NEW
Font size
WorksheetsFAA
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Fungsi Air conditioner secara umum adalah
Mengatur suhu udara
Mengatur kelembaban udara
Mengatur sirkulasi udara
Semua jawaban benar
Yang mengontrol jumlah refrigerant yang masuk ke coil evaporator adalah
Expansion valve
Evaporator
Receiver dryer
Condensor
Digunakan sebagai perantara thermostat untuk memutus kerja kompresor pada saat tidak dibutuhkan adalah
Receiver dryer
Thermostat
Clutch kompresor
Evaporator
Untuk mengeluarkan refrigerant, udara dan uap air dari sistem air condition digunakan
Hydraulic pump
Vacuum pump
Compressor
Oil pump
Fungsi pressure switch adalah
Salah satu komponen tambahan pada AC
Mematikan magnetic clutch jika terjadi abnormal pressure
Mengetahui besarnya tekanan dalam sistem
Mematikan Fan Blower.
Output dari evaporator adalah
gas yang suhu dan tekanannya rendah
liquid yang suhu dan tekanannya rendah
embun yang suhu dan tekanannya tinggi
Jawaban a ,b dan c benar
Menerima tekanan tinggi dan temperatur tinggi, refrigeran dari kompresor melalui proses kondensasi dan penyerapan panas dari refrigeran ke pendingin udara luar, adalah fungsi dari
Compressor
Receiver dryer
Kondensor
Expansi valve
Switch yang terpasang di receiver dryer, yang berfungsi memonitor dan mengontrol tekanan refrigeran dalam sistem adalah
Switch thermostat
Switch trinary
Switch fan
Pressure switch
Tool yang digunakan untuk menemukan kebocoran refrigerant adalah
Gas detector
Multitester
Leak detector
Pressure gauge
Aliran refigrant dari compressor sampai menuju expantion valve di sebut juga dengan
High pressure line
Low pressure line
Suction line
Aliran pengabutan
Kepanjangan dari NLGI adalah
National Lithium Grease Institude
National Level Grease Institude
National Lubricating Grease Institude
Natioanl Lubricating Grade Institude
Standar Injector yang di gunakan pada swing circle type
SLV 1
SLV 2
SLV 5
SLV 7
Maksud dari time pause pada controller lubricating Lincoln adalah
Waktu bekerjanya autolub tersebut melumasi komponen
Waktu delay shut down luburicating setelah engine awal di hidupkan
Waktu bekerjanya autolub tersebut sesaat setelah engine di hidupkan
Waktu delay antar pelumasan
Untuk mengetahui bahwa pelumasan / setting pelumasan tidak over greesing maka di lakukan sebagai berikut , kecuali :
Mengukur sisa grease tiap pin / bushing dalam satuan liter
Melihat time pause dan time run pada controller
Mengukur / melihat type injector yang di pakai
Melihat kapasitas sisa grease dalam drum penampung grease
Saat injector SLV 1 tidak bekerja maka posisi bolt steam indicator adalah
Tergantung saat OFFnya lubricating saat itu
Naik
Turun
Tetap karena tidak bisa bergerak
Pump grease bekerja tetapi grease tidak bisa mengalir ke injector dikarenakan
Selenoid
Vent valve
Pressure switch
Relay
Apabila Auto Lubricating System waktu Greasing terlalu lambat, maka anda harus melakukan inspection pada component
Timer
valve
Injector
Relief Valve
Component ini berfungsi mengatur jumlah Grease kebagian yang akan dilumasi :
injector
pump
nozzle
Motor
Untuk melakukan adjustment penambahan quantity grease dilakukan sebagai berikut
Kendorkan 3 perpanjang 1
Naikan setting pressure pada grease pump
Kendorkan 3 perpendek 1
Naikan setting strokes pada grease pump
Komponen huruf “ A “ di sebut
Injector piston
Passage
Input Chamber
Measurment Chamber
Automatic fire suppression dapat dibedakan menjadi 2 type, yaitu
Foam dan liquid
HOP dan LOP
ROP dan LOP
HOP dan ROP
Gas yang dipakai sebagai sumber tekanan pada system fire suppression adalah
O2
NO2
N2
H2O
Tekanan kerja pada tabung harus selalu terjaga pada tekanan
± 2350 Kpa
± 1800 Kpa
± 2150 Kpa
±1350 Kpa
Menghentikan putaran engine, saat system aktif adalah fungsi komponen
Fire actuation switch
Engine shut down kit
Control module
Engine shut down delay
Jumlah konsentrasi foam dalam tabung cylinder fire suppression adalah
2%
0%
4%
6%
Alat untuk mengetahui tekanan saat charging fire supression.
Pressure gauge
Chaarging Regulator
Bleed Valve
Safety Relief Valve
Alat pendeteksi panas, yang terletak pada seputaran komponen yang akan dideteksi bila terjadi kebakaran
Thermostat
Thermometer
Pyrotube Detection
Manual CO2 Actuator
Alat untuk mengaktifkan system fire Supression secara manual
Thermostat
Thermometer
Pyrotube Detection
CO2 Actuator
Di bawah ini adalah yang tidak menyebabkan fire suppression system ROP bekerja, yaitu
Tekanan pada bleed valve meningkat
Tekanan pada bleed valve hilang
Mengaktifkan system secara manual
Pyrotube Detection menerima panas lebih dari 175°C
LOP singkatan dari
Low of power
Lack of power
Loss over pressure
Loss of pressurre
