Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MPP1

Total questions: 32

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

1. Jika celah fiskal sebesar "X" dan alokasi dasar sebesar "Y", maka Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar:

a)

X + Y

b)

X - Y

c)

X x Y

d)

X : Y

2.

Pemegang kekuasaan keuangan negara adalah:

a)

Menteri Keuangan

b)

Menteri Teknis

c)

Bappenas

d)

Presiden

3.

Sistem Administrasi Keuangan Negara (SAKN) mencakup:

a)

Perencanaan, Pengorganisasian, Penggerakan pelaksanaan, dan Penggendalian

b)

Pengorganisasian, Penggerakan pelaksanaan, Penggendalian, dan Evaluasi

c)

Pengorganisasian, Penggerakan pelaksanaan, dan Penggendalian

d)

Perencanaan, Pengorganisasian, Penggerakan pelaksanaan, dan Penggendalian, dan Umpan balik

4.

Dalam pengelolaan keuangan negara, terdapat batasan bahwa tidak diperkenankan terjadinya percampuran antara penerimaan dengan pengeluaran negara, yang dikenal sebagai:

a)

Asas tahunan

b)

Asas universalitas

c)

Asas kesatuan

d)

Asas spesialitas

5.

Penyiapan rancangan awal RPJM Nasional dilaksanakan oleh:

a)

Kementerian Keuangan

b)

Kementerian Perencanaan/Bappenas

c)

Kementerian Teknis

d)

Pemerintah bersama-sama DPR

6.

Jika Pendapatan Negara sebesar Rp3.200 triliun, Penerimaan Perpajakan sebesar Rp2.400 triliun, dan Penerimaan Bukan pajak sebesar Rp770 triliun. Maka dana hibah sebesar:

a)

Rp3 triliun

b)

Rp30 triliun

c)

Rp800 triliun

d)

Rp1.630 triliun

7.

Lingkup kewenangan Kementerian Teknis selaku pengguna anggaran adalah:

a)

Pelaksanaan kegiatan, Pengujian dan pembebanan, Perintah pembayaran

b)

Pelaksanaan kegiatan, Pengujian dan pembebanan, Perintah pengurusan komtabel

c)

Pembuatan komitmen, Pengujian dan pembebanan, Perintah pencairan dana

d)

Pembuatan komitmen, Pengujian dan pembebanan, Perintah pembayaran

8.

Jika pemegang DIPA adalah Eselon III/IV, maka yang menjadi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) adalah:

a)

Direktur Jenderal

b)

Sekretaris Jenderal

c)

Kepala Pusat/Kanwil/Balai Perwakilan

d)

Kepala Kantor

9.

Struktur penganggaran dirinci sebagai berikut:

a)

Bagian Anggaran, Organisasi, Fungsi, Sub Fungsi, Program, dan Kegiatan

b)

Bagian Anggaran, Organisasi, Sub Organisasi, Fungsi, Sub Fungsi, dan Program

c)

Bagian Anggaran, Organisasi, Fungsi, Sub Fungsi, dan program

d)

Bagian Anggaran, Organisasi, Bagian Organisasi, Fungsi, Sub Fungsi, dan program

10.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten THD merencanakan pembangunan gedung untuk ruang pamer industri kecil senilai Rp5 milyar yang akan dilaksanakan PT Bangun Abadi. Bukti perjanjian pengadaan gedung yang seharusnya digunakan adalah:

a)

Bukti Pembelian

b)

Kuitansi

c)

Surat Perintah Kerja

d)

Surat Perjanjian/kontrak

11.

Data perjanjian/kontrak dalam Kartu Pengawasan Kontrak KPPN digunakan untuk menguji kesesuaian tagihan yang tercantum pada SPM yang mencakup:

a)

Pihak yang berhak menerima pembayaran, nilai pembayaran, dan jadwal pembayaran

b)

Pihak yang berhak menerima pembayaran, nilai pembayaran, dan jangka waktu kontrak

c)

Pihak yang melakukan pembayaran, nilai pembayaran, dan jadwal pembayaran

d)

Pihak yang melakukan pembayaran, nilai pembayaran, dan jangka waktu kontrak

12.

Dalam hal pengadaan barang/jasa yang karena sifatnya harus dilakukan pembayaran terlebih dahulu, pembayaran atas beban APBN dapat dilakukan sebelum barang/jasa diterima setelah terlebih dahulu penyedia barang/jasa menyampaikan jaminan atas pembayaran yang akan dilakukan.Nilai jaminan tersebut adalah minimal sebesar:

a)

25% dari nilai pembayaran atas

beban APBN tersebut

b)

50% dari nilai pembayaran atas

beban APBN tersebut

c)

75% dari nilai pembayaran atas

beban APBN tersebut

d)

100% dari nilai pembayaran atas beban APBN tersebut

13.

Pada setiap akhir hari kerja, uang tunai yang berasal dari Uang Persediaan (UP) yang ada pada Kas Bendahara Pengeluaran/BPP paling banyak sebesar:

a)

Rp 25.000.000

b)

Rp 50.000.000

c)

Rp 75.000.000

d)

Rp 100.000.000

14.

Pada pelelangan/seleksi sebelum tahun anggaran, jika ternyata dalam DIPA/DPA tidak ditetapkan, maka:

a)

Proses pemilihan dibatalkan dan kepada penyedia barang tidak diberikan ganti rugi

b)

Proses pemilihan dibatalkan dan kepada penyedia barang diberikan ganti rugi

c)

Proses pemilihan ditunda dan kepada penyedia barang tidak diberikan ganti rugi

d)

Proses pemilihan ditunda dan kepada penyedia barang diberikan ganti rugi

15.

Spesifikasi teknis, Harga Perkiraan Sendiri (HPS), dan Rancangan Jenis Kontrak ditetapkan oleh:

a)

Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran

b)

Unit Layanan Pengadaan

c)

Pejabat Pembuat Komitmen

d)

Pejabat Pengadaan

16.

Dinas Sosial Provinsi ABC menyewa 3 buah ruko untuk kantor sementara terkait renovasi gedung kantor. Nilai sewa ruko adalah Rp300 juta/tahun. Bendahara yang melakukan pembayaran wajib melakukan pemotongan dan pemungutan pajak sebesar:

a)

Rp 6.000.000

b)

Rp 12.000.000

c)

Rp 18.000.000

d)

Rp 30.000.000

17.

Seorang ASN mempunyai penghasilan bruto sebesar RpX, Biaya jabatan sebesar RpY, dan PTKP sebesar RpZ. Maka perhitungan pajaknya adalah sebagai berikut:

a)

PPh 21= tarif Pasal 17 x (X-Y-Z)

b)

PPh 21= tarif Pasal 17 x (X+Y-Z)

c)

PPh 21= tarif Pasal 17 x (Z+Y-X)

d)

PPh 21= tarif Pasal 17 x (Y-X-Z)

18.

Pemberian pinjaman Bank Dunia kepada Indonesia, ditinjau dari sumbernya dikategorikan sebagai:

a)

Kreditor multilateral

b)

Kreditor bilateral

c)

Kreditor swasta asing

d)

Lembaga penjamin kredit ekspor

19.

Jenis pinjaman luar negeri yang dimaksudkan untuk pembiayaan defisit APBN dan pengelolaan portofolio utang, adalah:

a)

Pinjaman kegiatan

b)

Pinjaman tunai

c)

Pinjaman bertahap

d)

Pinjaman jangka pendek

20.

Aset Pemerintah secara garis besar terdiri atas:

a)

Aset Keuangan & Utang dan Aset Non Keuangan

b)

Dapat diidentifikasi dan tidak dapat diidentifikasi

c)

Berwujud dan tidak berwujud

d)

Persediaan dan Aset Tetap

21.

Pengelolaan kas bertujuan untuk dapat melaksanakan anggaran secara efisien serta melakukan manajemen sumber daya keuangan yang baik. Salah satu bentuk pengelolaan kas untuk membiayai keperluan sehari-hari perkantoran adalah:

a)

Perencanaan kas dan perencanaan kebutuhan

b)

Pembentukan uang muka

c)

Pembentukan dana kas kecil dengan sistem dana tetap

d)

Pembelian secara on-line

22.

Pengenaan ganti kerugian negara terhadap bendahara ditetapkan oleh:

a)

Pengguna Anggaran

b)

BPK

c)

Pimpinan APIP

d)

Atasan Langsung Bendahara

23.

Dalam penyusunan LAKIP, prinsip yang mensyaratkan bahwa yang terutama dilaporkan adalah hal-hal yang dominan yang membuat sukses atau gagalnya pelaksanaan rencana, adalah:

a)

Prinsip pertanggungjawaban

b)

Prinsip Pengecualian

c)

Prinsip perbandingan

d)

Prinsip akuntabilitas

24.

Sistem Akuntansi pemerintah Pusat (SAPP) adalah serangkaian prosedur manual maupun yang terkomputerisasi mulai dari pengumpulan data, pencatatan, pengikhtisaran sampai dengan pelaporan posisi dan operasi keuangan pemerintah pusat, yang diperlukan untuk mencapai tiga tujuan, antara lain adalah:

a)

Terselenggaranya laporan keuangan dan laporan kinerja sebagai bentuk pertanggungjawaban organisasi

b)

Terselenggaranya pengendalian intern untuk menghindari terjadinya penyelewengan

c)

Terselenggaranya pencatatan data keuangan yang tepat, cepat, dan akurat

d)

Terselenggaranya pencatatan dan pengamanan aset-aset organisasi

25.

Ciri-ciri pokok Sistem Akuntansi pemerintah Pusat (SAPP), antara lain adalah Sistem Pembukuan Berpasangan yang didasarkan atas persamaan dasar akuntansi, yaitu:

a)

Aset = Kewajiban - Ekuitas Dana

b)

Aset = Kewajiban + Ekuitas Dana

c)

Aset = Kewajiban - Ekuitas Dana + Piutang

d)

Aset = Kewajiban + Ekuitas Dana + Hibah

26.

APIP wajib melakukan reviu laporan keuangan. Apabila Kementerian/lembaga belum memiliki APIP, maka Sekretaris Jenderal/Pejabat yang setingkat pada Kementerian/lembaga melakukan hal berikut:

a)

Meminta APIP Kementerian/Lembaga lainnya untuk melakukan reviu laporan keuangan

b)

Meminta BPK untuk melakukan reviu laporan keuangan

c)

Menunjuk beberapa orang pejabat di luar biro/bidang keuangan untuk melakukan reviu laporan keuangan

d)

Menunjuk beberapa orang pejabat biro/bidang keuangan untuk melakukan reviu laporan keuangan

27.

Pernyataan yang benar mengenai jasa pemastian (assurance) adalah:

a)

Maksud utama adalah memberikan penilaian independen

b)

Sifat dan lingkup kegiatan ditentukan klien dengan persetujuan auditor

c)

Outputnya merupakan pemberian nasihat, saran dan penambahan nilai terhadap tata kelola organisasi

d)

Pihak yang terlibat adalah dua pihak yaitu klien dan auditor intern

28.

BPK telah melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi ABC, dan menemukan pos-pos tertentu dalam laporan keuangan mengandung salah saji secara material, namun secara keseluruhan tidak mengganggu kewajaran laporan keuangan. Maka, opini yang sesuai adalah:

a)

Wajar tanpa pengecualian

b)

Wajar tanpa pengecualian dengan paragraph penjelas

c)

Wajar dengan pengecualian

d)

Tidak wajar

29.

Azas umum penyelenggaraan negara yang artinya mendahulukan kesejahteraan umum dengan cara aspriratif, akomodatif dan selektif adalah:

a)

Azas akuntabilitas

b)

Azas kepentingan umum

c)

Azas profesionalitas

d)

Azas keterbukaan

30.

Karakteristik Good Governance yang berarti terdapat jaminan kebebasan bagi setiap individu untuk berpendapat/mengeluarkan pendapat serta ikut dalam kegiatan pemilihan umum yang bebas, langsung dan jujur adalah:

a)

Partisipasif

b)

Akuntabel

c)

Transparan

d)

Demokratis

31.

Penyiapan rancangan awal RPJM Nasional dilaksanakan oleh:

a)

Kementerian Keuangan

b)

Kementerian Perencanaan/Bappenas

c)

Kementerian Teknis

d)

Pemerintah bersama-sama DPR

32.

Lingkup kewenangan Kementerian Teknis selaku pengguna anggaran adalah:

a)

Pelaksanaan kegiatan, Pengujian dan pembebanan, Perintah pembayaran

b)

Pelaksanaan kegiatan, Pengujian dan pembebanan, Perintah pengurusan komtabel

c)

Pembuatan komitmen, Pengujian dan pembebanan, Perintah pencairan dana

d)

Pembuatan komitmen, Pengujian dan pembebanan, Perintah pembayaran