NEW
Font size
WorksheetsUH Sejarah Indonesia Bab 5 KD 3.5
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Kebudayaan Hindu-Buddha berkembang pertama kali di
Indonesia
India
Cina
Korea
Jepang
Kebudayaan Hindu merupakan perpaduan antara dua kebudayaan, yaitu
Harappa dan Arya
Harappa dan Mohenjo
Dravida dan Harappa
Harappa dan Arya
Dravida dan Arya
Perhatikan keterangan berikut ini!
1) Dewa Surya
2) Dewa Siwa
3) Dewa Brahma
4) Dewa Bayu
5) Dewa Wisnu
6) Dewa Agni
Berdasarkan keterangan diatas dewa dalam Agama Hindu yang merupakan tiga kekuatan utama (Trimurti) ditunjukkan oleh nomor
2), 4) dan 6)
1), 3) dan 4)
3), 5) dan 6)
2), 3) dan 5)
4), 5) dan 1)
Kitab suci agama Hindu
Veda
Tripitaka
Injil
Taurot
Trimurti
Tujuan utama dari kebudayaan Hindu menciptakan sistem kasta yaitu
Membuat kelas-kelas sosial di negeri India
Menjaga kemurnian ras Arya
Monopoli kaum Brahmana
Perwujudan dari kitab Veda
Menjaga kemurnian bangsa Dravida
Bodhgaya merupakan salah satu tempat yang disucikan oleh para pemeluk Agama Budha karena sebagai tempat.
Pangeran Shidarta mencapai Nirwana
Pangeran Sidharta memperoleh pencerahan atau pengetahuan
Pangeran Sidharta menyampaikan khotbah pertama kali
Wafatnya Pangeran Sidharta
kelahiran Pangeran Sidharta
Pada kebudayaan Hindu Budha golongan yang berada di luar kasta disebut
Paria
Sudra
Waisya
Ksatria
Brahmana
Menurut teori ini, pada masa lalu di India sering terjadi perang antargolongan. Para prajurit yang kalah atau jenuh dengan peperangan lalu meninggalkan India dan sampai ke wilayah indonesia. Teori yang di maksud adalah
Teori Waisya
Teori Brahmana
Teori Sudra
Teori Kesatria
Teori Arus Balik
Teori arus balik yang dikemukakan oleh F.D.K. Bc mengemukakan bahwa proses masuknya pengaruh budaya India ke Indonesia terjadi karena peran aktif yang dilakukan oleh
Bangsa India
Bangsa Indonesia
Bangsa Belanda
Bangsa Cina
Bangsa Mongol
Pernyataan di bawah ini yang terkait dengan pendapat N.J Krom adalah
Pengaruh Hindu-Buddha menyebar di Indonesia melalui kegiatan kolonisasi
Perdagangan merupakan saluran penting dalam penyebaran pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia
Agama Hindu-Buddha di Indonesia dibawa oleh kesatria pengelana dari India
Kaum sudra merupakan golongan pembawa agama Hindu
Kekacauan politik yang terjadi di India mendorong kaum kesatria sampai di Indonesia
Teori yang menempatkan Pemuka Agama Hindu di India sebagai pemegang peranan aktif dalam proses masuknya pengaruh agama Hindu-Buddha di Indonesia, yaitu teori .
Arus Balik
Brahmana
Sudra
Waisya
Ksatria
Teori Arus Balik menyatakan bahwa
Budaya Hindu Budha dibawa oleh budak India yang bermigrasi ke Indonesia
Budaya Hindu Budha di bawah oleh kaum Brahmana
Budaya Hindu Budha dibawa oleh orang Indonesia sendiri yang belajar di India
Budaya Hindu Budha dibawa oleh pedagang yang melakukan perdagangan antara Indonesia dengan India
Kaum ksatria membawa budaya hindu Budha sampai ke Indonesia
Munculnya agama budha di India dikarenakan.
Agama budha Tersebar ke seluruh penjuru dunia
Agama Hindu berdasarkan sistem kasta
Agama Hindu sedikit pengikutnya
Agama Hindu mulai ditinggalkan
Agama Budha mudah dipahami
Jalur penyeberangan agama Hindu Budha di Indonesia pertama kali yaitu di daerah
Kalimantan
Jawa
Sunda
Kutai
Sumatera
Teori penyebaran agama Hindu Budha di Indonesia yang paling mendekati kebenaran yaitu
Teori Brahmana
Teori kesatria
Teori waisya
Teori sudra
Teori arus balik
Penduduk asli dari bangsa India adalah
Dravida
Arya
Indo Jerman
Aborigin
Draya
Kebudayaan Hindu-Buddha merupakan bentuk akulturasi kebudayaan yang artinya
Percampuran dua kepercayaan
Percampuran antara dua kebudayaan
Percampuran antara dua kebudayaan tanpa menghilangkan budaya masing-masing
Pergeseran kebudayaan dan di gantikan kebudayaan baru
Penyatuan dua kebudayaan
Di Indonesia yang masih memegang teguh budaya Hindu ialah
Jawa
Bali
Nusa tenggara barat
Sunda
Papua
Kitab suci pemeluk agama Buddha yaitu
Veda
Trimurti
Tripitaka
Trisula
Tigaroda
Dalam kebudayaan Hindu dikenal dengan sistem kasta yang artinya
Tingkatan sosial masyarakat berdasarkan keturunan
Tingkatan sosial masyarakat berdasarkan kekayaan
Tingkatan sosial masyarakat berdasarkan kekuatan
Tingkatan sosial masyarakat berdasarkan kemampuan
Tingkatan sosial masyarakat berdasarkan kecerdasan
