WorksheetsPelayanan Farmasi
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Bila suatu wadah sediaan obat mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
1. Melindungi isinya terhadap masuknya bahan cair, bahan padat atau uap dan mencegah kehilangan atau menguapnya bahan selama penanganan, penyimpanan, pengangkutan dan distribusi.
2. Melindungi isinya terhadap masuknya bahan padat dan mencegah kehilangan bahan selama penanganan, pengangkutan dan penyimpanan.
3. Melindungi isinya dari pengaruh cahaya selama penanganan, penyimpanan, pengangkutan dan distribusi.
4. Mencegah menembusnya udara atau gas selama penanganan, pengangkutan, penyimpanan dan distribusi.
5. Dapat diambil isinya beberapa kali tanpa mengakibatkan perubahan kekuatan, mutu atau kemurnian sisa zat dalam wadah tersebut.
Bila suatu sediaan obat harus disimpan dalam “Wadah Tertutup Kedap”, maka wadah tersebut mempunyai ciri-ciri yang sesuai dengan nomor ………………….
1
2
3
4
5
Wadah tertutup baik, harus dapat ……………..
Diambil isinya beberapa kali
Melindungi isinya dari pengaruh cahaya
Mencegah menembusnya bahan padat atau bahan cair
Melindungi isinya terhadap masuknya bahan padat
Melindungi isinya terhadap masuknya bahan padat, cair dan gas
Perhatikan salinan resep berikut :
Salinan Resep
APOTEK SEHAT KITA
Jl. Sutoyo No. 3 Jakarta – Telp. 378600
SIK : 214/135/APA/2011
Salinan resep nomor : 259
Dari dokter : Joko Sudarmo
Ditulis tanggal : 5 Juli 2015
Pro : Nn. Noviyani
R / Amoxicillin 500 No. XII
S. 3. d. d. I.
-------------------- det
R / Asam Mefenamat 500 No. XII
S. 3. d. d. I. p. r.
n. --------------------
ne det
Jakarta, 5 Juli 2019
Cap apotek
p.c.c.
Tanda tangan APA
Dita periksa ke dokter, salah satu obat yang diberikan adalah Asam Mefenamat (S. 3. d. d. I. p. r. n). Informasi yang tepat yang diberikan kepada pasien tentang obat tersebut adalah .....
Obat diminum sebelum makan
Obat diminum sesudah makan
Obat diminum sampai habis
Obat diminum bila perlu
Obat ditelan bersama makan
Aturan pakai dalam resep tertulis s.o.qth.cth.1., cara pemakaian yang harus ditulis di etiket adalah ....................
Tiap tiga jam satu sendok teh
Tiap empat jam satu sendok teh
Tiga kali sehari satu sendok teh
Tiga kali sehari satu sendok makan
Tiga kali dalam seminggu satu sendok teh
Anwar berusia 10 tahun, diberikan resep asetosal setiap bungkusnya 250 mg dengan signatura s.b.dd.I. pulv. Jika dosis maksimal asetosal sekali pakai 1 gram dan sehari pakai 8 gram, maka berapakah % dosis maksimal untuk sehari pakainya ……
6,25 %
12,5 %
25 %
50 %
75 %
Cara mengerjakan camphora dalam pulvis adalah sebagai berikut ………………
Digerus halus dengan etanol dan talcum
Diganti dengan eksikatusnya dalam jumlah setara
Digerus, tetesi etanol q.s., gerus sampai kering dengan talcum
Digerus dengan etanol q.s., digerus sampai kering dengan talcum
Digerus dengan etanol 95% q.s. kemudian dikeringkan dengan talcum, barulah dicampur dengan bahan lainnya
Seng oksida harus diayak sebelum dicampur dengan talkum, pengayak yang sesuai nomor …………
40
60
100
120
150
Pada pengujian keseragaman bobot kapsul, perbedaan dalam persen bobot isi tiap kapsul bila bobot rata-rata = 120 mg, maka tiap isi kapsul tidak boleh lebih dari ………. % dan untuk setiap 2 kapsul tidak boleh lebih dari …………. %
7,5% dan 15%
10% dan 20%
15% dan 10%
15% dan 20%
20% dan 7,5%
Pada pembuatan 50 ml emulsi tipe W/O diperlukan emulgator dengan harga HLB = 6. Sebagai emulgator dipakai campuran Span 80 (HLB = 4,3) dan Tween 60 (HLB = 14,9) sebanyak 4 gram. Berat Span 80 dan Tween 60 masing-masing yang diperlukan adalah …………….……
3,358 gram dan 0,642 gram
3,450 gram dan 0,550 gram
0,550 gram dan 3,450 gram
0,600 gram dan 3,400 gram
0,642 gram dan 3,358 gram
Cara pembuatan suspensi dengan menggunakan metode praesipitasi dilakukan dengan cara berikut …………..
Bahan yang akan disuspensikan digerus dengan zat pensuspensi sampai homogen, kemudian ditambahkan air sebanyak 7 kalinya dan digerus sampai homogen
Bahan yang akan disuspensikan di dispersi dengan pelarut organik, kemudian encerkan dengan larutan zat pensuspensi
Zat pensuspensi ditaburkan diatas air panas secukupnya, lalu digerus sampai homogen, kemudian digerus dengan bahan yang akan disuspensikan
Zat pensuspensi digerus dengan bahan yang akan disuspensikan sampai homogen, kemudian ditambahkan Wetting Agent (zat pembasah)
Zat pensuspensi digerus dengan air sebanyak 20 kalinya, kemudian dicampur dengan bahan yang akan disuspensikan
