NEW
Font size
WorksheetsDasar Proses Pengolahan Hasil Pertanian UH1 Semester 2
Total questions: 40
Worksheet time: 2hrs 0mins
Sifat dan karakteristik bahan hasil pertanian merupakan faktor yang mempengaruhi pengendalian bahan. Berikut ini yang bukan merupakan sifat dan karakteristik bahan hasil pertanian adalah ...
penampilan berupa warna, bentuk dan tekstur
respirasi berlanjut setelah di panen
masa simpan sangat lama
memiliki komponen kimia
metabolisme bahan
Bahan hasil pertanian masih melanjutkan metabolisme setelah dipanen merupakan sifat ... dari bahan hasil pertanian.
fisik
kimia
biologi
biokimia
fisika-kimia
Daging yang terkontaminasi bakteri mengalami pembusukan yang termasuk dalam kelompok kerusakan ...
mikrobiologi
fisika-kimia
mekanis
fisik
kimia
Pemisahan kulit ari dari bawang merah/bawang putih yang tepat dilakukan melalui metode pembersihan secara ...
aspirasi
abrasi
magnetik
pengayakan
perendaman
Chilling injury dan freezing injury adalah bentuk kerusakan akibat perlakuan ... pada bahan.
pemanasan
pendinginan
pengeringan
penggaraman
penggorengan
Para petani menjemur padi, kemudian padi diangin-anginkan untuk memisahkan pada yang berisi dan padi kosong (gabug). Cara ini disebut dengan ...
pengayakan
pembersihan abrasi
pembersihan aspirasi
pembersihan separasi
pembersihan magnetik
Pernyataan yang tidak tepat dari beberapa pilihan berikut adalah ...
Faktor yang mempengaruhi pengendalian bahan hasil pertanian berkaitan dengan sifat khas dari bahan hasil pertanian itu sendiri
Melanjutkan respirasi setelah dipanen adalah salah satu karakteristik khas dari bahan hasil pertanian
Bahan hasil pertanian masih dapat ditingkatkan kualitasnya setelah dipanen
Komposisi zat kimia berpengaruh pada proses pengendalian bahan hasil pertanian
Pembusukan dapat dipicu oleh kerusakan mekanis
Berikut yang bukan merupakan tujuan dari sortasi adalah ...
keseragaman cita rasa produk
mempermudah kinerja mesin dalam produksi
keseragaman kualitas (bentuk, warna dan ukuran)
memisahkan produk off grade (tidak sesuai spesifikasi)
keseragaman proses (kemudahan dalam mengeringkan bahan, perlakuan suhu dan waktu yang dibutuhkan dalam proses)
Komponen kimia utama dari suatu bahan hasil pertanian adalah ...
air, karbohidrat, protein dan lemak
air, karbohidrat, protein dan vitamin
air, karbohidrat, vitamin dan mineral
karbohidrat, protein, lemak dan pigmen
air, karbohidrat, protein dan etilen
Nonperishable foods dapat disimpan relatif lama pada suhu ruangan. Contoh dari nonperishable foods adalah ...
daging, ikan dan telur
daging, susu dan telur
beras, kacang hijau dan kacang kedelai
bawang merah, singkong dan kacang kedelai
bawang merah, bawang putih dan bawang bombai
Ubi jalar dan bawang bombai berdasarkan kemudahan rusaknya termasuk dalam golongan ...
perishable foods
nonperishable foods
mudah rusak mekanis
semi-perishable foods
mudah rusak mikrobiologis
Tujuan penambahan bahan kimia dalam proses pengolahan sari buah berkarbonasi adalah untuk ...
memperpanjang umur simpan
memberi efek menyegarkan
meningkatkan nilai gizi
memberi efek manis
mengawetkan
Tujuan penambahan bahan kimia dalam proses pengolahan sari buah berkarbonasi adalah untuk ...
memperpanjang umur simpan
memberi efek menyegarkan
meningkatkan nilai gizi
memberi efek manis
mengawetkan
Bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan minuman berkarbonasi adalah ...
karbon dioksida
natrium karbonat
kalsium karbonat
karbon monoksida
natrium bikarbonat
Tahapan penting dalam proses karbonasi minuman ringan (soft drink) adalah ...
kemasan kaleng
tekanan rendah
tekanan tinggi
kelembaban rendah
suhu tinggi
Netralisasi dalam pengolahan minyak dilakukan dengan penambahan senyawa ...
NaOH dan CaCl2
CaCO3 dan NaOH
Na2CO3 dan CaCO3
NaOH dan Na2CO3
Na2CO3 dan CaSO4
Perhatikan produk-produk berikut.
(1) Tahu
(2) Gula bit
(3) Minyak kelapa sawit
(4) Sirop glukosa
(5) Gula pasir
Teknik Kimiawi Sulfitasi merupakan tahapan dalam pengolahan produk nomor ...
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Berikut merupakan bahan penggumpal dalam pembuatan tahu.
(1) Jeruk nipis
(2) Mayon atau biang
(3) Kalsium sulfat
(4) Glucono delta-lactone
(5) Kalsium klorida
Berdasarkan data tersebut, yang termasuk koagulan jenis asam ditunjukkan oleh nomor ...
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (5)
(4) dan (5)
Prinsip utama penggumpalan dalam pengolahan tahu adalah koagulan pada ...
pati
lemak
protein
amilosa
karbohidrat
Perbedaan tekstur tahu Sumedang dengan tahu Sutra dipengaruhi oleh jenis bahan penggumpalnya, yaitu ...
jeruk nipis dan asam laktat
kalsium sulfat dan kalsium klorida
Glucono delta-lactone dan asam sulfat
asam asetat dan Glucono delta-lactone
asam klorida dan Glucono delta-lactone
Terdapat dua jenis industri gula di Indonesia, yaitu gula kristal dan gula rafinasi. Persamaan kedua jenis gula tersebut adalah ...
pemasaran bebas
melalui tahap sulfitasi
ukuran dan warna kristal
melalui tahap karbonitasi
termasuk golongan disakarida
Produk hidrolisis pati kadang kala berwarna cokelat. Pencokelatan tersebut disebabkan oleh derajat kemurnian pati yang kurang tinggi. Kontaminan yang sering ditemukan dalam hidrolisis pati adalah ...
vitamin
protein
mineral
lemak
air
Perbandingan volume bahan penggumpal dengan sari kedelai adalah 18 : 45. Jika kita memiliki 90 L sari kedelai, banyaknya asam asetat 0,2% yang harus ditambahkan adalah ...
0,36 L
3,6 L
36 L
360 L
3.600 L
Pasangan yang tepat antara tahapan pembuatan produk dan teknik kimiawi adalah ...
bir dan karbonatasi
minyak dan karbonasi
sari buah dan netralisasi
tepung gandum dan hidrolisis
gula bit dan karbonatasi
Ciri-ciri yang menunjukkan tahu yang telah rusak adalah ...
rasanya asam dan berubah warna
berubah warna dan tekstur lunak
berlendir dan berubah warna
berlendir dan rasanya asam
tekstur keras dan berlendir
Jenis bahan pangan yang dapat dihidrolisis menjadi glukosa adalah ...
bunga matahari
daun cengkeh
kelapa sawit
biji jarak
sukun
Warna minyak nabati dapat diperbaiki pada tahap ...
pemilihan bahan
pembersihan
penyabunan
netralisasi
bleaching
Perhatikan gambar diatas. Makanan pada gambar tersebut adalah contoh produk yang diolah dengan cara ...
grilling
roasting
baking
cooling
blanching
Perhatikan gambar diatas. Bahan pembuat roti yang berfungsi mengikat gas CO2 hasil fermentasi terdapat pada ...
ragi
gula
susu
garam
tepung terigu
Bahan pangan pada gambar diatas diolah dengan menggunakan pengasapan ...
dingin
panas
elektrik
cair
bakar
Berikut merupakan jenis-jenis media penghantar panas, yaitu ...
minyak, air dan uap
minyak, air dan kayu
air, uap dan kayu
air, uap dan kabel
uap, asap dan kayu
Proses-proses berikut termasuk pengolahan pangan menggunakan media penghantar panas, yaitu ...
penggorengan, perebusan dan pengukusan
penggorengan, perebusan dan penggaraman
penggorengan, pengukusan dan pengeringan
penggorengan, pemanggangan dan pengeringan
pemanggangan, pengukusan dan pengeringan
Ibu menggoreng ayam. Sambil menggoreng ayam, ibu juga meracik sayur asam. Metode penggorengan yang cocok untuk dipilih ibu agar tidak repot membolak-balik ayam di penggorengan adalah ...
vacuum frying
shallow frying
deep fat frying
easy frying
hard frying
Penggorengan yang dilakukan pada tekanan rendah dan hampa udara merupakan definisi dari ...
deep fat frying
shallow frying
vacuum frying
easy frying
hard frying
Hasil gorengan yang baik adalah yang tidak banyak menyerap minyak. Berikut yang tidak termasuk cara untuk mengurangi penyerapan minyak oleh bahan adalah ...
melakukan pengeringan bahan sebelum digoreng
menggunakan minyak baru
tidak terlalu lama menggoreng
membuat bentuk bahan tidak banyak berlekuk
membekukan bahan sebelum digoreng
Tujuan fermentasi awal pada pembuatan roti adalah ...
membentuk crust
membentuk crumb
menggantikan CO2 yang hilang
mendapatkan volume produk yang besar
membentuk campuran adonan yang homogen
Bagian dari alat vacuum frying yang digunakan untuk meniriskan bahan setelah digoreng adalah ...
spinner
kondensor
pompa
heater
silinder
Fatimah ingin berwirausaha dengan memproduksi roti. Bahan-bahan utama yang harus ia siapkan adalah ...
tepung terigu, telur dan ragi
tepung terigu, ragi dan bawang putih
tepung terigu, ragi dan air
tepung terigu, ragi dan bawang merah
tepung terigu, ragi dan tepung tapioka
Pengasapan dingin dilakukan pada suhu ...
40 oC sampai 50 oC
40 oC sampai 60 oC
50 oC sampai 100 oC
50 oC sampai 70 oC
70 oC sampai 100 oC
Untuk mengurangi penurunan nilai nutrisi bahan maka proses pengolahan makanan yang tepat adalah ...
perendaman
perebusan
pengukusan
pengasapan
penggorengan
