WorksheetsUlangan Bahasa Indonesia SMP NU Simo
Total questions: 45
Worksheet time: 45mins
Yang bukan merupakan ciri-ciri pantun adalah...
Setiap baris terdiri atas empat bait
Bersajak a-b-a-b
Baris pertama dan kedua berupa sampiran
Baris ketiga dan keempat berupa isi
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Berdasarkan pantun di atas, baris yang merupakan sampiran...
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Perhatikan ciri-ciri puisi rakyat berikut ini!
1. Terdiri dari dua baris dalam sebait
2. Terdiri dari empat baris dalam sebait
3. Berisi nasihat atau kata-kata mutiara
4. Bersajak a-a-a-a
5. Bersajak a-b-a-b
6. Bersajak a-a
7. Semua baris adalah isi
8. Baris 1-2 sampiran, baris 3-4 isi
Berdasarkan ciri-ciri tersebut, yang merupakan ciri-ciri syair adalah...
2-4-7
1-6-7
2-5-8
1-3-6
Faras sangat gembira, sepeda yang ia impikan selama ini menjadi kenyataan. Sepeda itu, hadiah dari ibu karena ia mendapat peringkat di kelas. Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah...
Kota Jambi kota beradat
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Supaya kelak tidak sengsara
Raja buah si raja pisang
Sedap disantap di kala senja
Riang hati bukan kepalang
Sepeda impian di depan mata
Buah duku buah durian
Dibeli ibu di pasar kenari
Senang hati dapat undian
Seperti mimpi siang hari
Ke selat beli ikan selar
Beli juga tempoyak durian
Jika kita rajin belajar
Prestasi tinggi mudah diraih
Setelah berusaha belajar lebih giat dan serius, Danang mendapat peringkat pertama di kelas. Ia sangat senang karena akan mendapat hadiah atas prestasinya itu.
Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah...
Bila kita ingin ke pasar
Pasar modern ada di mall
Ayo kita giat belajar
Supaya nilainya maksimal
Kuda poni si kuda kepang
Tubuhnya tinggi larinya cepat
Riang hati bukan kepalang
Hadiah prestasi akan didapat
Sari kelapa buah nira
Nira diolah untuk sedekah
Gembira hati tiada terkira
Ibu datang bawa hadiah
Pergi ke goa Jatijajar
Banyak orang bertamasya
Mari kita giat belajar
Supaya orang tua bahagia
Perhatikan pantun berikut!
Buah cempedak buah durian
Pergi ke pekan naik sepeda
[...] (1)
[...] (2)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah...
(1) Jangan ragu berbuat baik
(2) Senyum saja sudah ibadah
(1) Pikir dulu sebelum bertindak
(2) Menyesal kemudian tiada guna
(1) Supaya tidak sesal kemudian
(2) Diperlukan selalu sikap waspada
(1) Mari kita jalin silaturahmi
(2) Untuk menambah sanak saudara
Rumput jadi rakit sederhana
Ringan ada di air tengah
[...] (1)
[...] (2)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun rumpang tersebut adalah...
(1) Bila kamu rajin belajar
(2) Prestasi pasti akan diraih
(1) Untuk dapat raih nikmat
(2) Kerja keras dan ibadah
(1) Meskipun sedikit harta
(2) Jangan lupa bersedekah
(1) Jika ingin masuk surga
(2) Mari kita tebalkan iman
Perhatikan larik-larik plantun berikut!
1). Mendapat kawan senang rasanya
2). Bila dimasak dan dimakan
3). Tentu boleh kita berkenalan
4). Ikan laut enak rasanya
Larik pantun tersebut akan menjadi pantun yang baik bila disusun dengan urutan...
4-3-2-1
1-3-2-4
4-2-1-3
2-3-1-4
Perhatikan pantun berikut!
1). Pohon jati pohon bambu
2). Tumbuh rimbun menjadi pagar
3). Menangis adik di depan...
4). Melihat ibu pergi ke pasar
Kata yang tepat untuk melengkapi pantun agar bersajak sama dengan larik pertama adalah...
pintu
taman
rumah
pagar
Perhatikan larik-larik pantun berikut!
Ikan laut enak rasanya
Bila dimasak dan dimakan
Mendapat kawan senang rasanya
Tentu boleh kita berkenalan.
Variasai bentuk sampiran dari kutipan pantun tersebut adalah...
Lihatlah awan biru warnanya,
Ramai berarak seolah berjalan.
Berkawan itu enak rasanya,
Kawan lama dilupakan jangan.
Beli buku di pasar minggu,
Jangan lupa membeli baju.
Indahnya dunia persahabatan,
Selamanya tak kan terlupakan.
Perhatikan pantun berikut!
Jalan-jalan ke kota Paris,
Lihat rumah berbaris-baris.
Biarpun mati di ujung keris,
Asal dapat si hitam manis.
Komentar yang tepat atas kutipan pantun tersebut adalah...
Mana mungkin bahagia apabila mati.
Pantun ini belum sempurna karena belum bersajak silang.
Pantun ini perlu diubah sampirannya.
Isi pantun ini tidak bagus ditiru.
Rindu Dendan
...
Beta menunggu tidak sabar,
Dalam hati berdebar-debar,
Rasa rindu tak terkhabar,
Bila bersua tersenyum lebar.
Di DWI Maya beta khabarkan,
Rindu di hati beta luahkan,
Khabar tersusun beta tuliskan,
Untuk dikongsi bersama rakan.
Warkah abang sudahlah tamat,
Rindu di hati terlalu amat,
Cinta abang di hati tersemat,
Syaaban 1424 tamat.
Syair tersebut bertema...
Ketuhanan adalah segalanya.
Kemanusiaan menjadi maya dalam hati.
Cinta kasih mempererat kedamaian hati.
Cinta tanah air diperjuangkan hingga tamat.
Rindu Dendan
...
Beta menunggu tidak sabar,
Dalam hati berdebar-debar,
Rasa rindu tak terkhabar,
Bila bersua tersenyum lebar.
Di DWI Maya beta khabarkan,
Rindu di hati beta luahkan,
Khabar tersusun beta tuliskan,
Untuk dikongsi bersama rakan.
Warkah abang sudahlah tamat,
Rindu di hati terlalu amat,
Cinta abang di hati tersemat,
Syaaban 1424 tamat.
Pesan yang disampaikan dalam syair tersebut...
Jangan gila karena cinta.
Jatuh cinta membawa duka.
Kerinduan seorang akan menyiksa batin.
Kerinduan seorang akan terobati dengan menuliskan surat.
(1) Bersajak a-a-a-a
(2) Jumlah kata tiap baris bebas
(3) Bait pertama dan kedua merupakan sampiran
(4) Tiap baris terdiri dari 8 sampai 10 suku kata
Ciri-ciri syair ditandai oleh nomor...
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
Berikut adalah pasangan kata berirama sama secara utuh...
Sulawesi - Solusi, prestasi
Layar - Kabir, akar
Pisang - Serang, pedang
Kayu - Perahu, itu
Perhatikan syair berikut ini!
Wahai ananda intan pilihan
Berterus terang janganlah segan
Apa yang benar engkau katakan
Apa yang salah engkau tunjukkan
Isi dari syair tersebut adalah...
Agar kita tidak durhaka pada kedua orang tua.
Agar anak selalu jujur kepada semua orang, berkata tidak bohong agar selalu selamat dunia akhirat.
Agar anak jangan malu-malu.
Agar kita berterus terang. Katakan salah jika salah, katakan benar jika benar.
Perhatikan kutipan pantun berikut!
Jalan-jalan ke Batu Jajar,
Luas sawah berhektar-hektar,
Siapa yang tekun belajar,
Saat dewasa akan pintar.
Perbaikan atas kesalahan yang terdapat dalam kutipan pantun tersebut adalah...
Baris pertama dan kedua seharusnya menjadi isi pantun
Baris ketiga dan keempat seharusnya menjadi sampiran
Rima akhir pantun tersebut seharusnya bersajak silang
Nama kota di baris pertama seharusnya huruf kecil
Perhatikan teks pantun berikut!
(1) Ayo kita belanja ke pasar Selasa
(2) Untuk membeli ikan dan beras
(3) Ayo kita belajar bersama-sama
(4) Menghadapi ulangan kenaikan kelas
Struktur isi teks pantun tersebut terdapat pada nomor...
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
Perhatikan teks pantun berikut!
Bunga kenanga di atas kabur,
Pucuk sari pandan jawa.
Apa guna sombong dan takabur,
Rusak hati badan binasa.
Teks pantun tersebut termasuk jenis pantun...
Jenaka
Agama
Adat
Anak-anak
Cermati pantun rumpang berikut!
Budaya bangsa disanjung-sanjung,
Pakai batik tidaklah malu.
[.....]
Agar bangsa dihormat selalu.
Larik tepat untuk melengkapi isi pantun tersebut adalah...
Laku dijaga adat dijunjung,
Ada kucing belajar terbang,
Terbang tinggi dengan burung elang,
Kejarlah cita-cita setinggi gunung,
Maksud dan tujuan dalam struktur pantun disebut...
Sampiran
Bait
Isi
Lirik
Perhatikan gurindam berikut ini!
Sebelum bekerja pikir dahulu
Agar pekerjaan selamat selalu
Isi dari gurindam tersebut adalah...
Jangan sembarfangan memilih suatu pekerjaan, agar kita tidak terperosok karena pekerjaan yang salah
Bekerjalah sesuka hati kita
Bekerjalah sesuai dengan kemampuan kita
Jangan bekerja terlalu pilih-pilih, yang penting mendapatkan pekerjaan
Persamaan bunyi pada akhir kata dalam pantun disebut...
Bait
Sampiran
Isi
Rima
Gurindam berasal dari...
India
Portugis
Indonesia
Belanda
Berikut ini termasuk jenis pantun, kecuali...
Pantun nasihat
Pantun jenaka
Pantun perseorangan
Pantun remaja
"Kura-kura melukis pemandangan gunung."
Kalimat pasif yang tepat dari pengubahan kalimat aktif tersebut adalah...
"Pemandangan gunung itu dilukis oleh kura-kura."
"Pemandangan gunung terlukis dengan kura-kura."
"Kura-kura melukis pemandangan gunung."
"Gunung itu terlukis oleh kura-kura."
(1) Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman.
(2) Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur.
(3) Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
(4) Kepompong hanya bisa menggantung di ranting itu.
Kalimat yang mengandung kata keterangan waktu dan tempat adalah...
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(1) dan (3)
(2) dan (4)
Di bawah ini yang bisa dibuat menjadi sebuah fabel adalah...
Andi membolos dan ketahuan guru
Kancil melawan saat diterkam oleh sang buaya
Hanif bertengkar dengan adiknya
Andi memelihara beberapa ekor kucing di rumahnya
Bacalah dialog berikut!
Kancil: "Tuan, raja kami siap untuk berperang. Sebagai buktinya raja kami pun mengirimkan kumisnya." (Kancil pun menyerahkan kumis Landak kepada Panglima Harimau).
Panglima Harimau: "Ini kumis rajamu?"
Kancil: "Iya, itu adalah kumis raja kami yang paling kecil. Raja kami menerima tantangan dari raja kalian". (Para harimau sangat terkejut melihat kumis raja pulau kecil yang besar dan tajam).
Prajurit Harimau: " Kumis raja Kancil sangat besar, sangat besar dari kumis raja kita. Kita pasti akan sulit untuk melawannya". (Sambil berbisik kepada Panglima Harimau).
Prajutit Harimau 2: "Lalu bagaimana?"
Panglima Harimau: "Sebaiknya kita segera pergi dari pulau ini".
Berdasarkan dialog di atas ekspresi Panglima Harimau dan Prajurit Harimau yang tepat adalah...
Merasa takut
Berani dan melawan
Merasa malu
Merasa kecewa
Paragraf pertama pada fabel tersebut termasuk dalam struktur fabel bagian...
Resolusi
Koda
Orientasi
Komplikasi
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Pesan moral yang dapat diambil dari fabel tersebut ialah kita jangan pernah menganggap remeh orang lain. Setiap orang memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Kesombongan suatu saat akan dikalahkan oleh kerendahan hati.
Penggalan fabel di atas termasuk struktur fabel pada bagian...
Resolusi
Orientasi
Koda
Komplikasi
Perhatikan penggalan cerita berikut!
(a) Kelinci tertidur dan akhirnya kura-kura menang
(b) Kelinci yang sombong mengejek kura-kura yang jalannya lambat
(c) Ketika lomba dimulai kelinci lari dengan cepat dan jauh meninggalkan kura-kura
(d) Kura-kura menantang kelinci untuk lomba lari
(e) Kelinci yang sombong yakin kalau dia pasti menang
(f) Karena kelinci merasa kura-kura sangat jauh ia beristirahat di bawah pohon
Urutan yang tepat agar kalimat-kalimat di atas menjadi sebuah fabel adalah...
a-b-d-f-c-e
b-e-d-f-c-a
b-d-e-c-f-a
b-d-c-e-f-a
Perhatikan fabel berikut!
Rubah terus mengejar kelinci. Sang Rubah tidak menyerah begitu saja. Rubah itu memiliki kemampuan berlari tanpa henti sehingga dia mampu mengejar sang Kelinci tanpa kelelahan. meskipun demikian sang Kelinci melompat dengan sangat cepat menghindari kejaran Rubah. Sang Rubah kehilangan jejak Kelinci. Rubah mulai mengendus-ngendus bau sang Kelinci. Tidak lama kemudian dia menemukan Kelinci itu. Kini dia mengejarnya lebih cepat dari sebelumnya, tetapi sang Kelinci itu tidak dapat dia kejar. Akhirnya, Rubah itu menyerah dan tidak melakukan pengejaran terhadap Kelinci itu lagi.
Penggunaan keterangan tegmpat yang tepat terdapat pada...
Singa yang kelaparan sedang berburu dari hutan.
Si Kancil pergi di sungai untuk mencari minum.
Rubah berteduh ke bawah pohon yang rindang.
Keledai berlari dari ladang menuju tengah hutan.
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Walaupun sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.
Kutipan tersebut merupakan struktur isi yaitu...
Bagian pembuka sebuah fabel
Bagian pemunculan masalah sebuah fabel
Bagian pertentangan sebuah fabel
Bagian penutup sebuah fabel
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah...
Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya
Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat
Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil
Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekalipun
Perbedaan mendasar antara fabel dengan cerpen terletak pada...
Alur
Tokoh
Tema
Amanat
Perbedaan fabel dengan cerpen terletak pada bagian perkenalan/orientasi. Pada fabel, tokoh utama berupa...
Hewan
Manusia
Tumbuhan
Bintang
Cerita rakyat pada zaman dahulu yang ada hubungannya dengan peristiwa sejarah disebut...
Legenda
Hikayat
Fabel
Prosa
Ciri bahasa dalam fabel biasanya bersifat...
Naratif
Monolog
Narator
Prolog
cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia yang pelakunya diperankan oleh binatang disebut...
Legenda
Hikayat
Fabel
Prosa
Jenis fabel yang memiliki semua unsur fabel tetapi dalam penyampaian ceritanya dipengaruhi oleh unsur sains dan teknologi disebut jenis fabel...
Hiburan
Modern
Tradisional
Fiksi Ilmiah
Berikut yang harus dipersiapkan dalam memerankan teks fabel, kecuali...
Watak
Dialog
Tema
Merancang tokoh
Istilah manusia menyebut kemanusiaan atau orang lainnya dalam tindakan yang memiliki nilai positif disebut...
Perilaku
Moral
Akidah
Akhlak
Percakapan antara dua orang atau lebih disebut...
Diskusi
Wawancara
Debat
Dialog
Pernyataan berikut ini yang tepat digunakan pada bagian klimaks dalam sebuah fabel adalah...
Cici akhirnya tau ternyata Neneknya dimangsa oleh Si Kucing yang jahat. Ia berniat membalas dendam.
Di sebuah rumah manusia, hiduplah Cici Si CIcak bersama dengan neneknya.
Cici Si Cicak yang cerdik selalu membantu neneknya bekerja baik di dalam maupun di luar sarang.
Akhirnya kedua binatang yang saling bermusuhan itu sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan.
