NEW
Font size
WorksheetsPersiapan PAS (IM, IE, & RLC)
Total questions: 25
Worksheet time: 2hrs 5mins
Kawat setengah lingkaran berjari - jari 2 cm dialiri arus 8 A. Besar induksi magnet pada pusat kawat lingkaran tersebut adalah ...
4π.10-7 T
4π.10-6 T
4π.10-5 T
4.10-5 T
4.10-6 T
Dua buah kawat lurus panjang sejajar dan berjarak 10 cm satu sama lain. Setiap kawat dialiri arus masing - masing 2 A dan 4 A dengan arah yang sama. Besar medan magnet dititik tengah garis hubung kedua kawat adalah ... T
8.10-7
8.10-6
16.10-6
16.10-7
24.10-6
Dua buah penghantar a dan b diletakkan sejajar pada jarak 10 cm. Kawat a dialiri arus 9 A, sedangkan kawat b dialiri arus 16 A. Titik P berjarak 6 cm dari kawat a dan 8 cm dari kawat b. Medan magnetik di P adalah ... T
5.10-5
3.10-5
4.10-5
1.10-5
7.10-5
Sebuah solenoida yang panjangnya 50 cm memiliki 200 lilitan. Induksi magnet di ujung solenoida sebesar 3,2π x 10-4 T, maka arus yang mengalir pada solenoida tersebut adalah ... A
16
2
8
4
12
Dua buah kawat penghantar lurus sejajar dialiri arus listrik. Kawat tersebut terpisah sejauh 6 cm. Kawat pertama dialiri arus 8 A dan kawat kedua dialiri arus 16 A dengan arah sama. Tentukan letak titik P yang induksi magnetiknya sama dengan nol !
2 cm di kanan kawat pertama
2 cm di kanan kawat kedua
2 cm di kiri kawat pertama
2 cm di kiri kawat kedua
di tengah tengah kedua kawat
Sebuah toroida dengan jari – jari 20 cm dialiri arus 5 A. Jika induksi yang timbul di sumbu toroida tersebut adalah 1,8 x 10-4 T maka lilitan toroida adalah ... lilitan
72
36
18
9
24
Dua kawat sejajar dialiri arus 15 A dan 10 A menimbulkan gaya sebesar 1,6 x 10-4 N tiap meter. Maka jarak kedua kawat adalah ... cm
36
19
3,6
1,9
0,19
Sebuah kawat lurus memiliki panjang 120 cm dialiri arus searah 2,5 A, bila ruang tersebut dipengaruhi medan magnet 0,5 T dalam arah 30o tehadap medan magnet, maka besar gaya yang dialiri arus adalah . . . N
0,15
1,5
3
15
0,75
Sebuah partikel alpha (m = 6,4 x 10-27 kg, q = 3,2 x 10-19 C) bergerak tegak lurus terhadap medan magnet B yang arahnya masuk bidang gambar. Jika B = 0,2 T dan kecepatan partikel 3 x 105 m/s, maka jari – jari lintasannya adalah ... cm
3 x 10-2
3 x 10-4
3
30
300
Sebuah elektron bergerak di dalam suatu medan magnet serba sama sebesar 0,2 T. Arah gerak eletron membentuk sudut 60° terhadaparah medan magnet. Apabila elektron mendapat gaya sebesar 64√3 x 10-14 N, maka besar kecepatan gerak elektron adalah ...
4 x 108 m/s
16 x 107 m/s
4 x 107 m/s
4 x 106 m/s
8 x 107 m/s
Fluks magnetic yang menembus bidang yang dibentuk oleh penghantar yang ditekuk sehingga membentuk lingkaran secara tegak lurus berubah terhadap waktu sesuai Φ = 4 t2 + 5t + 2 dengan Φ dalam miliwebber dan t dalam sekon. besar GGL induksi pada saat = 4 s adalah ...
37 V
3,7 V
37 mV
74 V
74 mV
Sebuah toroida mempunyai 400 lilitan dengan luas penampang 0,2 m2. Besar medan magnet yang melalui kumparan berubah dari 2 x 10-3 W/m2 menjadi 5 x 10-3 W/m2 dalam waktu 0,03 s. Arus listrik dalam kumparan tersebut yang memiliki hambatan 4 ohm adalah ...
6 A
80 A
20 A
8 A
2 A
Sebuah solenoida dengan panjang 6,28 cm dan luas penampang 5 cm2 terdiri dari 300 lilitan. Jika solenoida dialiri arus 2 A, maka energi yang tersimpan dalam solenoida adalah ...
1,8 x 10-3 J
1,8 x 10-4 J
9 x 10-4 J
9 x 10-3 J
36 x 10-4 J
Sebuah transformator yang efesiensinya 75% dan dihubungkan dengan tegangan primer 220 V, menghasilkan tegangan sekunder 110 V. Jika arus pada kumparan sekunder sebesar 2 A, arus pada kumparan primer adalah ...
0,75 A
1,33 A
1,67 A
2,67 A
0,19 A
Perbandingan jumlah lilitan pada kumparan primer dan sekunder 1 : 4, jika tegangan masukan 10 V dan arus masukan 2 A . Jika daya rata – rata berubah jadi kalor pada transformator 4 W, tegangan keluaran 40 V, maka kuat arus keluaran akan bernilai ... A
0,2 A
0,6 A
0,8 A
0,4 A
1,0 A
Kumparan yang hambatannya 8 Ω dengan induktansi 0,02 H di aliri arus i = 5 sin 200t, maka gaya gerak listrik induksi diri maksimum yg mengalir adalah ... V
20
2
2,5
160
4
Sebuah generator menghasilkan tegangan sebesar 170 V. Jika generator tersebut berputar 60 Hz, pada medan magnet 0,3 T dan luas bidang kumparan 0,03 m2 maka banyak lilitan adalah ...
25
75
50
100
125
Perhatikan gambar berikut.
Kawat PQ panjang 40 cm digerakkan ke kanan dengan kecepatan 7 m/s. Jika induksi magnet B = 0,5 Wb m-2 maka kuat arus yang melalui hambatan R adalah ...
0,3 A arah P - Q
0,3 A arah Q - P
0,7 A arah P - Q
0,7 A arah Q - P
1,4 A arah P - Q
Perhatikan tabel pengukuran tegangan dan arus dari sebuah trafo ideal di bawah ini!
Berdasarkan data tabel di atas, nilai P dan Q adalah ...
P = 100 Volt; dan Q = 4 Ampere
P = 100 Volt; dan Q = 6 Ampere
P = 110 Volt; dan Q = 4 Ampere
P = 110 Volt; dan Q = 2Ampere
P = 220 Volt; dan Q = 2 Ampere
Sebuah kumparan persegi panjang (30 x 40) cm2 mempunyai 100 lilitan diputar dalam medan magnet 0,05 W/m2 dengan laju 3.000 rpm. Hitung GGL induksi yang timbul pada kumparan ketika bidang kumparan membentuk sudut 30° terhadap B !
188,4 V
18,84 V
1884 V
94,2 V
942 V
Rangkaian R-L-C masing – masing memiliki nilai 300 Ω, 90 H dan 200 μF. Jika ketiga komponen diberi tegangan AC 50 V dengan frekuensi sudut 10 rad/s, maka kuat arus yang mengalir adalah ...
10 A
500 A
0,1 A
5
0,5
Rangkaian R-C dihubungkan dengan tegangan 110 V menghasilkan arus listrik 2,2 A. Hambatan pada resistor 30 Ω. Maka reaktansi kapasitifnya adalah ...
20 Ω
30 Ω
50 Ω
40 Ω
10 Ω
Rangkaian seri RLC dengan R = 120 Ω, XL= 130 Ω, dan XC = 40 Ω dihubungkan dengan sumber AC yang memiliki tegangan efektif 200 V dan frekuensi 50 Hz. Arus efektif pada rangkaian ... A
3/4 A
4/3 A
150 A
1 A
100 A
Rangkaian R-L-C dirangkai seri dengan hambatan 8 Ω, induktor 32 mH dan kapasitor 800 μF. Jika rangkaian dihubungkan dengan tegangan 120 V / 125 rad/s. Maka beda potensial pada hambatan adalah ... V
120
96
48
10
12
Jika rangkaian R-L-C masing – masing memiliki 20 Ω, 2,5 H dihubungkan secara seri. Mengalami resonansi dengan frekuensi 1000 Hz. Jika π2=10, Maka nilai C adalah ...
100 μF
10 μF
1 μF
0,1 μF
0,01 μF
