WorksheetsPerkembangan Kurikulum
Total questions: 40
Worksheet time: 23mins
Kurikulum adalah suatu rencana atau program untuk semua pengalaman yang dihadapi anak dibawah pengarahan sekolah. Pengertian ini menurut . . . . .
(Zais, 1976)
(Olive, 1982)
(Gagne, 1967)
(Caswell,1935)
Agar kurikulum menciptakan keadilan sosial dalam masyarakat, Plato memklasifikasikan kelompok masyarakat sesuai dengan peranannya yaitu, Kecuali . . . . .
Kelompok yang memerintah, yang memimpin di pegang oleh orang yang arif bijaksana (Kepala)
Kelompok yang mempertahankan, melindungi bahaya dari luar dipegang oleh Militer (Prajurit)
Kelompok yang memberikan kebutuhan makanan (Petani, Pedagang, dan Pekerja)
Kelompok yang dapat memberikan kehidupan yang layak (Saudagar, Raja)
Istilah "the right man in the right place" yaitu . . . . .
Menempatkan manusia sesuai dengan keinginannya
Menempatkan Manusia sesuai dengan bidang keahliannya
Menempatkan manusia sesuai dengan minat bakatnya
Menempatkan manusia sesuai dengan kemampuannya
Kurikulum pertama di Indonesia lahir pada tahun . . . . .
Tahun 1947
Tahun 1948
Tahun 1949
Tahun 1950
Fungsi kurikulum terbagi menjadi 6 (Enam) bagian, diantaranya . . . . .
Fungsi Penyesuaian, Pengintegrasian, Diferensiasi, Persiapan, Pemilihan, Penerapan
Fungsi Diagnostik, Pemilihan, Persiapan, Penyesuaian, Diferensiasi, Pengintegrasian,
Fungsi Diferensiasi, Pengajaran, Pemantapan, Pemilihan, Diagnostik, Pengintegrasian
Fungsi Kontrol, Evaluasi, Diferensiasi, Pemilihan, Penyesuaian, Diagnostik
Menurut Hasan (1992), Prinsip Fleksibilitas dibagi menjadi 2 (Dua) , Yaitu . . . . .
Fleksibilitas sebagai asas fundamental dan Fleksibilitas sebagai kontruksi dasar sebuah pengembanagn kurikulum
Fleksibilatas sebagai dasar utama dan Fleksibilitas sebagai sebuah relevansi dalam pengembangan kurikulum
Fleksibilitas sebagai pemikiran kependidikan dan Fleksibilitas sebagai kaidah pengembangan kurikulum
Fleksibilitas sebagai ruang gerak dan Fleksibilitas sebagai hasil sebuah pemikiran bersama
Pandangan filosofis, pandangan teori belajar, pandaangan tentang perkembangan psikologis, merupakan hal yang dapat mempengerahi perkembangan kurikulum dalam Faktor yang bersifat. . . . .
Eksternal
Nonformal
Internal
Informal
Kedudukan kurikulum dalam kaitannya dengan pendidikan menurut Hilda (1962), memiliki dimensi yaitu, . . . . .
Tujuan, Materi isi, Kegiatan Belajar, Evaluasi
Indikator, Materi isi, Evaluasi, Remidial
Tujuan, Kegiatan Belajar, Evaluasi, Remidial
Indikator, Kegiatan Belajar, Evaluasi, Pengayaan
Desain kurikulum yang berpusat pada materi, disamping bentuk desain mengacu pada cabang ilmu tertentu dan berapa bidang ajaran tertentu disebut . . . . .
The Activity Design
The Areas of Living Design
The Core Design
The Subject Design
Dibawah ini yang termasuk Domain Kognitif, Kecuali . . . . .
Pengetahuan
Pemahaman
Aplikasi
Observing
Perbedaaan dalam merencanakan kurikulum yang efektif, isi secara umum dpat didefinisikan sebagai rekaman pengetahuan yang mempunyai potensi yang bebas untuk berinteraksi dengan organisme manusia. Penjelasan diaas merupakan konsep kurikulum menurut . . . . . .
Dewey, 1916
Zais, 1976
Tyler, 1949
Oliver, 1977
Evaluasi merupakan bagian integraal dalam kegiatan pengembangaan Kurikulum. Dalam mengembangkan dan melaksanakan kurikulum kegiatan penilaian berlangsung berkesinambungan. Oleh karena itu Oliver (1977) mengemukakan tiga peran evaluasi, antara lain . . . . .
Peran evaluasi sebagai alat, respon, dan Proses
Evaluasi terhadap kurikulum, proses pembuatan, dan pelaksanaan kurikulum
Peran evaluasi dalam kurikulum, Peran evaluasi terhadap kurikulum, Peran evaluasi mengenai proses perbaikkan kurikulum
Peran evaluasi sebagai komponen, pengaruh, dan pembentukkan kurikulum
Kurikulum dan pembelajaran terpisah, tidak bertemu, perencanaan dan pelaksanaan tidak serasi dan tidak sejalan. Merupakan definisi dari model kurikulum . . . . . .
Berkaitan
Konsentris
Sirkuit
Dualistik
Visualisasi berikut merupakan model . . .
Dualistik
Berkaitan
Konsentris
Sirkuit
Program pendidikan yang isi penyampaiannya dikaitkan dengan lingkungan alam, lingkungan sosial, dan lingkungan budaya serta kebutuhan daerah dan wajib dipelajari oleh siswa di daerah itu, dengan harapan agar potensi kekayaan alam dan budaya yang ada, tidak rusak atau musnah. Pernyataan diatas merupakan definisi dari . . . . .
Kurikulum berbasis Kompetensi
Kurikulum Muatan Lokal
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Kurikulum Berbasis Daerah
Aspek atau ranah yang terkandung dalam konsep kompetensi menurut Gordon (1988) dibawah ini, KECUALI . . . .
Pengetahuan (Knowledge)
Pemahaman (Understanding)
Kemampuan (Skill)
Tindakan (Doing)
Dalam Standar Nasional Pendidikan Mengacu pada 7 (lingkup) Standar diantaranya, Kecuali . . . . .
Standar Isi
Standar Proses
Standar Pembiayaan
Standar Sekolah Berbasis Kompetensi
Landasan filosofis dalam sebuah pembelajaran tematik dipengaruhi oleh tiga aliran fisafat yaitu;
Konstruktivisme
Behaviorisme
Esensialisme
Pragmatisme
Pembelajaran yang menggunakan tema dalam mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Pernyataan diatas merupakan definisi dari Pembelajaran . . . . .
Sistematik
Tematik
Terstruktur
Bertahap
Pelayanan Bimbingan Konseling peserta didik adalah Pelayanan Pengembangan diri yang difokuskan pada . . . . .
Pengembangan Kesejahteraan Peserta didik
Pengembangan Lingkungan keluarga
Pengembangan kesehatan Mental
Pengembangan Kehidupan sosial
Seorang siswa dikatakan telah menuntaskan sebuah indikator apabila . . . . .
Nilai peserta didik untuk pencapaian tidak lebih besar dari kriteria ketuntasan
Nilai peserta didik untuk pencapaian sama atau lebih besar dari kriteria ketuntasan
Nilai peserta didik untuk pencapaian lebih kecil dari kriteria ketuntasan
Nilai peserta didik untuk pencapaian kurang dari sama dangan kriteria ketuntasan
Penilaian terhadap kemampuan membuat teknologi dan seni yang meliputi hasil akhir dan proses adalah bentuk Penilaian . . . . .
Penilaian Tes Tulis
Unjuk Kerja
Penilaian Produk
Penilaian Proyek
Mengadaptasi dan atau mengadopsi model - model pengembangan dan atau pengayaan standart Nasional Pendidikan merupakan peranan Intitusi berkenaan dengan sekolah bertaraf internasional pada tingkat . . . . .
Pemerintah pusat
Pemerintah Provinsi
Pemerintah Kabupaten / Kota
Sekolah
Upaya merubah atau mengganti komponen - komponen tertentu dari kurikulum yang berlaku kearah yang lebih maju, lebih meningkat, lebih sesuai dengan tuntutan saat ini dan berlangsung atar dua periode waktu tertentu merupakan kegiatan . . . . .
Perekayasaan Kurikulum
Perbaikan Kurikulum
Perubahan Kurikulum
Pengembangan Kurikulu,
Adanya sambungan berkelanjutan dan dua hal dimana yang satu mendasari, mendukung, memahami atau mempelajari hal berikutnya adalah pengembangan kurikulum pada Prinsip . . . . .
Relevansi
Fleksibilitas
Kontinuitas
Efektifitas
Pengertian Keluasan atau cakupan Kurikulum (Scope) adalah . . . . .
Menentukan satu jenjang materi yang akan disajikan
Bahan pelajaran yang dirancang dalam kurikulum senantiasa menyangkut keluasan dan kedalamannya
Penentuan apa yang harus dipelajari oleh siswa atau apa yang paling penting untuk disampaikan kepada generasi mendatang.
Organisasi kurikulum yang didasarkan pada materi pelajaran yang terpisah - pisah
Dalam domain psikomotorik, Pengulangan gejala atau peristiwa sebagai usaha yang disengaja disebut . . . . .
Observing
Imitating
Practicing
Adapting
Gambar berikut merupakan sebuah visualisasi dari model . . . . .
Model Berkaitan
Model Sirkuit
Model Konsentris
Model Dualistik
Suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah serta memperoleh pengetahuan dan konsep yang mendasar dari materi yang dipelajari disebut . . . . .
Problem Based Learning
Kooperatif
Kontekstual
Think Pair Share
Tiga peranan evaluasi menurut Oliver, (1977) adalah sebagai berikut, Kecuali . . . . .
Peran evaluasi dalam kurikulum
Peran evaluasi terhadap kurikulum
Peran evaluasi dalam perkembangan kurikulum
Peran evaluasi mengenai proses perbaikan kurikulum
Model model penyelenggaraan sekolah bertaraf internasional yang menyelenggarakan jenjang pendidikan dasar dan menengah didalam lokasi yang berbeda atau terpisah dengan menggunakan sistem pengelolaan yang sama disebut model . . . . . .
Model terpadu - satu sistem satu atap - satu sistem
Model terpisah - satu sistem atau tidak satu atap - satu sistem
Model terpisah - beda sistem tidak satu atap - beda sistem
Model Entry - Exit
Receive, Responding, Organization, Characterizaion, termasuk dalam domain . . . . . .
Kognitif
Afektif
Psikomotor
Kompetensi
Kemampuan menyusun dan mengkombinasi sejumlah elemen yang tidak terstruktur kedalam organisasi yang baik disebut . . . . .
Aplikasi
Evaluasi
Sintesis
Adapting
Visualisasi dari model dualistik adalah . . . . .
Smith (2011) menyatakan bahwa suatu pendekatan pembelajaran yang memungkinkan siswa menggunakan konteks tempat kerja untuk mempelajari materi pelajaran berbasis sekolah dan mengimplementasikan materi ditempat kerja atau sejenisnya disebut pendekatan . . . . .
Inquiry based learning
Cooperative learning
Work based learning
Project based learning
Dalam mengimplementasikan pendekatan kontekstual guru wajib memperhatikan hal - hal berikut ini, Kecuali :
Mind Maping
Developmentally Approach
Interdependent Learning Group
self Regulated Learning
Bagan terlampir merupakan bagan Model . . . . . .
Pengembangan kurikulum muatan lokal
Pengembangan kurikulum KTSP
Pengembangan kurikulum KBK
Inovasi Kurikulum
Proses memanfaatkan konsep - konsep dalam pikiran untuk menafsirkan objek disebut . . . . .
Asimilasi
Desiminasi
Akomodasi
Konsolidasi
Kedalaman kognitif dan afektif yang dimiliki individu, merupakan salah satu ranah yang terkandung dalam konsep kompetensi . . . . . .
Pengetahuan
Pemahaman
Kemampuan
Minat
Kurikulum dirumuskan sebagai keseluruhan pengalaman baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan perkembangan kesanggupan - kesanggupan individu serta serangkaian pengalaman pendidikan yang dipergunakan sekolah untuk menyempurnakan perkembangan anak. Pernyataan diatas merupakan definisi kurikulum menurut . . . . .
Olive (1982)
Zais (1976)
Bobit (1918)
Dewey (1902)
