wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIZ PFR FOR JCI EXPO

Total questions: 25

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

Urutan yang harus dilakukan oleh dokter setelah melakukan pemeriksaan pasien di igd/poli adalah :

a)

buat pengantar rawat --  meminta keluarga buat rekam medik

b)

informasikan rencana asuhan dan target yang hendak dicapai  -- buat pengantar rawat -- identifikasi hak pasien : privasi/kerahasiaan informasi (bila ada isi formulir permintaan hak pasien) 

c)

informasikan rencana asuhan target yang hendak dicapai  --  keluarga buat rekam medik -- buat pengantar rawat -- tanyakan adakah permintaan kerahasiaan informasi

d)

keluarga buat rekam medik -- buat pengantar rawat -- informasikan rencana asuhan dan target yang hendak dicapai-- tanyakan adakah permintaan kerahasiaan informasi

2.

Tn.A masuk ke RSUD dr.Zainoel Abidin diantar oleh keluarganya karena sesak. Setelah dilakukan pemeriksaan pasien meminta informasi mengenai penyakitnya dirahasiakan dari keluarganya. Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah :

a)

Meminta pasien mengisi formulir permintaan hak pasien, dokter/perawat menginformasikan pada petugas lainnya selanjutnya pembuatan rekam medik rawat inap agar tetap terjaga kerahasiaanya dilakukan oleh petugas yang didampingi oleh keluarga pasien sebagai penanggung jawab pasien.

b)

Meminta pasien mengisi formulir permintaan hak pasien selanjutnya pembuatan rekam medik rawat inap dilakukan oleh keluarga pasien

c)

Mengisi formulir informed consent kemudian keluarga pasien diminta untuk membuat rekam medik pasien

d)

Mengisi formulir orientasi pasien baru, kemudian keluarga pasien membuat rekam medik

3.

Asuhan yang menghormati dan menanggapi nilai-nilai, keyakinan, budaya serta spiritual pasien dapat meningkatkan kepuasan pasien terhadap asuhan yang diberikan. Berikut ini adalah contoh asuhan yang TIDAK menghormati nilai dan keyakinan pasien :

a)

Pada pasien muslim pasien ditanyakan kesediaannya untuk mendapatkan obat-obat yang proses pembuatannnya bersinggungan dengan enzim babi seperti lovenox

b)

Perawat memfasilitasi pasien yang bersuku Cina yang tidak mau dirawat di kamar nomor 4 untuk dimasukkan ke kamar nomor lainnya

c)

Rumah sakit memenuhi permintaan pasien yang meyakini perawatan dilakukan sesuai dengan gender pasien

d)

Rumah sakit memberikan menu daging sapi pada pasien yang berkebangsaan India yang sudah menginformasikan keyakinannya tidak boleh makan sapi.

4.

Privasi pasien harus diberikan pada saat : Wawancara, pemeriksaan fisik, tindakan, dan saat transfer. Pada saat transfer hal apa yang harus dilakukan untuk menjaga privasi pasien :

a)

Memastikan aurat pasien tertutup

b)

Memastikan kondisi pasien rapi dan selimut dipasang menutupi tubuh pasien

c)

Menawarkan penutup wajah

d)

Semua Benar

5.

Hal-hal berikut ini yang melanggar privasi pasien sesuai dengan kebijakan yang ada di RSUD dr.Zainoel Abidin adalah :

a)

Mendiskusikan masalah pasien di koridor atau ditempat publik lainnya

b)

Pemasangan kateter urin dilakukan oleh petugas dengan gender yang berbeda

c)

Memberitahu informasi pasien kepada anggota keluarga pasien sedangkan pasien sudah menyampaikan informasinya tidak boleh disampaikan kepada siapapun

d)

Semua pilihan melanggar privasi pasien

6.

Berikut ini kebijakan yang berlaku di RSUD dr.Zainoel Abidin mengenai barang milik pasien, kecuali :

a)

RS tidak bertanggung jawab terhadap barang milik pasien, kecuali pada pasien tertentu (tidak sadar/tidak ada keluarga) dengan cara menghitung, mencatat serta menyimpannya.

b)

Pada pasien sadar dan didampingi keluarga seluruh barang milik pasien dihitung dan disimpan di RS karena RS bertanggung jawab terhadap barang milik pasien

c)

Yang tergolong sebagai barang berharga milik pasien adalah : kaca mata, gigi palsu, kursi roda, hasil pemeriksaan, kartu keluarga, KTP, uang, perhiasan

d)

Pemberian informasi tanggung jawab rumah sakit terhadap barang milik pasien disampaikan pada saat melakukan general consent

7.

Rumah sakit bertanggung jawab untuk melindungi pasien dari penganiayaan fisik yang dapat dilakukan oleh pengunjung, pasien lain dan petugas terutama pada populasi bayi, anak-anak, lansia, pasien koma, pasien gangguan emosi, dan pasien gangguan mental. Bentuk perlindungan yang dapat dilakukan adalah:

a)

Melakukan pemeriksaan pada orang yang berada di lokasi tanpa identitas yang jelas

b)

Satpam memantau wilayah terpencil atau terisolasi secara kontinu

c)

Staf cepat tanggap serta membantu pasien populasi khusus bila terjadi kebakaran atau bencana lainnya.

d)

Semua benar

8.

Pemberian informasi mengenai target yang diharapkan pada asuhan pasien dilakukan pada saat :

a)

Saat pasien dinyatakan perlu dirawat inap

b)

Setelah 1 minggu pasien dirawat

c)

Saat pasien akan pulang

d)

Tidak ada yang benar

9.

Pasien masuk ke IGD dengan keluhan pucat, lemas dan sesak. Hasil pemeriksaan laboratorium Hb 5 g/dl, Leukosit 2,3 x 103/mm3 dan trombosit 5 x 103/mm3. Contoh bentuk target asuhan pasien tersebut yang harus diisi pada care plan serta harus diiformasikan kepada pasien adalah :

a)

Diagnosis pasien tegak dengan perkiraan 7 hari rawatan melalui pemeriksaan BMP

b)

Mengatasi anemia, leukopeni, dan trombositopeni dengan target Hb : > 9 g/dl, ANC > 500 trombosit > 20 x 103/mm3 dalam 7 hari rawatan melalui pemberian transfusi darah PRC dan trombosit

c)

Pencegahan komplikasi perdarahan dengan target tidak terjadi perdarahan

d)

Semua benar

10.

Pasien dirawat dengan diagnosa hepatoma dan mengalami hepatik ensefalopati. Saat ini pasien mengalami hemodinamik yang tidak stabil. Dokter memberikan penjelasan kepada keluarga pasien mengenai prognosis pasien dan berdiskusi mengenai Resusitasi Jantung Paru. Dari hasil diskusi keluarga pasien mengatakan tidak bersedia dilakukan RJP. Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah :

a)

DPJP isi formulir perintah DNR-- pasang klip ungu -- isi formulir DNR -- Terapi definitif tetap diberikan

b)

Perawat memasang klip warna ungu

c)

Keluarga mengisi formulir DNR yang ditandatangani keluarga dan DPJP -> DPJP mengisi formulir perintah DNR-> pasang klip warna ungu -> Terapi definitif tetap diberikan

d)

Tidak ada yang benar

11.

Bila pasien meminta untuk menghentikan pemberian terapi yang sedang berlangsung maka informasi dibawah ini harus diberikan kepada pasien, kecuali:

a)

RS bertanggung jawab penuh terhadap keputusan pasien/keluarga

b)

sampaikan hak pasien untuk menolak tindakan

c)

sampaikan tanggung jawab rumah sakit serta konsekuensi dari keputusan pasien/keluarga pasien

d)

Petugas memberikan informasi mengenai perawatan yang tersedia, terapi pilihan atau alternatif lain

12.

Berikut ini hal yang tidak tepat mengenai penghentian dan penundaan bantuan hidup (withdrawing/ withholding life support) atau disebut juga dengan pengelolaan akhir kehidupan adalah :

a)

Keputusan penghentian atau penundaan bantuan dapat dilakukan di semua unit (rawat inap, rawat jalan, intensif)

b)

Keputusan pengelolaan akhir kehidupan membutuhhkan pertimbangan 3 rang dokter, yaitu dokter spesialis anastesi atau DPJP yang memiliki kompetensi dan 2 orang dokter yang ditunjuk oleh komite medik

c)

Persetujuan keluarga terhadap pengelolaan akhir kehidupan harus diberikan secara tertulis

d)

Tidak ada jawaban

13.

Kapan seharusnya pasien/keluarga pasien rawat inap mendapatkan informasi mengenai cara menyampaikan keberatan, konflik, dan perbedaan pendapat?

a)

Pada saat pemberian general consent oleh petugas admisi

b)

Pada saat dokter menyampaikan rencana asuhan

c)

Pada saat pasien menyampaikan keberatan, konflik, dan perbedaan pendapat

d)

Semua benar

14.

Kebijakan di RSUD dr.Zainoel Abidin target lama waktu penanganan komplain kategori berat adalah:

a)

Maksimal 2 jam

b)

Maksimal 1 x 24 jam

c)

Maksimal 2 x 24 jam

d)

Maksimal 3 x 24 jam

15.

Pasien berhak untuk mendapatkan informasi mengenai hak dan kewajibannya. Kapan pemberian informasi ini diberikan kepada pasien?

a)

Saat pemberian general consent oleh petugas admisi pada pasien rawat inap

b)

Kapan saja saat pasien meminta dijelaskan yang dapat disampaikan oleh petugas ruang rawat

c)

Saat pertama sekali mendaftar sebagai pasien rawat jalan

d)

Semua jawaban benar

16.

Kapan general consent diberikan kepada pasien?

a)

Saat pasien suddah berada di ruang rawat inap

b)

Setiap pasien mendaftar sebagai pasien rawat inap oleh petugas admisi dan pada saat pertama sekali mendaftar sebagai pasien rawat jalan

c)

Pada saat pasien meminta penjelasan

d)

Tidak ada jawaban yang benar

17.

Berikut ini informasi yang disampaikan saat general consent KECUALI :

a)

Keterlibatan mahasiswa dan residen dalam proses asuhan

b)

Permintaan persetujuan untuk dilakukan tindakan-tindakan yang tidak mempunyai risiko tinggi seperti pengambilan darah, pemasangan kateter intravena, kateter urin, NGT, perawatan luka

c)

Pemberian informasi akan diminta persetujuan terpisah untuk tindakan yang berisiko tinggi

d)

Rumah Sakit tidak bertanggung jawab terhadap kekerasan fisik yang terjadi pada pasien

18.

Informed consent tertulis perlu dilakukan untuk tindakan atau terapi dibawah ini, kecuali:

a)

Pemberian lovenox pada pasien muslim

b)

Pemeriksaan MRI menggunakan kontras

c)

USG abdomen

d)

Pemasangan WSD

19.

Berikut ini yang tidak termasuk isi kebijakan informed consent hemodialisis di RSUD dr.Zainoel Abidin:

a)

Diulang setiap pasien masuk rawat inap karena mengalami perubahan kondisi

b)

Diulang setiap 3 bulan pada pasien rawat jalan

c)

Diulang setiap 6 bulan pada pasien rawat jalan

d)

Tidak ada yang benar

20.

Pada kasus pasien yang kompeten (dewasa, tidak mengalami gangguan kognitif) dan akan dilakukan tindakan medik yang berisiko tinggi namun tidak ada keluarga, maka proses pemberian informasi dan permintaan keputusan yang berlaku di RSUD dr.Zainoel Abidin dilakukan pada:

a)

Pasien yang diketahui pula oleh manajemen rumah sakit (bidang pelayanan medis)

b)

Hakim

c)

Teman pasien

d)

Tindakan dibatalkan karena tidak ada keluarga

21.

Pada formulir pemberian informasi tindakan berisiko tinggi, “kolom tandai” yang berada disebelah kanan isi informasi diisi oleh :

a)

Dokter pemberi informasi selaku dokter yang melakukan tindakan

b)

Pasien/keluarga pasien yang mendapat informasi

c)

Perawat yang menjadi saksi

d)

Kepala ruang sebagai penanggung jawab ruangan

22.

Bagaimana bila pasien meminta second opinion?

a)

Petugas sampaikan bahwa meminta second opinion adalah hak pasien namun segala biaya yang dikeluarkan untuk proses second opinion menjadi tanggung jawab pasien/keluarga

b)

Dokter memberikan penjelasan kondisi pasien, hasil pemeriksaan, diagnosis, rencana tindakan / program terapi

c)

Perawat / pasien / keluarga pasien menghubungi dokter yang dimintai second opinion, pemberi second opinion harus mempunyai STR, SIP serta memiliki keilmuan yang sesuai dengan penyakit pasie

d)

Semua jawaban benar

23.

Menyampaikan keluhan merupakan hak pasien dan merupakan wadah bagi rumah sakit untuk melakukan pembenahan. Sikap petugas yang tidak tepat ketika menghadapi pasien yang menyampaikan keberatan, konflik dan perbedaan pendapat adalah :

a)

Petugas melakukan explorasi apa yang membuat pasien menyampaikan keberatan, konflik dan perbedaan pendapat

b)

Petugas mencoba mengklarifikasi dan menyelesaikan adanya keberatan, konflik dan perbedaan pendapat

c)

Petugas melibatkan pasien / keluarga pasien berpartisipasi dalam proses penyelesaian

d)

Petugas mengurangi pertemuan dengan pasien yang sudah menyampaikan komplain

24.

Informasi yang harus diberikan oleh PPA berkaitan dengan asuhan pasien kecuali:

a)

Pemberian informasi siapa yang memberikan penjelasan mengenai kondisi pasien

b)

Hasil akhir yang tidak terduga / tidak sesuai dengan harapan / program asuhan

c)

Informasi ketersediaan ambulance di rumah sakit pada semua pasien

d)

Kondisi medis, diagnosa pasti, rencana tindakan dan target yang diharapkan

25.

Ada berapakah hak dan kewajiban pasien yang berlaku di RSUD dr. Zainoel Abidin Tahun 2019?

a)

18 Hak dan 8 kewajiban

b)

8 Hak dan 5 Kewajiban

c)

4 Hak dan 3 kewajiban

d)

5 Hak dan 4 kewajiban