WorksheetsWorkshop 3. Diagnostic and management approach of hypoxemia and bronchospasm in emergency room
Total questions: 12
Worksheet time: 6mins
Laki-laki 35 tahun datang ke IRD dng keluhan sesak napas dan demam sejak 3 hari lalu. Tampak sakit berat, kesadaran kompos mentis TD: 120/70 mmHg, Nadi 120 x/mnt, Suhu: 390 C RR: 30 x/mnt, SpO2: 80%. Pasien dengan Penumonia.Kemudian dilakukan AGD dan pemberian oksigen. Pilih pernyataan yang tepat untuk terapi oksigen untuk pasien diatas:
Oksigen 15 ltr/mnt dengan sungkup dng reservoir
Oksigen 4 ltr / mnt dengan nasal kanul
Oksigen 4-6 ltr/mnt dengan sungkup venturi
Oksigen 10 ltr / mnt dengan nasal kanul
Hasil pemeriksaan AGD pH: 7,45.,PaC02: 40 mmHg, PaO2: 40 mmHg, HCo3: 23, Be:2 SaO2:75%.Derajat hipoksemia pada pasien ini?
Normal
Hipoksemia ringan
Hipoksemia sedang
Hipoksemia berat
Target saturasi oksigen yang diharapkan pada pasien ini?
88-92%
90-93%
100%
94-98%
Kalau melihat hasil AGD pasien diatas, berapa dosis fraksi oksigen yg sebaiknya diberikan bila target PaO2 : 90 mmHg?
0,24
0,28
0,50
0,80
•Laki-laki 57 tahun datang ke klinik karena demam, mialgia difus, batuk non-produktif dan sesak selama 4 hari. Masalah kesehatan pasien yaitu obesitas moderate dan hipertensi ringan.
•Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 145/58 mmHg, nadi 112 kali/mnt, laju napas 24 kali/mnt, suhu 39.8OC, dan SpO2 89% di udara ruangan. Pada pemeriksaan paru didapatkan ronki difus, dan bernapas menggunakan otot aksesori.
•Pemeriksaan jantung normal, hanya ditemukan takipnea. Tekanan vena jugular normal dan tanpa edema perifer.
•Pada pemeriksaan gas darah arteri dalam udara ruangan didapatkan pH 7.45, PaCO2 31 mmHg, PaO2 55 mmHg, and HCO3 2 21 mEq/L. Rontgen thoraks dapat dilihat pada gambar.
•Pada pasien ini dokter memberi oksigen melalui non-rebreather mask dengan aliran 15 L/mnt sehingga didapatkan SpO2 94%, oseltamivir, dan antibiotika spektrum luas. Dokter juga meminta perawat menyiapkan intubasi endotrakeal.
Mekanisme yang mendasari terjadinya hipoksemia pada kasus ini?
Ketidaksesuaian V/Q
Shunt
Hipoventilasi
Gangguan difusi
Wheezing adalah penyempitan salauran napas, bersifat kontinu dan dominan inspirasi dibandingkan ekspirasi
Benar
Salah
Obstruksi saluran napas atas dapat bermanifestasi berupa stridor yang bersifat polifonik (banyak nada) dan terdengar keras saat inspirasi
Benar
Salah
Pada asma bronkiale dalam serangan, kortikosteroid oral (OCS) dapat diberikan sampai dua minggu untuk mencegah kekambuhan
Benar
Salah
Terapi O2 pada pasien dengan PPOK eksersebasi akut dapat diberikan sampai target saturasi diatas 95%
Benar
Salah
Antibiotika dapat diberikan pada pasien PPOK eksersebasi akut dengan minimal ada purulensi sputumnya
Benar
Salah
Pada kasus anafilaksis, pemberian epinefrin harus diberikan segera dengan dosis 0.01 mg/kgBB (misal BB 50 kg : 0.5 mg) suntik SC atau IM
Benar
Salah
Cardiac asthma dapat terjadi pada pasien dengan gagal jantung akibat edema saluran trakeabronkial
Benar
Salah
