NEW
Font size
WorksheetsQuis Sejarah Indonesia Kls XII
Total questions: 15
Worksheet time: 7mins
Kabinet Natsir merupakan kabinet pertama pada masa Demokrasi Liberal. Kabinet Natsir merupakan koalisi dari partai . . . .
Masyumi, PIR, Perindo, PSII, Partai Kristen Indonesia, PNI
Masyumi, PIR, Parindra, Partai Katolik, Parkindo, PSII
Masyumi, PNI, Parkindo, PSII,Partai Kristen Indonesia, NU
Masyumi, PNI, PKI, NU, Perindo, PSII
Masyumi, PIR, PNI, PKI, Perindo, Partai Katolik Indonesia
Setelah kabinet Natsir di bubarkan, President Soekarno menunjuk Sukiman (Masyumi) dan Suwirjo (PNI) sebagai formatur kabinet Baru. Berikut ini yang merupakan program kerja Kabinet Sukiman adalah . . . .
Terlaksananya Pemilu
Perekonomian membaik efek dari perang Korea 1950-an
Melaksanakan konferensi Meja Bundar
Memasukkan Irian Barat dalam Wilayah Republik Indonesia Secepatnya
Membentuk Dewan Nasional
Salah satu keputusan kontroversial kabinet Sukiman adalah keputusan menteri Luar Negeri Ahmad Soebardjo dalam menandatangani Perjanjian . . . .
IMF
KMB
MSA
Non-Blok
MSI
Pada tanggal 30 Maret 1952 Presiden Soekarno membentuk kabinet baru sebagai pengganti dari kabinet Sukiman, kabinet Wilopo ini menerapkan sistem kabinet Zaken yaitu . . . .
Terdiri atas menteri-menteri yang ahli di bidangnya
Terdiri atas menteri-menteri yang berwawasan politik tinggi
Terdiri atas menteri-menteri yang banyak berkecimpung di dunia politik
Terdiri atas menteri-menteri yang berwawasan luas
Terdiri atas Menteri-menteri yang memiliki pendidikan lulusan Luar Negeri
Setelah mengalami masa kekosongan hampir 2 bulan pada tanggal 30 Juli 1953 President Soekarno menunjuk Ali Sastroamidjojo (PNI) dan Wongsonegoro (Partai Indonesia Raya) sebagai perdana menteri dan wakil perdana menteri. Apa prestasi kabinet Ali Sastroamidjojo I pada saat manjadi Kabinet . . . .
Mengadakan konferensi Asia Afrika
Ikut menghadiri konferensi Meja Bundar
Mengadakan perundingan Linggarjati
Mengadakan Perundingan Renville
Menjadi penggagas gerakan Non-Blok
Tokoh di samping pernah menjabat kabinet di Indonesia pada masa Demokrasi Liberal. Prestasi beliau adalah menentukan Garis Konstinental batas wilayah laut Indonesia. Tokoh tersebut adalah . . . .
Sukiman
Wilipo
Natsir
Djuanda
Burhanuddin Harahap
Tokoh di samping adalah pernah menjabat sebagai Perdana Menteri dua kali di Indonesia. Prestasinya sangat luar biasa. Namun ada pula permasalahan yang dihadapi yaitu permasalahan antara pengusaha Tionghoa dan pengusaha nasional. Tokoh tersebut adalah . . . .
Sukiman
Ali Sastroamidjojo
Natsir
Burhanuddin Harahap
Wilopo
Pemilihan Umum 1955 dilakukan dua tahap, tahap pertama tanggal 29 September 1955 untuk memilih . . . .
DPR
MPR
President
Menteri
DPD
Pada masa Demokrasi Liberal pasca pengakuan kedaulatan pada tahun 1949. Bangsa Indonesia menanggung beban ekonomi dan keuangan akibat hasil kesepakatan KMB dan Indonesia menghadapi permasalahan sebagai berikut . . . .
Masalah pangan, masalah pengangguran dan hutang
Masalah pengangguran, Kemiskinan, kebodohan
Permasalahan Jangka Pendek dan Permasalahan Jangka Panjang
Permasalahan Irian Barat dan Masalah Ekonomi pengusaha Asing
Permasalahan pembangunan dan pemerataan penduduk melalui Transmigrasi
Gerakan Benteng bertujuan untuk memberikan bantuan kepada kalangan pengusaha pribumi agar mereka ikut berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi nasional. Tokoh Gerakan Benteng adalah . . . .
Syafruddin Prawiranegara
Iskaq Tjokroadisurjo
Mr. Asaat
Soemitro Djojohadikusumo
Mr. Moh. Hatta
Maklumat Pemerintah pada tanggal 3 November 1945 yang di tandatangani oleh Wakil Presiden Moh. Hatta ternyata memberikan angin segar bagi PKI untuk berkembang kembali di Indonesia. Tanggal 7 November 1945 PKI resmi berdiri di bawah pimpinan . . . .
Moh. Hatta
Ahmad Soebarjo
Muso
D.N. Aidit
Mr. Moh. Jusuf
Latar belakang terjadinya DI/TII Aceh adalah . . . .
Adanya pertentangan antar golongan
Adanya perebutan kekuasaan
Adanya politik etis
Adanya Perang Padri
Adanya kecemburuan sosial antara kaum bangsawan dan rakyat biasa
PRRI di deklarasikan tanggal 15 Februari 1958 di bawah kepemimpinan Letnan Kolonel Ahmad Husein. Latar belakang pemberontakan PRRI adalah . . . .
Pembubaran Negara Indonesia Timur (NIT)
Ketidakpuasan beberapa pejuang terhadap kebijakan pemerintah Republik Indonesia Serikat
Kondisi politik yang tidak stabil
Kecemburuan pemerintah di daerah terhadap pemerintah pusat
Keinginan sekelompok masyarakat untuk tetap bergabung dengan RIS
Tokoh di samping lahir di Surakarta pada tanggal 26 Juli 1927 dan meninggal pada tanggal 4 November 1950 pada saat bertugas menumpas pemberontakan RMS di Maluku dan Andi Aziz di Sulawesi Selatan. Tokoh tersebut adalah . . . .
Abdul Haris Nasution
Jenderal Gatot Subroto
Letkol Slamet Riyadi
Letnan Jenderal Anumerta Suwondo Parman
Letnan Jenderal Anumerta M.T. Haryono
Pada masa Demokrasi parlementer perekonomian Indonesia belum stabil. Akhirnya muncul lah ide kreatif untuk mengatasi perekonomian yaitu dengan cara memberi bantuan kredit dan lisensi bagi usaha-usaha Swasta nasional dan memberi latihan-latihan dan tanggung jawab kepada tenaga-tenaga bangsa Indonesia gerakan ini di sebut dengan . . . .
Gerakan Benteng
Gunting Syafruddin
Gerakan Asaat
Sistem Ali-Baba
Kebijakan De Javasche Bank
