wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Deplesi

Total questions: 10

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

PT Freeport adalah sebuah perusahaan tambang di Papua. PT Freeport memiliki anak perusahaan yang melakukan kegiatan penambangan berbagai jenis logam mulia, antara lain, emas, perak, tembaga. Logam-logam mulia tersebut merupakan aset tetap sumber daya alam yang ditambang dalam kegiatan operasional PT Freeport. Berdasarkan ilustrasi tersebut maka hasil-hasil tambang tersebut memiliki karakteristik ….

a)

Secara fisik berkurang karena kegiatan operasional

b)

Aset tersebut dapat digantikan dengan aset lain

c)

Aset tersebut digunakan untuk aktivitas investasi

d)

Secara fisik digunakan saat perusahaan membutuhkan dana

e)

Selalu memberikan laba untuk perusahaan

2.

PT Bumi Suksesindo di Banyuwangi yang bergerak di bidang penambangan emas akan memperluas daerah penambangannya dengan melakukan penggalian di beberapa tempat, dengan harapan akan memperoleh keberhasilan minimal di satu tempat penggalian. Setelah 2 bulan berlalu, perusahaan tersebut telah melakukan 7 kali penggalian di tempat yang berbeda dan berhasil mendapatkan sumber emas di satu tempat. Selama proses pengeboran di 7 tempat tersebut perusahaan mengeluarkan biaya-biaya, biaya-biaya tersebut jika ditotal pada masing-masing penggalian sebesar Rp 700.000.000. Berdasarkan ilustrasi tersebut berapakah harga perolehan tambang emas jika menggunakan pendekatan harga perolehan penuh ?

a)

Rp 700.000.000

b)

Rp 14.000.000.000

c)

Rp 98.000.000.000

d)

Rp 4.900.000.000

e)

Rp 40.000.000.000

3.

Perusahaan Blok Cepu yang bergerak di bidang penambangan minyak di daerah Cepu, Blora, Jawa Tengah akan melakukan ekspansi dengan melakukan pengeboran di beberapa tempat. Selama 3 bulan berturut-turut perusahaan telah melakukan pengeboran sebanyak 10 kali dan berhasil mendapatkan sumber minyak di pengeboran terakhir saja. Selama proses biaya yang dikeluarkan pada masing-masing pengeboran sebesar Rp 50.000.000,-. Berdasarkan ilustrasi tersebut berapakah harga perolehan tambang emas jika menggunakan pendekatan usaha berhasil?

a)

Rp 500.000.000,-

b)

Rp 50.000.000,-

c)

A. Rp 1.500.000.000,-

d)

Rp 100.000.000,-

e)

Rp 5.000.000,-

4.

Di bawah ini, SDA yang dapat dijadikan aset tetap sumber daya alam untuk kegiatan operasional dan perlu dideplesi pada setiap tahunnya adalah ……

1) Peternakan sapi

2) Batu marmer

3) Nikel

4) Air

5) Kaolin

6) Bijih besi

7) Batubara

8) Emas

9) Perak

10) Bijih tembaga

11) Fosfat

12) Pohon

13) Budidaya ikan hias

14) Hutan

a)

1, 2, 4, 8, 10, 14

b)

1, 2, 3, 7, 9, 11

c)

1, 4, 10, 11, 13, 14

d)

2, 3, 4, 5, 6, 10

e)

2, 3, 5, 6, 7, 10

5.

PT Adaro Energy Tbk bergerak di bidang pertambangan batu bara yang berpusat di Jakarta akan memulai usahanya dengan melakukan percobaan pengeboran. Satu tahun terakhir perusahaan tersebut telah melakukan beberapa kali pengeboran di tempat yang berbeda dan berhasil mendapatkan sumber batu bara di satu tempat. Selama proses pengeboran perusahaan mengeluarkan biaya-biaya, antara lain :

1) Biaya pengeboran

2) Biaya hak penambangan

3) Biaya pembangunan kantor pusat

4) Biaya perbaikan alat bor dan alat berat lainnya pada pertengahan pencarian sumber batu bara

5) Biaya iklan

6) Biaya transportasi menuju tempat penambangan untuk menemukan sumber batubara

Berdasarkan ilustrasi tersebut maka biaya yang dimasukkan ke dalam harga perolehan tambang, kecuali ….

a)

3 dan 5

b)

1 dan 3

c)

2 dan 5

d)

4 dan 6

e)

3 dan 6

6.

PT Perhutani memperoleh harga perolehan hak atas pengusahaan hutan sebesar Rp 90.000.000.000,00, taksiran kayu pada hutan tersebut sebanyak 2.000.000 ton. Pada tahun 2017 kayu yang dihasilkan sebanyak 500.000 ton. Maka deplesi tahun 2017 sebesar ….

a)

Rp 22.500.000.000,-

b)

Rp 360.000.000.000,-

c)

Rp 22.000.000.000,-

d)

Rp 36.000.000.000,-

e)

Rp 25.200.000.000,-

7.

PT Pertamina mendapatkan hak penambangan dengan harga perolehan hak penambangan sebesar Rp 56.000.000.000,-. Taksiran kandungan minyak pada daerah penambangan tersebut sebanyak 8.000.000 barel. Pada tahun 2017 dan 2018 minyak yang berhasil ditambang secara berturut-turut sebanyak 700.000 barel dan 900.000 barel. Maka akumulasi deplesi tahun 2018 sebesar ….

a)

Rp 6.300.000.000,-

b)

Rp 11.200.000.000,-

c)

4.900.000.000,-

d)

Rp 4.000.000.000,-

e)

Rp 39.900.000.000,-

8.

Perusahaan Aneka Tambang (Persero) Tbk mendapatkan hak penambangan batu bara dengan harga perolehan sebesar Rp 9.000.000.000,-. Taksiran kandungan batu bara pada daerah penambangan tersebut sebanyak 4.500.000 ton. Pada tahun 2016, 2017, dan 2018 batu bara yang berhasil ditambang berturut-turut sebanyak 300.000 ton, 450.000 ton, dan 390.000. Maka nilai buku aset tetap batu bara pada akhir tahun 2018 sebesar ….

a)

Rp 5.220.000.000,-

b)

Rp 8.400.000.000,-

c)

Rp 7.500.000.000,-

d)

Rp 6.720.000.000,-

e)

Rp 780.000.000,-

9.

PT Chevron Pacific Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan minyak yang berpusat di Riau. Selama proses pengeboran untuk mencari sumber minyak PT Chevron Pacific Indonesia mengeluarkan biaya-biaya, antara lain :

1. Biaya pengeboran Rp 500.000.000,-

2. Biaya hak penambangan sebesar Rp 5.000.000.000,-

3. Biaya penjualan Rp 1.000.000.000,-

4. Biaya perbaikan alat bor dan alat berat lainnya pada pertengahan pencarian sumber batu bara sebesar Rp 320.000.000,-

5. Biaya iklan Rp 90.000.000,-

6. Biaya transportasi menuju tempat penambangan untuk menemukan sumber batu bara Rp 30.000.000,-.

Tambang minyak yang sedang dikerjakan PT Chevron Pacific Indonesia ditaksir mengandung minyak 5.000.000 barel. Pada tahun 2018 PT Chevron Pacific Indonesia mampu menambang 300.000 barel. Maka deplesi tahun 2018 sebesar ….

a)

Rp 532.800.000,-

b)

Rp 416.400.000,-

c)

Rp 523.800.000,-

d)

Rp 411.000.000,-

e)

Rp 351.000.000,-

10.

PT Pertamina akan melakukan ekspansi dengan membuka lahan baru untuk penambangan minyak. Untuk menemukan lahan yang memiliki kandungan minyak dengan prospek tinggi PT Pertamina harus melakukan percobaan pengeboran di 7 tempat dan berhasil menemukan sumber minyak pada pengeboran ke tujuh. Selama proses pengeboran untuk mencari sumber minyak PT Pertamina mengeluarkan biaya-biaya, antara lain :

1. Biaya iklan Rp 75.000.000,-

2. Biaya pengeboran @Rp 200.000.000,-

3. Biaya akuisisi lahan sebesar Rp 7.000.000.000,-

4. Biaya izin pendirian kantor Rp 88.000.000,-

5. Biaya perbaikan alat bor dan alat berat lainnya pada pertengahan pencarian sumber batu bara sebesar Rp 50.000.000,-.

6. Biaya transportasi menuju tempat penambangan untuk menemukan sumber batu bara Rp 40.000.000,00.

Tambang minyak yang sedang dikerjakan PT Pertamina ditaksir mengandung minyak 8.000.000 barel. Diasumsikan PT Pertamina menggunakan pendekatan usaha berhasil. Pada tahun 2016, 2017, dan 2018 minyak yang mampu ditambang secara berturut-turut sebanyak 300.000 barel, 500.000 barel, 550.000 barel. Maka nilai buku di akhir tahun 2018 sebesar …

a)

Rp 273.375.000,-

b)

Rp 7.016.625.000,-

c)

Rp 6.788.812.500,-

d)

Rp 1.230.187.500,-

e)

Rp 501.187.500,-