NEW
Font size
Worksheetspretes IHT ECG 13 Des 2019
Total questions: 25
Worksheet time: 2mins
informasi yang dapat diambil dari EKG, kecuali
persentase sumbatan koroner
Ada tidaknya hipertrofi jantung
Gangguan irama jantung
Serangan jantung di masa lalu
Irama sinus memiliki karakteristik
Gelombang P diikuti 2 gelombang QRS
P defleksi positif pada lead II III aVF
Jarak R-R bervariasi
Heart rate kisaran 40-80
Gelombang T menunjukan
Aktivitas repolarisasi atrium
Aktivitas depolarisasi atrium
Aktivitas repolarisasi ventrikel
Aktivitas depolarisasi ventrikel
Axis LAD (left axis deviation)
QRS defleksi positif di lead I, positif lead aVF
QRS defleksi positif di lead I, negatif lead aVF
QRS defleksi negatif di lead I, positif lead aVF
QRS defleksi negatif di lead I, negatif lead aVF
EKG sebaiknya diambil saat..
Pasien STEMI baru masuk IGD/perawatan
Pasien rawat inap dengan STEMI yang mengalami nyeri dada typical kembali saat perawatan
Pasien stemi setelah menjalani primary PCI
Semua benar
Dibawah ini yang termasuk takiaritmia
SVT
AV blok derajat 3
Sinus takikardia
Atrial fibrilasi termasuk jenis takiaritmia
QRS lebar
QRS sempit
bukan salah satu diatas
Di bawah ini termasuk takiaritmia dengan irama reguler, kecuali
monomorfik VT
Atrial Fibrilasi
SVT
Berikut termasuk takiaritmia dengan QRS sempit yang irreguler
VT
Atrial fibrilasi
Torsade de pointes
Takiaritmia yang gelombang p nya sering disebut “saw tooth”adalah
Atrial fibrilasi
Atrial flutter
Ventricular takikardia
Apakah gambaran gelombang P pada pembesaran atrium kanan ?
P aortal
P pulmonal
P mitral
P trikuspidal
Apakah gambaran gelombang P pada pembesaran atrium kiri?
P aortal
P pulmonal
P mitral
P trikuspidal
Pada hipertrofi atrium kanan, gambaran gelombang P adalah :
Tinggi kurang dari 2.5 mm, lebar tidak lebih dari 0.12 detik
Tinggi kurang dari 2.5 mm, lebar lebih dari 0.12 detik
Tinggi lebih dari 2.5 mm, lebar tidak lebih dari 0.12 detik
Tinggi lebih dari 2.5 mm, lebar lebih dari 0.12 detik
Berikut adalah kriteria hipertrofi ventrikel kanan, kecuali :
Gelombang R lebih tinggi dibandingkan gelombang S di V1
Gelombang R di V1 lebih dari 5 mm
Inversi gelombang T di V1
Gelombang S di V5 dan V6
Gambaran EKG yang sering dijumpai pada LVH :
Depresi segmen ST
T inversi
LV strain
Semua benar
Dibawah ini merupakan defek konduksi interventrikel
Right Bundle Branch Block (RBBB)
Left Posterior Hemiblock (LPH)
a dan b benar
a dan b salah
Obat yang dapat menyebabkan bradikardia
betabloker
atropin
dopamin
epinephrine
blok AV derajat 1
blok AV derajat 2 tipe 1
blok AV derajat 2 tipe 2
complete/ high degree AV block
blok AV derajat 1
blok AV derajat 2 tipe 1
blok AV derajat 2 tipe 2
complete/ high degree AV block
blok AV derajat 1
blok AV derajat 2 tipe 1
blok AV derajat 2 tipe 2
complete/ high degree AV block
Dibawah ini yang termasuk lead/sadapan inferior adalah
I, II, III
A.II, III, aVR
II, aVR, aVL
II, III, aVF
aVR, aVL, aVF
Dibawah ini yang termasuk lead/ sadapan precordial adalah
I, II, III, aVR
aVR, aVL, V1, V2
V1, V2, V5, V6
III, aVF, V3, V4
II, III, aVL, V6
Dibawah ini yang termasuk limb lead/ sadapan ektremitas adalah
I, II, III, aVR
aVR, aVL, V1, V2
V1, V2, V5, V6
III, aVF, V3, V4
II, III, aVL, V6
Pria, 55 tahun, dengan keluhan nyeri dada seperti ditindih, disertai mual dan muntah. TD 122/77 mmHg. EKG terlampir. Diagnosis yang paling memungkinkan adalah
NSTEMI
STEMI anterior
STEMI inferior
STEMI posterior
STEMI lateral
Pria, 55 tahun, dengan keluhan nyeri dada seperti ditindih, disertai sesak nafas berat. TD 178/92 mmHg. EKG terlampir. Diagnosis yang paling memungkinkan adalah
NSTEMI
STEMI anterior
STEMI inferior
STEMI posterior
STEMI lateral
