WorksheetsTEKS ANEKDOT DAN HIKAYAT
Total questions: 10
Worksheet time: 20mins
Bacalah teks berikut dengan cermat!
Perbincangan para Presiden
(1)Dalam sebuah perjalanan kenegaraan, di dalam sebuah pesawat, para presiden melakukan perbincangan.Seperti biasa, setiap presiden selalu ingin memamerkan apa yang menjadi kebanggaan negerinya.(2)Tidak lama, Presiden Amerika, Clinton, mengeluarkan tangannya dan sesaat kemudian dia berkata,”Wah kita sedang berada di atas New York!”(3)Presiden Indonesia (Gus Dur),” Lho, kok, bisa tau,sih?” (4)”Itu ... Patung Liberty kepegang!” jawab Clinton dengan bangganya.(5)Tidak mau kalah, Presiden Prancis, Jacques Chirac, ikut menjulurkan tangannya keluar.
Orientasi pada teks tersebut terdapat pada kalimat nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Cermatilah teks berikut ini!
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas.”Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir,” jelasnya.”Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto.Fotonya ditempelkan di buku tugas dan berikan deskripsi.”Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir.” Mendengar itu semua anak dan bu guru tertawa.
Kalimat yang menunjukkan krisis adalah....
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas
”Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir,” jelasnya
”Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto
”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir.”
Mendengar itu semua anak dan bu guru tertawa
Susunlah anekdot berikut ini sesuai strukturnya!
1) Bu guru pun tersenyum
2) “Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita?”
3) Bu guru bertanya mengapa disebut hukum kantong kresek.
4) Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang.
5) Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.
6) Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.
Urutan yang tepat berdasarkan struktur teks anekdot adalah...
1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6
2 – 4 – 5 – 3 – 6 – 1
2 – 4 – 3 – 5 – 1 – 6
1 - 2 - 4 - 5- 3 - 6
3 - 2 - 1 - 4 - 5 - 6
Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 4 dan 5.
(1) Di suatu siang, ibu guru sedang melakukan tanya jawab dengan siswa-siswanya.
(2) “Anak-anak tanda orang pintar itu apa?” tanya bu guru.”Rajin baca dan nulis, Bu !!!” jawab murid-murid.”Bagus-bagus” puji bu guru.
(3) “Rajin nyontek, Bu” jawab Amir.”Lah kok, gitu Mir?” tegur guru.”Buktinya kita nyontek buat kapal akhirnya kita pintar buat kapal.Betulkan, Bu?”
(4) “Betul juga,Mir.Jadi, sekarang rajinlah nyontek” tegas ibu guru.”Asiiik besok ulangan kita bisa nyontek” jawab anak-anak gembira.
(5) “Bukan, yang model itu” seru guru sambil tepuk jidat.
Bagian yang merupakan reaksi ditunjukkan oleh kalimat nomor ...
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Kalimat nomor 2 disebut sebagai bagian orientasi
karena menunjukkan ...
awal kejadian cerita
unsur kelucuan
unsur masalah utama
penyelesaian masalah
simpulan cerita
Bacalah kutipan Sastra Melayu Klasik berikut dengan saksama untuk menjawab soal nomor 6 dan 7!
....Pemburu itu merentangkan jaringnya dan membubuh umpannya berkeliling, kemudian bersembunyilah ia di balik hutan itu.Seketikaa datanglah sekawanan burung tekukur, adalah dalam sekawanan tekukur itu seorang rajanya.Sekalian tekukur itu sudah terkena jaring, sukacitalah ia terlalu sangat serta berlari-lari datang hendak menangkaap burung itu.Pada ketika itu berkaatalah raja tekukur itu kepada segala rakyaatnya,”Hai kamu sekalian dengarlah olehmu bicaraku.Sementara belum datang pemburu itu, hendaklah kamu sekalian terbangkan jaring itu, supaya kitaa terlepas daripada bahaya ini.” Demi didengar oleh segala tekukur itu akan titah rajanya, sekaliannya itu pun terbanglah ke udara membawa jaring itu.
(Hikayat Kalilah dan Damnah)
Kemustahilan yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah...
Sekawanan burung tekukur menerbangkan jaring yang berisi teman-temannya yang terjerat
Sekawanan burung tekukur memakan umpan yang ditebarkan pemburu di sekeliling jaring
Dalam sekawanan burung tekukur terdapat seekor burung sebagai rajanya
Raja tekukur itu terbang bersama rakyatnya dan terjerat jaring jaring pemburu
Seorang mempunyai pikiran yang cerdik untuk melepaskan rakyatnya dari kebinasaan
Nilai sosial yang tampak pada kutipan tersebut adalah...
memberi makan burung-burung bebas
raja ikut sengsara bersama rakyatnya
menolong sesama dari kesulitan atau bahaya
bersuka cita melihat jerat mengena sasaran
mengecoh musuh dengan tipuan
Perhatikan kutipan hikayat berikut!
Burung Fanjah datang dan menemukan anaknya yang dianiaya, lalu dia menjerit dan sedih, kemudian mengatakan, “Sangat jahat para raja yang tak bisa menjaga perjanjiannya dengan baik, dan tidak memiliki kesetiaan.Benar-benar celaka bagi orang yang diuji dengan persahabatan dengan para raja yang tidak memiliki harga diri dan kesetiaan dengan janji, di mana mereka tidak memiliki rasa cinta dan persaudaraan.Mereka tidak punya lagi kebaikan dan maaf terhadapa kesalahan sehingga mereka tidak bakal tahu kebenaran.Mereka adalah orang-orang yang perkaranya selalu didasarkan atas pamer (riya’)dan kezaliman.Mereka selalu meremehkan dosa-dosa besar yang telah mereka lakukan, dan menganggap besar perkara remeh yang bertentangan dengan kesenangan nafsunya.”
(Hikayat Kalilah dan Damnah)
Isi cerita rakyat tersebut yang sesuai dengan kehidupan saat ini adalah ....
Seorang pemimpin yang menyakiti rakyatnya
Seorang pemimpin yang meremehkan rakyatnya
Seorang pemimpin yang ingkar kepada rakyatnya
Seorang pemimpin yang membuat sengsara rakyatnya
Seorang pemimpin yang selalu pamer kepada rakyatnya
Cermati kutipan hikayat berikut untuk soal nomor 9 dan 10!
Kata yang empunya cerita, adalah seekor kera duduk menjadi raja dalam suatu hutan.Setelah beberapa lamanya memerintah, raja itu pun tualah, lalu bangun seekor kera yang muda daripadanya keturunannya juga, mengalahkannya.Kera itu pun larilah mengasingkan diri ke pinggir laut, dan di situ ia diam pada sebatang pohon ara yang tumbuh di tepi pantai.Pada suatu hari, sedang ia duduk memakan buah-buah ara, tiba-tiba terlepas ssebiji dari tangannya, jatuh ke dalam air.Amat merdu terdengar buah jatuh itu, lalu dipetiknya beberapa buah, dijatuh-jatuhkannya dengan sengaja.Sejak waktu itu menjadi suatu kesenangan baginya melempar-lempar buah ke dalam laut.
(Hikayat Kalilah dan Damnah)
Karakteristik sastra Melayu klasik dalam kutipan tersebut berupa “tokohnya binatang” adalah ...
Seekor kera menjadi raja di sebuah hutan
Raja yang memiliki rakyat seekor kera
Suatu kerajaan didampingi oleh seekor kera
Kera yang sudah tua berperilaku bijaksana
Seekor kera yang memiliki istana
Nilai moral dalam kutipan tersebut adalah ...
Perilaku yang memperebutkan kekuasaan dengan tidak wajar
Perilaku yang tidak mampu menerima kekalahan sehingga mengucilkan diri
Saling mencela antara kaum tua dan kaum muda
Tindakan menyiksa diri karena merasa kecewa
Perasaan dendam yang tua terhadap yang muda
