NEW
Font size
WorksheetsSudut pandang dan penokohan
Total questions: 16
Worksheet time: 10mins
... Sarjo mempersilakan Pak Sukardi beserta anak buahnya untuk masuk ke rumahnya melihat tanaman koleksi Sarjo sekaligus mampir untuk beristirahat. Pak Sukardi kaget melihat koleksi Sarjo. Ternyata Sarjo memiliki bonsai yang lebih banyak daripada koleksi di rumahnya.
"Mas, saya ingin membeli bonsai yang berpot besar itu!"
"Sudah Pak, ambil saja! Saya sudah sejak kecil mengumpulkan ini semua."
(Andi Dwi Handoko, "Bonsai")
Karakter tokoh Sarjo dalam kutipan teks tersebut adalah ....
ramah, telaten, dermawan
rajin, pemarah, teliti
ceroboh, malas, kaya
cermat, pelit, perhitungan
Ia sendiri tersenyum basah, mengenakan toga dan memegang ijazah kelulusan. Rambutnya telah dipotong pendek. Alangkah syahdunya subuh itu datang sementara suara sember masih saja terdengar dari tape recorder yang disetel penjual roti bakar.
(Resta Gunawan, "Dini Hari di Sudut Kampus")
Nilai yang menonjol dari kutipan teks tersebut adalah ....
pendidikan
budaya
agama
sosial
Wanita dua puluh limaan, memakai gaun sutera hitam berkerah rendah, tas tangan merah, sepatu hak tinggi warna senada, jam tangan bermerek, serta memakai kacamata hitam turun dari kursi belakang. Lalu berjalan, diikuti pria tinggi besar yang memayunginya, menghampiri Sobri. Wanita itu membuka kacamatanya. Matanya merah, sembab. Kantung bawah matanya menghitam, cembung. Kontras sekali dengan kulit wajahnya yang putih bersih.
(Shofi Al Khansa, "Sampah Bertuah")
Gambaran tokoh wanita dideskripsikan melalui hal berikut, kecuali ....
umur
pakaian
gerak geriknya
perawakannya
Menyaksikan guyuran dari bawah lindungan halte bus, aku merasa tak berdaya. Aku hanya bisa memandang entah apa, tanpa pernah berbuat lain kecuali diam. Jauh di atas sana, langit kelabu, bertanda hujan akan cukup betah menyaksikanku. Andai aku tadi tidak terlambat, aku pasti sudah di bus bahkan mungkin sudah tidur nyenyak di kamar.
Sudut pandang yang digunakan pengarang pada kutipan cerita di atas adalah...
Orang ketiga
Orang ketiga pengamat
Orang pertama pelaku utama
Orang pertama bukan pelaku utama
Pagi-pagi kesokan harinya, sebelum matahari terbit, Ni Negari telah bangun dan bekerja menyediakan kopi. Di bilik tempat tidurnya tidak kedapatan Ni Luh Sukreni, cuma I Gusti Made Tusan sudah terbangun dan berakaian pula.
“Berapa kali ia mandi,” kata Ni Negari dalam hatinya.
Sudut pandang yang digunakan dalam penggalan cerpen di atas adalah...
Pertama pelaku utama
Pertama pelaku sampingan
Ketiga pelaku sampingan
Ketiga serba tahu
Pemandangan kamar Yuli cukup indah. Hiasan dinding dan poster-poster dipasang menarik. Tempat tidur selalu dibersihkan dan tertata rapi. Di samping tempat tidur, terdapat meja belajar yang diberi hiasan keramik. Setiap pagi pintu kamar selalu dibuka sehingga udara segar masuk ke kamar, membuat suasana kamar sejuk.
Sudut pandang pengarang cuplikan cerita tersebut adalah...
Orang pertama pelaku utama
Orang pertama pelaku sampingan
Orang ketiga sebagai pengamat
Orang ketiga serba tahu.
Memang sayang sekali ia tidak melanjutkan studinya. Namun, aku tidak dapat memaksanya. Aku hanya seorang teman dekatnya. Kami pun berpisah. Cukup lama pula kami berjauhan satu sama lain. Apalagi ia jarang menulis surat. Namun sayup-sayup, aku masih dengar juga berita tentang dia dari teman-teman yang lain.
Sudut pandang pengarang dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
Orang pertama pelaku utama
Orang pertama pelaku sampingan
Orang ketiga serba tahu
Orang ketiga sebagai pengamat
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah ....
Orang pertama pelaku utama
Orang ketiga pelaku sampingan
Orang ketiga pelaku utama
Orang pertama dan ketiga
Aku bangga dengan teman baikku yaitu Maya, dia sangat cerdas dalam berbagai mata kuliah yang di kampus. Kadang aku merasa iri dengannya, karena dia lebih pintar dibanding dengan aku. Namun dia selalu membantuku jika aku berada dalam kesulitan. Selain itu dia selalu menemaniku saat bermain dan jalan-jalan.
Sudut pandang yang digunakan dalam penggalan teks di atas adalah ...
Sudut pandang orang pertama pelaku sampingan
Sudut pandang orang pertama pelaku utama
Sudut pandang orang ke-tiga serba tahu
Sudut pandang orang ke-tiga Pengamat
Kamu jangan ngacau! Kamu tidak bisa hidup tanpa nasihat yang Bapak berikan 30 tahun yang lalu! Waktu itu kamu malas. Kamu tidak mau sekolah, kamu hanya mau main-main, kamu bahkan bandel. Kamu yang datang ke sekolah naik ojek. Kamu tidak sadar meskipun sepatunya butut dan mukanya layu kurang gizi, tapi itulah orang-orang yang akan menyelamatkan hidup kamu. Itulah gudang ilmu yang harus kamu tempel sampai kamu siap. Sebelum kamu siap, kamu harus menghormati mereka, sebab dengan menghormati mereka, baru ilmu itu bisa melekat.
(Putu Wijaya, Guru)
Watak tokoh Bapak digambarkan penulis melalui ….
pelukisan pikiran tokoh
dituliskan langsung oleh penulis
cakapan/dialog
pandangan tokoh tertentu terhadap tokoh lain
perbuatan tokoh
Cermatilah kedua kutipan berikut!
Cerita 1
Alkisah,pada zaman dahulu hiduplah seorang pemimpin kabilah,seorang sayid,yang sangat termasyur di negeri arab. Bani amir,nama kabilah itu. Tidak ada seorang pun yang dapat menandingi kekayaan dan kejayaan dari sang sayid itu. Kederwanannya kepada fakir miskin dan keramah tamahannya kepada para musafir terkenal dimana-mana.namun,ia selalu sedih karena ia tak memiliki anak.
Cerita 2
Mendadak saja tubuh Andien kejang dengan mata yang membalik.Nafasnya sesak dan berat.Andien segera dilarikan ke rumah sakit.
Gelap sunyi,andien melihat bayangan malaikat menjemputnya dalam diam,mengajaknya pada sebuah tempat yang tak berujung.Andien kembali melihat wajah anaknya,papah dan mamahnya dengan samar.Andien ingin mengucapkan sesuatu pada mamahnya tapi mulut dan lidahnya terasa kaku, Kini Andien tidur dan tersenyum,terbebas dari lelahnya berjuang melawan sakit fisik dan batin yang mewarnai kehidupannya.Andien menemukan kehidupan baru,kehidupan yang kekal.
Perbedaan tahapan alur kedua cerita tersebut adalah....
A. Cerita 1, merupakan tahapan alur pengenalan cerita,sedangkan cerita 2, merupakan tahapan alur menuju konflik.
B. Cerita 1,merupakan tahapan alur pengenalan cerita,sedangkan cerita 2,merupakan tahapan alur puncak konflik.
C. Cerita 1,merupakan tahapan alur pengenalan cerita,sedangkan cerita 2,merupakan tahapan alur penyelesaian.
D. Cerita 1,merupakan tahapan alur pengungkapan peristiwa,sedangkan cerita 2,merupakan tahapan alur puncak konflik.
E. Cerita 1,merupakan tahapan alur pengungkapan peristiwa,sedangkan cerita 2,mnerupakan tahapan alur penyelesaian.
Bacalah penggalan cerpen berikut!
Waktu Holil anak Haji Zainuri sunat, aku masih anak kecil. Di kotaku belum ada listrik. Apalagi radio dan bioskop. Hiburan satu-satunya bagi anak-anak kecil di waktu sore hari ialah menonton orang memasang lampu petromaks yang dikerek di setiap perempatan jalan dan memburu-buru gangsir atau laron bilamana musimnya tiba.
Unsur ekstrinsik yang ingin ditonjolkan dan penggalan cerpen tersebut adalah latar belakang ….
sosial masyarakat
budaya masyarakat
sosial pengarang
sejarah penciptaan
agama pengarang
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Entah apa yang telah terjadi dengannya. Pada saat datang, ia langsung marah. Memang kelihatannya ia mempunyai banyak masalah.
Kutipan teks cerpen tersebut memiliki sudut pandang ….
orang pertama pelaku utama
orang pertama pelaku sampingan
orang ketiga serbatahu
orang ketiga pengamat
orang kedua
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Entah apa yang telah terjadi dengannya. Pada saat datang, ia langsung marah. Memang kelihatannya ia mempunyai banyak masalah.
Kutipan teks cerpen tersebut memiliki sudut pandang ….
orang pertama pelaku utama
orang pertama pelaku sampingan
orang ketiga serbatahu
orang ketiga pengamat
orang kedua
bacalah dengan saksama!
- Abstrak, merupakan bagian ringkasan isi cerita yang biasanya dapat ditemukan pada bagian awal cerita.
- Orientasi, merupakan bagian penjelasan mengenai latar waktu dan suasana.
- Komplikasi, merupakan urutan kejadian yang dihubungkan oleh sebab akibat setiap peristiwa terjadi karena adanya sebab dan mengakibatkan munculnya peristiwa yang lainnya.
- Evaluasi, merupakan bagian konflik yang terjadi pada tahap komplikasi terarah menuju suatu titik tertentu.
- Resolusi, merupakan bagian dalam novel yang memunculkan solusi atas konflik yang sedang terjadi. Koda, merupakan bagian akhir atau penutup cerita dalam novel.
pernyataan- pernyataan di atas merupakan struktur ...
cerpen
dongeng
roman
novel
unsur-unsur instrik dalam prosa:
Tema adalah tentang apa prosa tersebut berbicara Amanat atau pesan yaitu nasehat yang hendak disampaikan kepada pembaca. Plot atau alur adalah rangkaian peristiwa yang membentuk cerita. Perwatakan atau karakteristik atau penokohan adalah cara-cara pengarang menggambarkan watak pelaku. Sudut pandang adalah cara pengarang menempatkan diri, yaitu: Latar atau setting adalah gambaran atau keterangan mengenai tempat, waktu, situasi atau suasana berlangsungnya peristiwa. Gaya bahasa adalah corak pemakaian bahasa.
tepat
tidak tepat
