Worksheets[TELKOMSIGMA] PRE TEST
Total questions: 15
Worksheet time: 30mins
Bagaimana cara Perusahaan menetapkan landasaran Kerja dalam menjaga keamanan Informasi Perusahaan? baik informasi yang terkait dengan nasabah, keuangan, laporan maupun informasi lainnya. Kebocoran, kerusakan, ketidakakuratan, ketidaktersediaan atau gangguan lain terhadap informasi tersebut dapat menimbulkan dampak yang merugikan baik secara finansial maupun non-finansial bagi pengguna jasa Sigma (Perusahaan).
Menetapkan Kebijakan Jaringan Komunikasi
Menetapkan Kebijakan Pengamanan Informasi
Melakukan Pengelolaan terhadap Pihak Penyedia Jasa TI
Pada proses Manajemen Rsisko TI Suatu Perusahaan perlu melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko secara efektif terhadap?
Risiko Reputasi , Risiko Operasional & Risiko Kepatuhan
Risiko Hukum & Risiko Stratejik
a dan b Benar
Salah satu ketentuan dalam Pengelolaan Operasional TI, Perusahaan perlu memperhatikan:
1) Proses instalasi perangkat keras dan perangkat lunak 2) Pengaturan parameter (hardening) perangkat keras dan perangkat lunak
3) Inventarisasi dan pengkinian informasi perangkat keras, perangkat lunak, infrastruktur jaringan, media penyimpan, dan perangkat pendukung lainnya yang terdapat di pusat data.
Bagaimana Perusahaan dapat memastikan adanya Pengelolaan Operasional TI terhadap Ketiga ketentuan diatas?
Menetapkan Prosedur terkait Pengelolaan Konfigurasi Perangkat Keras dan Perangkat Lunak
Menetapkan Kebijakan Perencanaan dan Pemantauan Kapasitas TI
Menetapkan Kebijakan Pemeliharaan Perangkat Lunak
Dokumen apa yang dapat digunakan Tim Operasional untuk menentukan tahapan dalam Pengelolaan Aset Perusahaan?
Kebijakan Pengamanan Informasi -> Prosedur Pengelolaan Aset
Kebijakan Pertukaran Informasi -> Prosedur Pengelolaan Aset
Kebijakan Sarana Informasi -> Prosedur Pengelolaan Aset
1) Penyusunan tim kerja Rencana Pemulihan Bencana
2) Penyusunan Rencana Pemulihan Bencana
3) Analisis Dampak Bisnis (Business Impact Analysis)
4) Risk Assessment
Tentukan urutan dalam melakukan BCP (Business Continuity Plan) Perusahaan!
1 – 2 – 3 – 4
1 – 3 – 4 – 2
2 – 3 – 1 – 4
Dalam Pasal 22 POJK MRTI, Pusat Data (Data Center) dan Pusat Pemulihan Bencana (Data Recovery Center), Suatu Perusahaan perlu memiliki Kebijakan Pusat Data yang mencakup:
1) Aktivitas Operasional Pusat Data
2) Pengendalian Akses Fisik Pusat Data
3) Pengendalian Lingkungan Pusat Data
Berdasarkan pernyataan tersebut, apa yang dimaksud dengan Pengendalian Lingkungan Pusat Data?
Melakukan pengendalian terhadap akses Data Center. Contoh:
- Pintu Pusat Data harus selalu terkunci dan dilengkapi dengan kartu akses dan/atau biometric device
- Perusahaan harus memiliki log-book untuk mencatat tamu yang memasuki Pusat Data.
Menetapkan Kebijakan, Standar dan Prosedur terhadap aktivitas Operasional Pusat Data yang meliputi:
- Penjadwalan tugas
- Pengoprasian tugas
- Pendistribusian Output
- Proses rekam cadang (backup) baik onsite maupun offsite, restore, unduh (download), dan unggah (upload) untuk Pangkalan Data (Database)
- Pemantauan perangkat keras dan perangkat lunak - pengaktifan jejak audit (audit trail). - pengaktifan jejak audit (audit trail).
Melakukan Pengawasan terhadap sumber listrik, api, air, suhu, dan kelembaban udara. Contoh:
- Pengaturan suhu dan kelembaban udara dengan pemanfaatan Air Conditioner (AC), termometer, dan hygrometer
- Memastikan tersedianya sumber listrik yang cukup, stabil, dan tersedianya sumber alternatif listrik untuk mengantisipasi tidak berfungsinya sumber listrik utama. Untuk mengantisipasi putusnya arus listrik sewaktu-waktu
