WorksheetsUrinalisa dan Cairan Tubuh
Total questions: 53
Worksheet time: 53mins
Soal
Urine primer dan urine sekunder terjadi melalui tahapan-tahapan tertentu di dalam siklus pembentukan urine. Urine primer dibentuk di dalam badan malphigi yang terdiri dari glomerulus dan kapsul Bowman. Glomerulus menyaring air, garam, glukosa, asam amino, urea, dan limbah lainnya untuk melewati kapsul Bowman
Pertanyaan Soal
Proses ini terjadi pada tahapan?
Eksresi
Filtrasi
Sekresi
Reabsorbsi
Augementasi
Soal
Pembentukan urine dalam siklus urinalisa berasal dari zat-zat yang masuk ke dalam tubuh meliputi air, glukosa, asam amino, natrium, dan nutrisi lain yang diserap tubuh melalui pembuluh kapiler yang mengelilingi tubulus. Air bergerak melalui proses osmosis, yaitu pergerakan air dari area konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah
Pertanyaan Soal
Proses ini terjadi pada tahapan?
Eksresi
Filtrasi
Sekresi
Reabsorbsi
Augementasi
Soal
Seorang pasien datang ke laboratorium dengan membawa blanko pemeriksaan dari dokter untuk melakukan pemeriksaan tes kehamilan
Pertanyaan Soal
Jenis urine apakah yang paling baik untuk pemeriksaan tersebut?
Pagi
24 jam
Kateter
Sewaktu
Post prandial
Soal
Seorang pasien wanita berusia 40 tahun didiagnosa oleh dokter mengalami infeksi saluran kemih (ISK). Pemeriksaan urine rutin di laboratorium dianjurkan oleh dokter kepada pasien untuk mendukung diagnosa terhadap penyakit tersebut
Pertanyaan Soal
Apa jenis spesimen urine yang memenuhi persyaratan untuk pemeriksaan tersebut?
Pagi
24 jam
Kateter
Sewaktu
Post prandial
Soal
Seorang pasien datang ke laboratorium dengan membawa blanko pemeriksaan darid okter untuk melakukan pemeriksaan urine yang erat kaitannya dengan diagnosa penunjang glukosuria
Pertanyaan Soal
Jenis urine apakah yang paling baik untuk pemeriksaan tersebut?
Pagi
24 jam
Kateter
Sewaktu
Post prandial
Soal
Seorang dokter ingin mengetahui bagaimana kondisi pasien rawat inap yang bertujuan untuk menafsirkan proses-proses metabolisme di dalam tubuh seperti untuk analisa kuantitatif suatu zat dalam urine seperti ureum, kreatinin, natrium
Pertanyaan Soal
Jenis urine apakah yang paling baik untuk pemeriksaan tersebut?
Pagi
24 jam
Kateter
Sewaktu
Post prandial
Soal
Penundaan pemeriksaan sampel urine dapat menyebabkan terjadi perubahan komponen yang ada dalam urine oleh bakteri, sehingga diperlukan suatu bahan yang dapat mempertahankan komponen urine seperti unsur sedimen ketika disimpan dalam jangka waktu beberapa lama
Pertanyaan Soal
Apakah pengawet urine yang sesuai untuk kasus tersebut?
Toluen
Thymol
Formalin
Asam sulfat
Natrium karbonat
Soal
Terkait adanya kondisi tertentu di laboratorium, maka kadang-kadang terjadi penundaan pemeriksaan kimiawi urine seperti glukosa, aseton, dan asam aseto asetat. Hal ini dapat menyebabkan gangguan hasil pemeriksaan akibat adanya pertumbuhan dan metabolisme bakteri
Pertanyaan Soal
Apakah jenis pengawet yang paling tepat untuk digunakan pada kasus tersebut?
Toluen
Thymol
Formalin
Asam sulfat
Natrium karbonat
Soal
Penundaan pemeriksaan sampel urine dapat menyebabkan terjadi perubahan komponen yang ada dalam urine akibat adanya pertumbuhan dan metabolisme bakteri, namun pemberian pengawet yang terlalu banyak dapat menyebabkan hasil positif palsu pada pemeriksaan protein urine
Pertanyaan Soal
Apakah pengawet urine yang dimaksud?
Toluen
Thymol
Formalin
Asam sulfat
Natrium karbonat
Soal
Terkait adanya kondisi tertentu di laboratorium, maka kadang-kadang terjadi penundaan pemeriksaan. Hal ini dapat menyebabkan perubahan komponen zat tertentu akibat terkena sinar matahari
Pertanyaan Soal
Apakah jenis pengawet yang paling tepat untuk digunakan pada kasus tersebut?
Toluen
Thymol
Formalin
Asam sulfat
Natrium karbonat
Soal
Sampel berupa urine yang berasal dari ruangan pada suatu rumah sakit telah diterima di bagian laboratorium. Terkait adanya pekerjaan lain yang harus dikerjakan terlebih dahulu, maka sampel urine tersebut harus ditunda
Pertanyaan Soal
Bagaimana suhu penyimpanan sampe tersebut agar tidak rusak?
00C
40C
-200C
-800C
Suhu kamar
Soal
Spesimen urine pasien yang diterima oleh petugas ATLM di laboratorium diketahui bahwa urine terlihat keruh, miliki pH 4,5. Kekeruhan menjadi hilang ketika urine tersebut dipanaskan di atas api bunsen
Pertanyaan Soal
Unsur apakah yang terdapat pada kasus tersebut?
Lemak
Bakteri
Asam urat
Zat-zat organik
Fosfat amorf dan karbonat
Soal
Spesimen urine pasien yang diterima oleh petugas ATLM di laboratorium diketahui bahwa urine terlihat keruh, miliki pH 8,6. Kekeruhan menjadi hilang dan menimbulkan gas ketika urine diteteskan dengan CH3COOH encer
Pertanyaan Soal
Unsur apakah yang terdapat pada kasus tersebut?
Lemak
Bakteri
Asam urat
Zat-zat organik
Fosfat amorf dan karbonat
Soal
Spesimen urine pasien yang diterima oleh petugas ATLM di laboratorium diketahui bahwa urine terlihat keruh. Kekeruhan tidak hilang setelah dilakukan pemanasan, pemberian NaOH atau asam asetat encer
Pertanyaan Soal
Unsur apakah yang terdapat pada kasus tersebut?
Lemak
Bakteri
Asam urat
Zat-zat organik
Fosfat amorf dan karbonat
Soal
Hasil pengamatan pada sampel urine menunjukkan bahwa urine tidak berwarna, agak keruh dan berat jenis pada urinometer yaitu 1.012. Uji benedict menunjukkan positif 3, reaksi bang positif 2, suhu tera urine adalah 260C, dan suhu urine adalah 290C
Pertanyaan Soal
Berapakah berat jenis sampel urin yang sebenarnya?
1.011
1.012
1.013
1.014
1.015
Soal
Hasil pemeriksaan urine rutin secara makroskopis diketahui bahwa urine tidak berwarna dan agak keruh. Pemeriksaan terhadap berat jenis urin didapatkan hasil yaitu1.012 pada urinometer dengan suhu tera 260C dan suhu urin 320C
Pertanyaan Soal
Berapakah berat jenis sebenarnya dari sampel urin tersebut?
1.011
1.012
1.013
1.014
1.015
Soal
Hasil pemeriksaan urine rutin secara makroskopis diketahui bahwa urine berwarna kekuningan dan agak keruh. Pemeriksaan terhadap berat jenis urine didapatkan hasil yaitu 1.015 pada urinometer dengan suhu tera 270C dan suhu urine 300C.
Pertanyaan Soal
Berapakah berat jenis sebenarnya dari urin tersebut?
1.016
1.017
1.018
1.019
1.020
Soal
Seorang pasien datang ke laboratorium dengan membawa rujukan dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urinrutin. Sampel urinyang diterima terdapat identitas dan isian formulir lengkap sesuai dengan standar operasional prosedur di laboratorium, namun ketika diamati terdapat serpihan tisu toilet dalam sampel tersebut
Pertanyaan Soal
Apa yang akan andalakukan sehubungan dengan sampel tersebut?
Membuang sampel
Menyimpan sampel
Langsung dilakukan pemeriksaan
Mengkonfirmasikan sampel kepada atasan
Meminta pasien untuk mengambil ulang sampel
Soal
Penyakit Diabetes Mellitus merupakan penyakit degeneratif yang disebabkan oleh ketidak mampuan tubuh untuk menyeimbangkan glukosa darah, sehingga terjadi peningkatan kadar glukosa di dalam darah hingga dapat melampaui ambang ginjal. Hal ini menyebabkan glukosa dapat muncul di dalam urine
Pertanyaan Soal
Hormon apakah yang berperan dalam proses metobolisme tersebut?
Insulin
Kortisol
Glukagon
Adrenalis
Proinsulin
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Spesimen urine yang diperoleh dimasukkan ke dalam tabung reaksis ebanyak 5 ml reagen, kemudian dimasukkan 5-8 tetes urine dan dipanasi hingga mendidih selama 5 menit. Prinsip pemeriksaan ini yaitu unsur yang terdapat pada urine dalam suasana alkali dan panas akan mereduksi ion kupri menjadi ion kupro yang akan mengendap dan berwarna merah bata
Pertanyaan Soal
Apakah jenis pemeriksaan urine tersebut?
Keton
Protein
Glukosa
Bilirubin
Urobilinogen
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Spesimen urine yang diperoleh dimasukkan ke dalam tabung reaksis ebanyak 5 ml reagen, kemudian dimasukkan 5-8 tetes urine dan dipanasi hingga mendidih selama 5 menit. Prinsip pemeriksaan ini yaitu unsur yang terdapat pada urine dalam suasana alkali dan panas akan mereduksi ion kupri menjadi ion kupro yang akan mengendap dan berwarna merah bata
Pertanyaan Soal
Apakah reagen yang digunakan untuk pemeriksaan urine tersebut?
Rothera
Fouchet
Benedict
Asam asetat 6%
Asam sulfosalisilat 20%
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Tabung reaksi dimasukkan reagen sebanyak 5 ml ditambah dengan spesimen urine sebanyak 5-8 tetes urine dan dipanasi hingga mendidih selama 3 menit. Hasil yang diperoleh yaitu larutan bewarna jingga/ warna lumpur keruh
Pertanyaan Soal
Apakah interpretasi hasil pemeriksaan tersebut?
Negatif
Positif 1 (+)
Positif 2 (++)
Positif 3 (+++)
Positif 4 (++++)
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Tabung reaksi dimasukkan reagen sebanyak 5 ml ditambah dengan spesimen urine sebanyak 5-8 tetes urine dan dipanasi hingga mendidih selama 3 menit. Hasil yang diperoleh yaitu larutan bewarna hijau kekuning-kuningan dan keruh
Pertanyaan Soal
Apakah interpretasi hasil pemeriksaan tersebut?
Negatif
Positif 1 (+)
Positif 2 (++)
Positif 3 (+++)
Positif 4 (++++)
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Spesimen urine yang diperoleh dimasukkan ke dalam tabung reaksi sebanyak 5 ml, kemudian dimasukkan 0,5 ml reagen dan dipanasi hingga mendidih selama 3 menit. Hasil yang diperoleh yaitu larutan terbentuk endapan hitam
Pertanyaan Soal
Apakah metode pemeriksaan tersebut?
Rosin
Fehling
Harrison
Benedict
Nylander
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Spesimen urine yang diperoleh dimasukkan ke dalam tabung reaksi sebanyak 5 ml, kemudian ditambahkan ± 1 gram (sepucuk pisau) reagen. Tabung tersebut dikocok hingga larut, kemudian dimiringkan dan dialirkan reagen ammonium hidroksida pekat (28%) sebanyak 1-2 ml melalui dinding. Hasil yang diperoleh yaitu terbentuk warna ungu pada perbatasan kedua lapisan
Pertanyaan Soal
Apakah parameter pemeriksaan tersebut?
Protein
Urobilin
Bilirubin
Urobilinogen
Benda Keton
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Spesimen urine yang diperoleh dimasukkan ke dalam tabung reaksi sebanyak 5 ml, kemudian ditambahkan ± 1 gram (sepucuk pisau) reagen. Tabung tersebut dikocok hingga larut, kemudian dimiringkan dan dialirkan reagen ammonium hidroksida pekat (28%) sebanyak 1-2 ml melalui dinding. Hasil yang diperoleh yaitu terbentuk warna ungu pada perbatasan kedua lapisan
Pertanyaan Soal
Apakah metode pemeriksaan tersebut?
Ehrlich
Rothera
Harrison
Gerhardt
Schlesinger
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Spesimen urine yang diperoleh dimasukkan ke dalam tabung reaksi sebanyak 5 ml, kemudian ditambahkan FeCl3 10% sebanyak beberapa tetes. Hasil yang diperoleh yaitu larutan menjadi warna merah anggur
Pertanyaan Soal
Apakah metode pemeriksaan tersebut?
Ehrlich
Rothera
Harrison
Gerhardt
Schlesinger
Soal
Seorang wanita yang pertama kali hamil berusia 21 tahun datang ke laboratorium dengan keadaan tampak ada edem pada kedua tungkai. Hasil pemeriksaan tekanan darah yaitu 150/90 mmHg, namun tanda vital lain dalam batas normal. Wanita tersebut diminta untuk melakukan pemeriksaan urine rutin
Pertanyaan Soal
Apakah jenis pemeriksaan yang paling sesuai untuk mendukung diagnosis tersebut?
Protein
Glukosa
Bilirubin
Urobilinogen
Schlesinger
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Spesimen urin yang diperoleh dimasukkan ke dalam tabung reaksi ± 5 ml, kemudian dilakukan pemanasan hingga mendidih selama 30 detik dan diamati terjadinya kekeruhan. Prinsip pemeriksaan ini yaitu unsur yang terdapat pada urine akan terdenaturasi dengan pemberian asam asetat dan pemanasan sehingga terbentuk presipitat
Pertanyaan Soal
Apakah jenis pemeriksaan urine tersebut?
Keton
Protein
Glukosa
Bilirubin
Urobilinogen
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Spesimen urin yang diperoleh dimasukkan ke dalam tabung reaksi ± 5 ml, kemudian dilakukan pemanasan hingga mendidih selama 30 detik. Selanjutnya urine ditambah dengan larutan asam asetat 6% sehingga diperoleh hasil terdapat kekeruhan dan tampak butir-butir
Pertanyaan Soal
Apakah interpretasi hasil pemeriksaan tersebut?
Negatif
Positif 1 (+)
Positif 2 (++)
Positif 3 (+++)
Positif 4 (++++)
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Spesimen urin yang diperoleh dimasukkan ke dalam tabung reaksi ± 5 ml, kemudian dilakukan pemanasan hingga mendidih selama 30 detik. Selanjutnya urine ditambah dengan larutan asam asetat 6% sehingga diperoleh hasil terdapat kekeruhan tampak jelas dan terdapat gumpalan yang berkeping-keping
Pertanyaan Soal
Apakah interpretasi hasil pemeriksaan tersebut?
Negatif
Positif 1 (+)
Positif 2 (++)
Positif 3 (+++)
Positif 4 (++++)
Soal
Spesimen urine yang diterima olehs eorang ATLM dimasukkan ke dalam tabung reaksi ± 5 ml, kemudian dilakukan pemanasan hingga mendidih selama 30 detik. Hasil yang diperoleh yaitu urine menjadi keruh, namun kekeruhan urin menghilang setelah ditambahkan dengan reagen asam asetat 6%
Pertanyaan Soal
Apakah penyebab kekeruhan tersebut?
Protein Bence Jones
Kalsium karbonat
Asam urat
Leukosit
Epitel
Soal
Spesimen urine yang diterima olehs eorang ATLM dimasukkan ke dalam tabung reaksi ± 3 ml, kemudian ditambahkan dengan reagen asam sulfosalisilat 20%, sehingga urine berubah menjadi keruh. Urine tersebut dipanaskan di atas api Bunsen dan kekeruhan hilang pada waktu pemanasan, tetapi muncul kembali setelah dingin
Pertanyaan Soal
Apakah penyebab kekeruhan tersebut?
Protein Bence Jones
Kalsium karbonat
Asam urat
Leukosit
Epitel
Soal
Seorang pasien wanita datang ke laboratorium klinik dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin dengan diagnosa kelainan faal hepar. Warna urine pasien tersebut berwarna coklat seperti teh, sehingga pemeriksaan harus dilanjutkan dengan pemeriksaan urine khusus
Pertanyaan Soal
Pemeriksaan lanjutan apakah yang sesuai dengan kasus tersebut?
Urobilin
Bilirubin
Benda keton
Urobilinogen
Protein esbach
Soal
Spesimen urine yang diperoleh seorang ATLM dimasukkan ke dalam tabung sebanyak 5 ml, kemudian ditambahkan BaCl2 10% sebanyak 5 ml. Larutan tersebut disaring pada kertas saring, dan terbentuk warna hijau setelah ditambahkan 2-3 tetes reagen Fouchet pada presipitat
Pertanyaan Soal
Apakah metode jenis pemeriksaan tersebut?
Rosin
Ehrlich
Harrison
Benedict
Schlesinger
Soal
Spesimen urine yang diperoleh seorang ATLM dimasukkan ke dalam tabung sebanyak 2 ml, kemudian ditambahkan reagen sebanyak 1 ml melewati dinding tabung sehingga terbentuk 2 lapisan. Pada perbatasan kedua lapisan terdapat warna hijau
Pertanyaan Soal
Apakah reagen yang digunakan pada pemeriksaan tersebut?
FeCl3
BaCl3
Iodium
Ehrlich
Rothera
Soal
Spesimen urine yang diperoleh seorang ATLM dimasukkan ke dalam tabung sebanyak 2 ml, kemudian ditambahkan reagen sebanyak 1 ml melewati dinding tabung sehingga terbentuk 2 lapisan. Pada perbatasan kedua lapisan terdapat warna hijau
Pertanyaan Soal
Apakah metode pada pemeriksaan tersebut?
Rosin
Ehrlich
Harrison
Schlesinger
Urobilinogen
Soal
Spesimen urine yang diperoleh seorang ATLM dimasukkan ke dalam tabung sebanyak 5 ml, kemudian ditambahkan reagen Ehrlich sebanyak 3 tetes sehingga terbentuk warna merah anggur pada larutan tersebut
Pertanyaan Soal
Apakah jenis pemeriksaan tersebut?
Urobilinogen
Benda keton
Bilirubin
Urobilin
Protein
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Spesimen urine yang diperoleh dimasukkan ke dalam tabung reaksi sebanyak 5 ml, kemudian ditambahkan 2-4 tetes larutan lugol. Tabung tersebut dikocok hingga tercampur dan ditunggu selama 5 menit, kemudian ditambahkan reagen sebanyak 5 ml dan dilakukan penyaringan. Hasil yang diperoleh yaitu terdapat fluoresensi hijau pada filtrat
Pertanyaan Soal
Apa parameter pemeriksaan tersebut?
Protein
Urobilin
Bilirubin
Benda keton
Urobilinogen
Soal
Seorang laki-laki berusia 42 tahun dengan diagnosis infeksi saluran kemih dilakukan pemeriksaan urine rutin. Pemeriksaan sedimen urine dilakukan dengan metode natif. Hasil pengamatan ternyata tidak ditemukan sel atau unsur yang tidak sesuai dengan diagnosis sementara
Pertanyaan Soal
Apa penyebab utama pada kasus tersebut?
Sampel terkontaminasi
Sentrigugasi terlalu lambat
Kesalahan jenis pengecatan
Pembesaran lensa tidak sesuai
Bahan pemeriksaan tidak segar
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Unsur sedimen dilihat menggunakan mikroskop dan jumlahnya dilaporkan berdasarkan lapang pandang. Hasil pemeriksaan ditemukan sel eritrosit sebanyak 3-6/LPB
Pertanyaan Soal
Bagaimanakah penggunaan lensa mikroskop pada pemeriksaan tersebut?
Lensa okuler 5 kali
Lensa okuler 10 kali
Lensa objektif 4 kali
Lensa objektif 10 kali
Lensa objektif 40 kali
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine ruitn. Pemeriksaan sedimen urine secara mikroskopis diperoleh hasil yaitu ditemukan kristal asam urat dengan hasil positif 2 (++)
Pertanyaan Soal
Bagaimanakah penggunaan lensa mikroskop pada pemeriksaan tersebut?
Lensa okuler 5 kali
Lensa okuler 10 kali
Lensa objektif 4 kali
Lensa objektif 10 kali
Lensa objektif 40 kali
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine ruitn. Hasil pemeriksaan sedimen urine diperoleh hasil jumlah eritrosit 15-20/LPB, leukosit 10-15/LPB, kristal triple phospat positif 2 (++)
Pertanyaan Soal
Jenis urine apakah yang paling baik untuk pemeriksaan tersebut?
Pagi
24 jam
Kateter
Sewaktu
Post prandial
Soal
Seorang pasien perempuan dengan usia 40 tahun datang ke laboratorium membawa rujukan dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Hasil pemeriksaan urine secara makroskopis diperoleh bahwa urine berwarna kemerahan dan agak keruh
Pertanyaan Soal
Unsur apa yang paling dominan ditemukan dalam sedimen urine tersebut?
Epitel
Eritrosit
Kalsium fosfat
Kalsium oksalat
Silinder leukosit
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Spesimen urine yang diperoleh berwarna kuning, keruh dan mempunyai pH 8,5 namun kekeruhan menjadi hilang setelah dilakukan penambahan beberapa tetes CH3COOH disertai timbulnya gas
Pertanyaan Soal
Apakah penyebab urin tersebut menjadi keruh?
Asam urat
Triple phospat
Amonium urat
Kalsium oksalat
Kalsium karbonat
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine lengkap. Alat dan bahan yang diperlukan segera disiapkan. Pengamatan sedimen urine pada mikroskop ditemukan adanya unsur-unsur anorganik
Pertanyaan Soal
Apakah unsur yang terdapat pada urine tersebut?
Eritrosit
Leukosit
Spermatozoa
Silinder hyalin
Kalsium oksalat
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat rujukan dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine. Pemeriksaan sedimen secara mikroskopis ditemukan unsur dengan ciri-ciri berbentuk tipis, datar, inti bulat kecil serta sering dijadikan sebagai indikator kontaminasi
Pertanyaan Soal
Apakah nama jenis unsur yang ditemukan dalam spesimen urine tersebut?
Tyrosine
Triple phospat
Epitel skuamosa
Silinder granula
Amorf phosphat
Soal
Hasil pengamatan pada urine secara makroskopis didapatkan urine berwarna kehijauan, agak keruh, pH 6,5 dan berat jenis 1.021. Pemeriksaan sedimen secara mikroskopis ditemukan unsur dengan ciri-ciri tidak berwarna dan berbentuk amplop
Pertanyaan Soal
Apakah jenis kristal yang paling banyak ditemukan dalam sampel urine tersebut?
Asam urat
Triple phospat
Kalsium fosfat
Kalsium oksalat
Kalsium karbonat
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine lengkap. Hasil pemeriksaan makroskopis diketahui bahwa urine berwarna kuning, keruh, BJ 1,020 dan pH 8,4. Pengamatan sedimen urin secara mikroskopis didapatkan unsur anorganik dengan ciri-ciri tidak berwarna dan bentuk peti mati
Pertanyaan Soal
Apakah nama jenis unsur yang ditemukan dalam spesimen urine tersebut?
Asam urat
Triple phospat
Amonium urat
Kalsium oksalat
Kalsium karbonat
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine lengkap. Hasil pemeriksaan makroskopis diketahui bahwa urine berwarna kuning, keruh, BJ 1,020 dan pH 5,2. Pengamatan sedimen urin secara mikroskopis didapatkan unsur anorganik dengan ciri-ciri berwarna kuning merah dan bentuk prisma serum
Pertanyaan Soal
Apakah nama jenis unsur yang ditemukan dalam spesimen urine tersebut?
Asam urat
Triple phospat
Amonium urat
Kalsium oksalat
Kalsium karbonat
Soal
Seorang pasien datang ke laboratoium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan urine rutin. Spesimen urine yang diperoleh berwarna kuning, keruhdan mempunyai pH 8,5 namun kekeruhan menjadi hilang setelah dilakukan penambahan beberapa tetes CH3COOH disertai timbulnya gas
Pertanyaan Soal
Apakah penyebab urine tersebut menjadi keruh?
Asam urat
Triple phospat
Amonium urat
Kalsium oksalat
Kalsium karbonat
Soal
Seorang pasien yang didiagnosis malaria berat dirujuk untuk melakukan pemeriksaan darah dan urin. Pemeriksaan uji benzidin base metode dipstik pada urine didapatkan hasil +3 dan jumlah eritrosit pada pemeriksaan sedimen urine didapatkan sebanyak 0-1/LPK
Pertanyaan Soal
Apakah alasan yang dapat menjelaskan fakta hasil tentang eritrosit tersebut?
Lisis pada saat sentrifugasi
Tidak mengendap saat disentrifus
Mengkerut dan dibaca sebagai leukosit
Kehilangan hemoglobin sehingga sulit dibaca
Urin mengandung hemoglobin yang tinggi tapi rendah eritrosit
Soal
Seorang pasien perempuan telah didiagnosa oleh dokter menderita infeksi saluran kemih. Resep obat yang diberi oleh dokter kemudian diminum pada pagi hari. Pasien menjadi khawatir saat pergi ke kamar kecil pada sore hari ketika melihat bahwa urinenya berwarna oranye terang
Pertanyaan Soal
Apakah warna urine tersebut merupakan indikasi serius terkait infeksi saluran kemih?
Tidak, warna tersebut menunjukkan urin normal
Ya, warna tersebut menunjukkan adanya perdarahan
Ya, warna tersebut menunjukkan adanya infeksi akut
Ya, warna tersebut menunjukkan adanya kadar bilirubin yang tinggi
Tidak, warna tersebut tidak signifikan dengan penyakit yang diderita
