wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Farmasi Klinik RPL

Total questions: 25

Worksheet time: 19mins

Name
Class
Date
1.

Pelayanan Farmasi Klinik lahir sebagai upaya menghadapi sejumlah perubahan di dunia kesehatan, salah satunya yaitu …

a)

Menurunnya jumlah pasien yang butuh perawatan

b)

Berkembangnya teknologi formulasi obat

c)

Maraknya peredaran herbal dengan bahan kimia obat

d)

Meningkatnya permintaan pasaran akan obat

2.

Menurut permenkes no.72 tahun 2016 tentang standar pelayanan farmasi di Rumah Sakit, kegiatan berikut yang TIDAK termasuk pelayanan farmasi klinik adalah...

a)

Monitoring Efek Samping Obat (MESO)

b)

Visite

c)

Pemantauan terapi obat

d)

Penyimpanan obat sediaan steril

3.

Tujuan dari pelayanan farmasi klinik adalah ...

a)

Mengurangi resiko merugikan dari suatu obat

b)

Menjaga kredibilitas kinerja

c)

Meminimalkan efek terapi obat

d)

Meningkatkan revenue instalasi farmasi

4.

Di bawah ini adalah pasien prioritas bagi pelayanan farmasi klinik...

a)

Pasien dewasa

b)

Pasien ekonomi lemah

c)

Pasien dengan riwayat gangguan ginjal

d)

Pasien yang mendapat terapi antibiotik

5.

Salah satu kegiatan farmasi klinik yang dapat dilakukan oleh tenaga teknis kefarmasian adalah pengkajian (skrining) resep. Kegiatan di bawah ini yang termasuk pengkajian (skrining) resep secara administratif adalah …

a)

mengecek ada tidaknya duplikasi obat

b)

Mengecek kelengkapan SIP dokter

c)

Mengecek kesesuaian bentuk sediaan dengan kondisi pasien

d)

Memperkirakan ada tidaknya efek samping obat

6.

Berikut merupakan pengkajian resep secara farmasetika adalah …

a)

mengecek ketepatan dosis obat

b)

Mengecek tanggal penulisan resep

c)

Mengecek kesesuaian bentuk sediaan dengan kondisi pasien

d)

Memperkirakan ada tidaknya efek samping obat

7.

Dalam melaksanakan peracikan obat di instalasi farmasi, perlu adanya kemampuan memahami bahasa latin dalam resep. Bahasa latin resep yang memiliki arti “secukupnya” adalah …

a)

Ad lib

b)

Quantum satis

c)

Lege artis

d)

Misce fac

8.

Bahasa latin dalam resep : pro copy conform (pcc) memiliki arti …

a)

Pengulangan

b)

Sesuai dengan aslinya

c)

Berikan setengahnya

d)

Sudah diberikan

9.

Salah satu tipe kesalahan pengobatan (medication error) yang termasuk ke dalam prescribing error adalah …

a)

tidak ada paraf apoteker dalam resep

b)

pengambilan Blopress® 8 mg menjadi Blopress® 16 mg

c)

penulisan mikrogram dengan simbol μg

d)

order obat ke depo farmasi secara verbal

10.

Salah satu kesalahan pengobatan (medication error) yang termasuk ke dalam dispensing error adalah …

a)

meracik tablet extended release untuk sediaan puyer

b)

melabel sediaan sirup antibiotik dengan aturan ‘harus dihabiskan’

c)

melabel sediaan OBH dengan keterangan ‘kocok dahulu’

d)

memberikan sendok takar pada peresepan obat sirup

11.

Salah satu kesalahan pengobatan (medication error) yang termasuk ke dalam administration error adalah …

a)

memberikan obat pada pasien tanpa konfirmasi tanggal lahir

b)

meracik obat dengan kekuatan sediaan berbeda

c)

mendokumentasikan resep narkotika bersama resep lain

d)

menuliskan nama yang salah pada etiket

12.

salah satu contoh kejadian nyaris cidera (KNC) sebagai bagian dari insiden keselamatan pasien yaitu …

a)

salah identitas pasien pada obat racikan namun diketahui saat double-check

b)

pasien lansia terjatuh akibat minum obat sedatif

c)

pasien minum parasetamol padahal tidak diresepkan oleh dokter

d)

kerusakan tensimeter yang menimbulkan pembacaan yang salah

13.

Salah satu contoh kejadian tak diharapkan (KTD) sebagai bagian dari insiden keselamatan pasien yaitu …

a)

pasien tidak mendapat obat statin pada kasus hyperlipidemia

b)

pasien minum cetirizin padahal tidak diresepkan

c)

pasien lansia terjatuh akibat minum obat penenang

d)

pasien menggunakan dosis antibiotik subterapi

14.

Seorang pasien asma memperoleh terapi profilaksis yang mengandung kortikosteroid inhalasi. TTK perlu menyampaikan cara pakai obat dengan benar untuk menghindari kemungkinan efek samping obat berupa …

a)

insomnia

b)

perubahan mood

c)

kandidiasis mulut

d)

ruam kulit

15.

Seorang pasien mengeluhkan gejala konstipasi yang ia alami sekitar seminggu. Setelah ditelusuri melalui wawancara ia menderita back pain dan mendapat terapi analgetik opioid yang dia minum secara teratur. Permasalahan obat (Drug related problems) yang dialami pasien termasuk kategori ...

a)

Efek samping obat

b)

Indikasi tidak diterapi

c)

Pemberian obat tanpa indikasi

d)

Kontraindikasi

16.

Seorang wanita menderita anemia mendapat terapi suplemen besi. Namun setelah pemeriksaan lanjutan kadar Hb-nya tetap dibawah normal. Diketahui setelah itu bahwa ia menggunakan suplemen kalsium yang ia beli secara bebas di apotek. Permasalahan obat (Drug related problems) yang dialami wanita tersebut termasuk kategori …

a)

Efek samping obat

b)

Interaksi obat

c)

Indikasi tidak diterapi

d)

Kontraindikasi

17.

Di bawah ini contoh obat yang dapat menimbulkan permasalahan (DRP) pada pasien geriatri/lansia yaitu …

a)

Pemberian arang aktif sebagai antidiare

b)

Pemberian laksansia yang mengandung serat

c)

Pemberian diuretik pada hipertensi non komplikasi

d)

Pemberian obat golongan benzodiazepin jangka panjang

18.

Berikut merupakan tipe insiden keselamatan pasien (patient safety) yang dapat terjadi di rumah sakit, kecuali …

a)

Kejadian Potensial Cidera (KPC)

b)

Kejadian Nyaris Cidera (KNC)

c)

Kejadian Tidak Terduga (KTT)

d)

Kejadian tidak cidera (KTC)

19.

Seorang pasien gagal jantung kongestif yang membutuhkan terapi loop diuretik, karena kesalahan prosedur perawatan tidak mendapat obat yang semestinya ia konsumsi sehingga menimbulkan udema dan cardiac arrest. Menurut insiden keselamatan pasien, peristiwa ini termasuk dalam kategori …

a)

Kejadian nyaris cidera

b)

Kejadian luar biasa

c)

Kejadian sentinel

d)

Kejadian potensial cidera

20.

Kesalahan yang terjadi sebagai akibat proses penulisan resep yang menimbulkan potensi bahaya bagi pasien disebut …

a)

Administration error

b)

Medical error

c)

Dispensing error

d)

Prescribing error

21.

Seorang pasien hipertensi yang mempunyai riwayat asma, sebaiknya tidak menggunakan propanolol karena dapat menimbulkan efek bronkospasme. Hal ini sesuai dengan prinsip pengobatan rasional yaitu...

a)

Tepat diagnosis

b)

Tepat tindak lanjut

c)

Tepat indikasi obat

d)

Tepat penilaian kondisi pasien

22.

Dalam kasus permasalahan obat (drug related problems/DRP) Ketidakpatuhan pasien dalam minum obat umumnya disebabkan oleh ...

a)

Pemberian obat jangka pendek

b)

Frekuensi minum obat

c)

Bertambahnya pengetahuan

d)

Timbulnya efek terapi

23.

Antibiotik diberikan ketika diagnosis infeksi jelas ditegakkan dengan sejumlah gejala yang menyertai. Hal ini sesuai dengan prinsip pengobatan rasional yaitu…

a)

Tepat pasien

b)

Tepat indikasi

c)

Tepat dosis

d)

Tepat informasi

24.

Di bawah ini yang termasuk bagian dari dispensing error adalah …

a)

Penyerahan obat tanpa mengecek no.RM pasien

b)

Penerimaan obat yang kurang jumlah dari gudang

c)

Penulisan tanda koma yang kurang jelas dalam resep

d)

Penempelan label yang kurang jelas pada aturan pakai obat

25.

buku yang memuat daftar obat terpilih dari PFT yang paling dibutuhkan dan harus tersedia di suatu RS disebut...

a)

Daftar obat esensial

b)

Farmakope Indonesia

c)

Formularium rumah sakit

d)

Formularium nasional