NEW
Font size
WorksheetsTes VLAN 2 Router
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Suatu model jaringan yang membagi jaringan secara logikal ke dalam beberapa jaringan yang berbeda, dan tidak terbatas pada kondisi fisik jaringan, merupakan pengertian dari
PAN
LAN
MAN
WAN
VLAN
VLAN bisa diimplementasi pada perangkat keras
PC
Laptop
Hub
Switch
Accsespoint
Perbedaan mendasar dari Hub dan Router, terdapat pada lapisan layer kerjanya, Router bekerja pada layer ke 3, layer ke 3 pada layer OSI adalah
Physical
Data Link
Transfort
Network
Sesion
Perhatikan Gambar berikut,
Dari gambar tersebut, ada berapakah Router yang digunakan?
1
2
3
4
5
Perhatikan syntak berikut
1. Router#configure terminal
2. Router(config)#interface fa0/0
3. Router(config-if)#ip address 192.168.1.254 255.255.255.0
4. Router(config-if)#no shutdown
5. Router(config-if)#exit
Dari potongan syntak tersebut, perintah untuk mengaktifkan interface adalah perintah no
1
2
3
4
5
Untuk membuat inisialisasi/database vlan dengan 2 vlan yaitu VLAN 1 TKJ dan VLAN 2 FARMASI adalah
Switch#vlaen database
Switch(vlan)#vlan 100 name TKJ
Switch(vlan)#vlan 200 name FARMASI
Switch#vlan dtbase
Switch(vlan)#vlan 100 name TKJ
Switch(vlan)#vlan 200 name FARMASI
Switch#vlan database
Switch(vlan)#vlan 100 nama TKJ
Switch(vlan)#vlan 200 name FARMASI
Switch#vlan database
Switch(vlan)#vlan 100 name TKJ
Switch(vlan)#vlan 200 name FARMASI
Switch#vlan database
Switch(vlan)#vln 1 name TKJ
Switch(vlan)#vln 2 name FARMASI
Manakah dari perintah berikut yang benar dalam meberikan konfigurasi IP address
if address 192.168.1.254 255.255.255.0
ip address 192.168.1.254 255.0.0.0
ip add 192.168.1.254 255.255.0.0
ip add 192.168.1.254 255.0.0.0
ip address 192.168.1.254 255.255.255.0
Perhatikan syntak berikut
1. Router>enable
2. Router#configure terminal
3. Router(config)#interface fa0/0
4. Router(config-if)#ip address 192.168.1.254 255.255.255.0
5. Router(config-if)#no shutdown
Dari potongan syntak tersebut, perintah untuk menghidupkan interface adalah perintah no
1
2
3
4
5
Perhatikan gambar berikut
Dari gambar tersebut, untuk mengaktifkan interface switch yang mengarah ke Router adalah
Switch(config)#int fa0/1
Switch(config)#int fa0/2
Switch(config)#int fa0/24
Switch(config)#int fa0/3
Switch(config)#int fa0/4
Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya bahwa trunk adalah sebuah jalur penghubung antar switch yang dapat dilewati oleh lalu lintas VLAN dari manapun, perhatikan gambar berikut dan mana perintah trunk yang benar
Switch(config)#int fa0/1
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config)#int fa0/2
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config)#int fa0/3
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config)#int fa0/4
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config)#int fa0/24
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Pada gambar tersebut, untuk mengaktifkan mode akses pada hub ke 3 adalah
Switch(config)#int fa0/1
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config)#int fa0/2
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config)#int fa0/3
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config)#int fa0/4
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config)#int fa0/24
Switch(config-if)#switchport mode access
Analisa proses encapsulisasi pada VLAN dengan interface fa0/1 berikut, kesalahan terdapat pada baris
1. Router#conf t
2. Router(config)#int fa0/0.100
3. Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 100
4. Router(config-subif)#ip address 192.168.100.254 255.255.255.0
5. Router(config-subif)#no shut
6. Router(config-subif)#ex
1
2
3
4
5
Amatilah gambar berikut ini
Perintah atau konfigurasi pada router di atas, untuk membuat DHCP pada PC KASUBAG TU dan PC STAF TU
Router(config-if)#ip address 172.168.100.254 255.255.255.0
Router(config-if)#ip dhcp pool SMKN1SAWIT
Router(dhcp-config)#default-router 172.168.100.254
Router(dhcp-config)#network 172.168.100.254 255.255.255.0
Router(config-if)#ip adress 172.168.100.254 255.255.255.0
Router(config-if)#ip dhcp pol SMKN1SAWIT
Router(dhcp-config)#default-router 172.168.100.254
Router(dhcp-config)#network 172.168.100.254 255.255.255.0
Router(config-if)#ip address 172.168.10.254 255.255.255.0
Router(config-if)#ip dhcp pool SMKN1SAWIT
Router(dhcp-config)#default-router 172.168.100.254
Router(dhcp-config)#network 172.168.100.254 255.255.255.0
Router(config-if)#ip address 172.168.100.254 255.255.255.0
Router(config-if)#ip dhcp pool SMKN1SAWIT
Router(dhcp-config)#default router 172.168.100.254
Router(dhcp-config)#network 172.168.100.0 255.255.255.0
Router(config-if)#ip address 172.168.100.254 255.255.255.0
Router(config-if)#ip dhcp pool SMKN1SAWIT
Router(dhcp-config)#default router 172.168.100.254
Router(dhcp-config)#network 172.168.100.0 255.255.255.0
Routing statis merupakan suatu mekanisme routing yang dikonfigurasi secara manual oleh admin jaringan melalui tabel routing dan dimaintain secara terpisah karena tidak melakukan pertukaran informasi routing tabel secara dinamis dengan router-router lainnya, dari contoh routing berikut, manakah yang disebut sebagai IP Tujuan/Destination
ip route 172.168.10.0 255.255.255.0 10.10.10.2
ip route
172.168.10.0
172.168.10.1
255.255.255.0
10.10.10.2
membuat Routing dari router A ke router B dengan Ip Address sesuai gambar adalah
RouterA(config)#ip route 172.168.10.0 255.255.255.0 10.10.10.2
RouterA(config)#ip route 172.168.10.0 255.255.255.0 10.10.10.1
RouterA(config)#ip route 172.168.10.1 255.255.255.0 10.10.10.1
RouterB(config)#ip route 172.168.10.0 255.255.255.0 10.10.10.2
RouterB(config)#ip route 172.168.10.1 255.255.255.0 10.10.10.2
