NEW
Font size
WorksheetsPREDIKSI-1 SOAL POST TEST PKP
Total questions: 25
Worksheet time: 1hrs 15mins
Pola pembelajaran pada program PKP Berbasis Zonasi untuk guru sasaran adalah ….
In 1- On 1 – In 2 – On 2 – In 3 – On 3 – In 4 – On 5
In 1 – In 2 – In 3 – On 1 – On 2 – On 3 – In 4 – In 5
In 1 – In 2 – On 1 – In 3 – On 2 – In 4 – On 3 – In 5
In 1 – In 2 – On 1 – On 2 – In 3 – On 3 – In 4 – In 5
Pernyataan berikut yang bukan merupakan mekanisme penetapan zona pengembangan kompetensi dan kinerja guru adalah …
Penetapan zona didasarkan pada pengklasifikasian setiap Satuan Pendidikan menurut definisi/tema zonasi yang akan disusun.
Penentuan sekolah nominasi pusat zona mempertimbangkan indikator skala nasional, serta indikator kontrol yang mencakup hasil Ujian Nasional (UN), Uji Kompetensi Guru (UKG), dan Hasil Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP).
Pemantauan terhadap wilayah-wilayah zonasi melalui pemberdayaan PKG/KKG/MGMP/MGBK dengan sekolah pusat zona sebagai basis zona.
Analisa jumlah guru sesuai bidang tugas tugas yang diampu pada masing-masing zona.
Tagihan untuk guru sasaran pada kegiatan On 1 adalah ….
desain pembelajaran Unit 1
RPP Unit 2
RPP Unit 1
laporan Best Practice
Praktik pembelajaran Unit 2 dilaksanakan pada kegiatan …
In 1
On 2
In 4
On 1
Program PKP berbasis zonasi merupakan program yang bertujuan untuk ….
meningkatkan kompetensi profesional guru yang berorientasi pada keterampilan tingkat yinggi (Higher Order Thinking Skills).
meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi keterampilan tingkat yinggi (Higher Order Thinking Skills)
mengembangkan kompetensi guru sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya dalam melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan tingkat yinggi (Higher Order Thinking Skills)
meningkatkan kompetensi siswa melalui peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional melalui pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan tingkat yinggi (Higher Order Thinking Skills)
Berikut ini contoh kegiatan penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah adalah ….
melaksanakan upacara bendera setiap hari Senin dan membuat peraturan sekolah
mengembangkan muatan lokal sesuai dengan kebutuhan daerah
mengundang tokoh masyarakat, seperti seniman, walikota, dan pemuka agama dalam kegiatan rutin sekolah
memberikan tugas kepada siswa dan menggunakan metode pembelajaran yang sesuai
Perhatikan beberapa contoh kegiatan berikut!
(1) Gerakan Indonesia membaca
(2) Menyediakan pojok baca di sekolah
(3) Sosialisasi literasi dengan melibatkan tokoh masyarakat
(4) Melibatkan orangtua menjadi sukarelawan untuk membacakan buku di dalam kelas
(5) Menyelenggarakan kampung literasi
Kegiatan yang merupakan contoh Gerakan Literasi Masyarakat adalah ….
1, 2, dan 3
2, 3, dan 5
2, 3, dan 4
3, 4, dan 5
Soal nomor 8
Pada akhir pembelajaran, guru membagikan selembar kertas dan meminta siswa menggambarkan simbol senang, sedih, atau bosan, setelah menerima pembelajaran. Aktivitas tersebut merupakan penerapan dari literasi ….
sains
digital
finansial
numerik
Berikut ini yang bukan merupakan contoh literasi digital dalam kehidupan masyarakat adalah ….
membeli pulsa seluler ke minimarket
memesan tiket kereta api melalui aplikasi
mengukur kecepatan angin menggunakan anemometer
membayar tol menggunakan e-toll
Perhatikan pernyataan di bawah ini!
(1) Keterampilan berpikir tingkat tinggi erat kaitannya dengan keterampilan berpikir sesuai dengan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik sebagai satu kesatuan proses pembelajaran.
(2) Keterampilan menentukan dan mengeksplorasi permasalahan.
(3) Keterampilan merencanakan solusi, melaksanakan, dan mengevaluasi masalah.
(4) Enam elemen dasar FRISCO, yaitu Focus, Reason, Inference, Situation, Condition, Overview.
(5) Dimensi Pengetahuan terdiri atas dimensi pengetahuan faktual, konseptual, Prosedural, dan metakognitif.
Pernyataan di atas yang merupakan ciri-ciri keterampilan berpikir tingkat problem solvingadalah ….
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
(4) dan (5)
Kompetensi Dasar :
“Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar.”
Indikator kunci yang tepat untuk kompetensi dasar di atas adalah ….
menjelaskan interaksi yang terjadi dalam ekosistem
menyebutkan pengertian ekosistem
membandingkan interaksi yang berlangsung dalam ekosistem
menyebutkan komponen-komponen ekosistem
Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah yang meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, dan sumber yang dibutuhkan.
Aktivitas pembelajaran tersebut merupakan model project based learning pada sintaks ….
pertanyaan mendasar
memonitor keaktifan dan pengembangan proyek
mendesain perencanaan produk
menyusun jadwal pembuatan
Indikator : “Mengidentifikasi benda-benda yang ada di kelas” jika dimasukkan ke dalam matriks kemampuan berpikir dan dimensi pengetahuan, berada pada posisi ….
Mengingat (C1) – Faktual
Memahami (C2) – Konseptual
Memahami (C2) – Faktual
Menerapkan (C2) – Konseptual
Berikut ini yang bukan merupakan target kompetensi dari Kompetensi Dasar “Menganalisis bentuk-bentuk interaksi manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya terhadap pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia” adalah ….
mengkorelasikan pengaruh interaksi manusia dengan lingkungan terhadap pembangunan ekonomi masyarakat Indonesia
menggeneralisasi pengaruh interaksi manusia dengan lingkungan terhadap pembangunan sosial masyarakat Indonesia
menghubungkan pengaruh interaksi manusia dengan lingkungan terhadap pembangunan budaya masyarakat Indonesia
menjelaskan bentuk-bentuk interakshi manusia dengan lingkungannya
Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin agenda-agenda masalah yang relevan dengan bahan pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis, merupakan aktivitas model Discovery Learning pada sintaks ….
Pembuktian (Verification)
Pengolahan Data (Data Processing)
Identifikasi Masalah (Problem Statement)
Pengumpulan Data (Data Collection)
Kegiatan pembelajaran yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan peserta didik untuk mencari dan menyelidiki sesuatu secara sistematis kritis dan logis sehingga mereka dapat merumuskan sendiri temuannya.
Model yang tepat untuk kegiatan pembelajaran di atas adalah ….
Inquiry Learning
Discovery Learning
Problem Based Learning
Project Based Learning
Contoh aktivitas pembelajaran yang mengasah Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi adalah ….
membandingkan hasil pengamatan cuaca melalui alat manual dan aplikasi
melihat video cuaca
mencatat hasil pengamatan cuaca
membaca berbagai sumber tentang cuaca dan iklim
Peserta didik berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah.
Aktivitas peserta didik tersebut pada model project based learning merupakan sintaks …
Orientasi peserta didik pada masalah
Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar
Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Peserta didik mengamati tumbuhan yang ada di sekolah, kemudian diminta menyebutkan nama-nama tumbuhan tersebut.
Aktifitas pembelajaran tersebut termasuk merupakan bentuk pengetahuan …
metakognitif
konseptual
prosedural
faktual
Aktifitas peserta didik dalam model Discovery Learning pada sintaks Pembuktian (Verification) adalah ….
Mengolah data dan informasi baik melalui wawancara, observasi, dan sebagainya, lalu ditafsirkan.
Mengumpulkan berbagai informasi yang relevan, membaca literatur, mengamati objek, wawancara dengan narasumber, melakukan uji coba sendiri dan sebagainya.
Melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang ditetapkan dengan temuan alternatif, dihubungkan dengan hasil pengolahan data.
Merumuskan bentuk pertanyaan, atau hipotesis, yaitu pernyataan sebagai jawaban sementara atas pertanyaan yang diajukan.
Perhatikan cuplikan berita berikut!
Di tengah giatnya pemerintah membangun infrastruktur dimana-mana, ratusan pelajar di kecamatan Tompobulu, Maros, Sulawesi Selatan harus berjuangmati-matian menuntut ilmu. Bahkan ada yang rela mempertaruhkan nyawa dengan berenang di sungai, karena tak ada akses jembatan. Di desa Bonto Matinipuluhan, siswa terpaksa berenang di sungai tiap ke sekolah. Belakangan, wilayah ini pun ramai dikunjungi komunitas relawan pedulipendidikan. Mereka tidak hanya datang mengajar, bahkan mereka menggalang donasi untuk membantu perlengkapan sekolah dan membangun ruang belajar yang layak. Setiapa khir pekan, mereka datang tanpa pamrih, meski harus berjalan kaki hingga puluhan kilometer. Ironisnya, pemerintah tak pernah hadir memberikan perhatian.
Sumber : https://news.detik.com/berita/4001024/cerita/perjuangan-keras-anak-pedalaman-di-maros-meraih-cita-cita.
Pertanyaan berikut yang merupakan soal HOTS berdasarkan teks di atas adalah ….
Mengapa siswa di Maros harus berjuang untuk pergi ke sekolah?
Jika Anda seorang Kepala Desa, apa yang akan Anda lakukan?
Apa yang dilakukan para relawan?
Apakah pemerintah sudah turun tangan dalam menangani masalah tersebut?
Perhatikan kutipan teks berikut!
Pemerintah Indonesia pernah menerapkan program transmigrasi, terutama dari dalam Pulau Jawa keluar untuk mengatasi masalahkependudukan. Kini ,transmigrasi dianggap sudah tak relevan lagi. “Dulu karena kita menganggap penduduk itu beban, maka yang kita pikirkan adalah transmigrasi dari Jawakeluar. Hari ini itu bukan lagi solusi yang efektif,” kata JK di Istana Wapres, Jalan Kebonsirih, Jakarta Pusat, Jumat ( 24/8/2018).
Berdasarkan kasus di atas, apa yang Anda lakukan untuk mengatasi masalah kependudukan tersebut? Jelaskan alasannya!
Indikator soal yang paling tepat untuk soal di atas adalah ….
Disajikan teks, siswa dapat menjelaskan pengertian kependudukan.
Disajikan kasus tentang kependudukan, siswa dapat menjelaskan terjadinya ledakan pendudukan di suatu negara.
Disajikan teks tentang kependudukan, siswa dapat menyebutkan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya ledakan penduduk.
Disajikan permasalahan kontekstual tentang kependudukan, siswa dapat menyelesaikan permasalahan tersebut menggunakan konsep kependudukan.
Perhatikan soal berikut!
Sebuah termometer X air membeku pada suhu 10⁰X dan air mendidih pada suhu 90⁰X. Termometer ini digunakan untuk mengukur suhu suatu zat cair. Apabila pada skala Celcius menunjukkan angka 40⁰C, maka berapakah skala yang ditunjukan pada termometer X?
Contoh soal tersebut berada pada level kognitif ….
pengetahuan
penalaran
aplikasi
evaluasi
KD Keterampilan :
“Membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.”
IPK Kunci untuk Kompetensi Dasar tersebut adalah ….
Merancang karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.
Membuat karya tentang konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.
Menjelaskan konsep jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.
Menghubungkan konsep rantai makanan dengan jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem.
IPK Pengetahuan :
1. Mendeskripsikan konsep suhu
2. Mengikuti cara konversi antar skala termometer
3. Mendeskripsikan jenis-jenis termometer
4. Menentukan konversi antar skala termometer
Contoh pemberian stimulus untuk mencapai IPK tersebut adalah ….
Membagikan kartu pertanyaan kepada peserta didik.
Meminta peserta didik berdiskusi materi suhu.
Memfasilitasi peserta didik melakukan praktik suhu.
Memfasilitasi peserta didik mengumpulakan data pengamatan.
