NEW
Font size
WorksheetsIKPA 2019
Total questions: 10
Worksheet time: 2mins
Sesuai PMK No. 178/PMK.05/2018 besaran maksimal Uang Persedian yang boleh diajukuan adalah, kecuali . . .
Pagu jenis belanja UP s.d. 900 juta dengan UP Maksimal Rp. 50 juta
Pagu jenis belanja UP s.d. 2,4M dengan UP Maksimal Rp. 100juta
Pagu jenis belanja UP 2,4M s.d. 6M dengan UP Maksimal Rp. 200 juta
Pagu jenis belanja UP diatas 6M dengan UP Maksimal Rp. 500 juta
Berdasarkan Per-8/PB/2019 tentang Penghasilan PPNPN, untuk PPNPN sopir dan Pramubakti paling cepat diajukan SPM pada . . .
1 - 30 Bulan Berkenan
21 - 26 Bulan Berkenan
1- 30 Bulan Sebelumya
21- 26 Bulan Berikutnya
dibawah ini penyebab kesalahan retur SP2D kecuali . . .
Salah Rekening
Rekening tidak aktif
Salah Nama Penerima Rekening
saldo dibawah Rp200.000
sesuai per-3/PB/2014, satuan kerja paling lambat mengajukan LPJ Bendahara pengeluaran tanggal
tanggal 10 bulan berkenan
tanggal 10 bulan sebelumnya
tanggal 10 bulan berikutnya
tanggal 15 bulan berkanan
satuan kerja melakukan Revisi Halaman III DIPA setidaknya berapa kali dalam triwulanan
1 kali setiap bulan
2 kali tiap triwulan
1 kali tiap triwulan
3 kali tiap bulan
Belanja yang dapat dibayarkan menggunakan mekanisme UP antara lain , kecuali :
Belanja barang persediaan ATK
Belanja Barang pemeliharaan rutin mobil dinas
belanja pegawai berupa uang makan akhir tahun anggaran
Belanja pegawai berupa gaji pokok akhir tahun anggaran
Dibawah ini yang bukan termasuk rencana penarikan dana berdasarkan PMK No 197/PMK.05/2017
Nilai bruto diatas 1 milyar
Nilai netto diatas 1 milyar
Nilai netto dibawah 1 milyar
Nilai bruto diatas 1 triliun
Peraturan menteri keuangan yang membahas tentang tata cara pembayaran KKP dalam rangka pelaksanaan APBN adalah , , ,
PMK No 178/PMK.05/2018
PMK No. 179/PMK.05/2017
PMK No 78/PMK.05/2018
PMK No.79/PMK.05/2017
Nilai satuan minimum kapitalisasi aset tetap dalam PMK No 181/PMK.06/2016 yang benar adalah . . .
sama dengan atau lebih dari Rp25.000.000 untuk gedung dan bangunan
sama dengan atau lebihdari Rp10.000.000 untukk gedung dan bangunan
kurang dari Rp1.000.000 untuk peralatan dan mesin
kurang dari Rp25.000.000 untuk gedung dan bangunan
syarat revolving UP (GUP) yaitu ketika minimal dana UP . . . telah digunakan
10%
25%
40%
50%
