wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

DUAL SYSTEM

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Berikut merupakan alasan mengapa SMK 4 Tahun memperoleh perhatian khusus

a)

Penyelenggaraan program pendidikan 4 tahun pada SMK merupakan salah satu upaya menyelaraskan program pendidikan SMK (Kompetensi dan Kualifikasi) dengan tuntutan kebutuhan dunia kerja khususnya DUDI.

b)

Kebijakan Direktorat PSMK mengembangkan program pendidikan 4 tahun pada SMK dilaksanakan secara bertahap.

c)

Pada tahun 2019, sasaran program Penyelarasan Program Keahlian (Dual System) berjumlah 220 SMK.

d)

Pendalaman terhadap kompetensi siswa di sekolah untuk pada tahun keempat

2.

Tujuan pendampingan yang dilaksanakan oleh Direktorat PSMK kepada SMK 4 Tahun yang melaksanakan Dual Syatem

a)

Agar SMK penerima bantuan penyelarasan (dual system) dapat melaksanakan seluruh kegiatan yang telah direncanakan dan disepakati oleh pemberi bantuan, dengan baik dan mencapai sasaran yang diharapkan.

b)

Agar SMK penerima bantuan penyelarasan (dual system) dapat merencanakan seluruh kegiatan yang telah direncanakan dan disepakati oleh pemberi bantuan, dengan baik dan mencapai sasaran yang diharapkan.

c)

Agar SMK penerima bantuan penyelarasan (dual system) dapat mengevaluasi seluruh kegiatan yang telah direncanakan dan disepakati oleh pemberi bantuan, dengan baik dan mencapai sasaran yang diharapkan.

d)

Agar SMK penerima bantuan penyelarasan (dual system) dapat merencanakan, melaksanakan dan monev seluruh kegiatan yang telah direncanakan dan disepakati oleh pemberi bantuan, dengan baik dan mencapai sasaran yang diharapkan.

3.

Tujuan utama dari penyelenggaraan Dual Syatem SMK 4 Tahun adalah

a)

SMK penerima bantuan dapat mengembangkan jumlah penyelenggaraan pendidikan berbasis ganda (dual based system) yang dapat menyelaraskan kompetensi dan kualifikasi lulusan dengan kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan oleh dunia kerja terkait

b)

SMK penerima bantuan dapat mengembangkan pola-pola penyelenggaraan pendidikan berbasis ganda (dual based system) yang dapat menyelaraskan kompetensi dan kualifikasi lulusan dengan kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan oleh dunia kerja terkait

c)

SMK penerima bantuan dapat mengembangkan sinergitas penyelenggaraan pendidikan berbasis ganda (dual based system) yang dapat menyelaraskan kompetensi dan kualifikasi lulusan dengan kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan oleh dunia kerja terkait

d)

SMK penerima bantuan dapat mengembangkan pola-pola penyelenggaraan pendidikan berbasis ganda (dual based system) yang dapat menyelaraskan pembelajaran dengan kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan oleh dunia kerja terkait

4.

Sekema penyelenggaraan pendidikan Dual System tidak fokus pada hal berikut ini

a)

Program kelas bersama bersama politeknik atau Perguruan tinggi lain

b)

Magang Kerja/Persiapan Kerja

c)

Wirausaha SIswa

d)

Muatan Kearifan Lokal

5.

Pola atau sekema pembelajaran kejuaruan berbasis Dual Syatem yang dilaksanakan pada tahun akhir SMK 4 tahun berupa kelas bersama politteknik atau perguruan tinggi dapat berupa, kecuali

a)

Pembelajaran/perkuliahan bersama

b)

Matrikulasi

c)

Recognition Prior Learning (RPL)/ Recognition Current COmpetencies (RCC)

d)

Bidik Misi

6.

Pembelajaran siswa SMK 4 Tahun pada tahun keempat yaitu dengan magang di dunia usaha atau dunia industri selama 10 bulan. Kegiatan berikut bukan merupakan tujuan dari program magang

a)

Penguatan kompetensi dan karakter kerja

b)

Uji kompetensi dan Sertifikasi level III

c)

Siswa magang memperoleh penghasilan meski terbatas

d)

Penempatan Kerja

7.

Kegiatan kewirausahaan siswa yang dibangun yaitu siswa berperan sebagai

a)

Inkubator Bisnis binaan sekolah

b)

Wirausaha binaan DUDI

c)

Pekerja di bidang usaha DUDI

d)

Magang di Inkubator binaan DUDI

8.

Tujuan pola Program Kelas Bersama Politeknik akan menghasilkan lulusan sebagai berikut

a)

Kualifikasi minimal jenjang 3 pada KKNI

b)

Kompetensi akademik sesuai tuntutan politeknik

c)

Keunggulan kompetitif sesuai tuntutan trend dunia pendidikan

d)

Menjadi mahasiswa di politeknik sebagaimana lulusan SMA

9.

Tujuan Pola/Skema Wirausaha siswa agar lulusan memiliki

a)

Kesempatan pengalaman wirausaha

b)

Entitas segmen bisnis corporate untuk dikembangkan

c)

Penghasilan sendiri secara langsung

d)

Pengetahuan dalam berwirausaha

10.

Kegiatan Pendampingan Dual System harus memiliki output yang dilaporkan kepada Direktorat Pembinaan SMK Kemdikbud sebagai pemberi Bantuan Pemerintah. Berikut merupakan output yang tidak perlu dilaporkan

a)

MoU dengan Politeknik dan Mou dengan Dunia Usaha Dunia Industri tentang penyelenggaraan Dual System

b)

Inventarisasi kompetensi Level III KKNI yang selaras dengan kebutuhan DUDI. Inventarisasi sekema sertifikasi dan Uji Kompetensi

c)

Pola Penyelenggaraan pembelajaran dan praktik siswa pada kelas akhir seperti magang, wirausaha siswa, pembelajaran lanjut (joint program bersama politeknik)

d)

Mou dengan Sekolah sekitar dan orangtua siswa agar siswa 3 Tahun siap mengikuti program Dual System SMK 4 Tahun

11.

Format Penyelarasan Kejuruan menjadi bertambah untuk SMK 4 Tahun yaitu dengan menambahkan bagian

a)

KKNI Level 3 dari BNSP

b)

KI/KD dari BSNP

c)

Masukan dari DUDI

d)

Bentuk pengakuan Politeknik

12.

Target dan sasaran dari pendampingan Dual System SMK 4 Tahun berikut bukan untuk pengembangan dan implementasi sekema model penyelenggaraan pembelajaran

a)

Pembelajaran berkelanjutan yang memungkinkan penyetaraan pengakuan Diploma I dan Sertifikasi Level 3 KKNI melalui kerja sama dengan Politeknik

b)

Pembelajaran persiapan kerja melalui magang kerja di DUDI,

c)

Pembelajaran berwirausaha melalui kelas wirausaha siswa atau inkubator bisnis

d)

Pembelajaran STEM, PBL, PJBL, DL dan massive online untuk penghematan

13.

Kerja sama kemitraan yang melembaga dengan Politeknik, DUDI, dan LSP untuk menjamin keberlangsungan implementasi program penyelarasan. Berikut bukan termasuk kerjasama yang perlu dilaporakan kepada Kemdikbud

a)

Kerja sama dengan Politeknik yang relevan syarat utama untuk implementasi program pendidikan 4 tahun untuk penyetaraan D-I

b)

Kerja sama dengan LSP dan atau DUDI relevan syarat untuk mengembangkan sertifikasi kompetensi jenjang 3 KKNI

c)

Kerja sama dengan DUDI syarat untuk mengembangkan skema “Pembelajaran Melalui Magang Kerja” dan skema “Pembelajaran Melalui Wirausaha Siswa"

d)

Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan Kursus IT untuk implementasi MOOL/MOOC

14.

Pernyataan berikut bukan merupakan kegiatan dalam identifikasi kompetensi kerja

a)

Penyelarasan kurikulum mengacu pada KKNI dan SKKNI, melibatkan sekolah, DUDI, dan pakar (Politeknik) dan Pelibatan DUDI agar memberi masukan tentang kebutuhan kompetensi terkini dan kualifikasi yang dibutuhkan

b)

Pelibatan pakar (Politeknik) agar memberi masukan tentang substansi kurikulum dan perumusan kebutuhan kompetensi kerja menjadi rumusan kurikulum dan pembelajaran untuk mendukung kemampuan pembelajaran lanjut.

c)

Penyelarasan KD/substansi kurikulum, pola/skema penyelenggaraan, dan penilaian diarahkan terhadap tuntutan penguasaan kompetensi, karakter Nasional, dan tuntutan kebutuhan penyetaraan atau pembelajaran lanjut di Dunia Usaha dan Dunia Industri

d)

Penyelarasan kurikulum merupakan kegiatan yang harus dilakukan secara periodik dan a.Lingkup penyelarasan Kurikulum SMK terhadap keutuhan kompetensi dan karakter kerja DUDI serta penyetaraan pembelajaran lanjut meliputi: profil lulusan, KI-KD, silabus, program Tahunan/semester, RPP, serta kegiatan intra, ko, dan ekstrakurikuler.

15.

Penyetaraan lulusan program pendidikan 4 tahun mensyaratkan adanya Politeknik sebagai mitra kerja, beberapa mekanisme berikut merupakan langkah yang tidak dapat membantu program Dual system

a)

Pembelajaran/Perkuliahan bersama

Perlu program, prosedur, dan mekanisme penyelenggaraan pembelajaran kelas XIII yang dapat diakui sebagai perkuliahan tingkat I di Politeknik Mitra yang disepakati.

b)

Matrikulasi

Perlu program, mekanisme, dan instrumen untuk memberi pengakuan terhadap kompetensi/substansi yang telah dikuasai oleh siswa SMK program pendidikan 4 tahun disetarakan dengan kompetensi/substansi tertentu pada kurikulum Politeknik Mitra.

c)

Rekondisi Pembelajaran Lampau (RPL)

Perlu program, prosedur, mekaisme dan instrumen RPL dan RCC yang disepakati

d)

Pemanfaatan MOOC (Massive Open On-line Course)

SMK harus memiliki jaringan kelembagaan yang kuat dengan institusi pendidikan baik lokal maupun internasional untuk memanfaatkan fasilitas MOOCs.