wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Perdamaian

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Ada sepuluh syarat seorang pemimpin (Dasa Raja Dhamma) , salah satunya yakni dana.

Yang dimaksud dengan dana adalah.................

a)

Bermurah hati, bersedia mengorbankan hartanya demi kepentingan yang dipimpinnya.

b)

Bermoral,memiliki sikap yang baik dalam pikiran, ucapan dan perbuatan

c)

Rela berkorban, rela mengorbankan kesenangan atau kepantingan pribadi demi

kepentingan orang banyak

d)

Tulus hati dan bersih, memiliki kejujuran, ketulusan sikap maupun pikiran.

2.

Syarat seorang pemimpin dalam (Dasa Raja Dhamma) , Paricagga. Paricagga adalah....

a)

Sederhana;Membiasakan diri dalam hidup kesederhanaan dan tidak berlebih lebihan dalam hidup

b)

Tanpa kekerasan; tidak menyakiti hati orang lain, memelihara sikap kekeluargaan,senang pada perdamaian, menjauhi segala sikap kekerasan dan penghancuran hidup

c)

Sabar dan rendah hati; memiliki kesabaran pada saat mengalami halangan dan kesulitan. Memiliki kerendahan hati pada saat menghadapi hinaan dan celaan.

d)

Rela berkorban, rela mengorbankan kesenangan atau kepantingan pribadi demi kepentingan orang banyak

3.

Ajjava dalam Dasa Raja Dhamma bermakna...............

a)

Bermurah hati, bersedia mengorbankan hartanya demi kepentingan yang dipimpinnya

b)

Bermoral,memiliki sikap yang baik dalam pikiran, ucapan dan perbuatan

c)

Rela berkorban, rela mengorbankan kesenangan atau kepantingan pribadi demi kepentingan orang banyak

d)

Tulus hati dan bersih , memiliki kejujuran, ketulusan sikap maupun pikiran

4.

Maddava dalam Dasa Raja Dhamma bermakna..................

a)

Sederhana;Membiasakan diri dalam hidup kesederhanaan dan tidak berlebih lebihan dalam hidup

b)

Ramah,sopan dan santun ; memiliki kejujuran ketulusan, sikap maupun pikiran

c)

Sabar dan rendah hati; memiliki kesabaran pada saat mengalami halangan dan kesulitan. Memiliki kerendahan hati pada saat menghadapi hinaan dan celaan

d)

Rela berkorban, rela mengorbankan kesenangan atau kepentingan pribadi demi kepentingan orang banyak

5.

Khanti dalam Dasa Raja Dhamma bermakna..................

a)

Sederhana;Membiasakan diri dalam hidup kesederhanaan dan tidak berlebih lebihan dalam hidup

b)

Ramah,sopan dan santun ; memiliki kejujuran ketulusan, sikap maupun pikiran

c)

Sabar dan rendah hati; memiliki kesabaran pada saat mengalami halangan dan kesulitan. Memiliki kerendahan hati pada saat menghadapi hinaan dan celaan

d)

Rela berkorban, rela mengorbankan kesenangan atau kepentingan pribadi demi kepentingan orang banyak

6.

Avirodhana dalam Dasa raja Dhamma bermakna.................

Tidak

menimbulkan pertentangan; tidak menentang dan menghalangi kehendak mereka

yang dipimpinnya. Ramah,

sopan dan santun ; memiliki kejujuran ketulusan, sikap maupun pikiran Sabar dan

rendah hati; memiliki kesabaran pada saat mengalami halangan dan

kesulitan. Memiliki kerendahan hati pada saat menghadapi hinaan dan celaan

Rela berkorban, rela mengorbankan kesenangan atau kepantingan pribadi demi kepentingan orang banyak

a)

Tidak menimbulkan pertentangan; tidak menentang dan menghalangi kehendak mereka yang dipimpinnya.

b)

Ramah,sopan dan santun ; memiliki kejujuran ketulusan, sikap maupun pikiran

c)

Sabar dan rendah hati; memiliki kesabaran pada saat mengalami halangan dan kesulitan. Memiliki kerendahan hati pada saat menghadapi hinaan dan celaan

d)

Rela berkorban, rela mengorbankan kesenangan atau kepentingan pribadi demi kepentingan orang banyak

7.

Tapa dalam Dasa raja Dhamma bermakna..........

a)

Sederhana;Membiasakan diri dalam hidup kesederhanaan dan tidak berlebih lebihan dalam hidup

b)

Ramah,sopan dan santun ; memiliki kejujuran ketulusan, sikap maupun pikiran Sabar dan rendah hati; memiliki kesabaran pada saat mengalami halangan dan kesulitan

c)

Memiliki kerendahan hati pada saat menghadapi hinaan dan celaan

d)

Rela berkorban, rela mengorbankan kesenangan atau kepentingan pribadi demi kepentingan orang banyak

8.

Sila dalam Dasa Raja Dhamma merupakan …….

a)

Sederhana;Membiasakan diri dalam hidup kesederhanaan dan tidak berlebih lebihan dalam hidup

b)

Memiliki sikap yang baik dalam pikiran , ucapan dan perbuatan

c)

Sabar dan rendah hati; memiliki kesabaran pada saat mengalami halangan dan kesulitan. Memiliki kerendahan hati pada saat menghadapi hinaan dan celaan

d)

Rela berkorban, rela mengorbankan kesenangan atau kepentingan pribadi demi kepentingan orang banyak

9.

Syarat seorang pemimpin dalam Dasa Raja Dhamma berupa akkodha.

Akkhoda bermakna ….

a)

Sederhana;Membiasakan diri dalam hidup kesederhanaan dan tidak berlebih lebihan dalam hidup

b)

Memiliki sikap yang baik dalam pikiran , ucapan dan perbuatan

c)

Sabar dan rendah hati; memiliki kesabaran pada saat mengalami halangan dan kesulitan. Memiliki kerendahan hati pada saat menghadapi hinaan dan celaan

d)

Tidak berniat jahat , bermusuhan dan membenci

10.

Syarat pemimpin dalam Dasa Raja Dhamma, merupakan ajaran Buddha yang bertujuan mengajarkan……

a)

Cara mengendalikan pikiran orang lain

b)

Cara memaksa dan menguasai orang yang di pimpin

c)

Cara menguasai diri sendiri sebagai dasar agar dapat menjadi pemimpin yang baik

d)

Cara mempopulerkan seorang pemimpin

11.

Ajaran kepemimpinan damai raja Asoka tertuang dalam prasasti......

a)

Batu kalinga no XXII

b)

Kedukan Bukit

c)

Talang tuo

d)

Karang berahi

12.

Sang Buddha mengemukakan tujuh syarat kesejahteraan suatu bangsa. Hal ini tertuang dalam..............

a)

Sutta pitaka

b)

Maha parinibbana sutta

c)

Dhammapada

d)

Bhikkhuni vibanga

13.

Dalam Tujuh syarat kesejahteraan suatu bangsa, yang menjadi sebuah kewajiban yakni....

a)

Wajib membayar pajak

b)

Wajib beragama

c)

Wajib membangun negara dengan dana penduduk

d)

wajib membentuk undang undang baru

14.

Pemicu perdebatan keras antara suku Koliya dan suku sakya adalah.............

a)

Pembatas kerajaan

b)

Sungai rohini

c)

Hasil panen

d)

Perang saudara

15.

Buddha melerai pertikaian antara suku koliya dan suku sakya, dengan cara...........

a)

Mengambang diudara dengan posisi duduk meditasi dan mengajukan pertanyaan mengenai nilai kerajaan

b)

Menciptakan angin yang cukup kuat sehingga pasukan kedua kerajaan runtuh

c)

Menegur raja dari kedua suku

d)

Meminta raja dari kedua suku bermusyawarah sehingga mencapai mufakat

16.

“Sungguh Bahagia jika hidup tanpa membenci diantara orang orang yang membenci diantara orang orang yang membenci, diantara orang orang yang membenci kita hidup tanpa membenci “merupakan syair yang disabdakan Buddha sehubungan dengan perebutan sungai oleh kedua pihak kerajaan.

Syair ini tertera di dalam…………

a)

Dhammapada , Sukha Vagga :3

b)

Dhammapada , Sukha Vagga : 2

c)

Dhammapada , Sukha vagga : 1

d)

Dhammapada Atthakatha I ;5

17.

Sebuah kisah perdamaian dalam Jataka yakni Kalayakkhini, merupakan kisah perseteruan antara……

a)

Pemimpin dan anggota

b)

Dendam istri tua dan istri muda

c)

dua sahabat

d)

saudara kandung

18.

.M Dalai Lama bernama asli Tenzin Gyatso dan diangkat menjadi pemimpin spiritual sejak usia ….

a)

15 tahun

b)

51 tahun

c)

21 tahun

d)

35 tahun

19.

Raja Bhutan Jigme Sigye Wangchuk memperoleh julukan “Druk Gyalpo” yang berarti…

a)

Raja Damai

b)

Raja Naga

c)

Raja Bahagia

d)

Raja Dermawan

20.

Pandangan dari masyarakat negara Bhutan yang dapat kita teladani adalah..............

a)

Kemiskinan sesungguhnya adalah apabila tidak mampu beramal kepada orang lain

b)

Ilmu ekononomi yang telah ditularkan ke Amerika Serikat

c)

Menghentikan kekuasaan absolut

d)

Larangan mengimpor kantong plastik

21.

Walaupun pendapatan perkapita Negara Bhutan tidak tinggi, namun 97 persen warga masyarakatnya merasa bahagia, hal ini membuat Negara Bhutan mendapat sebutan....

a)

Negara Agama di kaki gunung Himalaya

b)

Negara Buddhis di kaki gunung Himalaya

c)

Shangrilla di kaki gunung Himalaya

d)

Dataran tinggi di sebelah Tibet

22.

Master Zen Thich Nhat Hanh ditahbiskan menjadi bhiksu pada usia…..

a)

61 tahun

b)

60 tahun

c)

15 tahun

d)

16 tahun

23.

Dalam cerita Jataka “Pedagang dari Seriva” Bodhisatva menjual......

a)

Mangkuk emas

b)

Gerabah dan peralatan dapur

c)

pakaian

d)

makanan

24.

Dalam cerita Jataka “Pedagang dari Seriva”, pedagang yang serakah adalah kehidupan lampau dari............

a)

Buddha

b)

Devadatta

c)

Ananda

d)

Monggalana

25.

Pesan moral dari Cerita Jataka “Pedagang dari Seriva “adalah………….

a)

Jadilah keluarga yang harmonis dan mensyukuri apa yang telah kita miliki

b)

Jujurlah dalam melakukan perdagangan, jangan menipu pembeli dengan tujuan keuntungan yang disebabkan oleh keserakahan

c)

Jangan melakukan perjalanan bila tidak memiliki bekal

d)

Janganlah berfoya foya dalam memenuhi kebutuhan

26.

Ajaran Buddha yang kita kenal sekarang pada awalnya dilestarikan dengan cara….

a)

Ditulis diatas daun lontar

b)

Di pahat di lempengen batu marmer

c)

Di hafalkan oleh para siswaNya dalam bentuk lisan

d)

Di turunkan secara ilmu kebathinan

27.

Penulisan Tripitaka untuk pertama kalinya dilaksanakan pada Sidang Agung Sangha yang ke …

a)

2

b)

3

c)

4

d)

5

28.

Bagian dari Tripitaka yang membahas mengenai peraturan peraturan dan disiplin bagi bhikkhu bhikkhuni adalah….

a)

Dhammapada

b)

Vinaya pitaka

c)

Sutta Pitaka

d)

Abhidhamma Pitaka

29.

Bagian dari Tripitaka yang berisikan realita mutlak atau keranjang yang berisikan falsafah falsafah Buddhis .....

a)

Anguttara Nikaya

b)

Vinaya Pitaka

c)

Sutta Pitaka

d)

Abhidhamma Pitaka

30.

Tripitaka berbahasa Pali belum semuanya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, walau sudah banyak yang dialihbahasakan. Salah satu kitab yang berisi tentang bagaimana sebaiknya sikap umat Buddha kepada orangtuanya, kepada gurunya, kepada anggota sangha, kepada bawahannya, adalah…..

a)

Dhammapada

b)

Anguttara Nikaya

c)

Sigalovada Sutta

d)

Cariya Pitaka

31.

Sidang Agung Sangha pertama di selenggarakan pada tahun…….. SM

a)

443

b)

543

c)

335

d)

354

32.

Tujuan diadakan sidang Agung Sangha pertama adalah….

a)

Menghimpun ajaran ajaran Buddha yang dibabarkan ditempat yang berbeda dan kepada orang yang berbeda

b)

Membahas tuntutan golongan Mahasangika untuk mengubah Vinaya yang dianggap terlalu keras.

c)

Menertibkan beberapa perbedaan pendapat dalam sangha serta memeriksa dan menyempurnakan kembali kitab suci berbahasa Pali

d)

Menuliskan seluruh Tripitaka dan Atthakatha

33.

Sidang Agung Sangha I dipimpin oleh ……….

a)

Y.A.Maha Kassapa

b)

Y.A Yasa Thera

c)

Y.A Ananda

d)

Y.A Upali

34.

Sidang Agung Sangha I disponsori oleh.....

a)

Raja Bimbisara

b)

Raja Ajatasatu

c)

Raja Asoka

d)

Raja Pasenadi dari Kosala

35.

Dalam Sidang Agung Sangha I ini, Channa, yang menjadi kusir Pangeran Siddharta sebelumnya diberikan hukuman berat, hal ini disebabkan oleh…

a)

Kelalaian Bhikkhu Channa dalam memberi perawatan yang sesuai bagi mereka yang sakit

b)

Keangkuhan Channa memandang rendah anggota sangha

c)

Kelalaian yang menyebabkan tertundanya sidang Sangha

d)

Kemalasannya dalam berlatih

36.

Dalam Sidang Agung Sangha I, berkenaan dengan dhamma dikemukakan oleh……

a)

Y.A Upali

b)

Y.A Ananda

c)

Y.A Moggalana

d)

Y.A Maha Kassapa

37.

Dalam Sidang Agung Sangha I, berkenaan dengan vinaya dikemukakan oleh……

a)

Y.A Upali

b)

Y.A Ananda

c)

Y.A Moggalana

d)

Y.A Maha Kassapa

38.

Tujuan diadakan sidang agung sangha ke 2 adalah…..

a)

Menghimpun ajaran ajaran Buddha yang dibabarkan ditempat yang berbeda dan kepada orang yang berbeda

b)

Membahas tuntutan golongan Mahasangika untuk mengubah Vinaya yang dianggap terlalu keras.

c)

Menertibkan beberapa perbedaan pendapat dalam sangha serta memeriksa dan menyempurnakan kembali kitab suci berbahasa Pali

d)

Menuliskan seluruh Tripitaka dan Atthakatha

39.

Sidang Sangha Agung ke 2 dipimpin oleh …

a)

Y.A Ananda

b)

Y.A Yasa Thera

c)

Y.A Maha Kassapa

d)

Y.A Mahinda Thera

40.

Sidang sangha Agung ke 2 dihadiri sebanyak…. Bhikkhu Arahat

a)

500

b)

600

c)

700

d)

800

41.

Sidang Sangha Agung ke 3 di selenggarakan di ….

a)

Asokarama, Pataliputta

b)

Veluvanarama Vesali

c)

Aluvihara Srilanka

d)

Tibet

42.

Sidang sangha ke -3 bertujuan untuk..

a)

Menghimpun ajaran ajaran Buddha yang dibabarkan ditempat yang berbeda dan kepada orang yang berbeda

b)

Membahas tuntutan golongan Mahasangika untuk mengubah Vinaya yang dianggap terlalu keras

c)

Menertibkan beberapa perbedaan pendapat dalam sangha serta memeriksa dan menyempurnakan kembali kitab suci berbahasa Pali

d)

Menuliskan seluruh Tripitaka dan Atthakatha

43.

Segera setelah berakhirnya Sidang Agung Sangha ke 3, tindakan yang dilakukan oleh Maharaja Asoka Wardhana adalah…….

a)

Menyusun kitab suci Tripitaka yang sudah terhimpun

b)

Mengirim dharmaduta ke segala penjuru untuk menyebarkan dharma

c)

Menulis kitab Kathavathu

d)

Membuat lempengen marmer yang dipahat dengan isi Tripitaka

44.

Sidang Agung Sangha ke 4 berlangsung selama …..

a)

100 hari

b)

1 tahun

c)

100 minggu

d)

1 bulan

45.

Sidang Agung Sangha ke 4 dipimpin oleh …..

a)

Y.A Mahinda Thera

b)

Y.A Tissa Moggaliputta

c)

Y.M Vicittasarabhivamsa

d)

Y.A Moggalana

46.

Pencapaian penting dari sidang sangha ke -3 yang hasilnya masih dapat dirasakan sampai saat ini adalah….

a)

Penolakan pandangan salah satu sekte

b)

Anggota sangha yang hadir menolak ajaran yang bersifat analisis

c)

Raja Asoka mengirimkan para bhikkhu misioner yang ahli dalam dhamma dan vinaya ke sembilan negara

d)

Y.M Tissa Moggaliputta dikirim ke Suvannabhumi

47.

Tujuan di adakan sidang sangha ke 4 yakni…………

a)

Menghimpun ajaran ajaran Buddha yang dibabarkan ditempat yang berbeda dan kepada orang yang berbeda

b)

Membahas tuntutan golongan Mahasangika untuk mengubah Vinaya yang dianggap terlalu keras.

c)

Menertibkan beberapa perbedaan pendapat dalam sangha serta memeriksa dan menyempurnakan kembali kitab suci berbahasa Pali

d)

Menuliskan seluruh Tripitaka dan Atthakatha

48.

Para siswa utama Buddha yang bertugas untuk menghafalkan seluruh ajarannya dengan cara menguncar tanpa ada kesalahan karena………

a)

Menggunakan metode menghafal yang kompak

b)

Menguncar dengan cara berkelompok

c)

Sistem penghapalan secara rutin setiap hari

d)

Semuanya merupakan siswa utama yang telah mencapai kesucian

49.

Tujuan diadakan sidang sangha agung ke 6 adalah….

a)

Memeriksa kembali kanon Pitaka Pali yaitu menyelaraskannya dengan Tripitaka yang terdapat di negara Buddhis untuk memperoleh kanon Pitaka Pali yang murni

b)

Memprasastikan kanon pitaka ke atas lempengan marmer

c)

Mengirim dharmaduta ke berbagai negara

d)

Memperkenalkan Perdana Mentri Myanmar

50.

Berdasarkan tabel diatas, manakah yang merupakan tujuan diadakannya Sidang Agung Sangha ke 2 di Vesali?

a)

1 dan 2

b)

3 dan 4

c)

4 dan 5

d)

4 dan 6