WorksheetsTeks Drama
Total questions: 15
Worksheet time: 11mins
Percakapan dua orang dalam drama disebut....
Monolog
Dialog
Prolog
Epilog
Naskah drama ditulis dalam bentuk ....
Surat
Percakapan
prosa
cerita
Perhatikan penggalan drama berikut!
Koswara : Sejak aku pulang tadi malam tak sedikit pun engkau gembira.
Rini : Engkau dan aku tentu saja berbeda. Di sini dalam serba kekurangan. Di sana dalam sorga kenangan berjalan-jalan di bawah rembulan ....
Koswara : Sejak Nona Zahra di sini tak habis-habisnya engkau menyindir aku.
Rini :Katakan saja, “pucuk dicinta ulam tiba” (tertawa mengejek). Tidakkah engkaugembira bertemu lagi dengan nona yang manis itu? Dan sekali ini, tidak disertai pula! Tentu banyak yang kau curahkan kepadanya.
Koswara : Kenalanku perempuan ada beberapa orang dulu. Tidak pernah engkau cemburu sekeras itu!
Rini : Sikapmu pada yang lain itu berbeda.
Sikap Rini yang tampak dalam adegan penggalan drama tersebut adalah ...
Penyendiri
Suka menyindir
Pencemburu
Suka mengejek
Cuplikan drama berikut untuk soal nomor 4 dan 5!
Antum : (Mendelik ke arah Ohim). Kamu kenapa, Ohim? Pakaian dibungkus seperti nangka matang saja. Ayo, buka sarungmu!
Ohim : .........
Berdasarkan cuplikan drama tersebut, nada bicara Antum yang tepat adalah ….
Membentak
Tinggi
Menghardik
Melemah
Antum : (Mendelik ke arah Ohim). Kamu kenapa, Ohim? Pakaian dibungkus seperti nangka matang saja. Ayo, buka sarungmu!
Ohim : .........
Dialog Ohim yang tepat untuk melengkapi antum adalah ....
Sarung ini sudah saya beli, Antum.
Maaf Antum, saya hanya main- main.
Saya tidak suka makan nangka, Antum.
Besok saya akan sekolah. Tidak akan bolos lagi, Antum.
Cuplikan drama berikut untuk soal nomor 6 dan 7!
Alam : Aduh, kakiku sakit. Tolong pijat!
Ami : Ada apa kak? Bawa ke dokter saja agar cepat sembuh.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, perkataan Ami yang tepat diekspresikan dengan nada....
Kesal
Simpati
Kecewa
Sedih
Alam : Aduh, kakiku sakit. Tolong pijat!
Ami : Ada apa kak? Bawa ke dokter saja agar cepat sembuh
Improvisasi yang dapat dilakukan tokoh Alam adalah ....
Melompat-lompat
Memijit kaki
Berdiri tegak
Menggelengkan kepala
Perhatikan cuplikan drama berikut!
Adi : Benar dalam liburan ini sekolah kita akan berdarmawisata, Pak?
Kepala sekolah : Benar! Mengapa Adi bertanya?
Adi : Untuk meyakinkan diri. Darmawisata ke mana, Pak?
Kepala sekolah : Belum dipastikan.Mungkin ke Kebun Raya Bogor. Mungkin pula ke Pantai Pangandaran.
Adi : Mudah-mudahan ke Kebun Raya Bogor. Saya belum pernah pergi ke sana.
Kepala sekolah : Hal itu ditentukan oleh hasil rapat.
Watak kepala sekolah berdasarkan penggalan drama di atas adalah ….
Bijaksana
Pemberani
Penakut
Keras kepala
Perhatikan cuplikan drama berikut!
Adi : Benar dalam liburan ini sekolah kita akan berdarmawisata, Pak?
Kepala sekolah : Benar! Mengapa Adi bertanya?
Adi : Untuk meyakinkan diri. Darmawisata ke mana, Pak?
Kepala sekolah : Belum dipastikan.Mungkin ke Kebun Raya Bogor. Mungkin pula ke Pantai Pangandaran.
Adi : Mudah-mudahan ke Kebun Raya Bogor. Saya belum pernah pergi ke sana.
Kepala sekolah : Hal itu ditentukan oleh hasil rapat.
Watak Adi dalam kutipan di atas adalah ….
Bijaksana
Penakut
Penasaran
Pemarah
Bacalah kutipan drama berikut!
Ishak : Aku akan tetap mencintaimu. Tapi, aku tidak dapat berbuat apa-apa.
Satilawati : Perkara cinta jangan disebut juga. Engkau tahu sendiri, aku cinta pula
kepadamu. Tapi, apa maksudmu?
Ishak : Aku tidak mau mengikuti engkau. Artinya, engkau jangan menunggu aku. Kawin saja dengan orang lain.
Satilawati : (berontak) Tapi, itu aku tidak mau, tidak bisa. Engkau boleh pergi sekarang, tapi lekas kembali. Aku tetap menunggumu.
Watak Satilawati dalam drama tersebut adalah ….
Lembut
Keras
Pasrah
Bersikukuh
Bagian bagian pengantar dari sebuah naskah/cerita drama, biasanya ini digunakan untuk menceritakaan keadaan atau gambaran secara umum dari sebuah cerita disebut ....
Monolog
Dialog
Prolog
Epilog
Kakak : “Memangnya kenapa Bu?”
Ibu : “Itu, adikmu Alya belum pulang. Padahal belum makan siang.”
Han : “Memangnya dia kemana Bu?”
Tema kutipan drama tersebut adalah ....
Kemarahan
Kegelisahan
Kekhawatiran
Ketakutan
Perhatikan cuplikan dialog drama berikut ini!
Sekretaris : “Bagaimana kalau lukisan ini diletakan di sini saja, Pak? Cocok sekali terlihat ketika orang masuk ruangan ini.”
Direktur : “Baiklah, jika menurutmu ini bagus, saya setuju saja!”
Latar perbincangan dalam drama tersebut adalah ....
Rumah
Teras
Ruang Direktur
Kamar Mandi
Diceritakan di sebuah desa tinggalah seorang gadis cantik bersama neneknya. Gadis yang berusia 17 tahun itu bernama Maurina Anindya. Ia yatim piatu sejak balita.
Uraian tersebut dalam naskah drama disebut ....
Dialog
Epilog
Prolog
Monolog
Ibu : “Ya Allah. Ampuni dosa suamiku itu.”
Sinta : “Sudahlah Bu. Kita ikhlaskan kepergian ayah. Ibu istirahatlah.”
Cuplikan drama tersebut bercerita tentang ....
Dosa-dosa suami sang Ibu
Kesedihan Sinta ditinggal ayahnya
Kesedihan seorang istri ditinggal suami
Nasihat untuk anak yang saleh
