Derajat kekeruhan dari air karena adanya pengotor
Garam – garam yang terbentuk di dalam air
Peralatan untuk menjaga agar titik-titik air laut tidak terbawa (Carry over) bersama uap dalam Evaporator adalah :
Desuperheater
Demister
kondenser
Brine heater
Fungsi dari ejector condenser adalah
Untuk mengembunkan uap pemanas air laut
Untuk mengembunkan uap air laut dalam evaporator
Untuk mengembunkan uap pembuat vacuum
Untuk mengembunkan air distillate
Brine Heater adalah alat penukar kalor, dimana :
Air laut menguap karena dipanasi
Uap mengembun karena didinginkan air laut
Air laut menguap sementara uap mengembun
Tidak ada penguapan atau pengembunan di dalamnya
Penguapan air laut terjadi karena :
Temperatur air laut mencapai titik jenuhnya
Temperatur air laut terlalu rendah
Temperatur air laut terlalu tinggi
Tekanan air laut terlalu rendah
Air hasil pengembunan uap air laut disebut :
Air kondensat
Air brine
Air distillate
Air murni
Fungsi dari siklus venting adalah :
Membuang NCG (non condensable gas)
Membuang kabut – kabut air
Membuang udara
Membuang kabut – kabut uap
Air kondensat tidak disimpan ke dalam Condensate Water tank karena :
Impurity (pencemaran) terlalu tinggi
pH air terlalu rendah
alkalinity (kesadahan air) kondensat belum mengizinkan
conductivity tinggi
Sistem thermal desalination one trough ditingkatkan menjadi sistem brine recirculation dengan tujuan :
Untuk meningkatkan efisiensi panas
Untuk menghemat pemakaian air laut
Untuk mempercepat penguapan air laut karena sudah panas
Untuk menghemat uap pemanas, sebab air laut sudah panas
Acid Cleaning system bertujuan :
Untuk membuang scale (kerak) pada tube
Untuk membuang buih – buih
Untuk membuang kotoran/ deposit
Untuk membuang buih dan deposit
On-load sponge ball cleaning system bertujuan :
Untuk membuang scale (kerak) pada tube
Untuk membuang buih – buih
Untuk membuang kotoran/ deposit
Untuk membuang kotoran/ deposit
Flash chamber tingkat pertama, tekanannya :
Sama dengan tekanan Flash chamber tingkat terakhir
Lebih besar dari tekanan Flash chamber tingkat terakhir
Lebih kecil dari tekanan Flash chamber tingkat terakhir
Tergantung desain, bisa lebih besar, bisa lebih kecil
Injeksi anti-foam agent mencegah :
Pembusaan pada Brine Heater
Pembusaan pada bagian depan flash chamber
Pembusaan pada bagian belakang flash chamber
Pembusaan pada Flash Evaporator Chamber
Besarnya uap yang mengalir ke brine heater dikendalikan oleh :
Temperatur Control Valve
Level Control Valve
Pressure control valve
Flow control valve
Desuperheater pada Brine Heater bertujuan untuk :
Menurunkan temperatur uap agar sesuai yang diinginkan
Mencegah terbentuknya kerak dalam tube pemindah kalor
Mengatur temperatur uap agar kondensasi tidak kekurangan atau kelebihan
Menurunkan temperatur uap agar temperatur air laut tidak terlalu tinggi
Urutan shut down pada desalt MSF tipe One Trough adalah :
Distillate pump, Condensat pump, Brine blowdown pump,Chemical Injection
Brine blowdown pump, Condensat pump, Distillate pump, Chemical Injection
Chemical Injection, Condensat pump, Distillate pump, Brine blowdown pump
Condensat pump, Distillate pump, Brine blowdown pump, Chemical Injection
Urutan start desalat MSF brine recirculation yang benar adalah :
Sea water supply, Sea water filling, Blowdown pump, Hogging Ejector,Recirculating pump
Sea water supply, Sea water filling, Hogging Ejector, Blowdown pump, Recirculating pump
Sea water filling, Sea water supply, Blowdown pump, Hogging Ejector, Recirculating pump
Sea water supply, Blowdown pump, Sea water filling, Hogging Ejector, Recirculating pump
Cooling down evaporator diperlukan saat Desalination plant di stop secara tiba-tiba karena kegagalan atau trip, tujuanya :
Mempermudah re-start
Mengurangi vacuum agar produksi uap bertambah
Memperbesar vacuum agar produksi uap bertambah
Mempersulit re-start karena sistem ejector harus mengevakuasi sejumlah besar uap yang dihasilkan oleh air laut panas ketika vacuum bertambah
“ Top brine temperatur “ adalah :
Temperatur tertinggi yang diizinkan untuk air laut
Temperatur tertinggi saat air laut meninggalkan desalt plant
Temperatur tertinggi air laut dalam brine heater
Temperatur dimana air laut menguap
