wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Hikayat 3.7/4.7 - 3.8/4.8

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 20mins

Name
Class
Date
1.

apa yang dimaksud dengan Hikayat?

a)

cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang di dalam masyarakat.

b)

jenis karya sastra berbentuk prosa dan bersifat fiktif yang menceritakan/menggambarkan suatu kisah yang dialami oleh suatu tokoh secara ringkas.

c)

bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris dengan pemilihan kata yang indah.

d)

suatu bentuk karya sastra prosa, terutama dalam Bahasa Melayu lama yang berisikan tentang cerita, kisah, dan dongeng.

2.

Di bawah ini yang bukan ciri-ciri hikayat adalah?

a)

Anonim

b)

Istana Sentris

c)

Magis

d)

Bersifat Modern

3.

Bentuk karya sastra lama dalam bentuk prosa, adalah ...

a)

Hikayat

b)

Anekdot

c)

Negosiasi

d)

Wawancara

e)

Debat

4.

Berikut ini yang bukan merupakan contoh hikayat adalah ...

a)

Sri Rama

b)

Si Miskin

c)

Indera Bangsawan

d)

Laskar Pelangi

5.

Kata arkais adalah ....

a)

Kata populer saat ini

b)

Kata baku yang resmi

c)

Kata sulit yang tidak dimengerti

d)

Kata unik yang baru muncul

e)

Kata yang sudah jarang digunakan

6.

Watuwe lalu mengingatkan agar Towjatuwa dan keturunannya tidak membunuh dan memakan daging buaya. Apabila larangan itu dilanggar maka Towjatuwa dan keturunannya akan mati. Sejak saat itu Towjatuwa dan anak keturunannya berjanji untuk melindungi bintang yang berada di sekitar sungai Tami dari para pemburu.

Pesan Moral yang terdapat pada cerita tersebut adalah...

a)

Harusnya orang makan daging

b)

Pentingnya menepati janji

c)

Harus menghormati orang lain

d)

kita harus pandai membahagiakan orang lain

e)

Hendaknya memilih keluarga yang bisa memberikan keturunan

7.

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

Isi kutipan tersebut menceritakan tentang...

a)

Masyarakat sedang berduka atas kematian rajanya.

b)

Orang tua diberi hak berbicara dalam setiap pertemuan.

c)

Seorang raja telah meninggal dan tidak memiliki anak.

d)

Para menteri dan orang besar melakukan musyawarah pemilihan raja.

e)

Hak orang berpendapat untuk memecahkan masalah dalam suatu musyawarah.

8.

Nilai sosial yang terdapat pada kutipan di bawah adalah....

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

a)

Setiap negara memiliki seorang pemimpin yang dipilih rakyat.

b)

Memberi kesempatan berbicara kepada semua yang hadir dalam musyawarah.

c)

Kepemimpinan yang dialihkan kepada perdana menteri oleh raja yang berkuasa.

d)

Orang tua lebih berpengalaman daripada orang muda dalam berbagai hal.

e)

Bermusyawarah untuk memberi kesempatan berbicara kepada yang berwenang.

9.

Amanat yang terkandung dalam kutipan berikut adalah...

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

a)

Setiap manusia pasti akan meninggal dunia, sekalipun seorang raja.

b)

Sebaiknya seorang raja memiliki keturunan agar ada yang meneruskan kekuasaannya.

c)

Segala sesuatu harus diputuskan secara musyawarah mufakat.

d)

Dalam sebuah musyawarah hendaknya meminta pendapat semua anggota yang hadir.

e)

Orang yang muda diberi kesempatan menyampaikan gagasannya.

10.

Di bawah yang termasuk ciri-ciri Hikayat adalah?

a)

Istana Sentris

b)

Bersifat Modern

c)

diketahui pengarangnya

d)

Antonim

11.

Berikut ini adalah ciri-ciri hikayat, kecuali ….

a)

Anonim

b)

Istanasentris

c)

Khayal

d)

Logis

e)

Kesaktian

12.

Pada hikayat penggunaan latar tempat sangat menonjol, yaitu….

a)

Rumah orang kaya

b)

Istana dan lingkungan sekitar

c)

Tempat keramaian

d)

Rumah orang miskin

e)

Gubuk sederhana

13.

Kata yang bermakna tonjolan kecil dan bundar dalam kata arkais yaitu. . .

a)

Cembul

b)

selat

c)

Comel

d)

Cumel

e)

selit

14.

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

Isi kutipan tersebut menceritakan tentang...

a)

Masyarakat sedang berduka atas kematian rajanya.

b)

Orang tua diberi hak berbicara dalam setiap pertemuan.

c)

Seorang raja telah meninggal dan tidak memiliki anak.

d)

Para menteri dan orang besar melakukan musyawarah pemilihan raja.

e)

Hak orang berpendapat untuk memecahkan masalah dalam suatu musyawarah.

15.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

disebarluaskan secara lisan

b)

statis

c)

kesaktian

d)

anonim

e)

istana sentris

16.

Maka baginda pun bimbanglah, tida tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.

Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...

a)

Nilai Moral

b)

Nilai Agama

c)

Nilai Pendidikan

d)

Nilai Budaya

e)

Nilai Sosial

17.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Kata arkais yang berwarna merah pada penggalan hikayat di atas memiliki makna...

a)

diusir

b)

diminta

c)

diperintah

d)

diizinkan

e)

diharapkan

18.

Kaidah kebahasaan hikayat

a)

Arkatras

b)

Arkais

c)

Arkritus

d)

Arkasis

19.

tokoh dalam teks hikayat biasanya memiliki

a)

kekurangan

b)

kegalauan

c)

kesaktian

d)

kesetiaan

20.

bagaimana kepengarangan pada hikayat?

a)

tertulis jelas

b)

nama asli

c)

tidak bernama

d)

nama pena

21.

Kata hatta dalam bahasa Melayu memiliki arti

a)

harta

b)

marga

c)

hak

d)

maka

22.

Ferguso memang buaya darat sejati yang tak tahu malu. Mentang-mentang kaya.


mana yang merupakan kata bermajas?

a)

kaya raya

b)

buaya darat

c)

mentang-mentang

d)

tak tahu malu

23.

yang bukan nilai-nilai dalam hikayat ialah

a)

nilai moral

b)

nilai sosial

c)

nilai agama

d)

nilai ujaran

24.

latar tempat hikayat Indera Bangsawan adalah

a)

istana, hutan, gua

b)

gua, istana, pantai

c)

tebing, gua, istana

d)

gua, desa, kerajaan

25.

hal yang menunjukan ciri khas hikayat adalah

a)

Raksasa memberi sarung kesaktian untuk mengubah wujud dan kuda hijau mengalahkan Buraksa.

b)

Indera Bangsawan dan Syah Peri adalah anak Raja yang berpetualang di tengah hutan

c)

Tuan putri terkesan dengan kecakapan Indera Bangsawan dan memberinya hadiah

d)

Syah Peri berpisah dengan saudaranya dan mecarinya kemana-mana

26.

Prosa yang menceritakan tentang keluarga kerajaan atau bangsawan adalah...

a)

Hikayat

b)

Fabel

c)

Mitos

d)

Legenda

e)

Cerpen

27.

Karakteristik hikayat...

a)

Alur kompleks

b)

Partisipan orang terkenal

c)

Berlatar kehidupan sehari-hari

d)

Menggunakan kata arkais

e)

Bahasa sehari-hari

28.

Dibawah ini merupakan kata arkais, kecuali...

a)

Hubaya

b)

Titah

c)

Laju

d)

Syahdan

e)

Inang

29.

Unsur intrinsik hikayat...

a)

Latar

b)

Kata arkais

c)

Anonim

d)

Istana sentris

e)

Riwayat pengarang

30.

Di bawah ini merupakan nilai-nilai yang terdapat pada hikayat, kecuali...

a)

Nilai religi

b)

Nilai edukasi

c)

Nilai moral

d)

Nilai estetika

e)

Nilai hukum

31.

Hikayat dan cerpen merupakan karya sastra yang berbentuk...

a)

Prosa

b)

Puisi

c)

Drama

d)

Syair

e)

Pantun

32.

Dalam hal unsur intrinsik, perbedaan hikayat dan cerpen terletak pada...

a)

Cara penyampaian amanat

b)

Konflik cerita

c)

Koda

d)

Pengembangan alur

e)

Resolusi

33.

Selain alur maju, mundur, dan campuran dalam hikayat mungkin pula muncul alur...

a)

Flashback

b)

Berbingkai

c)

Kilas balik

d)

Progresif

e)

Regresi

34.

Bahasa yang digunakan dalam hikayat adalah...

a)

Bahasa sehari-hari

b)

Bahasa yang puitis

c)

Bahasa Indonesia kuno

d)

Bahasa melayu modern

e)

Bahasa melayu klasik

35.

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.

Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik

Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks diatas adalah...

a)

upeti dan hatta

b)

upeti, hatta, dan nujum

c)

raja, elok, dan nujum

d)

elok dan nujum

e)

upeti, putri, dan nujum

36.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Sumber teks: Kesusastraan Melayu Klasik dengan penyesuaian

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

kemustahilan

b)

kesaktian

c)

istana sentris

d)

anonim

e)

bahasa

37.

Maka diberi oleh perempuan itu segala bekal-bekal itu. Setelah sudah maka dibawanyalah perempuan itu diseberangkan oleh Bedawi itu. Syahdan maka pura-pura diperdalamnya air itu, supaya dikata oleh si bungkuk air itu dalam.

Sumber teks: http://abdsyawal.blogspot.co.id/

Kata yang digarisbawahi pada penggalan hikayat di atas menggunakan majas...

a)

antonomasia

b)

alegori

c)

perumpamaan

d)

simile

e)

metafora

38.

Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, "Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?"


Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

kemudian

b)

lalu

c)

maka

d)

setelah itu

e)

selanjutnya

39.

Setelah tiba di istana, Baginda Raja menyambut Abu Nawas dengan sebuah senyuman. “Akhir-akhir ini aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin.” kata Baginda Raja memulai pembicaraan.

“Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil.” tanya Abu Nawas.

“Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya.” kata Baginda.


Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

metafora

b)

alegori

c)

antonomasia

d)

personifikasi

e)

simile

40.

Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda. “Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.

Amanat dalam penggalan cerpen tersebut adalah ….

a)

Jangan cepat menyerah pada keadaan bagaimanapun juga.

b)

Jangan membuang waktu selagi masih ada waktu.

c)

Sebaiknya kita menyesuaikan diri dengan keadaan.

d)

Jangan lupa diri bila menguasai bahasa orang

e)

Jangan mudah dipengaruhi oleh orang lain.