Font size
WorksheetsSOAL PPG TK PDF
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
Menurut Djojonegoro, Profesionalisme dalam suatu pekerjaan atau jabatan ditentukan oleh tiga faktor penting di bawah ini, kecuali :
Memiliki keahlian khusus yang dipersiapkan oleh program pendidikan keahlian atau spesilaisasi
Memiliki tujuan yang jelas dalam berkarir yang tercermin dalam perencanaan yang dibuat untuk masa depannya.
Kemampuan untuk memperbaiki kemampuan (keterampilan dan keahlian khusus) yang dimiliki,
Penghasilan yang memadai sebagai imbalan terhadap keahlian yang dimiliki itu.
Guru merupakan suatu profesi yang artinya suatu jabatan atau pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru. Suatu profesi memiliki persyaratan tertentu seperti dibawah ini, kecuali :
Menuntut adanya keterampilan yang mendasarkan pada konsep dan teori ilmu pengetahuan yang mendasar
Menekankan pada suatu keahlian dalam bidang tertentu sesuai dengan profesinya
Memiliki tingkat pendidikan setingkat Doktor
Menuntut tingkat pendidikan yang memadai
Guru disyaratkan memiliki sifat yang jujur, berbudi luhur, dewasa, beriman, bermoral; kemampuan mengaktualisasikan diri seperti disiplin, tanggung jawab, peka, objekti, luwes, berwawasan luas, dapat berkomunikasi dengan orang lain. Hal tersebut termasuk dalam jenis :
Kompetensi Paedagogik
Kompetensi Paedagogik
Komppetensi Kepribadian
Kompetensi Sosial
Profesi adalah suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian (expertise) para anggotanya. Artinya pekerjaan itu tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang yang tidak terlatih dan tidak disiapkan secara khusus untuk melakukan pekerjaan itu. Hal ini termasuk dalam jenis :
Kompetensi Paedagogik
Kompetensi Profesional
Komppetensi Kepribadian
Kompetensi Sosial
Guru haruslah memiliki jati diri sebagai pribadi yang baik, tanggung jawab, terbuka, dan terus mau belajar untuk maju. Hal ini termasuk jenis kompetensi :
Kompetensi Paedagogik
Kompetensi Profesional
Komppetensi Kepribadian
Kompetensi Sosial
Guru harus memiliki pemahaman akan sifat, ciri anak didik dan perkembangannya, mengerti beberapa konsep pendidikan yang berguna untuk membantu siswa, menguasai beberapa metodologi mengajar yang sesuai dengan bahan dan perkambangan siswa, sertanmenguasai sistem evaluasi yang tepat dan baik yang pada gilirannya semakin meningkatkan kemampuan siswa. Hal ini termasuk dalam jenis kompetensi :
Kompetensi Paedagogik
Kompetensi Paedagogik
Komppetensi Kepribadian
Kompetensi Sosial
Guru wajib memiliki sifat empati pada orang lain, toleransi pada orang lain, memiliki sikap dan kepribadian yang positif serta melekat pada setiap kopetensi yang lain, dan mampu bekerja sama dengan orang lain. Hal tersebut termasuk jenis kompetensi :
Kompetensi Paedagogik
Kompetensi Profesional
Kompetensi Profesional
Kompetensi Sosial
Berikut ini termasuk dalam dimensi kompetensi sosial, kecuali :
Kerja tim, melihat peluang, peran dalam kegiatan kelompok, tanggung jawab sebagai warga
Kepemimpinan, relawan sosial, kedewasaan dalam bekreasi, berbagi
Berempati, kepedulian kepada sesama, toleransi, solusi konflik, menerima perbedaan, kerja sama
IQ yang tinggi, relasi yang luas dan berkualitas, manajerial, kepemimpinan
Menurut laporan dari Jurnal Educational Leadership edisi Maret 1993, guru profesional dituntut memiliki lima hal. Tiga diantaranya tersebut dibawah ini, kecuali :
Guru mempunyai relasi yang luas, mampu membangun komunikasi dengan profesi lain
Guru mempunyai komitmen pada siswa dan proses belajarnya.
Guru menguasai secara mendalam bahan/materi pelajaran yang diajarkannya serta cara mengajarkannya kepada para siswa.
Guru bertanggung jawab memantau hasil belajar siswa melalui berbagai teknik evaluasi, mulai cara pengamatan dalam perilaku siswa sampaites hasil belajar. Guru bertanggung jawab memantau hasil belajar siswa melalui berbagai teknik evaluasi, mulai cara pengamatan dalam perilaku siswa sampaites hasil belajar.
Standar kompetensi guru terdiri atas tiga komponen yang saling mengait seperti di bawah ini, kecuali :
Pengelolaan pembelajaran
Tingkat Kecerdasan yang tinggi
Pengembangan profesi
Penguasaan akademik.
Prinsip evaluasi meliputi hal-hal sebagai berikut ini kecuali :
Objektivitas
Kontinuitas
Integritas
Integritas
Ciri-ciri evaluasi yang baik adalah :
Keefektifan dan efisiensi
Objektifitas dan integritas
Keshahihan dan keandalan
Komprehensif dan kooperatif
Pernyataan yang benar adalah :
Kedua pernyataan di bawah salah
Kedua pernyataan di bawah salah
Kekurangannya yakni pada patokan yang digunakan dan hal itu tergantung pada pertimbangan guru yang bersangkutan
Pernyataan di atas semuanya benar
Pernyataan yang salah di bawah ini adalah :
Antara PAP dan PAN, masing-masing memiliki kelebihan
Antara PAP dan PAN, masing-masing memiliki kelemahan
Pernyataan keduanya benar
Pernyataan keduanya salah
Berikut ini pernyataan yang benar adalah :
Mutu evaluasi bergantung pada mutu asesmen, termasuk tes dan pengukuran
Mutu evaluasi bergantung pada mutu asesmen
Mutu evaluasi bergantung pada tes dan pengukuran
Pernyataan a, b dan c salah
Berikut ini pernyataan yang benar adalah :
Tes adalah awal dari evaluasi
Tes adalah bagian dari pengukuran
Tes adalah sebuah instrumen
Ketiga pernyataan benar
Diantara bentuk soal berikut, mana yang paling menguntungkan untuk mengukur sasaran yang meminta siswa mengingat informasi, tidak hanya mengenalinya :
Jawaban pendek
Menjodohkan
Benar salah
Pilihan ganda
Diantara jenis soal ini, mana yang paling cocok untuk mengukur perilaku kreatif :
Penilaian produk
Benar salah
Pilihan ganda
Menjodohkan
Dari jenis soal ini, mana yang paling dihindari sebagai tes satu soal :
Penilaian produk
Benar salah
Pilihan ganda
Menjodohkan
Kalau tes sudah dibakukan, maka tes itu :
Sudah diuji lapangan
Absah
Mahal
Merupakan ukuran bakat
Aspek-aspek yang menentukan karakteristik karya tulis, kecuali
Sikap penulis
Panjang tulisan
Struktur sajian
Penggunaan bahasa
Struktur sajian suatu karya tulis ilmiah pada umumnya terdiri dari
Pendahuluan, inti (pokok pembahasan), dan penutup
Pendahuluan, abstrak, bagian inti, simpulan
Abstrak, pendahuluan, bagian inti, simpulan
Abstrak, bagian inti, penutup
Bagian penutup suatu karya tulis ilmia, pada umumnya menyajikan tentang
Rangkuman dan tindak lanjut
Simpulan umum
Rekomendasi penulis
Simpulan dan saran
Substansi suatu karya tulis ilmiah dapat mencakup berbagai hal, dari yang paling sederhana sampai dengan yang paling kompleks. Berikut ini adalah contoh-contoh subatansi karya tulis ilmiah, kecuali
Pendidikan
Kebudayaan
Pemulung
Informatika
Dalam karya tulis ilmiah, penulis bersikap netral, obyektif, dan tidak memihak. Sikap ini sesuai dengan hakikat karya tulis ilmiah yang merupakan kajian berdasarkan pada, kecuali
Fakta atau kenyataan
Argumentasi
Teori yang diakui kebenarannya
Data empirik/hasil penelitian
Keobyektifan penulis karya tulis ilmiahdicerminkan dalam gaya bahasa yang bersifat
Resmi
Baku
Impersonal
Personal
Komponen suatu karya tulis ilmiah bervariasi sesuai dengan jenis karya tulis ilmiah dan tujuan penulisannya, namun pada umumnya semua karya tulis ilmiah mempunayi komponen
Daftar pustaka
Abstrak
Daftar tabel
Lampiran
Proses komunikasi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dimana penerima pesan dan pengirim pesan mempunyai latar belakang berbeda, baik dari latar belakang sosial budaya, agama, pendidikan, karakteristik lain disebut . . . .
Heterofil
Homofil
Holomofil
Homogen
Inovasi merupakan suatu perubahan baru yang secara kualitatif berbeda dengan yang ada sebelumnya, disengaja, untuk meningkatkan kemampuan dalam mencapai tujuan. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh . . . .
Santosa S. Hamidjaja
MattewMilers
Sumantri Mulyani
Rabbin
Tahap pada saat individu/kelompok mulai membentu sikap menyenangi atau tidak menyenangi terhadap inovasi dikategorikan .................................
Tahap pengetahuan (kowledge)
Tahap bujukan (persuasion)
Tahap pengembalian keputusan (decision making)
Tahap implementasi (implementation)
Perkembangan motorik adalah....................
Gerakan yang dilakukan oleh seluruh tubuh
Perkembangan dari unsur kematangan dan pengendalian gerakan tubuh
Berkembang sejalan dengan kematangan saraf dan otot
Hasil pola interaksi yang kompleks dari berbagai bagian dan sistem di dalam tubuh yang dikontrol otak
Ada lima pusat kontrol yang mengatur setiap gerak anak. Salah satunya yaitu bagian yang mengatur pergerakkan seluruh tubuh dan koordinasi gerakan tubuh, adalah
Cerebral cortex
Batang otak
Cerebellum
Basal ganglia
Karakteristik perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun
Menggambar dengan gerakan naik turun bersambung (seperti gunung atau bukit)
Menggambar garis lingkaran dan garis silang (garis tegak dan datar)
Menggambar garis lurus
Menggambar coret-coretan
Karakteristik perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun
Melompat-lompat dengan kaki bergantian
Melompat dengan dua kaki sekaligus di atas bak/ hamparan pasir
Melompati parit
Melompat dengan satu kaki
Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan fisik-motorik
Kematangan dan pengendalian gerakan tubuh
Melibatkan fungsi-fungsi atau modalitas otak lainnya
Keterampilan dan kemampuan mengingat gerak yang sesuai dengan urut-urutan tumbuh kembang otak
Sifat dasar genetik termasuk bentuk tubuh dan kecerdasan
Perkembangan sosial adalah
Penerimaan sosial yang sesuai dengan tuntutan kelompok
Perolehan kemajuan berperilaku yang sesuai dengan tuntutan sosial
Belajar bergaul dengan orang lain atau anak
Penyesuaian sosial sebagai anggota kelompok sosial
Proses sosialisasi adalah.................
Menyesuaikan perilaku dengan patokan yang dapat diterima setiap kelompok sosial
Memainkan peran sosial yang dapat diterima setiap kelompok sosial
Belajar berperilaku yang dapat diterima setiap kelompok sosial
Belajar berperilaku yang dapat diterima setiap kelompok sosial
Bagaimanakah gambaran orang yang sosial?
Orang yang menginginkan kehadiran orang lain
Orang yang kesepian jika berada seorang diri di suatu tempat
Orang yang merasa puas semata-mata karena berada bersama orang lain
Orang yang perilakunya mecerminkan keberhasilan dalam proses sosialisasi
Mengapa keluarga mempunyai peran penting dalam proses sosialisasi anak?
Keluarga sebagai lingkungan sosial pertama kali dan anak menerima pendidikan pertama dan utama
Keluarga mempunyai kewajiban mendidik anak-anaknya
Keluarga mempunyai kewajiban memberikan kasih sayang kepada anak-anaknya
Keluarga merupakan kelompok kecil yang anggota-anggotanya berinteraksi secara tatap muka dan relatif tetap
Gaya pengasuhan yang mendorong anak-anak agar mandiri tetapi masih menetapkan batas-batas dan pengendalian atas tindakannya adalah
Pengasuhan permissive-indulgent
Pengasuhan otoritatif
Pengasuhan permissive-indefferent
Pengasuhan otoriter
Emosi menurut Goleman adalah
Perasaan yang ada dalam diri seseorang, berupa senang atau tidak senang, benci atau cinta
Berbagai perasaan yang kuat, yakni benci, takut, marah, senang dan sedih
Sebagai perasaan atau afeksi yang melibatkan suatu campuran antara gejolak fisiologis dan perilaku yang tidak tampak
Merujuk pada suatu perasaan atau pikiran-pikiran khasnya suatu keadaan biologis dan psikologis, serta serangkaian kecenderungan untuk bertindak
Anak-anak menggunakan emosi untuk menginformasikan orang lain tentang perasaan dan kebutuhan mereka termasuk dalam fungsi emosi sebagai
Pengaturan (regulation)
Komunikasi (communication)
Kelangsungan hidup (survival)
Penyesuaian diri (adaptation)
Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi perkembangan emosi pada anak
Faktor keturunan dan lingkungan
Faktor bawaan dan pendidikan
Faktor kematangan dan belajar
Faktor intelektual dan sosial
Apabila tuntutan dari luar berlawanan dengan keinginan maka seseorang akan mengalami emosi
Marah
Gembira atau senang
Sedih
Takut
Mampu memuji, memberi semangat, atau menolong anak lain termasuk tugas perkembangan emosi anak berusia
5 tahun
5 tahun 6 bulan
4 tahun
4 tahun 6 bulan
Menurut Jean Piaget, anak yang membangun kemampuan kognitif melalui interaksi dengan dunia sekitar disebut
Strukturalisme
Strukturalisme
Behaviorisme
Progressivisme
Anak usia taman kanak-kanak berada pada tahap perkembangan
Praoperasional
Formal operasional
Konkrit operasional
Sensorimotor
Proses penyerapan informasi baru ke dalam informasi yang telah ada di dalam skemata (struktur kognitif) anak adalah
Ekuilibrium
Akomodasi
Adaptasi
Asimilasi
Anak yang sudah mulai dapat membedakan antara fantasi dan kenyataan yang sebenarnya, berada dalam rentang usia
4-5 tahun
2-3 tahun
3-4 tahun
5-6 tahun
Pembelajaran yang paling tepat untuk mengembangkan kognitif anak usia 5-6 tahun adalah
Mengajar membaca, menulis dan berhitung
Memberi kesempatan pada anak untuk memperoleh pengalaman langsung dalam berbagai aktivitas pembelajaran
Memberikan pekerjaan rumah agar anak dapat belajar di rumah
Memberi pelajaran sebagai persiapan masuk sekolah dasar
Bagaimanakah cara anak memperoleh bahasa ketika berusia kurang dari satu tahun?
Mendengarkan orang dewasa berbicara
Meniru ucapan orang dewasa
Memperhatikan muka orang dewasa dan menanggapi dengan bahasa mereka
Bermain-main dengan bunyi (mengoceh)
Salah satu komponen bahasa yang menekankan pada penggunaan bahasa dalam konteks komunikatif adalah
Morfologi
Fonologi
Semantik
Pragmatik
Semantik sebagai salah satu komponen bahasa adalah
Susunan kata, organisasi kalimat, dan elemen lain suatu kalimat
Suatu pengertian yang mengacu pada susunan internal yang terdapat dalam sebuah kata
Suatu sistem aturan yang mengatur suatu pengertian atau visi dari suatu kata atau kombinasi beberapa kata
Berkaitan dengan kaidah yang membentuk struktur, distribusi dan urutan ujaran, dan susunan suku kata
Teori yang menyatakan bahwa semua anak dilahirkan dengan memiliki kemampuan untuk menggunakan bahasa adalah
Sosiokultural
Genetik
Behavioristik
Konstruktivistik
Yang tidak termasuk dalam prinsip-prinsip DAP (Developmentally Appropriate Practice) yang diterapkan sebagai acuan bagi pembelajaran anak usia dini agar sesuai dengan tahap perkembangan anak adalah
Membuat lingkungan yang saling asuh
Pembelajaran untuk membantu perkembangan dan belajar anak
Menyusun kurikulum yang sesuai
Memacu perkembangan anak dengan memberikan pelajaran baca dan menulis
Yang tidak termasuk kreativitas adalah
Kemampuan seseorang untuk menghasilkan komposisi, produk atau gagasan apa saja yang pada dasarnya baru, dan sebelumnya tidak dikenal pembuatannya
Dapat berupa kegiatan imajinatif sintesis pemikiran yang hasilnya bukan hanya perangkuman
Cara berpikir yang bersifat logis/rasional, analitis, konvergen, teratur, dan linier
Cara berpikir yang bersifat divergen, intuitif, holistik, multidimensional, dan human
Salah satu unsur kreativitas adalah
Merupakan suatu cara berpikir, tidak sinonim dengan kecerdasan yang mencakup kemampuan mental selain berpikir
Mempunyai maksud dan tujuan yang ditentukan, bukan fantasi semata
Ditandai oleh banyak (lebih dari satu) kemungkinan jawaban dalam menghadapi persoalan
Dapat berbentuk produk seni, kesusastraan, produk ilmiah, atau bersifat prosedural/metodologis
Pengembangan kreativitas akan berhasil jika
Pelaksanaan pembelajaran pada anak usia dini berorientasi pada pelajaran membaca, menulis, dan berhitung, maka fungsi imajinasi pada belahan otak kanan terabaikan
Membebani belahan otak kiri pada anak dengan tugas-tugas hafalan dan bersifat akademis
Pembelajaran pada anak usia dini dilaksankan secara seimbang dan harmonis dalam mengembangkan kedua belahan otak
Pembelajaran anak usia dini kurang memberikan kebebasan
Yang tidak termasuk dalam karakteristik kepribadian kreatif adalah
Mempunyai kekuatan energi fisik yang memungkinkan mereka bekerja berjam-jam dengan konsentrasi penuh, tetapi juga bisa tenang dan rileks, bergantung pada situasinya
Mempunyai kemampuan untuk melihat bermacam-macam kemungkinan penyelesaian terhadap suatu masalah
Sangat bersemangat (passionate) bila menyangkut karya mereka, tetapi juga sangat objektif dalam penilaian karyanya
Sikap keterbukaan dan sensitivitas sering membuatnya menderita jika mendapat banyak kritik dan serangan terhadap hasil jerih payahnya, namun di saat yang sama juga merasakan kegembiraan yang luar biasa
Yang tidak termasuk dalam strategi empat P dalam pengembangan kreativitas adalah
Pribadi
Pendorong
Proses
Prosedur
Berikut ini BUKAN termasuk contoh perkembangan
Anak mampu berguling kemudian tengkurap
Anak tumbuh gigi
Anak mampu berlari
Anak memainkan lidah dan meraban
Berikut ini adalah contoh implementasi dari tugas perkembangan KECUALI
Anak mencapai berat tubuh ideal
Mengucap salam dengan baik
Anak belajar mengunyah makanan
Anak memegang pensil dengan baik
Berikut yang pemahaman PALING mendekati konsep perkembangan sosial adalah
Kesediaan seseorang untuk memberi sesuatu kepada orang atau bergotong-royong
Kemampuan anak untuk menghafal nama-nama tokoh
Kemampuan anak berperilaku sesuai dengan tuntutan masyarakat
Kemampuan anak untuk memberikan saran kepada temannya yang minder
Berikut ini adalah contoh perkembangan individu yang terkait dengan budaya
Anak memegang pensil dengan benar
Anak berjalan di atas titian secara seimbang
Anak mampu berbicara dengan bahasa yang halus
Anak mampu menggunakan egrang
Berikut adalah salah satu contoh tugas perkembangan sosial di taman kanak-kanak
Anak tidak malu bercerita di depan kelas
Anak saling bertukar alat main dengan temannya
Anak mampu mengitung jumlah temannya yang hadir dan yang absen
Anak mampu menyebutkan anggota keluarganya
Salah satu bentuk permainan anak adalah bermain sejajar, maksudnya adalah
Guru meminta anak bermain berpasang-pasangan
Guru meminta anak bermain berhadapan
Anak bermain bersama dan bekerjasama membuat satu objek
Anak bermain bersama namun tidak saling kerjasama
Berikut adalah implementasi metode pembiasaan dalam pembelajaran kemampuan sosial
Mengucap salam saat bertemu atau berpisah dengan sesama teman dan guru
Berhitung sebelum memasuki ruang kelas untuk belajar
Berdoa sebelum memulai aktivitas
Mencuci tangan sebelum makan bersama
Hal yang harus diperhatikan dari sisi guru pada saat akan menggunakan metode bercerita adalah
Jenis cerita
Tema cerita
Penguasaan karakter tokoh cerita
Pengaturan tempat duduk
Permainan peran yang di dalamnya guru mempersiapkan skenario disebut
Role-play
Sosiodrama
Drama bebas
Drama terpimpin
Bahan ajar yang cocok untuk anak TK pada prinsipnya harus memenuhi beberapa hal, antara lain
Kompleks
Abstrak
Konkret
Tidak berwarna
Pemanfaatan berbagai sumber belajar dalam pembelajaran anak TK memiliki berbagai manfaat, antara lain Kegiatan belajar anak menjadi kurang menarik
Kegiatan belajar anak menjadi kurang menarik
Kegiatan belajar anak tidak menyenangkan
Pengetahuan anak tidak bertambah
Motivasi belajar anak semakin meninggkat
Guru tidak perlu mendatangkan obyek tertentu keruangan kelas karena tidak memungkinkan dari segi pengadaannya. Pernyataan tersebut sesuai dengan manfaat sumber belajar, yaitu sumber belajar dapat
Memberikan informasi yang akurat dan terbaru
Memperluas wawasan anak
Meningkatkan motivasi belajar anak
Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indra
Anak memiliki keinginan dan semangat belajar yang tinggi, bergairah dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar. Hal tersebut menunjukan bahwa sumber belajar bermanfaat untuk
Memberikan informasi yang akurat dan terbaru
Memperluas wawasan anak
Memperluas wawasan anak
Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indra
Berikut ini dalah contoh sumber belajar yang dapat memberikan informasi yang akurat dan terbaru, kecuali
Buku bacaan
Majalah untuk anak
Nara sumber
Cerita rakyat
Manakah kegiatan yang paling mungkin dilakukan oleh guru pada saat ia ingin mengenalkan binatang kepada anak-anak
Mendatangkan pawing ular ke kelas
Mengundang petugas bonbin ke kelas
Menampilkan berbagai macam binatang melalui gambar
Menampilkan berbagai macam binatang melalui gambar
Memanfaatkan sumber daya dapat meningkatkan motivasi belajar anak. Hal tersebut disebabkan anak
Senang karena gurunya lebih banyak beristirahat
Gembira karena gurunya tidak terlalu banyak mengatur
Merasa senang karena banyak pilihan sumber untuk belajar
Bingung karena sumber belajarnya terlalu banyak
Penerima pesan dalam proses komunikasi pembelajaran di TK disebut
Communicator
Communicant
Messages
Sources
Penerima pesan dalam proses komunikasi dilandasi oleh
Kecenderunagan anak menyukai sesuatu yang dapat dilihat
Lebih mudahnya guru TK dalam melaksanakan proses pembelajaran
Kebutuhan anak TK akan pendidikan yang berkualitas dan menyenangkan
Perkembangan anak yang berada pada masa konkret
Secara harafiah media berarti
Perantara Perantara
Sumber pesan
Penerima pesan
Metode pembelajaran
Salah satu nilai yang dimiliki media pembelajaran, yaitu
Membuat abstrak konsep-konsep yang nyata
Membangkitkan motivasi belajar anak
Menumbuhkan individualism anak dalam belajar
Mengontrol ketepatan mengajar guru
Fungsi utama media dalam proses pembelajaran di TK, yaitu
Membantu mempermudah guru dalam melaksanakan pembelajaran
Memancing perhatian anak dalam proses pembelajaran
Mengurangi terjadinya verbalisme dalam diri siswa
Sebagai alat bantu guru dalam mengarahkan anak belajar
Hasil penelitian lainnya menunjukan bahwa informasi atau pengetahuan yang paling banyak mengendap dalam ingatan seseorang, yaitu melalui
Auditori
Visualisasi
Audiovisual
Audio
Berikut ini pernyataan mana yang paling benar
Peran media dalam proses pembelajaran di TK, adalah sebagai alat bantu guru mengajar
Tujuan utama penggunaan media pembelajaran di TK, adalah terjadinya proses belajar pada diri anak
Media pembelajaran di TK identik dengan segala peralatan yang dugunakan dalam proses pembelajaran
Guru merupakan pihak yang paling berkepentingan dalam pemanfaatan media pembelajaran di TK
Media pembelajaran dapat membantu terjadinya perluasan area of experience guru dan anak, maksudnya ialah
Guru memiliki daerah pengalaman yang lebih luas dari pada anak
Daerah pengalaman guru dan anak mendekati kesamaan’
Pengalaman anak menjadi lebih baik disbanding gurunya
Anak menjadi lebih banyak memperoleh pengalaman belajar
Media pembelajaran merupakan bagian integral dari keseluruhan proses pembelajaran
Media pembelajaran meletakkan dasar-dasar yang konkret untuk melatih proses berfikir anak
Posisi media pembelajaran saling terkait dengan komponen pembelajaran lainnya
Media pembelajaran harus memungkinkan dapat mempercepat proses belajar
Media pembelajaran memiliki fungsi ganda yaitu sebagai alat bantu pendidikan dan fungsi hiburan
Alat Permainan Edukatif untuk anak TK dapat didefinisakan sebagai
Semua alat yang digunakan anak TK untuk memenuhi kebutuhan naluri bermainnya
Alat permainan yang sengaja dirancang untuk kebutuhan pendidikan
Alat permainan yang dirancang secara khusus untuk meningkatkan aspek-aspek perkembangan anak TK
Alat permainan yang popular di kalangan anak TK
APE dapat meningkatkan lebih dari satu aspek perkembangan, ini adalah ciri APE yang
Multiguna
Konstruktif
Kreatif
Aman
Perkembangan sosial adalah
Penerimaan sosial yang sesuai dengan tuntutan kelompok
Perolehan kemajuan berperilaku yang sesuai dengan tuntutan sosial
Belajar bergaul dengan orang lain atau anak
Penyesuaian sosial sebagai anggota kelompok sosial
Proses sosialisasi adalah
Menyesuaikan perilaku dengan patokan yang dapat diterima setiap kelompok sosial
Memainkan peran sosial yang dapat diterima setiap kelompok sosial
Belajar berperilaku yang dapat diterima setiap kelompok sosial
Belajar berperilaku yang sesuai dengan standar perilaku yang diterima
Mengapa keluarga mempunyai peran penting dalam proses sosialisasi anak?
Keluarga sebagai lingkungan sosial pertama kali dan anak menerima pendidikan pertama dan utama
Keluarga mempunyai kewajiban mendidik anak-anaknya
Keluarga mempunyai kewajiban memberikan kasih sayang kepada anak-anaknya
Keluarga merupakan kelompok kecil yang anggota-anggotanya berinteraksi secara tatap muka dan relatif tetap
Gaya pengasuhan yang mendorong anak-anak agar mandiri tetapi masih menetapkan batas-batas dan pengendalian atas tindakannya adalah
Pengasuhan permissive-indulgent
Pengasuhan otoritatif
Pengasuhan permissive-indefferent
Pengasuhan otoriter
Emosi menurut Goleman adalah
Perasaan yang ada dalam diri seseorang, berupa senang atau tidak senang, benci atau cinta
Berbagai perasaan yang kuat, yakni benci, takut, marah, senang dan sedih
Sebagai perasaan atau afeksi yang melibatkan suatu campuran antara gejolak fisiologis dan perilaku yang tidak tampak
Merujuk pada suatu perasaan atau pikiran-pikiran khasnya suatu keadaan biologis dan psikologis, serta serangkaian kecenderungan untuk bertindak
Karakteristik perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun
Menggambar dengan gerakan naik turun bersambung (seperti gunung atau bukit)
Menggambar garis lingkaran dan garis silang (garis tegak dan datar)
Menggambar garis lurus
Menggambar coret-coretan
Anak-anak menggunakan emosi untuk menginformasikan orang lain tentang perasaan dan kebutuhan mereka termasuk dalam fungsi emosi sebagai
Pengaturan (regulation)
Komunikasi (communication)
Kelangsungan hidup (survival)
Penyesuaian diri (adaptation)
Penyesuaian diri (adaptation)
Faktor keturunan dan lingkungan
Faktor bawaan dan pendidikan
Faktor kematangan dan belajar
Faktor intelektual dan sosial
Apabila tuntutan dari luar berlawanan dengan keinginan maka seseorang akan mengalami emosi
Marah
Gembira atau senang
Sedih
Takut
Mampu memuji, memberi semangat, atau menolong anak lain termasuk tugas perkembangan emosi anak berusia
5 tahun
5 tahun 6 bulan
4 tahun
4 tahun 6 bulan
Menurut Jean Piaget, anak yang membangun kemampuan kognitif melalui interaksi dengan dunia sekitar disebut
Strukturalisme
Konstruktivisme
Behaviorisme
Progressivisme
Proses penyerapan informasi baru ke dalam informasi yang telah ada di dalam skemata (struktur kognitif) anak adalah
Ekuilibrium
Akomodasi
Akomodasi
Asimilasi
Anak yang sudah mulai dapat membedakan antara fantasi dan kenyataan yang sebenarnya, berada dalam rentang usia
4-5 tahun
2-3 tahun
3-4 tahun
5-6 tahun
