NEW
Font size
WorksheetsMentoring Spesialis BKes KC Lubuklinggau
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Suatu keadaan dimana sinar paralel difokuskan tepat di retina saat mata relaksasi disebut ?
Emmetropia
Ametropia
Hipermetropia
Astigmatisme
Salah satu faktor penyebab miopia adalah?
Astigmatisme
Perubahan lokasi lensa
Penurunan indeks refraksi
Ukuran bola mata tidak normal
Kondisi Refraksi mata dimana terdapat perbedaan derajat refraksi pada meridian yang berbeda, tiap meridian akan memfokuskan sinar paralel pada titik fokus yang berbeda merupakan pengertian dari ?
Emmetropia
Ametropia
Hipermetropia
Astigmatisme
1. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 52 Tahun 2016 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Pasal 24 ayat 2 (dua), ukuran mata yang dapat dibantu penjaminan kacamata dari BPJS Kesehatan adalah :
Sesuai Indikasi medis minimal Sferis 0,5D dan Silindris 0,25D
Sesuai Indikasi medis maksimal Sferis 0,5D dam Silindris 0.25D
Sesuai indikasi medis
Kacamata Baca
Target nilai terkendali pemeriksaan GDP dan/atau HBA1C untuk prolanis DM mengacu pada konsensus Perkeni 2015 adalah
. GDP dengan nilai 80 – 130 mg/dl atau nilai pemeriksaan HbA1c dengan nilai < 7 %
GDP dengan nilai 80 – 140 mg/dl atau nilai pemeriksaan HbA1c dengan nilai < 7 %
GDP dengan nilai 85 – 150 mg/dl atau nilai pemeriksaan HbA1c dengan nilai < 8 %
GDP dengan nilai 80 – 130 mg/dl atau nilai pemeriksaan HbA1c dengan nilai > 8 %
Target nilai terkendali pemeriksaan tekanan darah untuk prolanis HT usia 18 – 65 mengacu pada konsensus PERHI 2019 yaitu :
Sistole 110 – 130 Diastole 70 - 80
Sistole 120 – 139 Diastole 70 - 79
Sistole 120 – 130 Diastole 70 – 79
Sistole 110 – 130 Diastole 70 – 79
Dibawah ini yamg termasuk tanda-tanda DM, Kecuali :
Polyuria
Polydipsia
Poliphagia
Urtikaria
Dibawah ini ialah komplikasi pada DM, kecuali . . . .
Penyakit kardiovaskuler
Hiperurisemia
Kegagalan kronis ginjal
Kerusakan retina
Penghasil insulin dalam tubuh ialah . . . .
Otak
Hati
Pankreas
Jantung
Penyataan berikut yang benar mengenai Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK. 01.07/Menkes/707/2018 Tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/659/2017 TENTANG FORMULARIUM NASIONAL adalah :
Pemberian insulin dapat diberikan jika hasil pemeriksaan HBA1C yang menunjukan kadar HBA1C > 8 %
Pemberian obat telmisartan harus disertai dengan pemeriksaan Egfr < 30 Ml/menit/1,73 m2
Pemberian obat simvastatin melampirkan hasil pemeriksaan dengan kadar LDL > 160 mg/dl untuk pasien dengan komplikasi DM.
Pemberian obat simvastatin melampirkan hasil pemeriksaan dengan kadar LDL > 130 mg/dl untuk pasien tanpa komplikasi DM.
Klasifikasi DM sesuai PERKENI :
DM Type I
DM Type 2
DM Type Gestasional
Benar Semua
Kriteria Diagnosa DM yang benar adalah :
Glukosa Plasma Puasa >126 mg/dl
Glukosa Plasma <200 mg/dl
Pemeriksaan HbA1c > 6,0 %
Semua Salah
Kelompok Resiko Tinggi yang harus dilakukan screning :
Hipertensi (TD > 160/80 mmHg)
Perempuan yang pernah melahirkan bayi dengan BBL >4 kg
Aktivitas fisik cukup
A & B Benar
Apa tujuan jangka panjang penatalaksanaan Dm?
Menghilangkan keluhan DM
Memperbaiki kualitas hidup
Mengurangi Resiko Komplikasi Akut
Mencegah & Menghambat Progresintas Penyulit Mikro Angiopati & Makro Angiopati
Pada kadar HbA1c berapakah penderita DM harus diberi terapi injeksi insulin ( Sesuai konsensus Perkeni 2015) :
HbA1c > 6,5 %
HbA1c < 6,5 %
HbA1c > 8
HbA1c > 9 %
