wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Tipe Hutan Apa??

Total questions: 20

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Iklim selalu basah, berada pada dataran rendah sampai 1.200 m, tanah zonal, ada kauliflori dan ramiflori, pemanjat berkayu melimpah, pohon emergent khas dengan tinggi mencapai 60 m

a)

Hutan hujan tropis pegunungan tinggi

b)

Hutan hujan setengah-selalu hijau tropis

c)

Hutan hujan tropis dataran rendah selalu hijau

d)

Hutan hujan tropis pegunungan rendah

2.

Iklim selalu basah, mengalami penggenangan (basah secara periodis), air tawar, habitat bagi pepohonan komersial dari famili Dipteocarpaceae, lstonia spathulata, Barringtonia racemosa, Elaeocarpus macrocerus, Erythrina fusca, Eugenia operculata, Ficus retusa, Gluta renghas, dll.

a)

Hutan rawa musiman

b)

Hutan rawa air tawar

c)

Hutan rawa gambut

d)

Hutan air asin-payau

3.

Iklim selalu basah, mengalami penggenangan (basah secara periodis), air payau-asin, tumbuhan memiliki akar nafas, tanah berlumpur

a)

Vegetasi pantai

b)

Hutan mangrove

c)

Hutan payau

d)

Hutan rawa gambut

4.

Iklim selalu basah, air tawar, kedalaman gambut mencapai 0,5-20 m, struktur dan kenampakan kurang lebih sama dengan hutan hujan selalu hujau dataran rendah tropis tetapi tajuk dan jumlah batangnya lebih rendah

a)

Hutan rawa gambut

b)

Hutan rawa air tawar

c)

Hutan rawa musiman

d)

Hutan hujan setengah-selalu hijau tropis

5.

Iklim selalu basah, tanah kapur, kebanyakan berada di dataran rendah, kerapatan pohon relatif rendah, ketinggian pohon umumnya rendah

a)

Hutan di atas batuan kapur

b)

Hutan di atas batuan ultrabasika

c)

Hutan kerangas

d)

Hutan hujan tropis dataran rendah selalu hijau

6.

Iklim selalu basah, tanah berpasir, terdapat dua formasi vegetasi yaitu Pescaprae dan Barringtonia, miskin hara

a)

Hutan

b)

Hutan payau

c)

Hutan mangrove

d)

Vegetasi pantai

7.

Iklim selalu basah, ketinggian mencapai > 3.000 m, pohon rendah/kerdil, daun berukuran kecil, talofit melimpah

a)

Hutan hujan tropis pegunungan tinggi

b)

Hutan hujan setengah-selalu hijau tropis

c)

Hutan tropis subalpin

d)

Hutan hujan tropis pegunungan rendah

8.

Iklim kering secara periodis, tumbuh dan berkembang di daerah yang beriklim tropis, suhu hangat dan tetap sama sepanjang tahunnya, ditumbuhi oleh berbagai macam rumput-rumputan dan diselingi oleh pohon-pohon.

a)

Hutan sabana

b)

Hutan padang rumput

c)

Hutan padang pasir

d)

Hutan kerangas

9.

Iklim kering secara periodis, dapat ditemui di wilayah beriklim tropis dan beberapa juga ada di daerah beriklim subtropis, ditumbuhi rumput-rumput yang pendek, tidak terdapat pepohonan, banyak terdapat herbivora misalnya zebra, bison, kanguru

a)

Hutan padang rumput

b)

Hutan sabana

c)

Hutan padang pasir

d)

Hutan tundra

10.

Iklim kering secara periodis, pohon tinggi (30-36 m), terdapat pohon yang menggugurkan daun dan sedikit

pohon selalu hijau (kurang dari 50%), bambu khas

a)

Hutan hujan setengah-selalu hijau tropis

b)

Hutan hujan tropis dataran rendah selalu hijau

c)

Hutan rawa

d)

Hutan deciduous basah tropis

11.

Iklim kering secara periodis, pohon lebih pendek daripada hutan hujan selalu hijau, terdapat pohon yang menggugurkan daun (jumlahnya kurang lebih 1/3), pemanjat berkayu melimpah, pohon berbanir, berkulit tebal, dan kasar

a)

Hutan deciduous basah tropis

b)

Hutan hujan setengah-selalu hijau tropis

c)

Hutan hujan tropis dataran rendah selalu hijau

d)

Hutan rawa

12.

Iklim selalu basah, salinitas payau, tergenang secara periodik, sering ditemui nipah.

a)

Hutan payau

b)

Hutan mangrove

c)

Vegetasi pantai

d)

Hutan rawa

13.

Iklim kering secara periodis, curah hujan rendah, tumbuhan yang hidup memiliki daun yang kecil seperti duri dan berakar panjang, habitat fauna unta, kadal, dll.

a)

Hutan padang pasir tropis

b)

Vegetasi pantai

c)

Hutan padang rumput

d)

Hutan sabana

14.

Acacia nilotica merupakan spesies invasif di Taman Nasional Baluran sehingga mengubah sabana menjadi hutan yang berisi spesies tersebut. Beriklim kering secara periodis dan berada pada dataran rendah.

a)

Hutan duri

b)

Hutan padang rumput

c)

Hutan sabana

d)

Hutan tundra

15.

Iklim selalu basah, terletak di pegunungan, tinggi tajuk mencapai 15-33 m, pohon emergent sering absen, kauliflori jarang, epifit melimpah

a)

Hutan hujan tropis pegunungan rendah

b)

Hutan hujan tropis pegunungan tinggi

c)

Hutan tropis subalpin

d)

Hutan di atas batuan ultrabasika

16.

Iklim selalu basah, terletak di pegunungan, tinggi tajuk mencapai 1,5-18 m, pohon emergent biasanya absen, kauliflori tidak ada, epifit sangat melimpah

a)

Hutan hujan tropis pegunungan rendah

b)

Hutan hujan tropis pegunungan tinggi

c)

Hutan tropis subalpin

d)

Hutan di atas batuan ultrabasika

17.

Iklim selalu basah, tanah mengandung unsur besi dan mangan yang tinggi serta silikanya rendah, memiliki unsur hara yang rendah, pohon ketinggiannya rendah dan banyak ditemukan semak.

a)

Hutan kerangas

b)

Hutan di atas batuan kapur

c)

Hutan di atas batuan ultrabasika

d)

Hutan gambut

18.

Iklim selalu basah, tergenang air tawar kaya mineral dan pH >6, gambut lebih tipis dan tidak tergantung air hujan

a)

Hutan rawa air tawar

b)

Hutan rawa musiman

c)

Hutan rawa gambut

d)

Hutan kerangas

19.

Iklim yang sama dengan hutan hujan dataran rendah, tanah-tanah podsol dari pasir kuarsa yang miskin hara dan sangat masam (pH 3-4), tekstur kasar, drainase bagus, kanopi rendah, seragam, tertutup secara rapat, tanpa ada tajuk berlapis, ragam vegetasi yang lebih sedikit

a)

Hutan kerangas

b)

Hutan diatas batuan kapur

c)

Hutan diatas batuan ultrabasika

d)

Hutan gambut

20.

Faktor edafik merupakan faktor yang paling mendominasi dalam pembentukan hutan ini

a)

vegetasi pantai dan hutan mangrove

b)

hutan hujan tropis dataran rendah selalu hijau dan hutan hujan tropis pegunungan rendah

c)

hutan hujan tropis dataran rendah selalu hijau dan vegetasi pantai

d)

hutan mangrove dan hutan hujan tropis pegunungan rendah