NEW
Font size
WorksheetsPERAWATAN SISTEM AC
Total questions: 10
Worksheet time: 8mins
Pada sistem AC khususnya yang berkaitan dengan tekanan refrigeran yang mengalir di dalamnya, dapat dibedakan menjadi 2 komponen utama yaitu komponen tekanan tinggi dan rendah. Dibawah ini yang tidak termasuk dalam komponen tekanan tinggi adalah…..
Kompresor
Kondensor
Evaporator
Katup expansi
Receiver
Dalam siklus kerja sistem AC, Refrigeran disirkulasikan melalui komponen-komponen dalam sistem AC untuk memperoleh efek pendinginan. Urutan sirkulasi referigeran dalam sistem AC yang benar adalah….
Kompresor, kondensor, receiver, expansion valve, evaporator
Kompresor,receiver, kondensor, evaporator, expansion valve
Kompresor, expansion valve, evaporator, kondensor, receiver
Kompresor, evaporator, receiver, expansion valve, kondensor
Kompresor, expansion valve, evaporator, receiver, kondensor
Salah satu komponen utama sistem AC yang memegang peranan penting dalam siklus kerjanya adalah receiver. Komponen ini sering disebut juga Dryer, atau istilah yang biasa digunakan di bengkel perbaikan AC adalah Filter AC. Selain sebagai penampung refrigerant cair untuk sementara, receiver juga berfungsi untuk.. . . . .
Memompa referigeran
Menyaring kotoran dan uap air
Mengabutkan refrigerant
mengubah refrigerant cair menjadi gas
mengubah refrigerant gas menjadi cair
Berfungsi untuk menyerap panas pada refrigerant yang telah dikompresikan oleh kompresor dan mengubah refrigrant yang berbentuk gas menjadi cair ( dingin ). Komponen AC yang memiliki fungsi tersebut adalah....
Receiver
Katup Ekspansi
Blower
Kondensor
Selang Tekanan Tinggi
Refrigeran merupakan bahan pendingin pada AC, agar sistem AC dapat bekerja dengan baik, maka salah satu yang harus terpenuhi adalah jumlah refrigeran yang tepat. Agar kita dapat mengetahu seberapa besar jumlah refrigeran dapat dilakukan pemeriksaan dengan cara....
Melihat kaca kontrol pada receiver
Mengukur temperatur selang
Melihat kisi – kisi kondensor
Mengukur temperatur evaporator
Melihat filter evaporator
Dibawah ini merupakan langkah – langkah pemeriksan yang dapat dilakukan pada perawatan berkala sistem AC, kecuali....
Pemeriksaan sirkulasi udara
Pemeriksaan tempratur udara
Pemeriksaan jumlah refrigeran
Pemeriksaan temperatur selang
Pemeriksaan volume air pendingin
Dalam perawtan berkala sistem Air Conditioning (AC) perlu dilakukan beberapa pemeriksaan guna memastikan sistem AC bekerja dengan baik. Pada gambar tersebut menunjukkan cara pemeriksaan.....
Kondensor tersumbat dengan memeriksa temperatur selang
Receiver tersumbat dengan memeriksa sign glass
Kebocoran saluran menggunakan detektor elektronik
kebocoran saluran dengan UV flourecent sistem
tekanan saluran tekanan tinggi dan saluran tekanan rendah
Pengendara menyalakan AC, namun yang berhembus hanya udara sejuk ( tidak dingin), kemungkinan penyebab yang paling logis adalah . . . . .
Evaporator kotor
Kopling magnet tidak bekerja
Blower tidak berputar
Thermostat rusak
V-belt kendor
Perhatikan gambar sistem AC mobil di atas ini!
Kondisi refrigerant pada saluran nomor 3 sampai 4 pada saat mesin hidup adalah.
cairan tekanan rendah dan temperatur rendah.
gas tekanan rendah dan temperatur rendah.
cairan tekanan tinggi dan temperatur tinggi.
gas tekanan tinggi dan temperatur tinggi.
cairan tekanan tinggi dan temperatur rendah
Perhatikan gambar dibawah ini !
Fungsi dari komponen AC diatas adalah...........
Menampung refrigerant.
Mengabutkan refrigerant.
Menyerap panas refrigerant.
Mengkompresikan refrigerant.
merubah wujud refrigeran menjadi cair
