NEW
Font size
WorksheetsTest ISO 31000:2018
Total questions: 27
Worksheet time: 2mins
RISIKO / RISK adalah
adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah proses yang sedang berlangsung
adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah proses yang akan datang
adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan datang
semua salah
PELUANG /OPPORTUNITY adalah
adalah harapan terjadinya suatu kejadian yang dapat memberikan efek positif seperti peningkatan efektifitas, efisiensi dan peningkatan bisnis
adalah harapan terjadinya suatu kejadian yang dapat memberikan efek negatif dari setiap kejadian / peristiwa
adalah harapan terjadinya suatu kejadian yang dapat memberikan efek positif dan negatif seperti peningkatan efektifitas, efisiensi dan peningkatan bisnis, serta pemborosan
semua salah
PENGERTIAN RISIKO / RISK digambarkan seperti
Kegagalan / Failure dan Penurunan Produktivitas / Decrease
Productivity
Pembuangan / Waste
Kehilangan Pelanggan / Loss Customer
semua benar
PENGERTIAN PELUANG / OPPORTUNITY seperti
Produk Baru/ New
Product
Penurunan Pembunagan / Reduce Waste & Peningkatan Produktivitas / Improve
Productivity
Menambah Pelanggan/
Attract Customer
semua benar
Contoh KEGAGALAN RISK MANAJEMEN
Tata Kelola Pemimpinan Yang Optimal
Manajemen Risiko Tidak Sejalan Dengan Bisnis
Penanganan Risiko Yang Terukur
Penanganan Risiko Efektif
PENTINGNYA MANAJEMEN RISIKO
Meningkatkan probabilitas pencapaian target
Meminimalisir Keuntungan yang akan dicapai
Meminimalkan alokasi penempatan sumber daya
Menurunkan tingkat efektifitas dan efisiensi operasional
PRINSIP MANAJEMEN RISIKO
Integrated, Human & Cultural Factor
Customize, Structure & Compergensive, Best Available Information
Dynamic, Inclusive,, Continual Improvement
semau benar
FRAMEWORK RISIKO, Perusahaan harus memastikan implementasi
Komitmen dari Pemangku Kepentingan dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Risiko.
Menetapkan struktur organisasi dalam penganan risiko.
Identifikasi konteks organisasi seperti Isu Posisitf dan Negatif
Membuat kebijakan Sistem Pelaporan Keuangan
PROSES MANAJEMEN RISIKO
harus sejalan dari pemegang saham dan terintegrasi dengan struktur, operasional dan proses organisasi.
harus sejalan dengan tujuan usaha dan laba perusahaan
harus sejalan dari pengambilan keputusan, terintegrasi dengan struktur, operasional dan proses organisasi.
semua salah
Dalam menentukan ruang lingkup organisasi harus
mempertimbangkan
Hasil yang diinginkan oleh Organisasi
Waktu, lokasi, hal spesifik yang dikecualikan
Risk Assessment tools
semua benar
Contoh PENENTUAN KONTEKS ORGANISASI Internal
Kinerja Organisasi & Budaya organisasi
Pengetahuan, keterampilan dan sumber daya
Objective, strategi dan kebijakan
semua benar
Contoh PENENTUAN KONTEKS ORGANISASI FAKTOR EKSTERNAL
Kondisi Pasar & Kebutuhan dan Harapan Stakeholder
Kondisi Ekonomi
Teknologi terbaru
semua benar
Alat – alat untuk menentukan konteks organisasi
SWOT Analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Threats) & PESTEL Analysis (Politic, Economy, Social, Technology, Environment, Legal)
Blind Spot Analysis
Baldrige System
ISO 31000
MENENTUKAN KRITERIA RISIKO, Organisasi harus mempertimbangkan
Identifikasi level / nilai laba pada setiap akhir kinerja organisasi
Ukuran peluang perusahaan yang akan mengendalikan risiko.
Ketidakpastian yang akan mengakibatkan kegagalan pencapaian hasil.
Kosistensi sistem pengukuran peluang di perusahaan.
MENENTUKAN KRITERIA RISIKO, KRITERIA RISIKO KUALITATIF, Penentuan risk criteria bergantung
pada kompetensi didalam Organisasi
Menggunakan metode
brainstorming atau wawancara
best parctice
hasil laporan risiko organisasi sebelumnya
semua salah
MENENTUKAN KRITERIA RISIKO, KRITERIA RISIKO
KUANTITATIF
Menggunakan brainstorming dalam penilaian risiko. Mudah dalam Penialian risiko yang berbeda setiap divisi
Menggunakan data dalam penilaian risiko. Mudah dalam telusur balik Wajib disertai data / hsitory Penialian risiko yang berbeda setiap divisi
Menggunakan wawancara dalam penilaian risiko. Mudah dalam Penialian risiko yang berbeda setiap divisi
Menggunakan informasi keuangan, dalam telusur balik Wajib disertai data / hsitory Penialian risiko yang berbeda setiap divisi
Hal yang perlu diperhatikan saat identifikasi risiko
Peluang dan ancaman
Konsekuensi dan dampak risiko
Perubahan isu internal dan eksternal konteks
semua benar
Contoh IDENTIFIKASI RISIKO (pemasok), potensi Risiko nya
Risiko regulasi, Kerugian keuangan, Masalah Produksi, Risiko Pasokan hulu
Bencana Alam, Sabotase, gugatan hukum, Kecelakaan, Ketidakstabilan politik
Infrastruktur, pergudangan, Kerusakan & Pencurian kargo
operasional, ketidakpastian permintaan, product difect, Kegagalan perencanaan
Potensi risiko seperti; Infrastruktur,pergudangan yg kurang memadai, keterbatasan kapasitas & gagal moda trasnportasi adalah sumber risiko
Internal
Eksternal
Distribusi
Pemasok
Organisasi harus menilai
Probability & consequence
Kompleksitas dan konektifitas risiko
Level Risiko
semua benar
EVALUASI RISIKO
Perlu ada pertimbangan menaikkan Risiko
Dapat merubah objective / sasaran
Tetap menghilangkan risiko sebelumnya
semua benar
Risk Appetite terendah berkaitan dengan
sasaran perusahaan
sasaran & target organisasi
harapan pemegang saham
sasaran keselamatan & kepatuhan
Risk Treatment bertujuan untuk
Memilih dan membuat mitigasi Risiko
Merencanakan & mengimplementasikan mitigasi risiko
Apakah risiko masih perlu dikendalikan
semua benar
Risiko awal yang belum dikendalikan
Residual
inherent
Action plan
Mitigasi awal
Tingkat risiko setelah diterapkan pengendalian
inherent risk
residual risk
action plan risk
mitigation risk
MONITORING & REVIEW RISIKO
Memastikan efektifitas tindakan dalam
menangani risiko
Harus dilakukan secara berkala
Harus mencakup semua proses
evaluasi risiko
semua benar
Kesimpulan Risk-based thinking
Peningkatan pengetahuan tentang risiko & mitigasi
Kemungkinan telah dijalankan oleh organisasi
Meningkatkan kemungkinan dalam mencapai tujuan
semua benar
