NEW
Font size
WorksheetsPPG 2020
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Prinsip R-I-C-E yang kedua dalam upaya penanganan cedera adalah
menghambat pembengkakan atau rusaknya pembuluh darah yang lebih luas
mengistirahatkan fungsi bagian extremitas yang cedera, agar tidak bertambah keluhannya
membantu mengurangi rasa sakit, mengurangi resiko cedera,dan memulihkan bagian yang cedera
fasilitatorsuplai darah melalui pembuluh darah balik (vena)extremitas (lengan atau tungkai) kearah jantung
mengurangi penumpukan cairan yang disebabkan oleh pembengkakan, selain itu untuk penyangga atau peng-fiksasi gerakan extremitas yang cedera
Penendang bola servis dlm prmainan sepak takraw dilakukan
Tekong
apit kiri
apit kanan
bergantian apti kanan dan kiri
pelempar bola dan apit kiri
Sudut elevasi lintasan gerak lembing hasil dari lemparan terbaik adalah
35º
40 º
45 º
50 º
55 º
Pada perkembangan anak usia SD dan awal SMP, akan mengalami fase gerakspesialisasi. Dalam rentang usia tersebut terjadi 3 (tiga) sub perkembangan gerak, yaitu
Tahap transisi, tahap aplikasi dan tahap pemanfaatan
jangka panjang
Tahap awal, tahap dasar, dan tahap pematangan
Tahap pematangan refleks, dan tahap pra control
Tahap pembentukan informasi, dan tahap
penerimaan informasi
Tahap awal, tahap transisi dan tahap pematangan
Aktivitas yang dibatasi oleh aturan-aturan yang lengkap dan terdapat suatu kontes diantara para pemain agar supaya menghasilkan hasil yang dapat diprediksi. Pernyataan tersebut diatas merupakan pengertian dari
Olahraga (sport).
Penjas
Bermain (play)
Permainan (game)
Adventure
Aktivitas dari berbagai permainan yang terinstitusionaliasi atau terlembagakan yang menuntut demontrasi atau peragaan kecakapan fisik sering disebut
Olahraga (sport)
Penjas
Bermain (play)
Permainan (game)
Perlombaan
Suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi merupakan
tujuan pendidikan jasmani
makna pendidikan jasmani
pengertian pendidikan jasmani
fungsi pendidikan jasmani
sifat pendidikan jasmani
Pendidikan jasmani merupakan usaha pendidikan dengan menggunakan jasmani sebagai
pusat proses kegiatannya
alat perantaranya
tujuan akhir kegiatan
hasil akhir kegiatan
materi proses pelaksanaannya
Menyediakan dan memberikan berbagai pengalaman gerak untuk membentuk fondasi gerak yang kokoh yang pada akhirnya diharapkan dapat mempengaruhi gaya hidupnya yang aktif dan sehat (active life style) merupakan tujuan program
pendidikan jasmani
pendidikan olahraga
olahraga pendidikan
olahraga rekreasi
olahraga kesehatan
Perbedaan pendidikan jasmani dengan pendidikan olahraga
Penjas menekankan kepada perkembangankepribadian yang menyeluruh
Penjas menekankan kepada penguasaan keterampilan dasar
Pendidikan olahraga mengutamakan penguasaan keterampilan berolahraga
Pendidikan olahraga menekakanpada prestasi olahraga
A dan C benar
Tahapan pembelajaran gerak yang ditandaioleh gerakan yang semakin baikSetelahmencoba banyak gerakan yang disertaidengan strategi gerakan, adalah merupakantahap
assosiative stage
automatisasi stage
kognitive stage
diskriminasi kinestetik stage
spesialisasi stage
Belajar pukulan backhand tenis, namun sebelumnya diawali dengan belajar pukulan backhand bulutangkis . kondisi tersebut dalam konsep belajar gerak termasuk
Transfer positif
Transfer skill
Transfer negatif
Tranfer netral
Transfer negatif-positif
Seorang guru memberi pembelajaran gerak kepada peserta didik yaitu gerakan memantulkan bola tenis ke tembok dengan tangan kanan kemudian ditangkap dengan tangan kiri, selanjutnya memantulkan bola tenis ke tembok dengan tangan kiri kemudian ditangkap dengan tangan kanan. Komponen yang ditingkatkan oleh guru adalah
Kecepatan gerak
Koordinasi gerak
Reaksi gerak
Kelincahan gerak
Ketepatan gerak
Gerakan sepak mula (service) dalam permainan sepak takraw membutuhkan kemampuan mempertahankan keseimbangan dan keterampilannya, dari sisi gerak termasuk dalam
Lokomotor-manipulasi
Non lokomotor-manipulasi
Non lokomotor-lokomotor
Manipulasi
Lokomotor dan manipulasi
Arah bola dari hasil tendangan dalam permainan sepak bola sangat dipengaruhi oleh posisi anatomis penendang yaitu
arah kaki tumpu
ayunan kaki tendang
pandangan mata penendang
perkenaan bagian kaki pada bola
rangkaian gerakan kaki tendang
Bentuk latihan kekuatan otot punggung adalah
leg squat
squat thrust
back extension
shoulder press
mixed arm hang
Nomor senam artistic yang dilombakan baik di putra maupun putri, adalah
kuda pelana
meja lompat
palang sejajar
palang tunggal
palang bertingkat
Cara yang digunakan dalam renang penyelamatan menggunakan dua tangan, sehingga posisi kepala korban menghadap ke atas adalah
memegang lengan korban dari depan
memegang dada korban dari belakang
memegang leher korban dari belakang
memegang perut korban dari belakang
. memegang punggung korban dari depan
Fartlex merupakan salah satu bentuk materi pembelajaran dalam lingkungan aktivitas pngembangan kebugaran jasmani yang cocokdiberikan kepada peserta didik disekolah dasar, dengan tujuan untuk mengembangkan
ritmik
kekuatan
kecepatan
kardiovaskular
daya tahan otot
Letak ujung kaki belakang segaris dengan tumit kaki depan merupakan sikap start
Long start
Short start
Bunch start
Medium start
Crouching start
