WorksheetsKuis Audit Aset Tetap
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Aset Tetap tetap adalah kekayaan perusahaan ynag memiliki wujud, mempunyai manfaat ekonomis tidak lebih dari satu tahun, dan diperoleh perusahaan untuk melaksanakan kegiatan perusahaan, dan untuk dijual kembali.
Benar
Salah
Aset Tetap mempunyai wujud, seringkali Aset Tetap disebut dengan Aset Tetap berwujud (tangible fixed asets). Aset tetap dalam perusahaan umumnya digolongkan menjadi, (yang mana yang bukan ):
Tanah dan perbaikan tanah
Gedung dan perbaikan gedung
Mebel kantor
Kendaraan untuk dijual
Transaksi yang bersangkutan / berkaitan dengan Aset tetap (yang manakah yang saldo normalnya berada di kredit)
Pemerolehan, Pengeluaran modal
Revaluasi, Pertukaran
Pemberhentian pemakaian, Penjualan
Akumlasi Depresiasi asset tetap, penjualan
Pernyataan I
Aset tetap memiliki karakteristik yang berbeda dengan aset lancar. Perbedaan in berdampak terhadap pengujian substantive kedua golongan aset tersebut.
Pernyataan II
Akun asset tetap mempunyai saldo yang besar dalam neraca; transaksi terkait asset tetap cenderung lebih sering terjadi sehingga mengakibatkan saldo menjadi besar
Pernyataan I Benar Pernyataan II Salah
Pernyataan I Salah Pernyataan II Salah
Pernyataan I Benar Pernyataan II Benar
Pernyataan I Salah Pernyataan II Benar
Pernyataan I
Pungujian subtantif terhadap asset tetap diterbitkan pada verivikasi mutasi asset yang terjadi dalam tahun yang diaudit.
Pernyataan II
Verifikasi saldo asset tetap pada tanggal neraca dilakukan karena fokus utama dalam seluruh aktivitas audit adalah pada aset tetap yang memiliki nilai sangat material dalam seluruh laporan keuangan perusahaan
Penyataan I Benar Penyataan II Benar
Penyataan I Benar Penyataan II Salah
Penyataan I Salah Penyataan II Benar
Penyataan I Salah Penyataan II Salah
Pengujian subtantif terhadap aktiva tetap dalam audit yang pertama kali. Ada beberpa faktor yang harus dipertimbangkan dalam audit terhadap aktiva tetap pada audit yang pertama kalinya. (yang mana yang bukan)
Apakah laporan keuangan sebelumnya telah diaudit oleh auditor independen lain?
Apakah klien menyelenggarakan catatan rinci untuk asset tetapnya?
Apakah auditor mengarsipkan dokumen-dokumen yang didukung transaksi yang bersangkutan dengan pemerolehan dan mutasi asset tetap sampai dengan saat audit pertama kalinya dilaksanakan?
Apakah klien menyimpan dokumen-dokumen yang didukung transaksi yang bersangkutan dengan pemerolehan dan mutasi asset tetap ?
Sebelum auditor melakukan pengujian mengenai kewajaran saldo aset tetap yang dicantumkan di neraca mutasinya selama tahun yang diaudit, ia harus memperoleh keyakinan mengenai ketelitian dan keandalan catatan akuntansi yang mendukung informasi saldo aktiva dan mutasi aktiva tetap tersebut. Pernyataan ini merupakan tujuan dari
Pemrolehan keyakinan tentang keandalan catatan akuntansi yang bersangkutan dengan asset tetap
Pembuktian keberadaan asset tetap dan keterjadian transaksi yang berkaitan dengan asset tetap
Pembuktian hak kepemilikian klien atas asset tetap
Pembuktian kewajaran penilaian asset tetap
Penyajian pengungkapan unsur-unsur laporan keuangan harus didasarkan pada prinsip akuntansi berterima umum. Penyajian subtantif terhadap aset tetap diarahkan untuk mencapai salah satu tujuan membuktikan apakah umur aset tetap telah disajikan dan diungkapkan oleh klien di neracanya sesuai dengan prinsip akuntansi berterima umum. Pernyataan ini merupakan tujuan dari
Pembuktian keberadaan dan keterjadian transaksi asset tetap
Pembuktian hak kepemilikian klien atas asset tetap
Pembuktian kewajaran penilaian asset tetap
Pembuktian kewajaran penyajian pada pengungkapan asset tetap
Sebelum membuktikan apakah saldo asset tetap yang dicantumkan oleh klien di dalam neracanya sesuai dengan aktiva tetap yang benar-benar ada pada tanggal neraca, auditor melakukan rekonsialiasi antara informasi aset tetap yang dicantumkan di neraca dengan catatan akuntansi yang mendukung
Prosedur audit awal
Prosedur analitik
Pengujian saldo akun rinci
Verifikasi penyajian dan pengungkapan
Untuk memverifikasi hak kepemilikan atas asset tetap yang dicantumkan dalam neraca, auditor pertama kali harus memeriksa dokumen yang mendukung transaksi timbulnya asset tetap seperti bukti kas keluar. Tahapan ini merupakan prosedur audit pada :
Prosedur audit awal
Prosedur analitik
Pengujian saldo akun rinci
Verifikasi penyajian dan pengungkapan
