WorksheetsManajemen Pemeriksaan VIC
Total questions: 55
Worksheet time: 30mins
Name
Class
Date
1.
Hal yang perlu diperhatikan oleh Ketua Tim dalam penyusunan Ikhtisar Koreksi adalah
a)
Buat jurnal penyesuaian dan jurnal koreksi yang tepat terhadap LK sebagai hasil dari
prosedur pemeriksaan dan telah didokumentasikan dalam Ikhtisar Jurnal Koreksi
prosedur pemeriksaan dan telah didokumentasikan dalam Ikhtisar Jurnal Koreksi
b)
Diskusikan dengan pihak auditee jurnal koreksi yang telah disusun
c)
Susun jadwal pembahasan jurnal koreksi dengan manajemen auditee
d)
Pertimbangkan dampak kesalahpenyajian (errors) terhadap penyajian dan pengungkapan laporan keuangan
2.
Pada dasarnya, saat penyusunan konsep temuan pemeriksaan (TP), auditor
berdasarkan semua bukti pemeriksaan menyusun TP dengan
berdasarkan semua bukti pemeriksaan menyusun TP dengan
a)
Reviu Pengendali Teknis
b)
Reviu Ketua Tim dan Pengendali Teknis
c)
Diskusi internal di kalangan Auditee
d)
Diskusi bersama Auditee dan pihak terkait lainnya
3.
Berikut yang bukan merupakan hal yang harus diperhatikan oleh KTY dalam penyusunan ML ataupun LTP
a)
Reviu secara memadai Konsep LTP atau ML dan dokumentasikan dalam KKP
b)
Sajikan Kondisi, Kriteria, Akibat, dan Sebab yang memadai dalam ML ataupun LTP
c)
Lakukan penyesuaian ML ataupun LTP secara tepat waktu sesuai tanggapan
d)
Lampiri ML ataupun LTP dengan tanggapan/ komentar instansi yang lengkap
4.
Peran Ketua Tim dalam tahapan Pelaporan Pemeriksaan, kecuali
a)
Menyusun LHP dengan memperhatikan ketepatan waktu penyelesaian LHP
b)
Mengusulkan pelaporan informasi rahasia, indikasi kerugian negara/daerah dan/atau unsur pidana
c)
Menjamin kebenaran matematis dan akurasi angka atas bahan penyusunan LHP
d)
Menyusun bahan IHPS
5.
setiap perubahan nilai dalam akun yang semula diuji analitis awal serta kelebihan realisasi daripada anggaran, perlu diuji lagi di tahapan …
a)
Pelaksanaan
b)
Pemantauan
c)
Perencanaan
d)
Pelaporan
6.
Apabila hasil pengujian pengendalian atau test of control dengan pemahaman SPI di tahapan perencanaan berbeda. Dimana pengendalian yang ada kurang efektif maka auditor dapat …
a)
Menurunkan tingkat risiko
b)
Tidak mengubah tingkat risiko
c)
Meninggikan tingkat risiko
d)
Tidak ada yang benar
7.
Berikut adalah hal yang tidak harus diperhatikan dalam penyusunan program pemeriksaan:
a)
Apakah semua komponen akun laporan keuangan telah dibahas dalam P2 secara memadai, semua risiko audit telah dicover dan seluruh area signifikan telah dibuatkanlangkah/ prosedur pemeriksaan yang memadai untuk menghasilkan opini yang handal?
b)
Apakah pemeriksa telah merencanakan metode uji petik yang sesuai dengan sifat dan karakteristik populasi?
c)
Apakah tujuan pemeriksaan, asersi diidentifikasi secara benar di P2 untuk setiap
pemeriksaan akun dan transaksi dalam laporan keuangan?
pemeriksaan akun dan transaksi dalam laporan keuangan?
d)
Apakah perubahan prosedur yang diterapkan dari P2 telah didokumentasikan secara
memadai disertai alasannya?
memadai disertai alasannya?
8.
Prosedur analisis yang dilaksanakan dengan menguji hubungan antar akun di dalam laporan disebut dengan :
a)
Tren
b)
Analisa Data
c)
Teknik Prediktif
d)
Analisa rasio
9.
Tujuan dari pemahaman atas Sistem Pengendalian Internal adalah, kecuali
a)
Untuk mengenali dan mengkaji SPI auditee apakah telah efisien dan
efektif
efektif
b)
Untuk dapat menentukan prosedur analitis awal yang akan dilakukan agar memadai dan komprehensif
c)
mengkaji kemungkinan adanya celah kesalahan penyajian dan kecurangan
d)
menilai risiko pengendalian awal
10.
Dalam tahap perencanaan pemeriksaan keuangan dibagi dalam beberapa langkah. Langkah dimana diperlukan pemahaman dan penilaian risiko terhadap risiko audit, risiko bawaan, risiko pengendalian dan risiko deteksi, merupakan bagian dari langkah:
a)
Pemahaman atas Sistem Pengendalian Internal
b)
Identifikasi dan Penilaian Risiko Awal
c)
Pemahaman Tujuan Pemeriksaan dan Harapan Penugasan
d)
Pemahaman Hasil Pemeriksaan Sebelumnya
11.
Dalam menetapkan risiko audit, auditor menyadari bahwa terdapat…
a)
Ketidakpastian terkait bukti awal sebelum adanya SPI
b)
Ketidakpastian terkait terjadinya salah saji material pada laporan keuangan bahkan setelah dilakukan prosedur pemeriksaan
c)
Kedua pernyataan tersebut salah
d)
Kedua pernyataan tersebut benar
12.
Penentuan tingkat kelemahan pengendalian dilakukan
melalui tahapan-tahapan berikut:
melalui tahapan-tahapan berikut:
a)
Mempertimbangkan Keberadaan Pengendali Pengganti
b)
Menentukan Potensi Terjadinya Salah Saji
c)
Menentukan tingkat kelemahan pengendalian
d)
Menentukan risiko pengendalian
13.
Masalah yang timbul dari suatu organisasi dapat bersifat
a)
Tidak diduga
b)
Tidak Terstruktur
c)
Tidak Terprogram
d)
Semua Benar
14.
Tugas untuk menganalisis masalah dan mengambil keputusan untuk memecahkan masalah bagi kepentingan organisasi dilakukan oleh manajer tingkat
a)
Atas
b)
Menengah
c)
Bawah
d)
Semua Benar
15.
Proses Pengambilan Keputusan diawali dengan
a)
Membuat daftar masalah
b)
Mengamati Situasi
c)
Membuat alternatif Solusi
d)
Memutuskan apakah diperlukan keputusan
16.
Penentuan tingkat kelemahan pengendalian dilakukan
melalui tahapan-tahapan berikut:
melalui tahapan-tahapan berikut:
a)
Mempertimbangkan Keberadaan Pengendali Pengganti
b)
Menentukan Potensi Terjadinya Salah Saji
c)
Menentukan tingkat kelemahan pengendalian
d)
Menentukan risiko pengendalian
17.
Berikut ini adalah tujuan komunikasi awal kecuali
a)
Menjelaskan harapan penugasan dan metode pemeriksaan
b)
Menjelaskan tujuan dan lingkup pemeriksaan
c)
Menjelaskan rencana kegiatan, waktu pemeriksaan, serta komposisi tim dalam ST
d)
Menjelaskan kebutuhan dokumen yang diperiksa
18.
Yang menjadi alasan bagi Ketua Tim untuk mengusulkan perubahan P2 adalah
a)
P2 tidak dapat dilaksanakan karena pimpinan entitas
menolak untuk diperiksa
menolak untuk diperiksa
b)
P2 tidak dapat dilaksanakan karena pimpinan entitas
menolak menyediakan dokumen/keterangan yang diminta
menolak menyediakan dokumen/keterangan yang diminta
c)
P2 perlu modifikasi langkah karena waktu pemeriksaan tidak cukup
d)
P2 perlu
penambahan atau modifikasi langkah karena kondisi di lapangan
penambahan atau modifikasi langkah karena kondisi di lapangan
19.
Metode Jalur Kritis dapat digunakan Pemeriksa untuk hal-hal berikut, kecuali
a)
Menghitung ketepatan perencanaan suatu proyek
b)
Menghitung ketepatan pelaksanaan waktu suatu proyek
c)
Reviu evisiensi biaya pembangunan Rumah Sakit
d)
Reviu efektivitas suatu proses bisnis, misalnya reviu pelayanan Rumah Sakit
20.
Yang bertugas mengidentifikasi TP yang mengandung unsur pidana, adalah
a)
Anggota tim
b)
Ketua Tim
c)
Pengendali Teknis
d)
Penanggungjawab
21.
Pada saat pengakhiran tahap pelaksanaan pemeriksaan, PFP menyampaikan Laporan Akhir Pelaksanaan Pemeriksaan Lapangan (LAPPL) kepada
PSP sebagai bentuk pertanggungjawaban. Konsep LAPPL disampaikan oleh Ketua Tim kepada PM melalui PT
disertai dengan: Kecuali
PSP sebagai bentuk pertanggungjawaban. Konsep LAPPL disampaikan oleh Ketua Tim kepada PM melalui PT
disertai dengan: Kecuali
a)
Laporan Perkembangan Mingguan
b)
Temuan Pemeriksaan
c)
Nota
Penyampaian TP
Penyampaian TP
d)
Kertas kerja pemeriksaan (KKP)
22.
Berikut ini merupkan fungsi dari KKP, kecuali:
a)
bahan menyusun temuan pemeriksaan dan LHP
b)
membantu pelaksanaan review oleh pengendali teknis
c)
sebagai bukti bawa pemeriksa telah melaksanakan pemeriksaan sesuai standar pemeriksaan
d)
alat koordinasi pelaksanaan pemeriksaan
23.
Mengacu pada kaedah umum manajemen, yang tidak termasuk tujuan perencanaan adalah
a)
memberikan pengarahan kepada bawahan
b)
mengurangi ketidakpastian
c)
meminimalisir kebutuhan
d)
menetapkan tujuan dan standar yang digunakan dalam fungsi manajemen selanjutnya
24.
Yang tidak termasuk definisi perencanaan adalah
a)
proses mendefinisikan tujuan organisasi
b)
membuat strategi untuk mencapai tujuan organisasi
c)
mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi
d)
menyatukan visi dan misi organisasi
25.
Tahapan yang ada dalam perencanaan pemeriksaan meliputi persiapan yang bersifat teknis dan dukungan pemeriksaan. Persiapan yang bersifat teknis meliputi antara lain, kecuali
a)
Penyusunan Program Kerja Perorangan
b)
Penyusunan paket Program Pemeriksaan
c)
Penyediaan tenaga ahli jika diperlukan oleh TPP
d)
Pembentukan Tim Perencanaan Pemeriksaan (TPP)
26.
Tahapan yang ada dalam perencanaan pemeriksaan meliputi persiapan yang bersifat teknis dan dukungan pemeriksaan. Persiapan yang bersifat dukungan pemeriksaan meliputi antara lain, kecuali
a)
Penerbitan Administrasi Keuangan dan SPPD
b)
Pembentukan Tim Perencanaan Pemeriksaan (TPP)
c)
Pengurusan Akomodasi dan Transportasi selama pemeriksaan
d)
Penyediaan tenaga ahli jika diperlukan oleh TPP
27.
Kontrak komitmen jangka panjang juga perlu dianalisa lebih lanjut apakah terdapat potensi kerugian dalam kontrak jangka panjang tersebut dengan cara berikut ini, kecuali:
a)
menganalisa kontrak
b)
laporan kemajuan pekerjaan
c)
pelaporan dan bukti SP-Jnya
d)
tuntutan hukum yang terkait
28.
Apabila terdapat peristiwa yang memberikan tambahan bukti yang berhubungan dengan kondisi yang ada pada tanggal neraca dan berdampak terhadap taksiran yang melekat
dalam proses penyusunan laporan keuangan, maka perlu dilakukan …
dalam proses penyusunan laporan keuangan, maka perlu dilakukan …
a)
koreksi penyesuaian terhadap akun
b)
koreksi penyesuaian terhadap akun dan pengungkapan dalam LK terkait
c)
cukup diungkapkan dalam CaLK
d)
dibuatkan laporan keuangan proforma untuk
perbandingan dalam CaLK
perbandingan dalam CaLK
29.
Selain Menyusun bahan IHPS Peran Ketua Tim dalam tahapan pelaporan pemeriksaan adalah, kecuali:
a)
Menyusun konsep LHP dengan memperhatikan ketepatan waktu penyelesaian LHP.
b)
Mengusulkan pelaporan informasi rahasia, indikasi kerugian negara/daerah dan/atau unsur pidana.
c)
Menjamin kebenaran matematis dan akurasi angka atas bahan penyusunan LHP.
d)
Menyetujui PKP Anggota Tim
30.
Dalam Finalisasi Konsep LHP, Tanggungjawab Ketua Tim adalah
a)
Memastikan validitas substansi, kebenaran matematis, dan akurasi angka atas bahan penyusunan LHP
b)
Menalaah tanggapan dan rencana aksi
c)
Menyusun bahan IHPS.
d)
Menyusun konsep LHP dengan memperhatikan ketepatan waktu penyelesaian LHP
31.
Untuk menjalankan peran dalam tahap pelaporan pemeriksaan, ketua tim harus memiliki kompetensi:
a)
Kemampuan teknis pemecahan masalah
b)
Kemampuan teknis pelaporan
c)
Kemampuan teknis komunikasi pemeriksaan
d)
Semua Benar
32.
Penentuan tingkat kelemahan pengendalian dilakukan
melalui tahapan-tahapan berikut:
melalui tahapan-tahapan berikut:
a)
Mempertimbangkan Keberadaan Pengendali Pengganti
b)
Menentukan Potensi Terjadinya Salah Saji
c)
Menentukan tingkat kelemahan pengendalian
d)
Menentukan risiko pengendalian
33.
Kegiatan pelaksanaan pemeriksaan meliputi, kecuali
a)
Komunikasi awal dan akhir dengan pejabat entitas yang diperiksa
b)
melaporkan hasil pemeriksaan di lapangan
c)
mempertanggungjawabkan administrasi keuangan
d)
menyusun program pemeriksaan
34.
Ketua Tim menyampaikan surat tugas, jadwal pemeriksaan, dan permintaan data/informasi awal terkait pemeriksaan merupakan tahapan pelaksanaan pemeriksaan
a)
Pelaksanaan Program Pemeriksaan
b)
Pemberitahuan Pemeriksaan
c)
Penyusunan Kertas Kerja Pemeriksaan
d)
Penyusunan Temuan Pemeriksaan
35.
Prosedur pemeriksaan keuangan dibagi menjadi 3 kategori, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. Yang tidak termasuk dalam tahap pelaksanaan pemeriksaan adalah
a)
Pengujian Sistem
Pengendalian Intern
Pengendalian Intern
b)
Pelaksanaan Prosedur Analitis Awal
c)
Pembahasan Dengan
Pejabat Entitas Yang
Berwenang
Pejabat Entitas Yang
Berwenang
d)
Penyelesaian Penugasan
36.
Prosedur pemeriksaan keuangan dibagi menjadi 3 kategori, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. Yang termasuk dalam tahap pelaksanaan pemeriksaan adalah
a)
Pemahaman Sistem
Pengendalian Intern
Pengendalian Intern
b)
Pemahaman atas
Entitas
Entitas
c)
Penyusunan Ikhtisar
Koreksi
Koreksi
d)
Penetapan
Materialitas Awal dan
Kesalahan Tertolerir
Materialitas Awal dan
Kesalahan Tertolerir
37.
Penentuan tingkat kelemahan pengendalian dilakukan
melalui tahapan-tahapan berikut:
melalui tahapan-tahapan berikut:
a)
Mempertimbangkan Keberadaan Pengendali Pengganti
b)
Menentukan Potensi Terjadinya Salah Saji
c)
Menentukan tingkat kelemahan pengendalian
d)
Menentukan risiko pengendalian
38.
Kegiatan pelaksanaan pemeriksaan meliputi, kecuali
a)
Komunikasi awal dan akhir dengan pejabat entitas yang diperiksa
b)
melaporkan hasil pemeriksaan di lapangan
c)
mempertanggungjawabkan administrasi keuangan
d)
menyusun program pemeriksaan
39.
Ketua Tim menyampaikan surat tugas, jadwal pemeriksaan, dan permintaan data/informasi awal terkait pemeriksaan merupakan tahapan pelaksanaan pemeriksaan
a)
Pelaksanaan Program Pemeriksaan
b)
Pemberitahuan Pemeriksaan
c)
Penyusunan Kertas Kerja Pemeriksaan
d)
Penyusunan Temuan Pemeriksaan
40.
Peran Ketua Tim dalam lingkup pemeriksaan antara lain
a)
Menjamin terpenuhinya unsur‐unsur Temuan Pemeriksaan seperti kondisi, kriteria, sebab, dan akibat sesuai dengan standar serta relevansi diantara unsur‐unsur Temuan Pemeriksaan tersebut
b)
Menjamin validitas substansi dan kebenaran matematis serta akurasi angka dalam Temuan
Pemeriksaan
Pemeriksaan
c)
Mengkoordinasikan jalannya pemeriksaan di lapangan
d)
semua jawaban benar
41.
Tanggung jawab Ketua Tim dalam pelaksanaan P2 dan Penyusunan KKP, yang paling tepat adalah
a)
Memastikan seluruh TP telah diinput ke dalam sistem informasi
b)
Memastikan kebenaran matematis dan akurasi angka dalam KKP
c)
Menjamin kebenaran matematis dan validitas substansi TP
d)
Memastikan permintaan dokumen awal telah
disampaikan kepada entitas sebelum
pertemuan awal
disampaikan kepada entitas sebelum
pertemuan awal
42.
Prosedur analitis yang dapat dilakukan dalam tahap perencanaan pemeriksaan adalah, kecuali….
a)
teknik penilaian resiko awal
b)
analisa data
c)
analisa rasio dan tren
d)
teknik prediktif
43.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan prosedur analitis adalah…
a)
Apakah tim pemeriksa telah mengidentifikasi tujuan, sasaran, kegiatan pengelolaan entitas dan strategi entitas dalam mencapai tujuan dan sasaran
b)
Apakah prosedur analitis awal digunakan untuk mengidentifikasi risiko yang ada dan direfleksikan terhadap prosedur pemeriksaan berikutnya yang lebih mendalam?
c)
Apakah terdapat analisa dampak pemangku kepentingan (stakeholder) terhadapo entitas dan telah dipertimbangkan dalam perencanaan audit?
d)
Apakah analisa rasio yang dilakukan dengan menguji hubungan antar akun di dalam laporan keuangan telah memadai?
44.
Dalam pelaksanaan
pemeriksaan,kompetensi yang harus dimiliki ketua tim antara lain : Kecuali
pemeriksaan,kompetensi yang harus dimiliki ketua tim antara lain : Kecuali
a)
Kemampuan teknis tentang bukti audit
b)
Kemampuan teknis komunikasi pemeriksaan,
c)
Kemampuan teknis dalam pelaporan
d)
Kemampuan teknis Risk Based Audit
45.
Sistem Manajemen Mutu yang dilakukan oleh Ketua Tim pada tahapan pelaksanaan
pemeriksaan dalam objek penyusunan Temuan yang tepat adalah
pemeriksaan dalam objek penyusunan Temuan yang tepat adalah
a)
Menjamin kebenaran matematis dan
validitas substansi TP
validitas substansi TP
b)
semua benar
c)
Memastikan seluruh prosedur
pemeriksaan dalam Program pemeriksaan telah dilaksanakan
pemeriksaan dalam Program pemeriksaan telah dilaksanakan
d)
Memastikan kecukupan bukti
46.
Berikut merupakan hal‐hal yang perlu diperhatikan dalam Penetapan Batas Material Awal, kecuali
a)
Apakah tingkat materialitas yang ditentukan sudah memadai untuk mendeteksi adanya kesalahan saji laporan keuangan yang material?
b)
Apakah pertimbangan kualitatif seperti kecurangan/fraud telah diperhitungkan dalam materialitas secara memadai?
c)
Apakah alokasi Planning Materiality (PM) kepada Tolerable Error (TE) telah memadai
d)
Apakah Risiko Deteksi menetapkan strategi dan fokus pemeriksaan yang berkaitan dengan program pemeriksaan yang bercirikan Risk Based Audit?
47.
Langkah pengambilan sampel uji petik adalah sebagai berikut, kecuali
a)
Penentuan tujuan pengujian
b)
Pendefinisian populasi dan unit uji petik
c)
Penentuan risiko sampel
d)
Seleksi unit sampel dan pelaksanaan pengujian
48.
salah satu kompetensi ketua tim dalam tahapan perencanaan pemeriksaan adalah kemampuan kerjasama tim, meliputi antara lain, kecuali :
a)
kemampuan bagaimana mengenali kelebihan dan kekurangan tim serta tiap anggota yang dimiliki
b)
mengelola dan mengarahkan tim
c)
kemampuan dalam memahami entitas dan menilai dari sudut pandang risiko
d)
membagi penugasan yang sesuai dan tepat
49.
dalam tahap perencanaan pemeriksaan, langkah untuk mengetahui hasil akhir dan sasaran pemeriksaan yang diharapkan pemberi tugas serta mengetahui kriteria pengukuran kinerja tim, disebut :
a)
Pemahaman Hasil Pemeriksaan Sebelumnya
b)
Pemahaman Tujuan Pemeriksaan dan Harapan Penugasan
c)
Pelaksanaan Prosedur Analitis Awal
d)
Pemahaman atas Entitas dan Proses Bisnis
50.
Risiko pemeriksaan dapat dikelompokkan menjadi 3 (tiga) kategori yaitu:
a)
rendah, menengah, tinggi
b)
sangat rendah, rendah, menengah
c)
material, signifikan, rendah
d)
high, moderat, low
51.
Jenis – jenis resiko dalam pemeriksaan yang tepat adalah
a)
Audit Risk, Tolerable Risk, Control Risk, Materiality Risk
b)
Inherent Risk, Tolerable Risk, Detection Risk, Control Risk
c)
Audit Risk, Inherent Risk, Control Risk, Detection Risk
d)
Materiality Risk, Inherent Risk, Control Risk, Detection Risk
52.
Kompetensi yang harus dimiliki oleh Ketua Tim yang paling tepat adalah:
a)
kemampuan untuk menguji sistem pengendalian internal entitas yang diperiksa
b)
kemampuan dalam memahami entitas dan menilai
dari sudut pandang risiko
dari sudut pandang risiko
c)
kemampuan untuk menghubungkan beberapa informasi
dengan data yang diperoleh
dengan data yang diperoleh
d)
menghubungkan risiko pemeriksaan dan pemahaman entitas dalam menentukan sampel/uji petik
yang akan dilaksanakan dalam pemeriksaaan
yang akan dilaksanakan dalam pemeriksaaan
53.
Tanggung jawab ketua tim dalam sistem manajemen mutu yang dilakukan oleh Ketua Tim antara lain:
a)
Penyusunan paket P2
b)
reviu konsep PKP
c)
persetujuan PKP
d)
Semua Benar
54.
Pernyataan mengenai Penyusunan Konsep LHP oleh Ketua Tim berikut ini benar, kecuali:
a)
Ketua Tim harus menjamin akurasi angka
b)
Ketua Tim menyusun konsep LHP
c)
Ketua Tim me-review Konsep LHP berdasarkan TP dan informasi relevan yang telah
disiapkan oleh Anggota Tim
disiapkan oleh Anggota Tim
d)
Konsep LHP disampaikan kepada PT,
termasuk jika ada usulan informasi rahasia
termasuk jika ada usulan informasi rahasia
55.
Untuk melaksanakan Sistem Manajemen Mutu pada pelaporan pemeriksaan, Ketua Tim harus memiliki kompetensi teknis sebagai berikut, kecuali:
a)
me-review Konsep LHP
b)
Kemampuan untuk dapat melihat suatu
permasalahan
permasalahan
c)
Menyusun laporan hasil pemeriksaan dan memenuhi
standar dan kualitas pelaporan.
standar dan kualitas pelaporan.
d)
memilih media dan memperesentasikan hasil pemriksaan
100 %
