Font size
WorksheetsMANAJEMEN KEUANGAN
Total questions: 30
Worksheet time: 25mins
Persamaan antara ilmu keuangan dan akuntansi adalah:
Mengelola uang
Meningkatkan nilai daya beli
Menjaga perusahaan dari jeratan hutang
Fokus pada aktiva dan ekuitas
Perbedaan mendasar antara ilmu keuangan dan akuntansi adalah:
Fokus pada pengambilan keputusan
Obyek yang ditinjau
Perusahaan yang menggunakan
Laporan Keuangan
Tujuan manajemen keuangan pada dasarnya adalah:
Meningkatkan daya beli
Memaksimumkan nilai perusahaan
Menghindari hutang
Mendapatkan keuntungan
The Principle of Two-Sided Transactions dalam manajemen keuangan mempunyai makna:
Keuangan digunakan untuk bertransaksi
Transaksi harus melibatkan minimal dua pihak
Setiap transaksi mempunyai dua sisi yang sama
Transaksi harus berprinsip win win solution
The Principle of Self-interest Behavior mempunyai makna sebagai berikut, KECUALI:
Setiap orang mengambil keputusan dalam sudut pandang mereka sendiri.
Perlunya memahami perilaku keuangan setiap orang
Setiap keuntungan harus lebih besar dari opportunity cost
Setiap orang bisa menjadi sukses
Concept value of money menekankan bahwa:
Waktu adalah uang
Transaksi membutuhkan uang sebagai alat tukar
Nilai $1 sekarang tidak sama dengan nilai $1 yang akan datang
Nilai $1 lebih besar dibandingkan dengan IDR1
Konsep time value of money menekankan pada hal di bawah ini, KECUALI:
Menghitung harga saham
Menghitung harga obligasi
Menghitung Net Present Value dari sebuah aset
Menghitung nilai kekayaan bersih perusahaan
Variabel perhitungan nilai waktu dan uang adalah di bawah ini, KECUALI:
Suku bunga acuan
Opportunity cost
Nilai underlying asset
Kekayaan pribadi/perusahaan
Konsep future value dirumuskan dengan n(1+k) yang berarti:
Nilai kekayaan akan dikalikan dengan suku bunga acuan
Nilai sekarang ditambah dengan 1 dikalikan suku bunga acuan
Jika kita menginvestasikan sejumlah uang, maka akan mendapat keuntungan.
Jika kita menginvestasikan sejumlah n pada bunga k, maka modal kita akan tumbuh sebesar n dikalikan 1 plus k.
Konsep compounding yang akan datang dengan bunga tunggal dan asumsi keuntungan yang diperoleh tidak dikonsumsi dan diinvestasikan kembali dirumuskan dengan persamaan berikut:
FVn=PVn(1+k)n
PVn=FVn(1+k)n
P0=Fn(1+r)n
P=α+βx1+βxn
Perusahaan X menginvestasikan uang sebesar US$1 juta ke
dalam usaha property yang akan menghasilkan suatu
tingkat keuntungan 20% per tahun. Maka keuntungan bersih perusahaan x dalam satu tahun adalah:
US$1.2 juta
IDR200 ribu
IDR2.8 juta
US$200 ribu
Persamaan berikut ini, FV3=PMT(FVIFA,20%, 3) menunjukkan bahwa:
Nilai keuntungan selama 3 periode adalah 20%
Nilai kekayaan akan bertambah sebesar 20% jika disimpan selama 3 tahun
Nilai anuitas pembayaran/keuntungan tetap selama 3 periode mendatang dengan apresiasi 20%
Nilai apresiasi 20% setiap pembayaran bunga selama 3 tahun
Obligasi pada dasarnya adalah:
Bukti kepemilikan modal perusahaan
Saham
Bukti memiliki saham
Surat utang
Keuntungan memiliki obligasi adalah:
Mendapatkan kupon bunga
Dapat diperjual belikan
Dapat dijaminkan ke bank
Menjadi gaya hidup
Di bawah ini adalah faktor yang mempengaruhi PERUBAHAN nilai obligasi:
Suku bunga acuan
Penawaran bank
Penjualan
Pembelian
Pada dasarnya saham adalah:
Bukti kepemilikan perusahaan
Investasi perbankan
Surat utang
Bukti mempunyai piutang
Sebuah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi, disebut:
Saham
Reksadana
Obligasi
Deposito
Instrumen keuangan di bawah ini menggunakan suku bunga acuan:
Deposito
Saham
Obligasi
Semua salah
Semua benar
Sebelum membeli jenis reksadana, ada baiknya melakukan berikut:
Risk Profiling
Mengumpulkan dana
Menghitung keuntungan
Mencari sponsor
Tugas manajer investasi adalah sebagai berikut, KECUALI:
Menyusun dan mengimplementasikan strategi investasi
Meminimumkan Risiko Investor
Membuat surat perjanjian dengan nasabah
Membuat aset alokasi untuk investor
Jenis reksadana adalah di bawah ini, KECUALI:
Deposito
Saham
Pendapatan tetap
Campuran
Risk Profiling pada dasarnya adalah:
Menghitung risiko pribadi
Menghitung risiko investasi
Menhitung keuntungan investasi dibandingkan dengan tingkat risiko
Menilai diri kita/investor untuk menentukan komposisi dan alokasi dana
Nilai Aktiva Bersih reksadana adalah perbandingan jumlah antara:
Kekayaan dan jumlah hutang
Hutang dan investasi
Dana awal investasi dan nilai pasar per unit
Dana awal investasi, suku bunga acuan, dan inflasi
Jika dana awal yang diinvestasikan IDR2 juta; NAB IDR1.000, maka jumlah kepemilikan unit adalah:
1 juta
2 juta
200 ribu
2.000
Pengertian risiko adalah:
Kegagalan investasi
Tidak tercapainya keuntungan yang diharapkan
Bisnis yang sedang sepi
Ditinggalkan pelanggan
High risk high return adalah salah satu prinsip investasi yang menekankan pada:
Keuntungan yang besar diperoleh dari modal yang besar
Jumlah kerugian perusahaan adalah resiko dalam investasi
Semakin tinggi risiko, semakin tinggi tingkat keuntungan
Semakin tinggi hutang, maka semakin tinggi risiko yang akan diterima
Risiko sistematis adalah
Risiko yang diakibatkan karena tidak menerapkan sistem informasi
Risiko yang tidak dapat dihindari
Risiko yang dapat dihindari
Risiko karena mengambil keputusan investasi lain dengan bunga tinggi
Obligasi negara diterbitkan oleh Pemerintah dengan tujuan sebagai berikut, KECUALI:
Membiayai defisit APBN
Menutup kekurangan kas jangka pendek
Mengelola portfolio utang negara
Membiayai pembangunan infrastruktur
Kondisi suku bunga acuan 5,5%, nilai tukar Rp terhadap $ turun 5%, inflasi pada 6%, pajak dunia usaha 15%. Maka investasi yang paling aman adalah:
Deposito dengan bunga 6% per tahun
Portfolio saham dengan return 12% per tahun
Obligasi jatuh tempo 1 tahun bunga 15% per tahun
Property dengan apresiasi nilai 13% per tahun
Persamaan berikut PV = FV5(PVIF, 10%, 5) mempunyai makna:
Nilai sekarang dari sejumlah uang pada 5 periode compounding dengan apresiasi 10% tetap.
Nilai sekarang dari suku bunga acuan tunggal 10% pada periode ke-5
Nilai uang yang dibungakan 10%
NIlai cicilan selama 5 periode pada bunga 10%
