WorksheetsDrilling Instrumentation
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Fungsi instrumentasi dalam pengeboran adalah sebagai berikut, kecuali
Sebagai sistem pengendalian jarak jauh
Mengetahui besaran tenaga atau tekanan kerja peralatan rig serta parameter bor
Menghitung ton mile drilling line
Mengetahui kondisi lubang bor
Instrumen yang berfungsi untuk mengetahui berat/gaya yang diberikan pahat ke formasi adalah
Weight Indicator
Load Cell
Pressure Gauge
Tong Line Pull
Kelebihan penggunaan tong line pull sensor dibandingkan tong torque sensor adalah
Tidak perlu konversi untuk mengetahui kekuatan koneksi
Bisa untuk semua jenis/panjang rotary tong
Konstruksinya lebih sederhana
Pembacaan lebih akurat
Berikut ini adalah fungsi pengamatan terhadap return mud flow, kecuali
Mengetahui tanda-tanda terjadi kick pada saat mengebor
Mengetahui tanda-tanda terjadi loss pada saat mengebor
Mengetahui kondisi abnormal pada saat cabut/masuk rangkaian bor
Mengetahui besar aliran lumpur (GPM) dari Mud Pump
Pada saat kapan saja kita harus mengeset ulang sensor crown o matic brake (bisa lebih dari 1)
Setelah geser/potong drilling line
Sebelum mulai pengeboran/work over
Setiap ganti trayek pengeboran
Setelah terjadi kick
Parameter bor yang direkam oleh drilling recorder antara lain (lebih dari 1)
Tekanan oli engine drawwork
Tekanan Mud Pump
Weight On String
Suhu lumpur keluar dari sumur
Automatic Drilling dapat dilakukan dengan menjaga parameter berikut
WOB, WOS, Torque and Delta-P
WOB, WOS, Torque and Pressure Mud Pump
WOB, ROP, Torque and Delta-P WOB,
ROP, Torque and Pressure Mud Pump
Indicator apa saja yang terdapat pada panel BOP Remote Control
Tek. Hyd. Accumulator, Tek. Hyd. Annular BOP, Tek. Hyd. Ram BOP, Tek. Supply Udara
Tek. Hyd. Accumulator, Tek. Hyd. Annular BOP, Tek. Hyd. Ram BOP, Arus Motor Triplek Pump
Level Oli Accumulator, Tek. Hyd. Annular BOP, Tek. Hyd. Ram BOP, Arus Motor Triplek Pump
Level Oli Accumulator, Tek. Hyd. Annular BOP, Tek. Hyd. Ram BOP, Tek. Supply Udara
Skala ukur pada Weight Indicator yang berada di lingkaran sebelah luar menunjukan besar
Beban pada pahat bor (Weight on Bit/WOB)
Beban rangkaian bor (Weight on String/WOS)
Beban BHA (Bottom Hole Assembly)
Beban Top Drive
Berikut adalah kondisi yang dapat menyebabkan perubahan torsi pengeboran secara mendadak, kecuali
Perubahan karakteristik lapisan batuan yang ditembus
Kerusakan di cone pada pahat bor
Kerusakan pada rangkaian pipa bor
Kerusakan Shale Shaker
