Font size
WorksheetsAccounting Theory (review all materi)
Total questions: 40
Worksheet time: 29mins
Teori akuntansi dibangun dari berbdai pendekatan diantaranya "The Events and Behavioural Approach "meliputi pendekatan :
A. Pendekatan Nilai
B. Pendekatan Peristiwa
C. Pendekatan Perilaku
D. Pendekatan Persahabatan
Beberapa kelemahan dari pendekatan Nilai adalah sbb :
A. Dimensi terbatas
B. Rencana-rencana klasifikasinya tidaklah selalu tepat
C. Tingkat agregasi informasinya terlalu tinggi
D. Terlalu terbatasnya tingkat integrasi dengan area-area fungsional yang lain dari sebuah perusahaan
E. Salah Semua
Pendekatan ..... mengusulkan bahwa tujuan dari akuntansi adalah ”Untuk memberikan informasi mengenai peristiwa-peristiwa ekonomi yang relevan yang dapat berguna dalam berbagai jenis model keputusan”.
A. Pendekatan Peristiwa
B. Pendekatan Perilaku
C. Pendekatan Nilai
D. Pendekatan Persepektif
Pendekatan .....ini juga mengasumsikan bahwa tingkat pengumpulan dan evaluasi dari data akuntansi akan ditentukan oleh pengguna, mengingat fungsi kerugian dari para pengguna.
A. Pendekatan Nilai dan Perilaku
B. Pendekatan Perilaku
C. Pendekatan Nilai
D. Pendekatan Peristiwa
Dalam Pendekatan Peristiwa :
A. Neraca : Suatu komunikasi tidak langsung dari seluruh peristiwa-peristiwa akuntansi yang relevan bagi perusahaan sejak perusahaan dibentuk.
B. Laba rugi : Suatu komunikasi langsung mengenai peristiwa-peristiwa operasional yang terjadi selama periode tsb.
C. Arus kas : Suatu penyajian peristiwa keuangan dan investasi.
D. Semua Salah
Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Peristiwa meliputi :
A. Model Hierarkis
B. Model Jaringan
C. Model Relasional
D. Model Hubungan Entitas dan Model Akuntansi REA (Resources,Events,Agents)
E. Hanya Model Hubungan Entitas dan Model Akuntansi REA (Resources,Events,Agents)
Didasarkan atas pemikiran mengenai suatu sistem informasi akuntansi peristiwa yang memungkinkan para pengguna untuk memberikan pertanyaan database.
A. Model Hierarkis
B. Model Jaringan
C. Model Relasional
D. Model Hubungan Entitas dan Model Akuntansi REA (Resources,Events,Agents)
E. Hanya Model Hubungan Entitas dan Model Akuntansi REA (Resources,Events,Agents)
Model ini digunakan sebagai input database yang awalnya belum terstruktur dan kumpulan pertanyaan/permintaan data untuk mengembangkan suatu struktur data hierarkis yang akan meminimalisir jumlah catatan yang harus diakses untuk menjawab suatu rangkaian yang diminta.
A. Model Hierarkis
B. Model Jaringan
C. Model Relasional
D. Model Hubungan Entitas dan Model Akuntansi REA (Resources,Events,Agents)
E. Hanya Model Hubungan Entitas dan Model Akuntansi REA (Resources,Events,Agents)
Suatu database dianggap sebagai suatu kumpulan relasi-relasi berbagai tingkatan yang memiliki tingkatan waktu.
A. Model Hierarkis
B. Model Jaringan
C. Model Relasional
D. Model Hubungan Entitas dan Model Akuntansi REA (Resources,Events,Agents)
E. Hanya Model Hubungan Entitas dan Model Akuntansi REA (Resources,Events,Agents)
Mengasumsikan bahwa suatu sistem akuntansi akan dapat dibuat modelnya secara paling alamiah dalam suatu lingkungan database yang berupa kumpulan entitas-entitas dunia nyata dan hubungan diantara entitas-entitas tersebut.
A. Model Hierarkis
B. Model Jaringan
C. Model Relasional
D. Model Hubungan Entitas
E. Hanya Model Hubungan Entitas dan Model Akuntansi REA (Resources,Events,Agents)
Suatu penyajian hubungan entitas umum dari fenomena akuntansi dengan kompenen yang terdiri atas perangkat-perangkat yang mewakili sumber daya ekonomi, peristiwa ekonomi, dan agen-agen ekonomi.
A. Model Hierarkis
B. Model Jaringan
C. Model Relasional
D. Model Hubungan Entitas
E.Model Akuntansi REA (Resources,Events,Agents)
Bentuk usaha-usaha untuk memberikan informasi mengenai peristiwa ekonomi yang relevan yang mungkin bermanfaat bagi macam-macam model keputusan. Sebagai hasilnya, akan terdapat lebih banyak informasi yang tersedia bagi para pengguna yang dapat menggunakan fungsi kegunaan untuk menentukan sifat dan tingkat agregrasi dari informasi yang diperlukan dalam membuat keputusan.
A. Model Hierarkis
B. Model Jaringan
C. Evaluasi Pendekatan Peristiwa
D. Evaluasi Pendekatan Perilaku
E.Model Akuntansi REA (Resources,Events,Agents)
Pendekatan .......pada pembuatan teori akuntansi menekankan pada relevansi pengambilan keputusan mengenai informasi yang dikomunikasikan (orientasi keputusan-komunikasi) dan perilaku manusia terkait dengan informasi dan masalah-masalah akuntansi.
A. Model Hierarkis
B. Model Jaringan
C. Pendekatan Peristiwa
D. Pendekatan Perilaku
E.Model Akuntansi REA (Resources,Events,Agents)
Dampak Perilaku Informasi Akuntansi meliputi :
A. Kecukupan Pengungkapan dan Ketetapan Materialitas
B. Manfaat data Laporan Keuangan
C. Sikap yang Terkait Pelaporan Perusahaan
D. Dampak Keputusan atas Prosedur Akuntansi
E.Model Akuntansi REA (Resources,Events,Agents)
Dampak Linguistik Data dan Teknik Akuntansi :
A. Dalil Pertama
Para pengguna yang membuat perbedaan leksikal tertentu dalam akuntansi akan mampu berbicara dan menyelesaikan masalah yang tidak dapat dipecahkan oleh pengguna yang tidak membuat perbedaan tersebut.
B. Dalil Kedua
Para pengguna yang membuat perbedaan leksikal tertentu dalam akuntansi akan mampu melaksanakan tugas-tugas dengan lebih cepat
C. Dalil Ketiga
Para pengguna yang memiliki aturan akuntansi TIDAK akan membedakan gaya dan penekanan manajerial daripada mereka yang tidak memilikinya.
D. Dalil Keempat
Teknik-teknik akuntansi TIDAK dapat memfasilitasi atau menjadikan lebih sulit karena beragam perilaku manajerial dari pihak pengguna.
E. Salah Semua
Dampak Linguistik Data dan Teknik Akuntansi :
A. Dalil Pertama
Para pengguna yang membuat perbedaan leksikal tertentu dalam akuntansi akan mampu berbicara dan menyelesaikan masalah yang tidak dapat dipecahkan oleh pengguna yang tidak membuat perbedaan tersebut.
B. Dalil Kedua
Para pengguna yang membuat perbedaan leksikal tertentu dalam akuntansi akan mampu melaksanakan tugas-tugas dengan lebih cepat
C. Dalil Ketiga
Para pengguna yang memiliki aturan akuntansi CENDERUNG akan membedakan gaya dan penekanan manajerial daripada mereka yang tidak memilikinya.
D. Dalil Keempat
Teknik-teknik akuntansi cENDERUNG dapat memfasilitasi atau menjadikan lebih sulit karena beragam perilaku manajerial dari pihak pengguna.
E. Salah Semua
Perilaku individu akan dipengaruhi informasi dalam dua cara :
A. Melalui penggunaan informasi ketika bertindak sebagai seorang penerima.
B. Melalui REDUKSI informasi ketika bertindak sebagai seorang pengirim
C. Melalui induksi informasi ketika bertindak sebagai seorang pengirim
D. Melalui Deduksi informasi ketika bertindak sebagai seorang pengirim
Assets defined by IASB
aset adalah sumber daya yang dikendalikan oleh entitas sebagai hasil dari peristiwa masa lalu dan diharapkan ada manfaat ekonomi masa depan yang mengalir ke entitas
Aset adalah Harta tak berwujud
Intengible Asset
Benar semua
Three essential characteristics: Assets defined by IASB
manfaat ekonomi masa depan
kontrol oleh suatu entitas
peristiwa masa lalu meliputi nilai tukar dan aturan pengakuan
Salah semua
APa yang dimaksud manfaat ekonomik :
Mengandung potensi jasa atau utilitas.
Daya tukar atau daya beli.
Dapat ditukarkan dengan kas, barang, atau jasa dan Dapat digunakan untuk memproduksi barang.
Dapat digunakan untuk melunasi kewajiban.
Benar semua
Persepsi dan penerapan penyajian secara wajar dalam pembuatan dan penyajian laporan keuangan yang telah mengikuti prinsip-prinsip akuntansi berlaku umum, kadang-kadang memberikan konsekuensi yang kurang menguntungkan:
Ketidakmampuan untuk mengandalkan pada konsep keadilan yang sebaliknya justru didedikasikan pada kewajaran dalam distribusi.
Ketidakmampuan untuk memperluas ruang lingkup dari pengungkapan-pengungkapan dalam laporan keuangan di luar informasi akuntansi keuangan konvensional ke arah kewajaran dalam pengungkapan.
Fleksibilitas yang diberikan untuk melakukan manajemen penghasilan dan perataan laba
Terciptanya iklim untuk praktik-praktik penyelewengan.
Teori keadilan Nozick
Nozick berpendapat, untuk memiliki pikiran bahwa tugas dari teori keadilan adalah
untuk mengisi titik-titik di masing-masing menurutnya akan cenderung untuk mencari pola dan perlakuan terpisah dari masing-masing menurutnya memperlakukan produksi dan distribusi sebagai permasalahan yang terpisah dan independen satu sama lain.
teori ini, menawarkan potensi untuk memercayakan tabir ketidaktauan di semua situasi yang meminta adanya pilihan akuntansi pada akhirnya memberikan hasil solusi yang netral, wajar dan adil secara sosial.
intitusi sosial yang adil dapat ditawarkan sebagai konsep kewajaran dalam akuntansi
konsep ini juga menawarkan peran akuntansi yang diperluas dalam penciptaan intitusi yang adil san definisi dari tingkat sosial minimul yang dianjurkan oleh Rawis
Tujuan pengungkapan kewajaran adalah
Untuk menjelaskan item-item yang diakui dan untuk menyediakan ukuran yang relevan bagi item-item tersebut,
Selain ukuran dalam laporan keuangan, menjelaskan item yang belum diakui,
Menyediakan informasi untuk membantu investor dan kreditor,
Menyediakan informasi bagi pengguna laporan keuangan, membantu investor dalam menetapkan return dan investasinya
Menyediakan informasi bagi pengguna yang tidak membutuhkan
Pemikiran berkepentingan dengan penggunaan pertimbangan yang bersifat impersonal dan formal untuk mengembangkan penjelasan-penjelasan menurut istilah ilmiah, teknis dan teoritis.
Intuisi
Sensi
imajinasi
provokasi
Bentuk-bentuk ilmu pengetahuan dan siklus pembelajaran:
Pengindraan-pemikiran.
Pengindra-perasaan.
Perasaan-intuisi
Pemikiran-intuisi
Pengindra-pendengaran
TEORI DARI PARADIGMA ANTHROPOLOGIKAL/INDUCTIF meliputi :
Informasi ekonomis
Model analitis/agensi
Hipotesis income smoothing/earnings management
Teori akuntansi positif
Teori Akuntansi Pragmatis
Persoalan yang ada dari PARADIGMA TRUE INCOME /DEDUKTIVE :
Penyusunan teori akuntansi dengan menggunakan dasar logika, alasan normatif, serta konsep yang baku
Teknik‑teknik yang digunakan dalam penelitian earnings management
Konsep income yang ideal berdasarkan sejumlah metode lain selain metode historical cost.
Teknik‑teknik yang digunakan dalam penelitian teori normatif
Hakikat dari pendekatan prediktif :
Pendekatan prediktif muncul dari adanya kebutuhan untuk memecahkan masalah yang rumit dalam mengevaluasi metode-metode alternatif dari berbagai alternatif pengukuran akuntansi.
Pendekatan prediktif muncul dari adanya kebutuhan untuk memecahkan masalah yang sederhana dalam mengevaluasi metode-metode alternatif dari berbagai alternatif pengukuran akuntansi.
Pendekatan prediktif muncul justru karena tidak adanya kebutuhan untuk memecahkan masalah yang rumit dalam mengevaluasi metode-metode alternatif dari berbagai alternatif pengukuran akuntansi.
Jawaban benar semua
SEMBUNYIKAN JAWABAN
Empat faktor dibawah ini diasumsikan menciptakan risiko obligasi dan memengaruhi imbal balik dari obligasi saat jatuh tempo :
Risiko tingkat suku bunga
Risiko daya beli
Risiko kegagalan
Risiko pemasaran
Resiko Inheren
Tujuan Pengukuran Laba :
Digunakan sebagai dasar penghitungan pajak dan pendistribusian kembali kekayaan setiap individu
Laba dianggap sebagai alat prediksi yang akan membantu prediksi pendapata masa mendatang dan kejadian ekonomi di masa mendatang dan Laba bisa dianggap sebagai ukuran efisiensi.
Laba dilihat sebagai investasi dan acuan pengambilan keputusan secara umum.
Laba dianggap sebagai acuan penentuan dividen perusaaan dan kebijakan retensi.
Laba dianggap sebagai acuan penentuan aset perusaaan dan kebijakan retensi.
Karakteristik Laba Akuntansi :
Laba akuntansi didasarkan pada transaksi actual, terutama yang berasal dari penjualan barang/jasa.
Laba akuntansi didasarkan pada postulat periodisasi dan mengacu pada kinerja perusahaan selama satu periode tertentu.
.Laba akuntansi didasarkan pada prinsip pendapatan yang memerlukan pemahaman khusus tentang definisi pengukuran dan pengakuan pendapatan
Laba akuntansi memerlukan pengukuran tentang biaya (expenses) dalam bentuk cost historis.
Laba ekonomi memerlukan pengukuran tentang biaya (expenses) dalam bentuk cost historis.
Pencatatan akuntansi di Indonesia menganut Historical Cost (Akuntansi Konvensional) artinya :
pencatatan ini tidak mengenal adanya perubahan seperti pengaruh inflasi tetapi stable monetary unit yang artinya semua transaksi yang terjadi dicatat atas dasar nilai historis atau nilai yang didapat saat terjadi transaksi.
Menyajikan kembali laporan keuangan konvensional ke dalam laporan keuangan yang mencerminkan adanya perubahan daya beli.
Menyajikan kembali laporan keuangan konvensional ke dalam laporan keuangan yang mencerminkan adanya perubahan kebijakan
Menyajikan kembali laporan keuangan konvensional ke dalam laporan keuangan yang mencerminkan adanya perubahan Regulasi
Pencatatan Akuntansi Inflasi artinya :
pencatatan ini tidak mengenal adanya perubahan seperti pengaruh inflasi tetapi stable monetary unit yang artinya semua transaksi yang terjadi dicatat atas dasar nilai historis atau nilai yang didapat saat terjadi transaksi.
Menyajikan kembali laporan keuangan konvensional ke dalam laporan keuangan yang mencerminkan adanya perubahan daya beli.
Menyajikan kembali laporan keuangan konvensional ke dalam laporan keuangan yang mencerminkan adanya perubahan kebijakan
Menyajikan kembali laporan keuangan konvensional ke dalam laporan keuangan yang mencerminkan adanya perubahan Regulasi
Perbedaan-perbedaan yang terjadi di antara model-model penilaian aktiva dan penentuan laba alternatif timbul dari 2 faktor, Yaitu :
Perbedaan atribut yang akan diukur
Perbedaan Prinsip
Satuan ukuran yang akan digunakan
Perbedaan metode
Atribut-atribut yang akan diukur dalam penilaian aktiva :
Biaya Histori
Biaya Penggantian
Nilai Buku Yg Dapat Direalisasikan
Nilai Sekarang
Kerangka mencoba mengembangkan serangkaian konsep yang saling terkait, yang berfungsi untuk menyusun dan menjelaskan praktik pelaporan keuangan yang ada.
Kerangka Pemikiran
Kerangka Konseptual
Kerangka Kerja Desriptif
Kerangka Kerja Bayangan
TUJUAN KERANGKA KONSEPTUAL
(digunakan sebagai acuan) :
Komite penyusunan laporan keuangan dalam melaksanakan tugasnya
Semua Pernyataan salah
Para pemakai laporan keuangan dalam menafsirkan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan
Semua Pernyataan benar
Auditor dalam memberikan pendapat mengenai apakah laporan keuangan telah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum
Tujuan Penyusunan Standar
Pendekatan Penyajian Kebenaran
Pendekatan Earning Manajemen
Pendekatan Konsekuensi ekonomik
Pendekatan Laba
Berbagai Pandangan Akuntansi sebagai seni maupun sebagai aktivitas jasa dan secara tidak langsung menyatakan bahwa akuntansi mencakup sekumpulan teknik yang dianggap bermanfaat untuk suatu bidang tertentu.
Kritik Utama Terhadap Akuntansi
Hakekat Akuntansi
Definisi Akuntnsi
Harmonisasi dalam akuntansi
Hakekat Akuntansi : Tujuan utama dari teori akuntansi adalah
memberikan basis bagi peramalan dan penjelasan perilaku dan peristiwa akuntansi.
Salah Semua
sebagai salah satu pasal dari kepercayaan, bahwa teori akuntansi adalah suatu hal yang mungkin.
yang melambangkan suatu pandangan sistematis atas fenomena
