Font size
WorksheetsUAS FARMASI RS TAHUN AKADEMIK 2020
Total questions: 65
Worksheet time: 33mins
Pengertian Rumah Sakit berdasarkan UU no 4 tahun 2004 adalah ....
institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan dengan menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat.
setiap orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan, baik secara langsung maupun tidak langsung
institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat
Instansi pelayanan medik (medik dasar, medik spesialis dan medik subspesialis) dan Penunjang medik, Pelayanan keperawatan dan kebidanan serta Pelayanan Non Medik
Institusi yang memberikan Pelayanan pada satu bidang atau satu jenis penyakit berdasarkan disiplin ilmu, golongan umum, organ, jenis kelamin dan kekhususan lain
Dibawah ini salahsatu prasarana rumah sakit berdasarkan Permenkes no 72 tahun 2016, adalah ....
Instalasi gas medik
Ruang Farmasi
Ruang Rawat Inap dan Rawat Jalan
Ruang Radiologi
Ruang Gawat Darurat
Rumah sakit umum yang mempunyai fasilitas Tempat tidur minimal 100 bed dan dokter medik umum, medik spesialis dasar, spesialis lain dan sub spesialis, dinamakan RS Tipe ....
RS Umum Tipe A
RS Umum Tipe B
RS Umum Tipe C
RS Umum Tipe D
RS Khusus Tipe B
Tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian, dinamakan ....
Pekerjaan Kefarmasian
Tenaga Kefarmasian
Pharmaceutical Care
Standar Pelayanan Kefarmasian
Instalasi Farmasi
Pelayanan Kefarmasian merupakan suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan ....
Sediaan farmasi , Alat Kesehatan, Badan Medis Habis Pakai (BMHP)
Perbekalan Kefarmasian dan Alat Kesehatan
Perbekalan Kesehatan Rumah tangga dan Alkes
Obat, bahan baku, kosmetik dan obat tradisional
Sediaan farmasi dan Alat Kesehatan
Alat kesehatan yang ditujukan untuk penggunaan sekali pakai (single use) yang daftar produknya diatur dalam peraturan perundang-undangan, dinamakan ....
Sediaan Farmasi
Obat
Perbekalan Kefarmasian
Alat Kesehatan
Bahan Medis Habis Pakai
Unit pelaksana fungsionalyang menyelenggarakan seluruh kegiatan pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit, yaitu ....
Gudang Farmasi
Instalasi Gawat Darurat
Apotek
Instalasi Farmasi
Instalasi CSSD
Yang termasuk Bahan Medis Habis Pakai adalah ....
Alat kontrasepsi (IUD)
Urine Cateter
Obat
Stetoskop
Elektronic Kardiogram (EKG)
Berikut ini beberapa tujuan standar pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit, kecuali ....
Meningkatkan mutu Pelayanan Kefarmasian
Menjamin kepastian hukum bagi tenaga kefarmasian
Melindungi pasien dan masyarakat dari penggunaan Obat yang tidak rasional
Meningkatkan keselamatan pasien (patient safety)
Melindungi pasien dan masyarakat dari rekonsiliasi pengobatan dan ROTD
Salah satu ruang lingkup standar pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit dari aspek manajerial pengelolaan, adalah .....
Penelusuran riwayat penggunaan Obat
Penyimpanan dan pendistribusian
Pemantauan Terapi Obat (PTO)
Monitoring Efek Samping Obat (MESO);
Dispensing sediaan steril
Penyelenggaraan Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit harus didukung Oleh :
Dokter dan Perawat
Ketersediaan sumber daya kefarmasian
Tim Komite farmasi dan Terapi
Tenaga Medis dan Non Medis
Tim Panitia Pengendalian Infeksi RS
High Alert sering menyebabkan terjadikesalahan/kesalahan serius (sentinel event) dan Obat yang berisiko tinggi menyebabkan ....
Patien safety
Rekonsiliasi pengobatan
Drug Interaction
Reaksi Obat Tidak dinginkan (ROTD)
Toksisitas dan Adverse drug event
Dibawah ini merupakan kelompok obat high-alert, kecuali ....
Look Alike Sound Alike/LASA
Kalium klorida 2 meq/ml atau yang lebih pekat
magnesium sulfat =50%
Obat-Obat sitostatika
Larutan Fisiologis NaCl 0,9%
Salah satu yang BUKAN Pemilihan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai ini yaitu: ....
Formularium dan standar pengobatan/pedoman diagnosa dan terapi
Standar Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai yang telah ditetapkan
Hubungan antara dokter dan medical representative
Pengobatan berbasis bukti
Pola penyakit
Perencanaan obat yang ditetapkan prosedur WHO memiliki kriteria dibawah ini, kecuali ....
Memiliki obat yang lebih efektif serta merupkan drug of choice;
mutu terjamin, termasuk stabilitas dan bioavailabilitas
Obat lain yang terbukti paling efektif secara ilmiah dan aman (evidence based medicines) yang paling dibutuhkan
Biaya obat yang secara klinik sama harus dipilih yang mahal dan bermutu
Menggunakan obat dengan nama generik
Pada Kriteria Pemilihan Obat Essensial Nasional/DOEN, memiliki lebih dari satu pilihan yang mempunyai efek terapi yang serupa, maka pilihan dijatuhkan pada ....
Obat yang sifatnya lebih banyak diketahui berdasarkan bukti ilmiah
Obat yang sifat farmakokinetiknya diketahui paling menguntungkan
Obat yang memiliki stabilitas lebih baik
Obat yang sulit diperoleh
obat memeiliki harga cost benefit
Pada pemilihan obat RS berdasarkan Formularium Obat nasional/DOEN maka obat yang memiliki kombinasi Tetap harus memenuhi salah satu kriteria yaitu :
Obat hanya bermanfaat bagi pasien dalam bentuk kombinasi tetap
Kombinasi tetap harus memiliki khasiat dan keamanan yang tidak toksik dan berdosis rendah
Perbandingan dosis komponen kombinasi tetap merupakan pada salah satu zat aktif utama
Kombinasi tetap harus mengurangi rasio manfaat-biaya (benefit-cost ratio)
Untuk AB kombinasi tetap harus dapat terjadi resistensi dan duplikasi
Organisasi yang mewakili hubungan komunikasi antara staf medis dengan staf farmasi sehingga anggotanya terdiri atas dokter dan tenaga kesehatan yang mewakili spesialisasi2 yang ada di RS, dinamakan ....
Pantia pengendali Infeksi Rumah Sakit
Komite Farmasi dan Terapi (KFT/PFT)
Panitia Promosi Kesehatan Rumah sakit
Komite medis dan Farmasi
Panitia Tim Rumah sakit
Proses kegiatan untuk menentukan jumlah dan periode pengadaan sediaan farmasi, Alkes dan BMHP sesuai dengan hasil kegiatan pemilihan untuk menjamin terpenuhinya kriteria tepat jenis, tepat jumlah, tepat waktu dan efisien, dinamakan ....
Perencanaan
Pengadaan
Penyimpanan
Pendistribusian
Pemilihan
Dibawah ini beberapa pertimbangan perencanaan sediaan farmasi, alkes dan BMHP di rumah sakit, kecuali....
Anggaran yang tersedia;
Sisa Persediaan
Waktu tunggu pemesanan
Rencana pengembangan
Data pemakaian selama triwulan
Metode Perencanaan yang didasarkan atas analisis penggunaan sediaan farmasi, alkes dan BMHP tahun sebelumnya, dinamakan ....
Metode Epidemiologi
Metode Konsumsi
Gabungan antara Metode Konsumsi dan Epidemiologi
Metode Morbiditas
Analisa Pareto ABC
Kegiatan yang berkesinambungan dimulai dari pemilihan, penentuan jumlah yang dibutuhkan, penyesuaian antara kebutuhan dan dana, pemilihan, metode pemilihan pemasok, penentuan spesifikasi kontrak, pemantauan proses dan pembayaran, makan dinamakan ....
Perencanaan
Pengadaan
Penyimpanan
Pendistribusian
Pemilihan
Dibawah ini Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengadaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai, Kecuali ....
Bahan baku Obat harus disertai Sertifikat Analisa.
Bahan berbahaya harus menyertakan Material Safety Data Sheet (MSDS).
mempunyai Nomor Izin Edar
Masa kadaluarsa (expired date) minimal 2 (dua) tahun kecuali vaksin, reagensia, dan lain-lain
Mempunyai Harga Eceran tertinggi (HET) obat
Pengadaan dapat dilakukan salahsatunya melalui produksi sediaan farmasi di Instalasi Farmasi, Manakah Yang Bukan Alasan tepat dilakukan produksi , .....
Sediaan Farmasi dengan formula khusus
Sediaan Farmasi lebih murah jika diproduksi sendiri
Sediaan Farmasi dengan kemasan yang lebih kecil/repacking
Terdapatnya Sediaan Farmasi di pasaran
Sediaan Farmasi yang tidak stabil dalam penyimpanan/harus dibuat baru (recenter paratus)
Sediaan yang harus disimpan terpisah dengan posisi berdiri, terikat, dan diberi penandaaan untuk menghindari kesalahan pengambilan jenis, dinamakan .....
Bahan Medis Habis Pakai
Obat sintetik dan tradisional
Bahan Baku Obat
Gas Medis
Alat Kesehatan
Dibawah ini salahsatu contoh Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai di rumah sakit sesuai standar PMK no. 72 tahun 2016 adalah…
Perencanaan kebutuhan – pengadaan - penyimpanan – penerimaan – pendistribusian - pemusnahan dan penarikan – administrasi - pengendalian
Pemilihan - perencanaan kebutuhan – pengadaan- penerimaan – penyimpanan – pendistribusian - pemusnahan dan penarikan – pengendalian - administrasi.
Pemilihan - perencanaan kebutuhan – penerimaan – penyimpanan – pendistribusian - pemusnahan dan penarikan - administrasi
Perencanaan kebutuhan – pengadaan - penyimpanan – pendistribusian - pemusnahan dan penarikan – pengendalian
Pemilihan - perencanaan kebutuhan –penerimaan – penyimpanan –Penggunaan- pemusnahan dan penarikan – pengendalian - administrasi
Berdasarkan standar PMK no 72 tahun 2016 dibawah ini yang termasuk standar peralatan aseptik dispensing pencampuran obat kemoterapi/sitostatika adalah…
Horizontal Laminar Air Flow Cabinet
Biological Safety Cabinet/Vertical Laminar Air Flow Cabinet
Pass-box dengan pintu berganda (air-lock)
Barometer
Wireless intercom.
Farmasis (Apoteker dan TTK) harus mampu melakukan pengkajian resep sesuai persyaratan administrasi, persyaratan farmasetik, dan persyaratan klinis baik untuk pasien rawat inap maupun rawat jalan di rumahsakit. Berikut ini persyaratan farmasetik yang dapat dilakukan oleh farmasis adalah ….
Nama, nomor ijin, alamat dan paraf dokter;
Tanggal Resep
Alergi dan Reaksi Obat yang Tidak Dikehendaki (ROTD)
Kontraindikasi dan interaksi Obat.
Dosis, jumlah obat serta stabilitas obat
Sediaan heparin dan nitropusid ditambahkan kedalam botol kantung iv yang sama, merupakan salah satu contoh kategori pertanyaan informasi obat yang berkaitan dengan….
Identifikasi Obat
Terapi dan farmakologi
Komptabilitas iv atau im
Interaksi Obat
Toksisitas dan keracunan
Sistem penyimpanan yang mendahulukan obat pertama datang untuk dijual terlebih dahulu adalah sistem penyimpanan secara….
FIFO
FEFO
LIFO
HEPA Filter
LEFO
Obat-obat yang termasuk high alert dan memiliki potensial life-saving drugs adalah…
Meropenen
Dobutamin
Larutan NaCl 0.9%
Klaritromisin
Vincritine
Timbulnya frekuensi pemesanan dan menentukan prioritas pemesanan berdasarkan nilai atau harga obat dan menekankan pada persediaan yang mempunyai nilai penggunaan relative tinggi atau mahal kemudian dilakukan evaluasi dapat menggunakan persediaan obat maka dipilih model perencanaan….
FEFO
Non Essensial dan Essensial (NE)
Kombinasi Analisa ABC dan VEN
FIFO dan FEFO
VEN
Pemberian antibiotik golongan kuinolon (misalnya siprofloksasin dan ofloksasin) untuk anak dan meresepkan asam mefenamat untuk demam bukannya parasetamol yang lebih aman. Maka termasuk penggunaan obat yang tidak rasional sering dijumpai dalam praktek sehari-hari dengan kategori…
Peresepan salah (incorrect prescribing)
Peresepan majemuk (multiple prescribing)
Peresepan kurang (underprescribing)
Peresepan berlebih (overprescribing)
Peresepan duplikasi pengobatan
Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai yang disimpan di ruang rawat harus dalam jenis dan jumlah yang sangat dibutuhkan, Dalam kondisi sementara dimana tidak ada petugas farmasi yang mengelola (di atas jam kerja) maka pendistribusiannya didelegasikan kepada penanggung jawab ruang, maka sistem distribusi yang tepat digunakan adalah .....
Unit Dose Dispensing (UDD)
Prescription Indiovidual
Total Floor Stock
Kombinasi UDD dan Prescription individual
Kombinasi UDD dan total floor stock
Pendistribusian Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai berdasarkan Resep perorangan yang disiapkan dalam unit dosis tunggal atau ganda, untuk penggunaan satu kali dosis/pasien, dinamakan ....
Unit dose dispensing
Total Floor stock
Kombinasi UDD dan Resep Individual
Kombinasi UDD dan Total Floor Stock
Peresepan Individual
Yang merupakan salah satu kriteria umum pemilihan pemasok perbekalan farmasi di rumah sakit adalah.......
Telah memenuhi masuk dalam pencatatan hukum kriminal
Mempunyai masa reputasi yang kurang berpengalaman dan buruk
Telah akreditasi CPOB dan ISO 9000
Selalu tersedia dengan mutu yang tertinggi dan harga bersaing
Pernah mempunyai sediaan obat yang ditarik dari peredaran karena mutu yang buruk
Tujuan pengendalian persediaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai adalah untuk:
Memastikan persediaan efektif dan efisien atau tidak terjadi kelebihan dan kekurangan/kekosongan,
Terdapatnya Incomptabilitas sediaan/kerusakan k
Obat sesuai dengan Expire date
Pengembalian dan ketepatan jumlah pesanan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai.
Penggunaan Obat yang tidak sesuai dosis terapi
Cara untuk mengendalikan persediaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai adalah:
(jawaban lebih dari satu, silahkan dipilih)
melakukan evaluasi persediaan yang jarang digunakan (slow moving)
melakukan evaluasi persediaan yang tidak digunakan dalam waktu tiga bulan berturut-turut (death stock)
Stok opname yang dilakukan secara periodik dan berkala.
melakukan evaluasi persediaan yang bersifat fast moving
Melakukan stock opname berdasarkan metode epidemiologi
Kegiatan Penyiapan produk yang dilakukan farmasi dengan prinsip teknik aseptik yang tepat dan berkualitas, adalah ....
Total Parenteral Nutrition
Aseptik Dispensing
Evaluasi Penggunaan Obat
Monitoring Efek Samping Obat
Rekonsiliasi obat
Manakah yang bukan dari Tujuan Dispensing sediaan steril , yaitu ....
menjamin agar pasien menerima Obat sesuai dengan dosis yang dibutuhkan
menghindari terjadinya kesalahan pemberian Obat
mendapatkan gambaran keadaan saat ini atas pola penggunaan Obat
menjamin sterilitas dan stabilitas produk
melindungi petugas dari paparan zat berbahaya
Dibawah ini beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam penanganan rokonstitusi sitostatika, kecuali .....
Kantong khusus untuk nutrisi parenteral
Alat Pelindung Diri (APD)
cara pemberian Obat kanker
HEPA filter
Lemari pencampuran Biological Safety Cabinet
Kegiatan mencampur sediaan intravena ke dalam cairan infus, kemudian melarutkan sediaan intravena dalam bentuk serbuk dengan pelarut yang sesuai serta mengemas menjadi sediaan siap pakai, maka contoh kegiatan diatas termasuk aseptic dispensing pada ....
Dispensing sediaan Obat
Total Parenteral Nutrition (TPN)
IV Admixture
Rekonstitusi Sitostatika
Rekonsiliasi Obat
Kegiatan dispensing sediaan steril dengan cara mencampur sediaan karbohidrat, protein, lipid, vitamin, mineral untuk kebutuhan perorangan mengemas ke dalam kantong khusus untuk nutrisi, disebut kegiatan....
Total Parenteral Nutrition
IV admixture
Peracikan Obat non steril
Rekonstitusi Sitostatika
Rekonsiliasi Obat
Berikut ini yang bukan termasuk Insiden keselamatan pasien adalah ....
Reaksi obat yang merugikan (adverse drug reaction)
Obat yang merugikan
Kesalahan pengobatan (medication errors)
Adverse drug reaction
Rasionalitas Pengobatan yang tepat
Shok anafilaksis pada penggunaan antbiotik golongan penisilin merupakan salah satu contoh bentuk keselamatan pasien pada bentuk
Prescribiung error
Medication Error
Kejadian yang tidak diharapkan (Adverse Event)
Reaksi obat yang tidak diharapkan (Adverse Drug Reaction) pada kasus alergi obat
Irrasionalitas Pengobatan
Patient bekerja di Gudang Bahan reagen mudah terbakar dan gas medis merupakan salah satu contoh keselamatan pasien dengan kategori
Kondisi Potensial Cedera (KPC)
Kejadian Tidak Diharapkan (KTD)
Kejadian Tidak Cedera (KTC)
Kejadian Nyaris Cedera (KNC)
Kejadian sentinel (KTD)
Kondisi yang sangat berpotensi untuk menimbulkan cedera, tetapi belum terjadi insiden, dinamakan
KTC
KPC
Kejadian Sentinel
KNC
KTD
Proses masuknya kuman kedalam penjamu sehingga timbul radang/penyakit, adalah…
Dekontaminasi
Aseptis
Desinfeksi
Transmisi
Infeksi
Autoklave merupakan alat sterilisasi dengan panas uap yang sering digunakan di RS dengan salah satu waktu suhu yang direkomendasikan, yaitu .... (jawaban lebih dari satu)
1300C dengan waktu 2 menit
1210C dengan waktu12 menit
1600C dengan waktu 60-150 menit
1700C dengan waktu 20-30 menit
1160C dengan waktu 30 menit
gas etilen oksida, formaldehida, merupakan contoh sterilasiasi dengan menggunakan metode steril ....
Panas Kering
Sinar Pengion
Filtrasi
Panas Uap
Gas Kimia
Infeksi yang didapat ketika penderita dirawat di rumah sakit saat mulai dirawat à tanda-tanda klinis (-), saat mulai Tanda-tanda klinis timbul sekurang-kurangnya 2 kali 24 jam sejak mulai perawatan. maka dinamakan ....
Infeksi nosokomial
Infeksi Opportunistik
Infeksi Sekunder
Infeksi primer
Infeksi alamiah
Manakah berikut ini yang bukan kemungkinan tertular infeksi yang didapat di rumah sakit:
menjadi lebih lama
Diabetes Mellitus
Immobilitas
Suku Etnis
Resistensi obat
When should we wash our hands?
Before and after touching any patient.
When exiting and entering a room
When making skin to skin contact
At least once when interacting with a patient
Tujuan PPIRS adalah untuk mencegah dan mengurangi risiko terjadinya infeksi nosokomial pada
Petugas kesehatan dan
Karyawan RS
Pasien dan Petugas Kesehatan
Pasien dan masyarakat rumah sakit
Pasien
Pasien, petugas kesehatan dan masyarakat rumah sakit
Langkah melakukan kebersihan tangan keenam adalah:
Menggosok punggung tangan dan sela-sela jari secara bergantian
Menggosok telapak tangan dan sela-sela jari secara bergantian
Menggosok ibu jari tangan dengan cara menggenggam dan diputar secara bergantian
Menggosok punggung tangan dan sela-sela jari secara bergantian
Menggosok ujung-ujung jari memutar pada telapak tangan secara bergantian
Tempat Limbah/sampah yang mengandung darah atau cairan tubuh diberi kantong plastik warna:
Kuning
Ungu
Hitam
Coklat
abu-abu
PPIRS adalah kepanjangan dari ....
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit
Pemberantasan dan Penanganan Limbah Rumah Sakit
Pencegahan dan Penanggulangan Infeksi Rumah Sakit
Pengendalian dan Pencegahan Infeksi Rumah Sakit
Pengendalian dan Pemberantasan infeksi nosokomial
Dalam usaha pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit, hal utama yang harus dilakukan sebagai petugas kesehatan dalam pelayanannya adalah
Mematuhi dalam penggunaan APD
Melakukan kebersihan tangan
Ikut berpartisipasi melaksanakan semua program PPIRS
Membuang limbah sesuai jenisnya
Prinsip utama pelaporan tentang keselamatan pasien adalah:
Pelaporan digunakan untuk proses pembelajaran
Pelaporan dipakai untuk melihat siapa yang salah
Pelaporan untuk menentukan kinerja karyawan
Pelaporan sebagai bahan presentasi kasus
Pelaporan dipakai untuk melihat siapa yang salah
Berapa lama Hand Hygiene dengan air mengalir
50 - 60 Detik
20 - 30 Detik
30 - 40 Detik
20 - 40 Detik
40 - 60 Detik
Metode pengendaliann item obat yang ada menjadi grup berdasarkan peringkat nilai dari tertinggi hingga rendah dan berdasarkan persentase penyerapan anggran dinamakan ...
Metode Kombinasi
Metode Konsumsi
Metode epidemiologi
Metode VEN
Metode ABC
Obat-obat yang termasuk potensial/harus ada (life-saving drugs). Mempunyai efek withdrawl secara signifikan atau sangat penting dalam penyediaan pelayanan kesehatan dasar, dinamakan ....
Obat Vital
Obat Essensial
Obat Non Esensial
Lookalike sound alike
High alert
Oba-obat yang digunakan untuk penyakit minor atau penyakit tertentu yang dapat diragukan termasuk terhitung mempunyai biaya tinggi untuk memperoleh keuntungan tersebut, maka dinamakan ....
obat kategori non vital
obat kategori vital
obat kategori non esensial
obat kategori life saving
obat kategori esensial
Dibawah ini salahsatu contoh jenis obat kategori vital adalah ....
Salbutamol syrup
Injeksi penicillinn dry syrup
Injeksi Vitamin K
Injeksi Epinefrin
Simvastatin tablet
Selama tahun 2009 (Januari Desember) pemakaian Parasetamol tablet sebanyak 2.500.000 tablet untuk pemakaian selama 10 (sepuluh) bulan. Pernah terjadi kekosongan selama 2 (dua) bulan.
Sisa stok per 31 Desember 2009 adalah 100.000 tablet.
Hitunglah buffer stock dari tablet parasetamoil jika berkisar antara 10% - 20% , sejumlah .....
4.350.000 tablet
3.000.000 tablet
250.000 tablet
750.000 tablet
600.000 tablet
