NEW
Font size
WorksheetsTeks Narasi PR 2
Total questions: 10
Worksheet time: 6mins
Di bawah ini adalah unsur – unsur instrinsik cerpen, Kecuali ?
latar
alur
tokoh
latar belakang pengarang
Alien itu berhidung mancung. Dengan hidungnya yang menjulang, ia mengendus sekeliling. Sepertinya, ia bingung dan mencoba mengenali tempatnya yang baru. Matanya yang sebesar biji kemiri berkedip-kedip memamerkan matanya yang kehijauan. Aku tahu dia bukan manusia sepertiku. Tapi, ia datang bukan untuk menggangu.
Dalam struktur teks cerita cerita imajinasi cuplikan tersebut termasuk bagian...
orientasi
komplikasi
resolusi
evaluasi
Alien itu berhidung mancung. Dengan hidungnya yang menjulang, ia mengendus sekeliling. Sepertinya, ia bingung dan mencoba mengenali tempatnya yang baru. Matanya yang sebesar biji kemiri berkedip-kedip memamerkan matanya yang kehijauan. Aku tahu dia bukan manusia sepertiku. Tapi, ia datang bukan untuk menggangu.
Unsur dominan di dalam cuplikan itu adalah...
penokohan
tema
alur
latar
Memang, keinginan untuk cepat mengetahui masalah menggebu-gebu dalam benakku. Tetapi, aku juga harus memperhitungkan segi ekonomi. Maklumlah aku belum berpenghasilan dan kiriman dari rumah selalu saja pas-pasan. Tak ada kemungkinan untuk menabung atau menyisakan uang. Apa boleh buat, aku belajar pasrah setelah usaha maksimal yang kutempuh.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam cerita tersebut adalah...
orang ketiga pelaku utama
orang kedua pelaku utama
orang kedua di luar jalan cerita
orang pertama pelaku utama
(1) Ada beberapa pesawat sedang parkir di situ. (2) Sesaat kemudian, sebuah pesawat dari atas mulai turun dan siap menyentuh landasan. (3) Akhirnya, roda pesawat itu menyentuh aspal hitam dan mengeluarkan suara ngiuk-ngiuk. (4) Lalu, pesawat itu berjalan seperti sebuah mobil.
Kalimat yang tidak menggunakan urutan waktu adalah...
(1)
(2)
(3)
(4)
Hari bergulir ke Magrib, Si nenek yang renta itu masih saja di tempat semula, nyaris tak beranjak, memunguti dedaunan yang selalu saja berguguran di halaman masjid. Tubuh tuanya kusut basah oleh keringat. Napasnya terengah-engah. Ketiga pemuda desa itu tidak bisa berbuat lain kecuali menyapanya.
latar kutipan cerpen tersebut adalah...
siang hari di depan masjid
pagi hari di halaman masjid
malam hari di sebelah masjid
petang hari di halaman masjid
Malam itu Sandi tidak bisa tidur meskipun telah lama berbaring. Pergi berkemah membuatnya agak takut, seperti menghadapi petualangan yang hebat. Jantungnya berdegup kencang. Esok paginya, begitu bangun ia langsung mengepak pakaian. Tapi sorenya, sambil menyandang ransel berisi selimut dan piyama, Sandi merasa kecil dan agak takut ketika berpamitan kepada Papa dan Mama.
Konflik kutipan cerita tersebut adalah...
Mama Sandi melarang ia berkemah.
Papa Sandi mengizinkan ia berkemah.
Ketakutan Sandi untuk berkemah.
Perlengkapan berkemah yang tidak ada.
(1) Kini giliranku memegang senter, menaklukkan semak-semak, kayu berduri dan batang-batang angkuh di depannya. (2) Setelah sebelum dua kawanku setelah bergantian telah menyelesaikan pembagian tugas membuka jalan. (3) Ya, ini kesepakatan kami; yang terdepan membuka jalan, di tengah membawa ransel berisi makanan, sedang yang paling belakang membawa matras. (4) Dan ini dilakukan secara bergantian.
Bukti latar waktu kutipan cerpen tersebut pada kalimat.
(1)
(2)
(3)
(4)
(1) Kini giliranku memegang senter, menaklukkan semak-semak, kayu berduri dan batang-batang angkuh di depannya. (2) Setelah sebelum dua kawanku setelah bergantian telah menyelesaikan pembagian tugas membuka jalan. (3) Ya, ini kesepakatan kami; yang terdepan membuka jalan, di tengah membawa ransel berisi makanan, sedang yang paling belakang membawa matras. (4) Dan ini dilakukan secara bergantian.
Sudut pandang kutipan cerpen tersebut adalah...
orang pertama pelaku utama
orang ketiga pengamat
orang ketiga serba tahu
orang pertama pelaku sampingan
Cerita fantasi yang mengisahkan kisah pada satu masa saja disebut dengan …
latar lintas waktu
latar sezaman
latar masa kini
latar masa lalu
