Worksheetsch 7 uji normalitas data dan uji heterokedastisitas
Total questions: 20
Worksheet time: 16mins
Konsep dasar dari uji normalitas Kolmogorov Smirnov
A. Membandingkan distribusi data (yang akan diuji normalitasnya) dengan distribusi normal baku
B. Mengukur data secara normal
C. Membandingkan Data yang standar deviasinya tinggi
D. Menghilangkan data tidak normal
Data yang telah ditransformasikan ke dalam bentuk Z-Score dan diasumsikan normal.
A. Distribusi Data ab normal
B. Distribusi Normal Baku
C. Distribusi Tidak normal
D. Distribusi Normal
Uji beda antara data yang diuji normalitasnya dengan data normal baku.
A. Uji Regresi
B. Uji Standar Deviasi
C. Uji Kolmogorov Smirnov
D. Uji Beda
Penerapan pada uji Kolmogorov Smirnov adalah
A. jika signifikansi di bawah 0,05 berarti data yang akan diuji mempunyai perbedaan yang signifikan dengan data normal baku,
B. Data tersebut tidak normal.
C. Data tersebut normal
D. Data tersebut valid
Kelemahan dari Uji Kolmogorov Smirnov, yaitu ....
A. Bahwa jika kesimpulan kita memberikan hasil yang tidak normal, maka kita tidak bisa menentukan transformasi seperti apa yang harus kita gunakan untuk normalisasi.
B. kalau tidak normal, gunakan plot grafik untuk melihat menceng ke kanan atau ke kiri, atau menggunakan Skewness dan Kurtosis sehingga dapat ditentukan transformasi seperti apa yang paling tepat dipergunakan
C. Data tidak bisa di proses
D. Data menjadi outlier
Uji normalitas data dapat dilakukan dengan menggunakan One Sample Kolmogorov Smirnov yaitu dengan ketentuan apabila..
A. nilai signifikan diatas 0,05 maka data terdistribusi normal
B. nilai signifikan dibawah 0,05 maka data tidak terdistribusi normal.
C. nilai signifikan = 0,05 maka data tidak terdistribusi normal.
D. nilai signifikan maka data tidak terdistribusi normal.
Pengujian multikolinearitas bertujuan untuk menguji :
A. Apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independen). P
B. untuk menguji apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel independen.
C. Efek dari multikolinearitas ini adalah menyebabkan tingginya variabel pada sampel.
D. Untuk menemukan ada atau tidaknya multikolinearitas dalam model regresi dapat diketahui dari nilai toleransi dan nilai variance inflation factor (VIF).
Uji ini bertujuan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi terjadi ketidaknyamanan varian dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain. Jika varian berbeda...
A. Uji Hterokedastisitas
B, Uji Normalitas Data
C. Uji Realibilitas
D. Uji Validitas
Salah satu cara untuk mengetahui ada tidaknya heteroskedastisitas dalam suatu model regresi linier berganda adalah
A. melihat grafik sccatterplot atau nilai prediksi variabel terikat yaitu SRESID dengan residual error yaitu ZPRED.
B. Melihat grafik Parabola
C. Melihat Grafik Penjualan
D. Melihat hasil analisis regresi
autokorelasi muncul karena observasi yang berurutan sepanjang waktu berkaitan satu sama lainnya. Permasalahan ini muncul karena residual tidak bebas dari satu observasi ke observasi lainnya. Cara untuk mendeteksi ada tidaknya autokorelasi adalah
A. Uji Normalitas
B. Uji Heterokedastisitas
C. Uji Run test
D. uji durbin watson
teknik analisis untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.
A. Uji Normalitas
B. Uji Regresi Linier
C. Uji Run test
D. uji durbin watson
Uji Hipotesis yang pertama adalah uji ......, digunakan untuk melihat pengaruh masing–masing variabel bebas (independen) secara parsial terhadap variabel terikat (dependen)
A. Uji Normalitas
B. Uji Regresi Linier
C. Uji Run test
D. uji parsial (Uji t)
Menurut Ghozali (2016;96) Uji .... disini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel bebas (independen) secara bersama–sama berpengaruh terhadap variabel terikat (dependen)
A. Uji Normalitas
B. Uji Regresi Linier
C. Uji Simultan (Uji F)
D. uji parsial (Uji t)
Koefisien ........... pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variabel – variabel dependen (Ghozali, 2016;95). Nilai koefisien tersebut berkisar antara nol dan satu.
A. Koefisien Determinasi
B. Koefisien Anova
C. Uji Simultan (Uji F)
D. uji parsial (Uji t)
Nilai ........ berarti Variabel–variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen (Ghozali, 2016;95).
A. Koefisien Determinasi = 0
B. Koefisien Anova
C. Nilai Koefisien Determinasi yang mendekati satu
D. uji parsial (Uji t)
Jika Persamaan Regresi menyatakan bahwa hubungan Variabel Depnden dan independen dinyatakan dalam Y = 5.056 +0.51 X1 + 0.15 X2 + 0.89 X3 + e ...... maka
A. Setiap kenaikan satu satuan X1,X2 dan X3 akan menambah sebesar (0.51 x 1) + (0.15 x 1) + (0.89x1) satuan ditambah konstanta sebesar 5.056
B. tanda + menunjukan hubungan positif atau menaikan atau bertambah
C. e menyatakan variabel lain yang tidak diteliti
D. Salah semua
Jika Persamaan Regresi menyatakan bahwa hubungan Variabel Depnden dan independen dinyatakan dalam Y = 5.056 +0.51 X1 + 0.15 X2 + 0.89 X3 + e ...... dan hasil uji statistik koefisien determinasi atau (R2) menunjukan 0,577 maka
A. R2 = 57,7%
B. Pengaruh X1 dan X2 serta X3 hanya sebesar 57,7% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti
C. e menyatakan variabel konstanta
D. Salah semua
Jika Persamaan Regresi menyatakan bahwa hubungan Variabel Depnden dan independen dinyatakan dalam Y = 5.056 +0.51 X1 + 0.15 X2 + 0.89 X3 + e ...... dan hasil uji statistik koefisien determinasi atau (R2) menunjukan 0,577 maka
A. Koefisien beta X1 sebesar 0.51
B. Koefisien beta X2 sebesar 0.15
C. Koefisien beta X3 sebesar 0.89
D. Salah semua
Jika Persamaan Regresi menyatakan bahwa hubungan Variabel Dependen dan independen dinyatakan dalam Y = 5.056 +0.51 X1 + 0.15 X2 + 0.89 X3 + e ...... dan hasil uji statistik koefisien determinasi atau (R2) menunjukan 0,577 maka
A. Koefisien beta X1 sebesar 0.51
B. Koefisien beta X2 sebesar 0.15
C. Koefisien beta X3 sebesar 0.89
D. Tingkat konstanta nya sebesar 5.056
Bagaimana jika data yang terkumpul, setelah dilakukan uji normalitas data ternyata data nya tidak normal ?
A. Data harus di lakukan Transformasi
B. data yang bias di diamkan
C. Data yang kurang ditambahkan
D. Data tersebut tidak bisa digunakan
