wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Formatif Teks Fabel

Total questions: 20

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

Apa definisi dari teks cerita fabel?

a)

cerita tentang manusia yang berperilaku seperti hewan / binatang

b)

cerita mengenai kehidupan binatang / hewan yang berperilaku seperti / mirip manusia.

c)

cerita mengenai binatang dan manusia yang kehidupannya sangat mirip

d)

cerita tentang kehidupan binatang / hewan yang penuh makna seperti / mirip manusia

2.

(1) Agar burung penyanyi masuk lagi ke dalam mulutnya, (2) buaya selalu memberitahu dulu sebelum membuka mulutnya. (3) “Wow, rukun ya mereka...!”

Bagian cerita yang menggunakan kosakata percakapan ditandai dengan nomor....

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(1) dan (3)

3.

Ia melayang terjun dari sarang, lalu lenyap. Si pohon melihat ke segala arah mencarinya. Ia tidak menemukan. “Ia telah hilang sejak pukul sembilan tadi”tukas Gagak. Ia sangat cemas. “Sekarang pun masih pukul sembilan,”tukas si Pohon.

Waktu terjadinya cerita itu adalah....

a)

pagi

b)

siang

c)

sore

d)

malam

4.

Ia melayang terjun dari sarang, lalu lenyap. Si pohon melihat ke segala arah mencarinya. Ia tidak menemukan. “Ia telah hilang sejak pukul sembilan tadi”tukas Gagak. Ia sangat cemas. “Sekarang pun masih pukul sembilan,”tukas si Pohon.

Jenis konflik yang tersaji di dalam cuplikan tersebut berupa....

a)

kecemasan

b)

kasih sayang

c)

perselisihan

d)

penderitaan

5.

Di tengah (1) padang rumput yang sangat luas, terdapat sebuah kolam yang dihuni oleh berpuluh-puluh katak. Diantara (2) katak-katak tersebut ada satu anak katak yang bernama kenthus, dia adalah (3) anak katak yang paling besar dan kuat. Karena kelebihannya itu, kenthus menjadi sangat sombong. dia merasa (4) kalau tidak ada anak katak lainnya yang dapat mengalahkannya.

Penulisan kata yang salah ditandai dengan nomor....

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

6.

Di hutan, hiduplah seekor singa yang dijuluki si Raja Hutan. Dijuluki demikian karena ia besar dan sangat kuat. Ia menjadi pemimpin seluruh binatang yang ada di hutan tersebut. Jika mengaum, suaranya sangat keras. Menakutkan, dan menggetarkan seluruh isi hutan....

Kalimat yang tepat untuk melengkapi cuplikan fabel tersebut adalah....

a)

Di sana hidup seekor singa buas.

b)

Semua binatang ingin melawannya.

c)

Ia sangat berwibawa.

d)

Kancil pernah disakitinya.

7.

Tetapi buaya tidak peduli. Dia tidak takut kepada biri-biri itu. Dia naik ke titian itu, membuka mulutnya lebar-lebar dan siap melahap si Sulung. Si Sulung melompat, menerjang buaya dengan kukunya. Kena mata buaya. Dia kesakitan. Lalu, ditanduknya perut buaya itu hingga berdarah. Buaya menjerit kesakitan dan menjatuhkan dirinya ke air.

Cuplikan cerita tersebut merupakan bagian dari fabel karena....

a)

ceritanya tidak masuk akal

b)

tokohnya kambing dan buaya

c)

terjadi pada masa lalu

d)

latarnya di air

8.

Tetapi buaya tidak peduli. Dia tidak takut kepada biri-biri itu. Dia naik ke titian itu, membuka mulutnya lebar-lebar dan siap melahap si Sulung. Si Sulung melompat, menerjang buaya dengan kukunya. Kena mata buaya. Dia kesakitan. Lalu, ditanduknya perut buaya itu hingga berdarah. Buaya menjerit kesakitan dan menjatuhkan dirinya ke air.

Yang dimaksud kata sandang dalam cuplikan tersebut adalah....

a)

pada

b)

si

c)

oleh

d)

agak

9.

Cerita yang menceritakan kehidupan hewan yang berperilaku menyerupai kehidupan manusia disebut

a)

dongeng

b)

legenda

c)

fabel

d)

foklor

10.

Perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada

a)

Tokoh

b)

Alur

c)

Tema

d)

Latar

11.

Kalimat berikut ini yang menggunakan kata sifat adalah

a)

Si Kupu-kupu menolong Si Semut yang terkebak di lumpur hidup.

b)

Ia adalah seekor Burung Hantu yang sombong.

c)

Si Semut menyesali perbuatannya dan mau bertobat.

d)

Serigala mengamuk dan membuatseluruh penghuni hutan ketakutan.

12.

Berikut penggunaan keterangan tempat yang tepat adalah

a)

Singa yang kelaparan sedang berburu dari hutan.

b)

Si Kancil pergi di sungai untuk mencari minum.

c)

Rubah berteduh ke bawah pohon yang rindang

d)

Keledai berlari dari ladang menuju tengah hutan.

13.

Penulisan kalimat langsung yang benar pada kutipan fabel adalah

a)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” Teriak Si Semut.

b)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” teriak Si Semut.

c)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! Teriak Si Semut.”

d)

“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! teriak Si Semut.”

14.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.

Tema yang tepat untuk kutipan teks fabel di atas adalah

a)

Perhatian

b)

Persahabatan

c)

Percintaan

d)

Persaudaraan

15.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing! Tidak akan kumaafkan! Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh karena itu, sampai sekarang jika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu, Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.

Karakter tokoh Beruang pada kutipan fabel tersebut adalah

a)

Pendendam

b)

Pemaaf

c)

Penyayang

d)

Pemarah

16.

Di hutan yang rindang, hidup seekor anak landak yang merasa kesepian. Landi namanya. Landi tidak mempunyai teman karena teman-temannya takut tertusuk duri tajam yang ada di badannya. "Maaf Landi, kami ingin bermain denganmu, tapi durimu sangat tajam," kata Cici dan teman-temannya. tinggalah Landi sendirian.

Berdasarkan struktur teks fabel, bagian kutipan fabel tersebut adalah

a)

Perkenalan

b)

Komplikasi

c)

Klimaks

d)

Penyelesaian

17.

Bacalah kutipan teks berikut!

Paman Belalang

“Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualang dengan Paman Belalang dan perahunya.


Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Klimaks

d)

Resolusi

18.

Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!

Suatu hari, ada seekor rubah dan seekor kucing sedang mengobrol. Si rubah adalah hewan yang sombong, yang membual betapa pintarnya dia. "Kenapa, saya tahu setidaknya seribu cara untuk menjauh dari musuh kita bersama, yaitu anjing" katanya.

Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian …

a)

orientasi

b)

resolusi

c)

komplikasi

d)

klimaks

19.

Pada zaman dahulu, ada sebuah gunung yang sangat tinggi. Para penduduk setempat menamakannya Gunung Tikus. Orang-orang mengisahkan cerita yang aneh tentang penamaan gunung ini.


Unsur intrinsik yang tidak tampak pada cuplikan dongeng di atas adalah ....

a)

penokohan

b)

latar

c)

tema

d)

amanat

20.

Pada suatu ketika, selama bertahun-tahun, hujan tidak kunjung turun. Sungai mengering. Udara sangat panas. Orang-orang tidak dapat bercocok tanam karena tak ada air. Pepohonan menjadai kering. Binatang ternak mati karena kelaparan dan kehausan. Kelaparan yang paling dahsyat itu membuat oranag sampai harus memakan anjing dan kucing. Tidak sedikit dari mereka yang mati kelapran dan kehausan.


Cuplikan dongeng tersebut lebih banyak mengungkapkan unsur ....

a)

tema

b)

latar

c)

penokohan

d)

alur