wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PKP BK SMP LUMAJANG

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) merupakan program yang bertujuan untuk…

a)

Meningkatkan kompetensi professional guru yang berorientasi pada keterampilan berfikir tingkat tinggi (Higher Order Thingking Skills)

b)

Mengembangkan kompetensi guru sesuai kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya dalam melaksanakan proses pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berfikir tigkat tinggi (higher order thingking skills)

c)

Meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berfikir tigkat tinggi (higher order thingking skills)

d)

Meningkatkan kompetensi siswa melalui peningkatan kompetensi guru khususnya kompetensi pedagogik dan professional

2.

Alasan kebijakan program PKP berbasis zonasi adalah … .

a)

Alasan kebijakan program PKP berbasis zonasi adalah … .

b)

Memanfaatkan sistem yang sudah ada dalam peningkatan mutu pendidikan

c)

Untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, serta pemerataan mutu pendidikan

d)

Memudahkan koordinasi untuk pelaksanaan program peningkatan mutu pendidikan

3.

1. Perhatikan penyataan berikut ini!

(1) Keterampilan berfikir tingkat tinggi erat kaitannya dengan keterampilan berfikir sesuai dengan ranah kognitif, afektif, dan psikomotor yang memiliki satu kesatuan dalam proses pembelajaran (transfer of knowledge)

(2) Segala pengetahuan dan keterampilan diserahkan dalam memecahkan permasalahan, mengambil keputusan, menganalisa asumsi, dan melakukan investigasi berdasarkan data dan informasi sehingga menghasilkan simpulan yang diinginkan (problem solving)

(3) Enam elemen dasar FRISCO yaitu Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, Overview (critical thingking and clarity)

(4) Dimensi pengetahuan terdiri atas dimensi pengetahuan factual, pengetahuan konseptual, pengetahuan procedural, dan pengetahuan metakognitif (transfer of knowledge)

(5) Evaluasi terhadap solusi, asumsi yang terkait, perkiraan hasil dan mengkomunikasikan solusi yang telah dibuat (problem solving)

Pernyataan di atas yang merupakan keterampilan berfikit tingkat tinggi sebagai transfer of knowledge adalah … .

a)

1 dan 4

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

4 dan 5

4.

Kegiatan di bawah ini yang merupakan rangkaian kegiatan dari penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah adalah … .

a)

A. Memberikan tugas kepada siswa dan menggunakan metode pembelajaran yang sesuai (kelas)

b)

B. Mengembangkan muatan lokal sesuai dengan kebutuhan daerah (kelas)

c)

C. Melaksanakan upacara bendera pada hari senin dan membuat peraturan sekolah (budaya sekolah)

d)

D. Kegiatan rutin sekolah (masyarakat)

5.

Berikut yang bukan contoh penguasaan literasi digital pada kehidupan masyarakat adalah …

a)

A. Mengukur kecepatan angin dengan anemometer

b)

B. Memesan tiket kereta api dengan menggunakan aplikasi

c)

C. Membayar tol dengan menggunakan kartu e-toll

d)

D. Membeli pulsa seluler ke minimarket

6.

Berikut ini yang bukan merupakan tagihan untuk guru sasaran adalah … .

a)

A. Format Penilaian Kompetensi

b)

B. Jurnal Belajar

c)

C. Jurnal Praktik Mengajar

d)

D. Best Practice

7.

Praktik Pembelajaran pada Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran berbasis zonasi untuk guru sasaran adalah pada bagian… .

a)

A. In-3, In-4

b)

B. On-1, In-2

c)

C. On-2, On-3

d)

D. In-3, In-5

8.

Kebijakan Program Peningkatan Kemampuan Pembelajaran Berbasis Zonasi bagi guru BK merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk … .

a)

A. Meningkatkan kompetensi siswa pada keterampilan berfikir tingkat tinggi

b)

B. Meningkatkan kompetensi guru dalam pelayanan BK berorientasi HOTS

c)

C. Meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan guru BK

d)

D. Meningkatkan kompetensi guru BK melalui PKB guru

9.

Cermati tugas fungsi peran berikut ini!

1. Bersentuhan langsung kepada guru sasaran di zonasi pengelompokan kelompok kerja

2. Transfer of Knowledge (teori dan praktik) terhadap guru sasaran

3. Menjamin mutu pembelajaran (baik secara online maupun online observation)

Ketiga peran tersebut merupakan tugas dan fungsi dari … .

a)

A. Guru Inti

b)

B. Guru Sasaran

c)

C. Narasumber

d)

D. Instruktur Nasional

10.

Pengelompokan kelas PKP berbasis zonasi memiliki jumlah peserta 10-20 peserta, disesuaikan dengan guru yang ada di kelompok kerja (PKG/KKG/MGMP/MGBK), jika dalam rentang waktu yang sama, satu orang guru inti dapat … .

a)

A. Memfasilitasi paling banyak 3 kelas PKP berbasis zonasi dengan waktu pelaksanaan kegiatan in yang berbeda

b)

B. Memfasilitasi paling banyak 2 kelas PKP berbasis zonasi dengan waktu pelaksanaan kegiatan in yang berbeda

c)

C. Memfasilitasi paling banyak 2 kelas PKP berbasis zonasi dengan waktu pelaksanaan kegiatan in yang sama

d)

D. Memfasilitasi paling banyak 3 kelas PKP berbasis zonasi dengan waktu pelaksanaan kegiatan in yang sama

11.

Layanan Bimbingan dan Konseling berorientasi HOTS adalah layanan yang dapat diberikan untuk seluruh peserta didik. Layanan bimbingan klasikal dan bimbingan kelompok menjadi fokus pembahasan HOTS BK dalam rangka mendukung … .

a)

A. Kematangan tugas perkembangan peserta didik

b)

B. Standar kompetensi kemandirian peserta didik

c)

C. Kematangan emosi peserta didik

d)

D. Kemandirian pada peserta didik

12.

Pendekatan PPK satuan pendidikan formal menurut permendikbud nomor 20 tahun 2018 bebasis … .

a)

A. Manajemen berbasis satuan pendidikan

b)

B. Nilai-nilai Pancasila dan pendidikan karakter

c)

C. Kelas, budaya sekolah dan masyarakat

d)

D. Pemenuhan beban kerja kepala sekolah dan guru

13.

Strategi implementasi PPK melalui budaya sekolah dengan pembiasaan nilai-nilai dalam keseharian sekolah, branding sekolah, keteladanan pendidik, ekosistem sekolah, norma, peraturan dan tradisi sekolah dapat berhasil jika … .

a)

A. Dibiasakan, konsisten, dilatih, menjadi kebiasaan karakter, menjadi budaya

b)

B. Dilatihkan, dibiasakan, konsiten, diulang, menjadi kebiasaan, kebiasaan karakter, menjadi budaya

c)

C. Diajarkan, dibiasakan, konsisten, dilatih, menjadi kebiasaan, kebiasaan karakter

d)

D. Diajarkan, dibiasakan, konsisten, dilatih, menjadi kebiasaan, kebiasaan karakter, menjadi budaya

14.

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik. Tujuan umum GLS adalah … .

a)

A. Menjadikan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan dan ramah anak agar warga sekolah mampu mengelola pengetahuan

b)

B. Menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat

c)

C. Menumbuh kembangkan budaya literasi membaca dan menulis siswa di sekolah

d)

D. Meningkatkan kapasitas warga dan lingkungan sekolah agar literat

15.

Guru BK dalam mengembangkan materi pelayanan bimbingan dan konseling yang berorientasi pada keterampilan berfikir tingkat tinggi (HOTS) perlu memperhatikan unsur berikut ini … .

a)

A. Transfer knowledge, critical thingking and creativity, problem solving

b)

B. Tugas perkembangan yang akan digunakan dalam pelayanan BK

c)

C. Keterampilan abab-21

d)

D. Collaborative, communication, critical thingking

16.

Keterampilan yang dikerahkan dalam pemecahan masalah yang muncul, mengambil keputusan, menganalisis, menginvestigasi, dan menyimpulkan berikut ini yang merupakan aspek keterampilan berfikir tingkat tinggi adalah … .

a)

A. Problem solving

b)

B. Critical thingking and creativity

c)

C. Transfer knowledge

d)

D. Collaborative and communication

17.

Unit pembelajaran pelayanan BK merupakan sumber belajar bagi guru dan siswa dalam proses pelayanan BK, unit pembelajaran ini dikembangkan berdasarkan aspek-aspek perkembangan kematangan intelektual dalam … .

a)

A. Tugas perkembangan peserta didik

b)

B. Kompetensi dasar perkembangan peserta didik

c)

C. Standar kompetensi kemandirian peserta didik

d)

D. Kompetensi inti perkembangan peserta didik

18.

Unit pembelajaran pelayann BK menggunakan pengembangan model pelayanan berorientasi HOTS yaitu model experiential learning, model cognitive-behavioral mengunakan metode self-instruction dan model socratic question/dialogue. Yang merupakan sintak dari model experiential learning adalah … .

a)

A. Stimulasi dan motivasi, pengalaman kongkrit, pengamatan dan refleksi, penyusunan konsep abstrak, menstransfer konsep ke dalam situasi baru

b)

B. Inisiasi, pelaksanaan, tahap akhir

c)

C. Experience, identify, analyze, generalization

d)

D. Tahap pendahuluan, tahap peralihan, tahap kegiatan, tahap penutup

19.

1. Perhatikan langkah berikut ini!

(1) Identifikasi tugas perkembangan untk perumusan topik materi layanan

(2) Identifikasi aspek perkembangan pada standar kompetensi kemandirian peserta didik (SKKPD) sebagai rumusan kompetensi yang disasar layanan

(3) Identifikasi tataran internaliasi SKKPD yang berkaitan dengan perumusan tujuan umum layanan

(4) Penentuan kata kerja operasional dalam perumusan tujuan khusus layanan

(5) Pemilihan bidang layanan untuk penentuan materi layanan

(6) Penentuan pendekatan, metode dan teknik layanan, termasuk di dalamnya tahapan/sintak proses layanan, dan

(7) Perumusan evaluasi layanan pada proses dan hasil layanan

Guru BK dalam merencanakan layanan bimbingan klasikal berorientasi pada keterampilan berfikir tingkat tinggi, memerluka beberapa langkah yang terdiri dari … .

a)

A. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

b)

B. 1, 3, 2, 4, 5, 6, 7

c)

C. 2, 3, 4, 5, 6, 7, 1

d)

D. 3, 1, 2, 4, 5, 6, 7

20.

Mentransfer konsep ke dalam situasi yang baru dapat dilakukan oleh guru BK dengan menyediakan situasi-situasi yang menurut peserta didik/konseli untuk memecahkan masalah dan mengambil keputusan terkait situasi yang disajikan. Kegiatan seperti itu merupakan sintak dari model … .

a)

A. Cognitive behavioral

b)

B. Self-instruction

c)

C. Socratic quotion/dialogue

d)

D. Experentiel learning

21.

Model pelayanan beroeientasi HOTS yang menggunakan pertanyaan untuk menguji, nilai, prinsip dan keyakinan yang dianut oleh peserta didik/konseli adalah model … .

a)

A. Experentiel learning

b)

B. Cognitive behavioral

c)

C. Socratic quotion/dialogue

d)

D. Self-instruction

22.

Pihak lain yang terkait) dalam proses bimbingan dan konseling merupakan … .

a)

A. Penilaian Hasil

b)

B. Penilaian Proses

c)

C. Penilaian Sikap

d)

D. Penilaian Pengetahuan

23.

Pengukuran perubahan perilaku peserta didik yang difokuskan pada pemahaman, perasaan positif dan rencana tindakan yang akan dilakukan oleh peserta didik setelah mengikuti pelayanan bimbingan dan konseling merupakan … .

a)

A. Penilaian Hasil

b)

B. Penilaian Proses

c)

C. Penilaian SIkap

d)

D. Penilaian Pengetahuan

24.

Penyusunan kisi-kisi pertanyaan keterampilan berfikir tingkat tinggi bertujuan untuk membantu guru BK dalam menulis butir-butir pertanyaan pada keterampilan berfikir tingkat tinggi. Secara umum, kisi-kisi tersebut diperlukan untuk memandu guru BK dalam … .

a)

A. Menentukan pengambangan materi pada keterampilan berfikir tingkat tinggi

b)

B. Menentukan bentuk pertanyaan dan nomor pertanyaan

c)

C. Memilih jenis instrument yang akan dikembangkan pada keterampilan berfikir tingkat tinggi

d)

D. Memilih materi/topik yang dapat dibuat pertanyaan pada keterampilan berfikir tingkat tinggi

25.

Penilaian sikap berorientasi pada keterampilan berfikir tingkat tinggi tidak merubah konsep dalam melakukan penilaian pada kurikulum 2013. Penilaian sikap oleh guru BK dilakukan melalui … .

a)

A. Catatan anekdot (anecdotal record), catatan kejadian tertentu (incidental record) sebagai unsur utama

b)

B. Observasi, wawancara, Catatan anekdot (anecdotal record), catatan kejadian tertentu (incidental record) sebagai unsur penilaian utama

c)

C. Pengamatan sikap dilakukan oleh guru BK pada pelayanan bimbingan dan konseling

d)

D. Penilaian pembinaan dan pembentukan karakter peserta didik