wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pretest : Sikap Kritis dan Berpikir Prestatif

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Sikap kritis dimaknai sebagai kemampuan berpikir obyektif. Hal ini berarti:

a)

Seseorang dapat melihat sisi positif dan negative suatu masalah secara seimbang, sebelum membuat suatu keputusan.

b)

Sudut pandang orang terhadap suatu masalah selalu berbeda satu sama lain

c)

Seseorang bisa menyampaikan kritik terhadap suatu kebijakan menurut persepsinya

d)

Seseorang mampu meluaskan materi diskusi atau menghubungkan berbagai informasi, fakta, atau ide sehingga akan diperoleh kejelasan yang holistic.

2.
Sikap kritis bisa diartikan sebagai kemampuan mengevaluasi apa yang ditangkap dengan apa yang disampaikan sehingga menemukan kejelasan. Hal ini berarti:
a)
Seseorang dapat melihat sisi positif dan negative suatu masalah secara seimbang, sebelum membuat suatu keputusan.
b)
Sudut pandang orang terhadap suatu masalah selalu berbeda satu sama lain
c)
Seseorang bisa menyampaikan kritik terhadap suatu kebijakan menurut persepsinya
d)
Seseorang mampu meluaskan materi diskusi atau menghubungkan berbagai informasi, fakta, atau ide sehingga akan diperoleh kejelasan yang holistic.
3.
Setiap orang bisa memiliki sudut pandang yang berbeda terhadap suatu fenomena, dan mengkritisinya sesuai dengan persepsi masing-masing. Hal yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan kritik adalah:
a)
Kritik harus dilakukan secara kritis sehingga selalu mampu melihat keterbatasan di setiap keunggulan yang ada dalam suatu obyek
b)
Kritik berarti menanggapi suatu fenomena dengan perspektif yang sama
c)
Kritik harus diikuti dengan pernyataan solutif sebagai masukan atas kekurangan yang ada
d)
Sudut pandang yang digunakan untuk melakukan kritik bisa tidak didukung dalil yang valid
4.
Sikap kritis mahasiswa berkorelasi dengan:
a)
Usia mahasiswa
b)
Angkatan mahasiswa
c)
Tingkat intelektual mahasiswa
d)
Pengalaman mahasiswa
5.
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dilakukan mahasiswa untuk meningkatkan sikap kritis dan kepekaan terhadap kondisi sekitar, kecuali
a)
Sering terlibat dalam lingkungan yang dinamis
b)
Terus bersemangat dalam belajar dan berlatih
c)
Perluas wawasan
d)
Harus berani bersuara walaupun subyektif
6.
Menumbuhkan sikap kritis melalui peningkatan intelektual mahasiswa dapat dilakukan dengan
a)
Membuat aturan yang mengikat di lingkungan kampus tentang apa yang harus dikerjakan mahasiswa
b)
Menumbuhkan budaya membaca, menulis, dan diskusi di kalangan mahasiswa
c)
Mengatur kerjasama antara birokrat kampus, dosen dan organisasi mahasiswa
d)
Meningkatkan fasilitas yang dapat digunakan mahasiswa untuk mengakses informasi dan pengetahuan
7.
Zona nyaman merupakan salah satu penyebab dari:
a)
Sempitnya wawasan dan perspektif seseorang
b)
Kurangnya pemahaman seseorang terhadap suatu permasalahan
c)
Keengganan seseorang bersikap kritis, peka dan peduli terhadap lingkungan sekitar
d)
Subyektifitas dalam menyikapi suatu keadaan.
8.
Dalam mengeluarkan sikap kritisnya, mahasiswa harus berpedoman kepada beberapa prinsip berikut, kecuali
a)
Obyektif
b)
Etis
c)
Analitis
d)
Solutif
9.
Faktor primer bagi seseorang untuk mencapai keberhasilan adalah:
a)
Kemampuan intelektual
b)
Motivasi atau semangat berprestasi
c)
Sikap kritis
d)
Kepekaan terhadap fenomena yang terjadi di sekitarnya
10.
Pola pikir prestatif adalah:
a)
Pemikiran yang dilandaskan pada motivasi atau keinginan untuk maju dan berprestasi
b)
Sikap tanggung jawab terhadap segala sesuatu yang dilakukan dalam meraih prestasi
c)
Suatu aturan atau kerangka berpikir yang mengarahkan seseorang untuk mencapai prestasi
d)
Motivasi untuk selalu lebih unggul dari orang lain.
11.
Filosofi berpikir yang dapat diikuti untuk dapat menciptakan kebiasaan berpikir prestatif adalah:
a)
Dimulai dengan melakukan hal-hal yang kecil untuk meraih sesuatu yang lebih besar
b)
Dimulai dari dipaksa, harus bisa, terbiasa, dan akhirnya membudaya
c)
Dimulai dari motivasi diri untuk memulai langkah-langkah mencapai prestasi
d)
Dimulai dari latihan-latihan rutin yang berorientasi pada pencapaian prestasi
12.
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membiasakan berpikir prestatif, kecuali:
a)
Biasakan mempertanyakan tujuan setiap tindakan
b)
Biasakan memperkirakan peluang keberhasilan
c)
Biasakan memperkirakan kemungkinan hambatan
d)
Biasakan untuk selalu konsisten pada sebuah sudut pandang
13.
Mahasiswa dapat meraih prestasi tinggi jika
a)
Mempunyai kesadaran tinggi yang dapat mendorong dirinya untuk meraih apa yang ia telah rencanakan.
b)
Mempunyai kemampuan intelektual tinggi dan pola pikir prestatif
c)
Memiliki akses terhadap fasilitas akademik yang lengkap untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan dan teknologi
d)
Memiliki kemamuan berpikir kritis
14.
Kesadaran terhadap sesuatu yang dapat dicapai dapat dimiliki jika mahasiswa mampu memahami makna atau esensi keberadaannya di kampus. Persepsi ini dapat dicapai mahasiswa dengan cara:
a)
Mengadakan analisa yang cermat terhadap suatu fenomena sehingga mempunyai data yang valid mengenai suatu masalah
b)
Menyerap dan mengolah informasi dari lingkungannya
c)
Memahami peran, hak dan kewajiban mahasiswa di lingkungan kampusnya
d)
Bersikap kritis terhadap pelaksanan kebijaksanaan dan tata aturan yang berlaku di lingkungan kampusnya
15.
Statemen-statemen tentang berpikir prestatif berikut adalah benar, kecuali
a)
Persepsi positif terhadap kampus dapat menumbuhkan semangat berprestasi.
b)
Mahasiswa yang mempunyai persepsi positif terhadap kampusnya mempunyai motivasi berprestasi yang jauh lebih besar kepada kampusnya untuk mengharumkan almamaternya.
c)
Prestasi selalu berhubungan erat dengan hasil yang akan dicapai untuk menjadikan seseorang lebih unggul.
d)
Kesadaran untuk meraih prestasi murni timbul dalam diri seseorang tanpa dipengaruhi oleh keterkaitannya dengan lingkungan sekitarnya.