Worksheetssoal biologi plantea kls X
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Salah satu diantaranya adalah tumbuhan. Tumbuhan memiliki banyak sekali jenis dan manfaat, contohnya tumbuhan kelapa, jahe, bambu, tebu, dan lain-lain sehingga banyak ditanam dan dibudidayakan oleh masyarakat. Selain contoh tersebut, ternyata banyak pula tumbuhan yang bahkan dibuang dan diberantas oleh masyarakat, seperti rumput ataupun semak yang sering dianggap sebagai gulma (tanaman pengganggu). Jika dikaitkan dengan surah Ali ‘Imron ayat 190-191 yang memiliki arti seperti di bawah ini:
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”.
Maka pernyataan di bawah ini yang paling benar dan sesuai dengan fenomena tersebut adalah....
Semua ciptaan Allah termasuk tumbuhan ada yang bermanfaat dan ada pula yang tidak.
Tumbuhan yang dianggap gulma sebenarnya memiliki manfaat yang belum diketahui oleh masyarakat.
Gulma memang sudah sepatutnya untuk diberantas karena akan mengganggu pertumbuhan tumbuhan lain yang lebih bermanfaat sehingga tidak akan membuat masyarakat yang menanam menjadi sia-sia.
Seharusnya masyarakat juga membudidayakan gulma untuk tetap menjaga kelestariannya.
Semua yang ada di muka bumi termasuk tumbuhan hendaknya ada yang harus dijaga kelestariannya dan ada juga yang tidak.
Wacana berikut digunakan untuk menjawab Nomor 2 dan 3.
Menurut ilmu Biologi, terdapat beberapa konsep yang menjelaskan asal-usul kehidupan, diantaranya adalah kehidupan yang asalnya dari lautan dan udara. Di dalam lautan dan atmosfer terdapat unsur karbon, hidrogen, oksigen, dan nitrogen. Miller-Urey telah membuktikan melalui percobaannya yang dapat dilihat pada gambar di atas.
Ternyata jauh sebelum konsep ini muncul, Allah telah menjelaskan terlebih dahulu di surah Al-Anbiya ayat 30 yang jika diterjemahkan sebagai berikut.
“Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya, dan kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air, maka mengapa mereka tidak beriman?”
Dari terjemahan ayat tersebut, terdapat kalimat “dan kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air”, dapat diasumsikan bahwa ayat tersebut signifikan dengan percobaan yang dilakukan oleh Miller-Urey.
Berdasarkan wacana di atas, bagaimanakah proses terjadinya kehidupan yang berasal dari air, jika dikaitkan dengan hasil percobaan Miller-Urey?
Pada saat terjadi halilintar yang merupakan energi listrik alam, menyebabkan uap-uap dapat berhubungan dan terjadilah reaksi kimia menghasilkan protein. Protein ini pada keadaan suhu tertentu akan berevolusi menjadi makhluk hidup yang masih sangat sederhana/primitif.
Pada saat terjadi halilintar yang merupakan energi listrik alam, menyebabkan uap-uap berubah menjadi oksigen yang kemudian pada keadaan suhu tertentu akan berevolusi menjadi makhluk hidup yang masih sederhana/primitif.
Adanya air laut yang menguap dapat berubah menjadi zat lemak akibat adanya energi listrik, lalu dapat berevolusi menjadi zat organik.
Air laut yang mengandung oksigen dan hidrogen ketika menguap akibat adanya panas dapat langsung berevolusi menjadi makhluk hidup.
Air lautan yang mengandung banyak unsur unsur karbon, hidrogen, oksigen, dan nitrogen dapat membentuk zat organik jika didinginkan.
Mengapa zat yang dihasilkan dapat berevolusi membentuk asal usul kehidupan?
Karena makhluk hidup membutuhkan air.
Karena makhluk hidup membutuhkan oksigen.
Karena protein merupakan salah satu senyawa organik kompleks yang merupakan unsur utama dan unsur dasar dalam makhluk hidup.
Karena lemak merupakan bagian unsur makhluk hidup yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi atau ATP.
Karena adanya energi listrik yang berperan dalam pembentukan lemak.
Wacana berikut digunakan untuk menjawab Nomor 4 dan 5.
Pertumbuhan populasi protista dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan tempat hidupnya, seperti cahaya, air, O2, CO2, pH. Jika ingin mengetahui adanya pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan protista mirip tumbuhan, maka diperlukan sebuah pengamatan sederhana yang memerlukan beberapa sampel air kolam, air sungai, dan air selokan. Selain itu pula dibutuhkan 3 buah gelas beker ukuran 200 ml untuk wadah masing-masing sampel.
Berdasarkan permasalahan yang telah tertera di dalam wacana tersebut, hipotesis manakah di bawah ini yang paling benar?
Pertumbuhan protista mirip tumbuhan dipengaruhi oleh faktor Karbondioksida.
Pertumbuhan protista mirip tumbuhan dipengaruhi oleh faktor cahaya.
Pertumbuhan protista mirip tumbuhan dipengaruhi oleh faktor oksigen.
Pertumbuhan protista mirip tumbuhan dipengaruhi oleh faktor pH.
Pertumbuhan protista mirip tumbuhan dipengaruhi oleh faktor air dan karbondioksida.
Untuk membuktikan hipotesis yang sesuai dengan wacana tersebut, bagaimanakah prosedur percobaan yang dibutuhkan?
Memasukkan masing-masing sampel air ke dalam 3 gelas beker yang berbeda dan memberinya label. Selanjutnya meletakkan gelas beker A (sampel air kolam) di tempat yang terkena cahaya selama 12 jam, gelas beker B (sampel air sungai) di tempat yang terkena cahaya selama 5 jam, dan gelas beker C (sampel air selokan) di tempat yang gelap. Setelah itu mengamati perubahan pada masing-masing gelas beker untuk setiap harinya selama satu minggu.
Mencampurkan semua sampel air dan memasukkannya ke dalam masing-masing gelas beker dan diberi label A, B, C. Selanjutnya meletakkan gelas beker A di tempat yang terkena cahaya selama 12 jam, gelas beker B di tempat yang terkena cahaya selama 5 jam, dan gelas beker C di tempat yang gelap. Setelah itu mengamati perubahan pada masing-masing gelas beker untuk setiap harinya selama satu minggu.
Memasukkan masing-masing sampel air ke dalam 3 gelas beker yang berbeda dan memberinya label. Selanjutnya pada gelas beker A (sampel air kolam) ditetesi asam cuka 5 tetes untuk membuat pH menjadi asam, gelas beker B (sampel air sungai) ditetesi sabun cair sebanyak 5 tetes untuk membuat pH menjadi basa, dan gelas beker C (sampel air selokan) tidak ditambahkan apapun. Setelah itu mengamati perubahan pada masing-masing gelas beker untuk setiap harinya selama satu minggu.
Mencampurkan masing-masing sampel air ke dalam masing-masing gelas beker dan diberi label A, B, C. Selanjutnya pada gelas beker A ditetesi asam cuka 5 tetes untuk membuat pH menjadi asam, gelas beker B ditetesi sabun cair sebanyak 5 tetes untuk membuat pH menjadi basa, dan gelas beker C tidak ditambahkan apapun. Setelah itu mengamati perubahan pada masing-masing gelas beker untuk setiap harinya selama satu minggu.
Mencampurkan semua sampel air dan memasukkannya ke dalam masing-masing gelas beker dan diberi label A, B, C. Selanjutnya pada gelas beker A diberikan suhu 30 ̊C, gelas beker B pada suhu 50 ̊C, dan gelas beker C pada suhu 80 ̊C. Setelah itu mengamati perubahan pada masing-masing gelas beker untuk setiap harinya selama satu minggu.
Wacana berikut digunakan untuk menjawab Nomor 6-9.
Virus merupakan organisme aseluler, yang memiliki peranan menguntungkan ataupun merugikan bagi makhluk hidup. Salah satu virus yang merugikan bagi manusia adalah HIV. AIDS merupakan penyakit yang diakibatkan oleh virus HIV, yang mampu menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga penderita menjadi rentan terhadap berbagai penyakit. Berdasarkan data dari UNAIDS (2017), pada tahun 2016, Indonesia memiliki 48.000 penderita AIDS yang baru terinfeksi HIV dan 38.000 meninggal akibat AIDS. Rata-rata AIDS di Indonesia diderita oleh pengguna narkoba (28,76%), hubungan sejenis (25,8%), transgender (24,8%), PSK (5,3%), dan tahanan (2,6%). Sejak 2010, penderita baru yang terinfeksi HIV telah menurun 22% dan kematian terkait AIDS telah meningkat sebesar 68%.
(Diadaptasi dari http://www.unaids.org/en/regionscountries/countries/indonesia)
Jika melihat dari wacana tersebut, sesungguhnya sesuai dengan firman Allah SWT yang menyatakan bahwa:
"Barangsiapa yang mengerjakan dosa, maka sesungguhnya ia mengerjakannya untuk (kemudharatan) dirinya sendiri, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” (Q.S. An-Nisā' 4 : 111).
Jika fenomena tersebut dikaitkan dengan surah An-Nisa’ ayat 111, apa yang dapat kamu simpulkan mengenai AIDS?
AIDS disebabkan oleh virus HIV
Virus HIV sangat merugikan bagi manusia.
AIDS di Indonesia sebagian besar diderita oleh pengguna narkoba.
Penyakit AIDS sebagian besar diakibatkan karena adanya kesalahan dalam kehidupan sosial.
Penderita AIDS di Indonesia paling sedikit adalah tahanan.
Menurutmu yang menyebabkan Virus dapat disebut sebagai organisme aseluler adalah...
Virus tidak memiliki jaringan sel sendiri serta tidak memiliki mitokondria, dan ribosom.
Virus bukan makhluk hidup.
Virus dapat merugikan bagi makhluk hidup lain.
Virus memiliki asam nukleat.
Virus bersifat parasit.
Bagaimana cara kamu dalam menghindari virus HIV jika dikaitkan dengan surah An-Nisa’ ayat 111 di atas?
Lebih berhati-hati ketika melakukan transfusi darah agar terhindar dari penyakit AIDS.
Selalu memastikan untuk menggunakan jarum suntik yang baru dan steril.
Selalu bersyukur terhadap hidup yang diberikan oleh Allah.
Selalu berhati-hati jika berkenalan dengan orang lain.
Menghindari perbuatan dosa akibat dari pergaulan yang salah dan bebas.
Virus dapat dikatakan sebagai benda hidup, namun juga dapat dikatakan sebagai benda mati. Alasan yang paling tepat untuk menjelaskan peristiwa ini adalah...
Dikatakan sebagai benda mati karena virus tidak dapat memiliki sistem pencernaan, dikatakan sebagai benda hidup karena virus dapat melakukan reproduksi.
Dikatakan sebagai benda mati karena virus tidak memerlukan oksigen, dikatakan sebagai benda hidup karena virus merupakan organisme aseluler.
Dikatakan sebagai benda mati karena virus tidak memiliki nukleus, dikatakan sebagai benda hidup karena virus dapat berpindah tempat.
Dikatakan sebagai benda mati karena virus lebih kecil dari sel, dikatakan sebagai benda hidup karena virus dibungkus oleh protein dan makromolekul lain.
Dikatakan sebagai benda mati karena dapat dikristalkan, dikatakan sebagai benda hidup karena dapat melakukan metabolisme.
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui” (QS. Ar-Rum: 22).
Surah Ar-Rum ayat 22 di atas telah menjelaskan bahwasannya di dunia ini terdapat berbagai macam ras. Ras pada dasarnya memiliki ciri yang berkaitan dengan faktor biologis seperti warna kulit, rambut atau mata. Seperti yang telah kita ketahui, di dunia terdapat ras Mongoloid dengan warna kuning pada kulitnya, ras Negroid dengan warna hitam, dan ras Kaukasoid berwarna putih. Adanya berbagai macam-macam ras ini diakibatkan oleh beberapa faktor.
Fenomena pada wacana di atas merupakan contoh dari keanekaragaman tingkat. Apa yang menyebabkan perbedaan ras merupakan keanekaragaman jenis gen?
Adanya perbedaan jumlah dan susunan dalam kerangka dasar gen, penampakan/fenotipe/bentuk akibat faktor lingkungan (perkawinan).
Akibat adanya perbedaan morfologi dan fisiologi.
Adanya perbedaan proses transkripsi DNA.
Adanya perbedaan suhu di permukaan bumi.
Adanya perbedaan proses translasi RNA.
