NEW
Font size
WorksheetsPEDAGOGIK 2
Total questions: 80
Worksheet time: 40mins
Pak Udin menemukan beberapa peserta didiknya yang prestasinya bagus selalu mencorat coret buku catatan dengan berbagai ilustrasi sehingga tidak pernah rapi dan terkesan kotor. Tindakan yang sebaiknya dilakukan guru adalah.
Menegur dan menasehati agar menjaga kerapian buku catatatan
Memberikan catatan penilaian dari aspek kerapian
Membiarkan dan tidak perlu mencampuri hak pribadi
Menanyakan strategi belajar yang dilakukan
Meminta peserta didik memindahkan catatan ke buku baru
Sebagian siswa mengalami kesulitan menjawab soal tes pilihan ganda yang disusun oleh guru hal tersebut disebabkan materi dalam soal sebagian belum dipelajari oleh siswa, karena materi tersebut seharusnya diberikan pada pertemuan berikutnya. Hal yang seharusnya dilakukan guru dalam menyusun soal tes pilihan ganda pada aspek materi yaitu….
Butir Soal harus sesuai dengan indikator
Pokok soal harus dirumuskan secara jelas
Menggunakan bahasa yang komunikatif dan mudah dimengerti
Panjang rumusan pilihan jawaban relatif sama
Butir tes tidak tergantung pada jawaban sebelumnya
Alternatif pilihan jawaban salah atau pengecoh (distractor) dalam suatu butir soal pilihan ganda dikatakan baik jika …
awaban pengecoh mengarahkan peserta tes untuk memilih jawaban yang benar
awaban pengecoh tidak terkait dengan materi pertanyaan
Jawaban pengecoh disusun dengan kalimat yang sulit dipahami
Setidaknya 5% dari peserta tes memilih jawaban tersebut
Tidak satupun peserta tes yang memilih jawaban pengecoh.
Bentuk penilaian yang meminta peserta didik untuk menulis teks narasi, ekspositori, persuasi, atau kombinasi berbeda dari teks-teks tersebut merupakan contoh peniaian otentik berbentuk….
Menulis contoh teks
Menceritakan kembali teks
kinerja
Pertanyaan terbuka
Jurnal
Salah satu rumusan tujuan pembelajaran adalah peserta didik memiliki sikap kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar. Bu Titik meminta peserta didik mengamati kemiskinan di sekitar sekolah. Manakah jenis penilaian holistik-otentik yang paling sesuai?
Meminta peserta didik mengerjakan tes pemahaman
Menilai laporan hasil pengamatan yang disusun peserta didik
Meminta peserta didik melukiskan kondisi masyarakat dan meminta pendapatnya
Mewawancarai peserta didik tingkat kemiskinan yang terjadi
Mengkatagorikan jenis-jenis kemiskinan yang ditemukan
Pada akhir pembelajaran siswa diminta untuk mendemonstrasikan tugas belajar yang diberikan guru dengan tujuan agar siswa tersebut mengaplikasikan kemampuan keterampilan yang dimilikinya dan guru dapat menilai kompetensinya. Instrumen yang dapat dipilih oleh guru untuk merekam hasil belajar yaitu….
Daftar cek (check list)
Benar salah (true false)
Pilihan ganda (multiple choice)
Menjodohkan (matching)
Jawaban bebas (Completion test)
Pak Eros menyusun RPP dengan salah satu rumusan tujuan pembelajaran adalah peserta didik mampu memahami isi makna percakapan meliputi identifikasi fonem, pola intonasi, dan kemengertian isi wacana lisan. Jenis penilaian holistik-otentik yang cocok adalah….
Tes simak ulang, tes melengkapi kalimat dan atau kata, tes menjawab pertanyaan lisan dan merangkum
Tes tertulis, unjuk kerja melakukan percakapan, dan menulis puisi
Tes kecepatan membaca, kemampuan melafalkan, dan tes cara berdialog
Melafalkan dan menuliskan percakapan, menyuarakan kalimat pendek, dan berbicara
Guru membacakan wacana pendek peserta didik merangkum secara tertulis
Jika guru memberikan penugasan kepada siswa yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dalam menghasilkan karya tertentu dan dilakukan secara berkelompok. Maka jenis penilaian otentik yang tepat adalah….
Peniaian kinerja
Peniaian portofolio
Penilaian proyek
Penilaian jurnal
Penilaian diri
Pak Udin menemukan beberapa peserta didiknya yang prestasinya bagus selalu mencorat coret buku catatan dengan berbagai ilustrasi sehingga tidak pernah rapi dan terkesan kotor. Tindakan yang sebaiknya dilakukan Pak Udin adalah…
Menegur dan menasehati agar menjaga kerapian buku catatatan
Memberikan catatan penilaian dari aspek kerapian
Memberikan catatan penilaian dari aspek kerapian
Menanyakan strategi belajar yang dilakukan
Meminta peserta didik memindahkan catatan ke buku baru
Seorang guru ingin mengetahui kemampuan siswa dalam mengatur dan mengelola perbedaan pendapat ketika dilakukan diskusi kelompok. Guru tersebut membuat lembar daftar cek (check list) dalam bentuk skala yang harus diisikan oleh siswa untuk menilai teman kelompoknya. Jenis penilaian otentik-holistik yang dapat dipilih oleh guru tersebut yaitu….
Penilaian kinerja
Penilaian proyek
Penilaian portofolio
Pertanyaan terbuka
Penilaian diri
Pak Ali bersama siswanya merencanakan sebuah kegiatan secara kolaboratif. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik merasa “memiliki” dan bertanggung jawab atas kegiatan yang telah direncanakan bersama itu. Dalam perencanaan itu dibicarakan mengenai aturan main, aktivitas pendukung, alat dan bahan yang dapat diakses, cara dan langkah kerja untuk menyelesaian rencana kegiatan kolaboratif tadi. Model pengelolaan pembelajaran yang dipraktikkan oleh Pak Ali mencerminkan prinsip model....
Problem solving learning
Problem based learning
Project based learning
Discovery learning
Contextual learning
Seorang guru menggunakan model pembelajaran yang memiliki keunggulan agar siswa dapat berpikir dan bertindak kreatif, memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis, merangsang perkembangan kemajuan berfikir untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat, model tersebut merupakan ….
Role Playing
Inquiry
Problem based learning
Project based learning
Discovery learning
Tujuan pembelajaran yang menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensinya dimuat dalam....
Silabus
RPP
Silabus dan RPP
SKL
Instrument evaluasi
Bruce Joyce, Marsha Weil dan Emily Calhoun (2009) dalam bukunya Models of Teaching telah menggolongkan model-model pembelajaran menjadi empat rumpun model pembelajaran, yaitu ....
model pemrosesan informasi, model personal, model sosial, model sistem-sistem konseptual
model jurisprudensial, model sinektik, model inkuiri sosial, model sistem-sistem perilaku
model jurisprudensial, model personal, model sosial, model sistem-sistem perilaku
model pemrosesan informasi, model personal, model sosial, model sistem-sistem perilaku
model latihan kesadaran, model personal, model sosial, model sistem-sistem perilaku
Perhatikan pernyataan berikut!
(1) langkah persiapan
(2) Stimulation (stimulasi/pemberian rangsangan)
(3) Problem statement (pernyataan/ identifikasi masalah)
(4) Data collection (Pengumpulan Data)
(5) Data Processing (Pengolahan Data)
(6) Verification (Pembuktian)
(7) Generalization (menarik kesimpulan/generalisasi)
Fase di atas merupakan model pembelajaran ....
Inquiry Learning
Project Based Learning
Discovery Learning
Contextual Teaching Learning
Problem Based Learning
Dalam proses pembelajaran ekonomi, guru tidak semata-mata menyampaikan seperangkat pengetahuan dan ketrampilan kepada siswa. Guru merancang pembelajaran dalam bentuk simulasi kerja praktik, kemudian memberi kesempatan kepada siswa untuk mengkonstruksi sendiri pengetahuan dan ketrampilan yang sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Pendekatan pembelajaran yang dirancang adalah….
Pembelajaran konstruktivis
Pendekatan contextual teaching and learning (ctl)
Pembelajaran bertanya (questioning)
Belajar berbasis inquiri (inquiry-based learning)
Masyarakat belajar (learning community)
Fungsi guru sebagai fasilitator, memberi kesempatan kepada siswa menemukan sendiri pengetahuan dan pemahaman untuk mengidentifikasi jenis-jenis pasar. Rancangan pembelajaran meliputi perumusan masalah, pengamatan dan pelaporan hasil secara mandiri maupun kelompok. Pendekatan pembelajaran yang sesuai adalah CTL dengan komponen…
Pembelajaran konstruktivis
Pembelajaran bertanya (questioning)
Belajar berbasis inquiri (inquiry-based learning)
Masyarakat belajar (learning community)
Pemodelan(modeling)
Pada model pembelajaran dengan pendekatan konstruktivis, kedudukan guru dalam proses pembelajaran adalah:
Guru bidang studi ekonomi harus menguasai materi ajar ekonomi dengan baik.
Guru tidak semata-mata memberikan pengetahuan kepada siswa, namun memfasilitasi belajar siswa untuk membentuk pengetahuannya sendiri.
Guru selalu memotivasi belajar siswa, sehingga tujuan pembelajaran tercapai.
Guru membangun pengetahuan siswa secara bertahap.
Guru lebih sensitif kepada ide dan persoalan belajar.
Dalam model pembelajaran dengan pendekatan konstruktivis, satu hal yang harus ditekankan adalah:
Menciptakan kondisi agar siswa belajar dalam suasana yang menyenangkan.
Guru lebih banyak memberi contoh-contoh yang aktual.
Guru menguasai berbagai metode dan teknik pembelajaran.
Guru menyiapkan berbagai sumber dan media pembelajaran.
Siswa menemukan dan membangun pengetahuan sendiri.
Pemahaman konsep ekonomi yang digali dari lapangan dengan cara riset, memberi kesempatan kepada siswa mengamati aktivitas jual beli di pasar; kemudian siswa diwajibkan membuat laporan lengkap. Merupakan model pembelajaran ….
Kooperatif
Pemecahan masalah
Portofolio
Observasi
Individual
Pembelajaran dengan topik “sangsi terhadap wajib pajak yang melalaikan kewajibannya”, siswa diberi tugas individu mengidentifikasi sangsi-sangsi yang dikenakan terhadap wajib pajak yang melalaikan kewajibannya. Kecakapan hidup yang dapat diperoleh dari pengalaman belajar tersebut adalah:
Personal skills
Thinking skills
Social skills
Academic skills
Vocational skills
Kegiatan pembelajran berupa praktik/simulasi cara jual beli valuta asing, secara kelompok/patungan siswa ke tempat penukaran mata uang/bank, untuk membeli uang asing. Dari pengalaman belajar tersebut dapat diperoleh salah satu kecakapan hidup, sebagai berikut.
Personal skills
Thinking skills
Social skills
Academic skills
Vocational skills
Dalam sekenario pembelajaran siswa diminta memperagakan dengan cara berpasangan proses jual beli barang/jasa dengan satuan mata uang tertentu. Proses pembelajaran tersebut merupakan penerapan salah satu komponen life skills:
Sosial skills
Academic skills
Personal skills
Vocational skills.
Thinking skills.
Siswa diberi tugas mengamati keterkaitan antara permintaan terhadap suatu barang yang ada dengan harga barang yang ditawarkan di pasar; kemudian digambarkan dalam bentuk kurva harga keseimbangan. Dari pengalaman belajar tersebut, dapat diperoleh kecakapan hidup:
Sosial skills
Academic skills
Personal skills
Vocational skills.
Thinking skills
Dalam model pembelajaran kooperatif, terdapat elemen-elemen yang saling terkait, kecuali:
Saling ketergantungan positif.
Akuntabilitas individu
Tidak adanya interaksi tatap muka
Ketrampilan menjalin hubungan antar pribadi
Menekankan pada tugas dan kebersamaan
Guru mengajukan permasalahan tentang hakekat manusia sebagai mahluk sosial dan ekonomi yang bermoral, dibahas/didiskusikan secara kerjasama dalam kelompok kecil. Strategi pembelajaran yang diterapkan adalah:
Belajar berbasis masalah (problem-based learning)
Pengajaran autentik (authentic instruction)
Belajar berbasis inquiri (inquiry-based learning)
Belajar berbasis proyek/tugas (project-based learning)
Pembelajaran dengan pendekatan ketrampilan proses
Setelah siswa mempelajari konsep tentang motif dan prinsip ekonomi; selanjutnya diberi tugas mengidentifikasi macam-macam motif dan prinsip ekonomi. Model pembelajaran yang digunakan adalah:
Belajar berbasis masalah (problem-based learning)
Pengajaran autentik (authentic instrction)
Belajar berbasis inquiri (inquiry-based leaarning)
Belajar berbasis proyek/tugas (project-based learning)
Belajar berbasis pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari (contextual teaching and learning)
Dalam rancangan pembelajaran dengan topik “permasalahan tenaga kerja Indonesia”, siswa diberi tugas kelompok , melakukan wawancara dengan beberapa nara sumber, berdiskusi dan bekarja sama untuk memecahkan masalah “dampak pengangguran terhadap keamanan lingkungan”. Rancangan pembelajaran tersebut menggunakan pendekatan CTL yang menekankan pada komponen ….
Pembelajaran konstruktivis
Pembelajaran bertanya (questioning)
Belajar berbasis inquiri (inquiry-based learning)
Masyarakat belajar (learning community)
Pemodelan (modeling)
Dalam sekenario pembelajaran, guru membuka dengan mengajukan pertanyaan kepada beberapa orang siswa tentang upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas tenaga kerja. Selanjutnya siswa diminta untuk mendiskusikannya dalam kelompok-kelompok kecil. Rancangan pembelajaran tersebut menggunakan pendekatan CTL dengan menekankan pada komponen….
Pembelajaran konstruktivis
Konstruktivisme (contructivism)
Bertanya (questioning)
Belajar berbasis inquiri (inquiry-based learning)
Masyarakat belajar (learning community)
Siswa diberi tugas secara individu maupun kelompok mengidentifikasi jenis-jenis pajak yang ditanggung oleh keluarga. Kemudian diminta untuk mencatat dan melaporkan hasil belajarnya. Rancangan pembelajaran tersebut menggunakan pendekatan CTL dengan menekankan pada komponen….
Penilaian yang sebenarnya (authentic assessment)
Pemodelan (modeling)
Konstruktivisme (contructivism)
Masyarakat belajar (learning community)
Refleksi (reflection)
Dalam proses pembelajaran koperasi, siswa secara langsung dilibatkan untuk melaksanakan kegiatan usaha pertokoan koperasi siswa/sekolah. Guru menerapkan pendekatan kontekstual dengan strategi:
Belajar berbasis kerja (work-based learning)
Pengajaran autentik (authentic instruction)
Belajar berbasis proyek/tugas (project-based learning)
Belajar berbasis pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari (contextual teaching and learning)
Belajar berbasis jasa layanan (service-based learning)
Ketika seorang guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil (antara 4 – 5 anggota) secara heterogen, diberi lembar kerja untuk membahas topik faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi seseorang; selanjutnya diminta mendiskusikan/tanya jawab antar anggota kelompok. Secara periodik guru mengevaluasi penguasaan siswa baik individu maupun kelompok. Siswa sebagai individu, maupun kelompok/tim yang memperoleh skor tertingga mendapatkan hadiah. Guru menerapkan strategi pembelajaran:
Kooperatif dengan teknik pemecahan masalah (Problem Solving)
Kooperatif dengan teknikStudent Teams Achievement Dividions (STAD)
Kooperatif dengan teknik Jigsaw
Kooperatif dengan teknikGroup Investigation (GI)
Kooperatif metode struktural
Siswa satu kelas dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (antara 5 – 6 anggota) secara heterogen, diberi teks dengan topik “pengertian konsumsi dan jenis barang yang dikonsumsi keluarga dalam sehari-hari ”, setiap siswa sebagai anggota tim yang berbeda (kelompok pakar) bertanggungjawab mempelajari sebagian dari topik tersebut. Siswa yang tergabung dalam kelompok pakar kembali ke kelompok semula untuk membantu anggota lain mengenai bahan yang talah dipelajarinya. Guru mengevaluasi penguasaan siswa baik individu maupun kelompok. Siswa sebagai individu, maupun kelompok/tim yang memperoleh skor tertingga mendapatkan hadiah. Guru menerapkan strategi pembelajaran:
Kooperatif dengan teknik pemecahan masalah (Problem Solving)
Kooperatif dengan teknikStudent Teams Achievement Divisions (STAD)
Kooperatif metode struktural
Kooperatif dengan teknik Jigsaw
Kooperatif dengan teknikGroup Investigation (GI)
Ketika seorang guru membagi siswa, menjadi kelompok-kelompok kecil (antara 5 – 6 anggota) sesuai kesukaan berteman secara heterogen; kemudian mereka (kelompok) diminta untuk memilih dan menentukan topik/sub topik yang dibahas, serta cara mempelajarinya. Selanjutnya setiap kelompok diminta menyiapkan dan menyajikan laporan hasil pembahasannya di depan kelas secara bergilir sesuai aturan yang telah disepakati. Guru menerapkan strategi pembelajaran:
Kooperatif dengan teknikStudent Team Achievement Division (STAD)
Kooperatif dengan teknik Jigsaw
Kooperatif dengan teknik Group Investigation (IG)
Kooperatif dengan metode struktural
Kooperatif dengan teknik pemecahan masalah (Problem Solving)
Topik pembelajaran “tujuan badan usaha (milik negara, swasta, koperasi)”, kompetensi yang ingin dicapai “mampu mengidentifikasi misi dan tujuan masing-masing badan usaha milik negara, swasta, koperasi” . Mana di antara pilihan berikut ini merupakan sumber belajar yang paling relevan dengan kompetensi tersebut?
Perpustakaan sekolah
Pegawai Tata Usaha Skeolah
Lember Kerja Siswa (LKS)
Koperasi Sekolah
Internet
Bahan ajar yang memungkinkan siswa dapat mempelajari kompetensi “bentuk-bentuk pasar dalam ekonomi masyarakat”; yang harus disiapkan guru yaitu berupa….
Hand-out, buku teks, modul, lembar kerja siswa
Kaset, radio, piringan hitam, compact disk audio
compact disk interactive
Artikel
Laporan hasil penelitian
Pembelajaran untuk mencapai kompetensi “memahami usaha manusia memenuhi kebutuhan”; di antara pilihan berikut mana yang paling sesuai digunakan sebagai sebagai sumber belajar?
Perpustakaan sekolah
Lembar Kerja Siswa
Buku Paket
Artikel
Modul yang telah disiapkan oleh guru
Untuk mengukur proses dan hasil belajar ekonomi, menggunakan penilaian berbasis kelas yang dilaksanakan selama proses pembelajaran di sekolah/kelas dalam bentuk tes lisan. Tes tersebut dilaksanakan oleh guru
Pada tengah semester
Pada akhir semester
Secara berkala sebagai tes formatif
Selama proses pembelajaran berlangsung di kelas
Setelah menyelesaikan satu Kompetendi Dasar (KD)
Penilaian berbasis kelas yang dilaksanakan oleh guru selama proses belajar mengajar berlangsung, pada hakekatnya berfungsi untuk….
Mengukur keberhasilan proses belajar mengajar
Membantu siswa mencapai standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator pencapaian hasil belajar
Menentukan nilai akhir
Menentukan kenaikan kelas
Mengetahui tingkat penguasaan siswa secara individu
Pembelajaran dengan pendekatan lingkungan pada hakekatnya dalam proses pembelajaran diupayakan memadukan peserta didik dengan lingkungan belajar, agar mereka memiliki rasa cinta, peduli, dan tanggung jawab terhadap lingkungannya. Pendekatan tersebut merupakan bentuk….
Pembelajaran kontekstual, peserta didik dibawa ke situasi dunia nyata seperti yang mereka alami
Masyarakat belajar (Learning community), bekerja sama dengan orang lain untuk menciptakan pembelajaran yang lebih baik dibanding dengan belajar sendiri.
Pembelajaran life skill, membekali peserta didik dengan berbagai jenis ketrampilan hidup dan mempertahankan lingkungannya serta mengembangkan diri secara optimal
Pembelajaran dengan metode karya wisata
Pembelajaran kooperatif dengan pendekatan ketrampilan proses, untuk mengembangkan rasional, emosional, individu, dan sosial siswa
Guru bidang studi ekonomi di SMP/SMA sebagai fasilitator pembelajaran harus dapat memilih lingkungan dan menentukan cara yang tepat untuk memanfaatkannya dalam kegiatan belajar mengajar. Pembelajaran dengan pendekatan lingkungan bisa dilakukan dengan berbagai cara kecuali….
Menggunakan metode karya wisata
Menggunakan metode pemberian tugas
Menggunakan metode pemecahan masalah
Belajar mandiri
Menghadirkan narasumber ke sekolah
Pembelajaran tugas individu mempelajari peranan pemerintah sebagai pelaku dan pengatur kegiatan ekonomi. Sesuai dengan lingkungan sekolah, sumber belajar yang paling tepat adalah:
Perpustakaan sekolah
Kantor sekolah
Pegawai tatausaha sekolah
Koperasi siswa
Kantin sekolah
Dalam pembelajaran ekonomi koperasi di SMP/SMA, kompetensi memahami permodalan koperasi; di samping buku, maka lingkungan sekolah yang paling tepat digunakan sebagai sumber belajar adalah:
Perpustakaan sekolah
Kantor sekolah
KPRI Sekolah
Koperasi siswa
Koperasi yang beranggotakan orang tua siswa
Pembelajaran tentang macam-macam badan usaha, topik bahasan undang-undang perkoperasian, maka untuk memotivasi belajar siswa terhadap topik tersebut, guru melakukan:
Menjelaskan kompetensi dasar dari topik tersebut
Menyebutkan kompetensi dasar, indikator dan pengalaman belajar
Menggunakan media pembelajaran yang menarik bagi siswa
Menjelaskan arti pentingnya koperasi dalam kehidupan perekonomian masyarakat
Menjelaskan pengertian, fungsi, peran dan prinsip koperasi
Kegiatan pembelajaran ekonomi diorganisasi dalam bentuk perangkat pembelajaran yang harus disiapkan oleh guru pada setiap awal semester. Perangkat pembelajaran yang dimaksud adalah....
Kalender sekolah, Kurikulum, Silabus, dan Rencana Satuan Pembelajaran
Kalender sekolah, analisis pekan efektif, program tahunan, program semester, silabus, dan Rencana Persiapan Pembelajaran (RPP)
Kalender sekolah, Kurikulum, Silabus, Rencana Satua Pelajaran, dan Rencana Penilaian Proses dan Hasil Belajar
Kalender Sekolah, analisis pekan efektif, program tahunan, program semester, silabi, Rencana Persiapan Pembelajaran (RPP), dan Rencana Penilaian Proses dan Hasil Belajar
Jadwal mengajar, kurikulum, silabus, dan RPP
Dalam format Rencana Persiapan Pembelajaran (RPP) kompone-komponen yang harus tertuang secara sistematis meliputi
Identitas mata pelajaran, kopentensi dasar/tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, indikator, media dan alat pembelajaran, sumber belajar, sekenario pembelajaran, dan penilaian
Identitas mata pelajaran, indikator, kompetensi dasar, sumber dan media, strategi pembelajaran, dan penilaian
Identitas mata pelajaran, kompetensi dasar, indikator, sumber dan media, serta penilaian
Kompetensi dasar, identitas mata pelajaran, indikator, sumber dan media, tahap pembelajaran, dan penilaian
Identitas, SK, KD, indikator, tujuan, materi, sumber, alat dan media, model pembelajaran, skenario, penilaian, legalitas
Guru menerapkan model pembelajaran konvensional di dalam menyampaikan bahan pembelajaran ekonomi. Bentuk interaksi yang terjadi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran adalah....
Satu arah
Dua arah
Multi arah
Diagonal
Timbal balik
Guru menerapkan model pembelajaran kooperatif di dalam menyampaikan bahan pembelajaran kreativitas dalam tindakan ekonomi. Maka proses interaksi yang terjadi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran adalah....
Satu arah
Dua arah
Multi arah
Diagonal
Timbal balik
Guru menerapkan model pembelajaran masyarakat belajar di dalam menyam-paikan bahan pembelajaran sistem distribusi barangdan jasa. Bentuk interaksi yang terjadi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran adalah....
Satu arah
Dua arah
Multi Arah
Diagonal
Timbal Balik
Dalam penerapan model pembelajaran konvensional (metode ceramah) pada bahan pelajaran ekonomi dengan topik tujuan meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil produksi barang dan jasa, refleksi yang ditampilkan siswa di tahap akhir pembelajaran berupa…
Laporan kelompok
Hasil karya
Siswa mengajukan pertanyaan
Siswa pasif
Catatan dan jurnal
Dalam penerapan model belajar kooperatif (cooperative learning) dengan kegiatan belajar melakukan pengamatan dan mendiskusikan etika ekonomi dalam memanfaatkan faktor-faktor produksi, maka refleksi yang ditampilkan siswa di tahap akhir pembelajaran berupa…
Laporan kelompok
Hasil karya
Siswa pasif
Catatan dan Jurnal
Siswa mengajukan pertanyaan
Model pembelajaran porto folio pada bahan pelajaran ekonomi di SMP/SMA/ MA refleksi yang ditampilkan siswa di tahap akhir pembelajaran berupa…
Laporan EKlompok
Hasil Karya
Siswa mengajukan pertanyaan
Karya Tulis, gambar, majalah dinding
Catatan dan jurnal
Penerapan model belajar berbasis inquiri (Inquiry-Based Learning) pada bahan pelajaran ekonomi di SMP/SMA/MA, refleksi yang ditampilkan siswa di tahap akhir pembelajaran berupa…
Laporan kelompok
Hasil karya
Siswa mengajukan pertanyaan
Karya tulis, gambar, majalah dinding
Catatan dan jurnal
Format yang memuat informasi sebagai pedoman dalam menulis butir soal tes disebut….
Pedoman penilaian
Kriteria penilaian
Indikator penilaian
Tabel kisi-kisi
Kisi-kisi soal tes
Jika soal tes yang sama diujikan kepada kelompok siswa yang sama dalam waktu yang berbeda, dan hasilnya menunjukkan posisi yang sama pada kelompok siswa tersebut. Soal tes tersebut menunjukkan:
Reliabel
Un-Reliabel
Valid
Un-Valid
Tidak memiliki daya pembeda
Jika soal tes yang sama diujikan kepada kelompok siswa yang sama dalam waktu yang berbeda, dan hasilnya menunjukkan posisi yang berbeda antara hasil tes yang satu dengan yang lain. Soal tes tersebut menujukkan:
Reliabel
Un-Reliabel
Valid
Un-Valid
Tidak memiliki daya pembeda
Jika soal tes dapat mengukur dengan tepat setiap ranah bepikir dan indikator pengalaman belaja siswa, seperti yang tercantum kompetensi pembelajaran, maka soal tes tersebut memenuhi persyaratan:
Validitas isi (content validity)
Validitas konstruksi (construct validity)
Validitas prediksi (pridictive validity)
Validitas isi dan konstruksi (content and construct validity)
Valid dan reliabel
Dalam proses pembelajaran siswa diberi tugas untuk mempelajari buku modul yang membahas tentang Pemuasan Kebutuhan dan Kelangkaan Sumber daya. Untuk mengukur kopetensi yang dapat dicapai siswa guru dapat menggunakan instrumen penilaian:
Observasi
Wawancara
Porto folio
Demonstrasi
Soal tes tulis bentuk pilihan
Siswa diberi tugas untuk mengamati perilaku pembeli sebagai konsumen dalam pasar jenis persaingan sempurna secara berkelompok. Kemudian diminta melaporkan hasilnya dalam bentuk paper. Untuk mengukur kompetensi yang dicapai siswa dapat menggunakan:
Observasi
Wawancara
Porto folio
Demonstrasi
Soal tes tulis bentuk uraian
Indikator penilaian konvensional menunjukkan adanya penilaian yang kurang autentik; salah satu bentuk penilaian autentik yang berbasis kelas adalah:
Tes formatif dan sumatif
Catatan perilaku harian
Penilaian tugas
Penilaian kelompok
Penilaian individual
Siswa dari sekolah sekolah ”A” mendapatkan nilai 60 dinyatakan tuntas, karena sekolah menetapkan standar ketuntasan mata pelajaran Ekonomi 60, sedangkan siswa sekolah B mendapatkan nilai 60 tetapi dinyatakan tidak lulus, karena sekolah menetapkan standar kelulusan 75. Hal ini menunjukkan bahwa:
Siswa sekolah A lebih rendah prestasi mata pelajaran Ekonomi dibandingkan siswa sekolah B
Siswa sekolah A lebih tinggi prestasinya dibanding siswa sekolah B
Siswa sekolah A lebih rendah prestasinya dibanding siswa sekolah B
Siswa sekolah B lebih unggul dibanding siswa sekolah A
Siswa sekolah B menunjukan keunggulan matapelajaran Ekonomi dibanding sekolah A
Jika Rahayu dinyatakan belum dapat mencapai kriteria ketuntasan minimal standar kompetensi maka kebijakan yang diambil oleh guru bidang studi terhadap siswa yang bersangkutan adalah....
Mengulang di kelas yang sama
Menempuh pembelajaran remidi
Diuji ulang untuk kompetensi yang gagal
Menurunkan standar kompetensi
Diberi tugas rumah mengerjakan soal untuk kompetensi yang belumtercapai
Pada pembelajaran kompetensi dasar mengidentifikasi bentuk pasar dalam kegiatan ekonomi masyarakat, Amin mendapat nilai 60 sedangkan nilai ketuntasan belajar 70. Berarti Amin belum tuntas dalam kompetensi dasar tersebut. Guru harus memberikan pembelajaran remidi yang berkaitan dengan waktu pelaksanaan adalah....
Setiap saat
Setelah tes blok untuk kompetensi dasar yang bersangkutan
Sebelum materi berikutnya
Kesepakatan guru dan siswa
Belajar sendiri di luar jam pelajaran
Program remidi yang diberikan kepada siswa yang belum berhasil melampaui batas ketuntasan belajar pada kompetentsi dasar mendeskripsikan pelaku-pelaku ekonomi dalam sistem perekonomian Indonesia; berkaitan dengan matari/bahan ajar yang harus diberikan kepada siswa yang bersangkutan, yaitu
Membacakan pokok bahasan lain yang bersifat pengulangan
Materi yang sama diberikan dengan penyederhanaan pembelajaran untuk kompetensi dasar yang sama
Penyederhanaan cara menyajikan dan bersifat kontekstual
Penyederhanaan soal tes yang diberikan
Diberi tugas tambahan untuk merangkum materi pelajaran dari buku sumber yang telah ditentukan
Program remidi yang diberikan kepada siswa yang belum berhasil melampaui batas ketuntasan belajar pada salah satu kompetensi dasar; berkaitan dengan cara pembelajaran kepada siswa yang bersangkutan, yaitu
Penyederhanaan soal tes yang diberikan
Materi yang sama diberikan dengan penyederhanaan pembelajaran untuk kompetensi dasar yang sama
Penyederhanaan cara menyajikan dan bersifat kontekstual
Diberi tugas tambahan merangkum materi pelajaran dari buku sumber yang telah ditentukan
Memberikan bimbingan secara individual dalam penguasaan kompetensi dasar tersebut
Program remidi yang diberikan kepada siswa yang belum berhasil melampaui batas ketuntasan belajar pada salah satu kompetensi dasar; berkaitan dengan cara pembelajaran kepada siswa yang bersangkutan, yaitu
Penyederhanaan soal tes yang diberikan
Materi yang sama diberikan dengan penyederhanaan pembelajaran untuk kompetensi dasar yang sama
Penyederhanaan cara menyajikan dan bersifat konteksual
Memberikan bimbingan secara individual dalam penguasaan kompetensi dasar tersebut
Diberi tugas individu, merangkum materi pembelajaran daari buku sumber yang telah ditentukan
Penelitian tindakan kelas pada umumnya melalui tahap-tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Sebelum tahap perencanaan tindakan, yang dilakuan adalah:
Pengembangan fokus masalah penelitian
Identifikasi masalah penelitian tindakan kelas
Analisis masalah
Perumusan masalah
Merumuskan hipotesis penelitian
Dalam tahap perencanaan penelitian tindakan kelas, dilakukan persiapan tindakan. Salah satu langkah persiapan yang perlu dilakukan oleh guru adalah:
Menyusun proposal penelitian tindakan kelas
Menyiapakan teknik dan prosedur pengumpulan data
Membuat skenario pembelajaran sebagai bentuk implementasi tindakan perbaikan
Menyusun instrumen penelitian dalam bentuk angket/daftar pertanyaan
Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) lengkap dengan skenario pembelajaran
Dalam rangka upaya melakukan perbaikan praktik pembelajaran di kelas, dengan metode role playing. Kegiatan yang dilakukan guru pada tahap pelaksanaan tindakan adalah:
Merancang skenario pembelajaran yang berisi langkah-langkah kegiatan guru dan bentuk kegiatan siswa dalam pembelajaran kontekstual dengan metode role playing, sebagai implementasi tndakan perbaikan
Mengimplementasikan rancangan awal model pembelajaran kontekstual dengan metode role playing
Mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan dari model pembelajaran kontekstual dengan metode role playing
Mempebaiki rancangan awal model pembelajaran kontekstual dengan metode cooperative learning
Melakukan observasi selama pelaksanaan pembelajaran berlangsung, dengan bantuan observer
Tahap refleksi pada dasarnya adalah upaya mengkaji apa yang telah dihasilkan dalam tindakan. Refleksi yang dilakukan oleh guru dapat berupa tindakan:
Merancang model pemberian tugas, setalah siswa selesai melakukan kegiatan bermain peran untuk membahas topik berikutnya
Mengkaji pendapat dan saran dari pakar pendidikan
Berdiskusi dengan teman sejawat membahas efektifitas model pembelajaran kontekstual dengan metode role playing
Melakukan tindakan implementasi ulang model pembelajaran kontekstual dengan metode role playing
Membagi angket balikan kepada para siswa
Setelah berakhir implementasi pada siklus pertama, dilanjutkan tahap siklus kedua. Tindakan implementasi pada siklus kedua adalah:
Mengidentifikasi kelemahan dari model pembelajaran cooperative learning untuk topik bahasan pada siklus pertama
Menyusun model pembelajaran alternatif, dan diujicobakan untuk topik bahasan selanjutnya
Memperbaiki rancangan awal model pembelajaran cooperative learning untuk topik bahasan tertentu
Mengukur kemajuan belajar siswa dengan memberikan post tes
Mengujicobakan hasil revisi rancangan model pembelajaran cooperative learning untuk topik bahasan pada siklus kedua
Dalam tahap pelaksanaan tindakan, mengimplementasikan rancangan pembelajaran cooperative learning topik bahasan pajak dan fungsinya bagi perekonomian nasional; pada saat yang sama guru juga melakukan tindakan:
Membagi angket balikan kepada siswa
Merekam segala peristiwa selama proses pembelajaran berlangsung
Berusaha melaksanakan pembelajaran berjalan secara wajar
Memotivasi siswa agar aktif selama pembelajaran berlangsung
Membimbing siswa pada saat diskusi kelompok
Seorang guru bermaksud meningkatkan efektifitas pembelajaran ekonomi di kelas, dengan merancang model pembelajaran kooperatif group investigation dengan menggunakan media gambar. Untuk itu maka langkah yang paling tepat adalah:
Melaksanakan penelitian tindakan kelas
Mengkaji saran dan pendapat para pakar pendidikan
Konsultasi dengan para ahli bidang pembelajaran kooperatif
Mengkaji efektifitas penggunaan media gambar dalam proses pembelajaran di kelas
Berdiskusi dengan teman sejawat
Program pengayaan yang diberikan kepada siswa yang sudah berhasil melampaui batas ketuntasan belajar pada kompetentsi mampu mengidentifikasi jenis-jenis pajak, berkaitan dengan sifat materi pengayaan yang diberikan kepada siswa yaitu:
Memberi tugas individu untuk melakukan observasi
Memberikan bacaan tambahan tentang materi terkait dengan yang telah dipelajarinya
Materi pengayaan yang diberikan sesuai dengan kompetensi dasar yang dipelajari
Materi pengayaan merupakan kelanjutan dari materi yang telah dipelajari sebelumnya
Memberi tugas individu untuk mengerjakan soal-soal latihan
Dalam kegiatan pembelajaran, guru memberikan tes dan dari hasil tes tersebut guru menghitung persentase peserta didik yang gagal untuk tiap soal. Tes semacam ini dilakukan oleh guru apabila …..
Guru ingin mengetahui status setiap peserta didik dibandingkan dengan peserta didik lainnya dalam satu kelas
Guru ingin menentukan lulus atau tidaknya peserta didik
Guru ingin membuat bahan pertimbangan nilai untuk nilai raport
Guru ingin mengetahui sejauh mana tujuan khusus pembelajaran telah dikuasai oleh peserta didik
Guru ingin mengetahui sejauh mana tujuan umum pembelajaran telah dikuasai oleh peserta didik
“Ibu Rias Setiarini pada saat mengajar di kelas seringkali memberikan ulangan harian kepada siswanya. Nilai-nilai tersebut oleh ibu Rias direkab dalam buku nilai harian siswa. Kemudian, hasil penilaian tersebut oleh ibu Rias digunakan untuk melihat apakah tujuan pembelajaran hari ini tercapai atau tidak, dan nilai tersebut oleh ibu Rias juga digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengisi buku raport siswa”. Bentuk penilaian (tes) yang dilakukan oleh ibu Rias adalah ....
Tes terstruktur
Tes berskala
Tes formatif
Tes objektif
Tes sumatif
Perhatikan Pernyataan di bawah ini!
1. Membuat soal
2. Menyusun kisi-kisi
3. Analisis silabus
4. Membuat kunci jawaban
5. Menyusun pedoman penskoran
6. Menyususun lembar jawaban
Urutan langkah-langkah menyusun evaluasi hasil belajar adalah...
1-2-3-4-5-6
3-2-1-6-4-5
3-2-1-6-5-4
3-2-1-5-6-4
6-5-4-2-3-1
Untuk melihat bagaimana cara menggunakan komputer dengan baik dan benar,guru harus menyuruh peserta didik untuk mempraktikkan atau mengoperasikan penggunaan komputer yang sesungguhnya sesuai dengan prosedur yang baik dan benar. Dari pernyataan di atas,tes evaluasi yang digunakan adalah...
Tes Perbuatan
Tes Lisan
Observasi
Studi Kasus
Portofolio
Suatu proses pengamatan dan pencatatan secara sistematis,logis, objektif,dan rasional mengenai berbagai fenomena,baik dalam situasi yang sebenarnya maupun dalam situasi buatan untuk mencapai tujuan tertentu. Pernyataan di atas merupakan pengembangan instrumen evaluasi...
Jenis non tes dalam bentuk obsevasi
Jenis non tes dalam bentuk Wawancara
Jenis non tes dalam bentuk Angket
Jenis non tes dalam bentuk Studi Kasus
Jenis non tes dalam bentuk sosiometri
Pada saat mengajar ibu Nandha bertanya: “Apakah kalian setuju jika subsidi terhadap bahan bakar minyak (BBM) dihapuskan?”. Pertanyaan ini menuntut jawaban……
aplikasi
analisis
evaluasi
pemahaman
sintesis
